cover
Contact Name
Erwin Putera Permana
Contact Email
erwinpermana87@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pijarnusantara@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 26212390     EISSN : 24429163     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Pinus is a peer review journal published by Research institutions and community service, The University of Nusantara PGRI Kediri. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Electronic journal, containing the results of research teachers and lecturers in the field of learning innovation.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017" : 10 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENERAPKAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI LESSON STUDY Upayogi, I NT
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.907 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.715

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) kualitas pelaksanaan lesson study pada guru IPA, dan (2) peningkatan kemampuan guru IPA menerapkan pendekatan saintifik sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 3 orang guru IPA di SMP Lab Undiksha Singaraja. Objek Penelitian ini adalah kualitas lesson study dan kemampuan menerapkan pendekatan saintifik guru. Data dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kualitas lesson study berada pada kualifikasi sangat baik; dan 2) terjadi peningkatan kemampuan menerapkan pendekatan saintifik guru sebelum dan sesudah pelaksanaan lesson study. Kata Kunci: lesson study, kemampuan menerapkan pendekatan saintifik.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MELALUI PENDEKATAN BERMAIN LOMPAT KANGURU PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 1 GRABAGAN KEC. KRADENAN KAB. GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 widodo, widodo
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.915 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.712

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui metode pendekatan permainan lompat kanguru pada siswa kelas V Semester II SD Negeri 1 Grabagan Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mempunyai 4 langkah yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subyek penelitian tindakan kelas akan diikuti oleh siswa kelas V SD Negeri 1 Grabagan tahun pelajaran 2015/2016, dengan jumlah 19 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini diantaranya melalui tes praktik, observasi lapangan. Data penelitian dikumpulkan dan disusun melalui teknik pengumpulan data meliputi : sumber data, jenis data, teknik pengumpulan data dan instrument yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan bermain kanguru dengan menggunaan media modifikasi berupa botol aqua dan pralon dapat meningkatkan efektitas belajar siswa dan mengoptimalkan penggunaan alat peraga sebagai sarana dan prasarana pada mata pelajaran Pendidikan jasmani Olahraga dan Kesehatan khususnya materi lompat jauh pada siswa kelas V Semester II SD Negeri 1 Grabagan Kec. Kradenan Kab. Grobogan Tahun Pelajaran 2015/2016.
PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK MENJADI PRAKARYA BONEKA PINGUIN SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI DARI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Budiono, Budiono
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.372 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.716

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian sampah, mengetahui pemanfaatan sampah yang tepat, dan mengetahui carapemanfaatan limbah botol plastik menjadi boneka pinguin. Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis yang dapat dibedakan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Pemanfaatan sampah anorganik dengan cara proses daur ulang (recycle). Beberapa limbah anorganik dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas serta pemanfaatan limbah botol plastik menjadi prakarya boneka penguin merupakan upaya menekan pencemaran limbah plastik di lingkungan sekitar dan pendidikan lingkungan hidup. KataKunci : Limbah botol plastik, boneka, pendidikan lingkungan hidup
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR TENIS MEJA MELALUI MEDIA DINDING PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 1 KRADENAN KEC. KRADENAN KAB. GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Yuniati, Mardiyani Erna
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.752 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.718

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatan keaktifan dan hasil belajar tenis meja pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kradenan Tahun Pelajaran 2015 / 2016 melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mempunyai 4 langkah yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kradenan Tahun Pelajaran 2015 / 2016 berjumlah 27 siswa, terdiri atas 19 siswa putra dan 8 siswa putri. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan, dan penelitian hasil belajar Bermain Tenis Meja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara statistic deskriptifkualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembelajaran melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran, dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar tenis meja pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kradenan. Dari hasil analisis yang diperoleh terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 55% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 85%. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tenis meja melalui media dinding dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa SD Negeri 1 kradenan Kabupaten Grobogan. Kata kunci : Keaktifan, hasil belajar tenis meja, media dinding.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MONTASE PADA ANAK KELOMPOK B RA AL-HIDAYAH NANGGUNGAN KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Yulianto, Dema; Awalia, Titis
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.3 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.717

Abstract

ABSTRAK Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase pada Anak Kelompok B RA AL-HIDAYAH Nanggungan Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajran 2015/2016, PG-PAUD, FKIP UN PGRI Kediri, 2016. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti bahwa kemampuan motorik halus pada anak B RA AL-HIDAYAH Nanggungan tahun pelajaran 2015/2016 masih rendah.Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulasi yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan kegiatan calistung untuk peserta didiknya, kegiatan pengembangan motorik halus menjadi kurang maksimal.Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian anak kelompok B RA AL-HIDAYAH Nanggungan dengan jumlah siswa 30 anak terdiri dari 13 anak laki-laki dan 17 anak perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus (RPPM), (RPPH), teknik pengumpulan data, teknik penilaian hasil karya anak, lembar observasi guru dan dokumentasi.Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan kegiatan montase dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B RA AL-HIDAYAH Nanggungan Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk tahun ajaran 2015/2016. Ini terbukti dari hasil nilai yang diperoleh anak dapat dilihat dari prosentase rata-rata kemampuan motorik halus melalui kegiatan montase yang terus mengalami peningkatan pada prasiklus sebesar 20%, siklus I sebesar 58,3% dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 80%. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, direkomendasikan :Tujuan pokok penerapan kegiatan montase adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak, oleh sebab itu bagi lembaga RA/TK lebih dapat menyediakan berbagai macam media yang lebih menarik untuk memfasilitasi pesertadidiknya dalam pengembangan motorik halus. Kata Kunci : motorik halus, kegiatan montase.
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK PEMBELAJARAN TEMATIK PADA KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Prameswari, Noviardani Kartika
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.356 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.709

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi berpengaruh terhadap pembelajaran di Sekolah Dasar. Saat ini media yang sangat diperlukan oleh siswa sekolah dasar yaitu media berbasis animasi agar siswa lebih berkembang dan aktif dalam pembelajaran serta sebagai seorang pengajar hendaknya memberikan metode dan media yang baik yang bisa membangkitkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Pengembangan ini menggunakan model 4-D (Four D Model) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Uji coba yang dilakukan yaitu di SDN I Lebaniwaras - Gresik dengan mengimplementasikan kurikulum 2013 pada kelas IVA sebanyak 20 siswa dan kelas IV B sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian ini berupa LKS dan hasil belajar dengan pembelajaran berbasis kooperatif tipeSTADpada materi dengan subtema lingkungan tempat tinggalku. Berdasarkan uji hipotesis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan mengkonsultasikan nilai thitung dan nilai ttabel, kesimpulannya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima karena nilai thitung 0,589> nilai ttabel 0,581. Dan terjadi peningkatan dengan penggunaan media animasi sebesar 27%. Dengan kata lain terdapat perbandingan pemberian media animasi dengan pembelajaran STADterhadap hasilsiswa kelas IV Sekolah Dasar. Kemudian dari uji validitas media animasi disimpulkan bahwa terdapat kevalidan darihasil media dimana rhitung> rtabel. Jadi media animasi dengan pembelajaran STADterhadap hasil belajar pada kelas IVA dan Kelas IV B Sekolah Dasar ada perbandingan.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT 60 METER MELALUI PERMAINAN HITAM-HIJAU PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 1 KALISARI KEC. KRADENAN KAB. GROBOGANTAHUN PELAJARAN 2015/2016 Mudtrisman, Mudtrisman
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.607 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.713

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar lari sprint 60 m melalui permainan hitam hijau pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kalisari, Kec. Kradenan Kab. Grobogan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Objek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 1 Kalisari, Kec. Kradenan, Kab. Grobogan, Tahun Pelajaran 2015 / 2016 yang berjumlah 24 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan berkolaborasi dengan teman sejawat serta melibatkan partisipasi kepala sekolah dan peserta didik, yakni peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan tes. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) Identifikasi masalah, (2) Persiapan (3) Penyusunan rencana tindakan, (4) Implementasi tindakan, (5) Pengamatan, (6) Penyusunan laporan. Proses penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yakni : (1) Perencana tindakan, (2) Pelaksana tindakan, (3) Observasi dan interpretasi, (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan selama dua kali pertemuan selama 4 x 35 menit. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persentase nilai ketuntasan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Kalisari pada kondisi awal pra siklus sebesar (37%) atau sejumlah 9 siswa yang mencapai ketuntasan belajar dari 24 siswa keseluruhan, kemudian pada siklus I terjadi peningkatan sebesar (70%) atau sejumlah 17 siswa dan pada akhir siklus II meningkat sebesar (91%) atau sejumlah 22 siswa yang mencapai ketuntasan belajar, sehingga peningkatan dari kondisi awal pra siklus hingga akhir siklus II sebesar (54%). Dengan menggunakan metode permainan hitam-hijau dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kalisari Kec. Kradenan Kab. Grobogan tahun Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Keaktifan, hasil belajar lompat jauh, permainan hitam-hijau
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SEPAK BOLA MELALUI MODIFIKASI GAWANG PANTUL PADA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 1 BANJARSARI KEC. KRADENAN KAB. GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Dimo, Dimo
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.82 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.710

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah masih siswa banyak yang belum mampu melakukan teknik dasar sepak bola, selain itu banyak dari siswa yang belum tuntas KKM dengan nilai KKM 75. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang adalah sebagai berikut : Bagaimana melalui modifikasi gawang pantul dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri 1 Banjarsari tahun pelajaran 2015/2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatan keaktifan dan hasil belajar sepak bola pada siswa kelas V Semester I SD Negeri 1 Banjarsari Tahun Pelajaran 2015 / 2016 melalui penerapan modifikasi gawang pantul. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mempunyai 4 langkah yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banjarsari Tahun Pelajaran 2015 / 2016 berjumlah 25 siswa, terdiri atas 14 siswa putra dan 11 siswa putri. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan, dan penelitian hasil belajar Sepak Bola. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara statistic deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pembelajaran melalui penerapan modifikasi gawang pantul, dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar sepak pada siswa kelas V SD Negeri 1 Banjarsari. Dari hasil analisis yang diperoleh terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 60% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 88%. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sepak bola melalui modifikasi gawang pantul dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa SD Negeri 1 Banjarsari Kec. Kradenan Kab. Grobogan. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Beberapa saran, khususnya pada guru SD Negeri 1 Banjarsari sebagai berikut : Guru hendaknya lebih inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Guru hendaknya memberikan pembelajaran kepada siswa dengan permainan yang sederhana tetapi mengandung unsur materi, agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Guru hendaknya memberikan modifikasi alat pembelajaran yang sederhana, efisien, efektif, dan tidak memerlukan biaya mahal untuk membuatnya yang dapat dilihat atau dipegang langsung oleh siswa, karena dapat memotivasi siswa untuk selalu mencoba dan mengulangi secara terus.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) PESERTA DIDIK KELAS XI IPS-4 SMA NEGERI 1 KAUMAN Roosliana, Tety
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.62 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.714

Abstract

Abstrak: Kegiatan belajar bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif, namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasama kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengan cara khusus. Apa yang didiskusikan peserta didik dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan peserta didik kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Sejarah dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournaments? (b) Bagaimanakah pengaruh Metode Pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournaments terhadap motivasi belajar Sejarah?. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap, yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Kauman. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, yaitu siklus I (60,94 %), dan siklus II (91,43%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournaments dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar peserta didik kelas XI IPS 4, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Sejarah. Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, tipe Teams Games Tournaments (TGT)
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BOLA KASTI MELALUI PERMAINAN KASBOLUN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 1 PANDAN HARUM KEC. BAGUS KAB. GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Subagya, Pitoyo Teguh
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.01 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i2.711

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah Permaianan Kasti adalah salah satu permaianan yang digemari anak SD, akan tetapi ada beberapa kendala dalam pelaksanaan permaianan kasti yaitu siswa masih ada yang belum bisa memukul bola dan siswa masih banyak yang takut terkena lemparan bola kasti yang lumayan keras sehingga pelaksanaan pembelajaran bola kasti masih kurang maksimal dan masih banyak siswa yang belum tuntas dalam pembelajaran bola kasti dengan KKM 75. Untuk itu peneliti mencoba memodifikasi alat permainan Bola Kasti yaitu pemukul dibuat lebar dan bola yang digunakan adalah bola lunak. Hal ini dikemas dalam suatu permainan modifikasi Kasbolun yaitu modifikasi bola kasti menggunakan pemukul lebar dan bola lunak. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang adalah sebagai berikut : Bagaimana melalui permaianan Kasbolun dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V Semester II SD Negeri 1 Pandanharum Kec.Gabus Kab. Grobogan tahun pelajaran 2015/2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatan Motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum Tahun Pelajaran 2015 / 2016 melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mempunyai 4 langkah yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum Tahun Pelajaran 2015 / 2016 berjumlah 25 siswa, terdiri atas 10 siswa putra dan 15 siswa putri. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan, dan penelitian hasil belajar Bermain Tenis Meja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara statistic deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pembelajaran melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bola kasti pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pandanharum. Dari hasil analisis yang diperoleh terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil belajar pada pra siklus yang tuntas 20% siklus I dalam kategori tuntas adalah 72% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 92%. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bola kasti melalui permaianan kasbolun dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SD Negeri 1 Pandanharum Kec. Gabus Kabupaten Grobogan. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Beberapa saran, khususnya pada guru SD Negeri 1 Pandanharum sebagai berikut : Guru hendaknya lebih inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Guru hendaknya memberikan pembelajaran kepada siswa dengan permainan yang sederhana tetapi mengandung unsur materi, agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Guru hendaknya memberikan modifikasi alat pembelajaran yang sederhana, efisien, efektif, dan tidak memerlukan biaya mahal untuk membuatnya yang dapat dilihat atau dipegang langsung oleh siswa, karena dapat memotivasi siswa untuk selalu mencoba dan mengulangi secara terus.

Page 1 of 1 | Total Record : 10