cover
Contact Name
Erwin Putera Permana
Contact Email
erwinpermana87@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pijarnusantara@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 26212390     EISSN : 24429163     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Pinus is a peer review journal published by Research institutions and community service, The University of Nusantara PGRI Kediri. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Electronic journal, containing the results of research teachers and lecturers in the field of learning innovation.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018" : 10 Documents clear
Peningkatan Pemahaman Materi Gerak Lurus Berubah Beraturan Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Problem Solving Wibowo, Audi
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.102 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12183

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan Pemahaman Materi Gerak Lurus Berubah Beraturan pada mata pelajaran IPA Terpadu siswa setelah penggunaan Metode Pembelajaran Problem Solving dan mengetahui peningkatan keaktifan siswa setelah penggunaan Metode Pembelajaran Problem Solving pada mata pelajaran IPA Terpadu. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII B MTsN Jogorogo Kabupaten Ngawi. Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini yaitu Metode Pembelajaran Problem Solving telah dapat meningkatkan Pemahaman Materi pada siswa. Peningkatan tersebut ditunjukkan dari kenaikkan persentase ketuntasan belajar siswa dari setiap siklus. Siklus I mencapai ketuntasan belajar sebesar 71,43% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 70,00 sedangkan pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 85,71%, dengan nilai rata-rata kelas sebesar 77,14. Metode Pembelajaran Problem Solving juga meningkatkan keaktifan belajar siswa. Peningkatan tersebut di atas ditunjukkan dari kenaikkan persentase keaktifan belajar siswa dari setiap siklus. Siklus I mencapai 71,43% (20 orang) sedangkan pada. siklus II keaktifan belajar mencapai 85,71% (24 orang).
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Melalui Model Realistic Mathematic Education (RME) Pada Siswa Kelas IV Semester I Di SD Negeri 4 Kradenan Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2017/2018 Susilowati, Endang
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.287 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12494

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME). Jenis metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Kradenan dengan jumlah siswa 27 orang yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan.. Teknik pengumpulan data berupa teknik non tes dan teknik tes. Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi dan tes formatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini dapat di lihat dari aktivitas siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 59,84 dengan kategori cukup aktif meningkat pada siklus II sebesar 7,78 menjadi 67,62 dengan kategori aktif. Persentase aktivitas siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 57,14% dengan kategori cukup aktif meningkat 19,05% pada siklus II menjadi 76,19% dengan kategori aktif. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 63,81 dengan kategori belum tuntas, meningkat sebesar 10,24 pada siklus II menjadi 74,05 dengan kategori tuntas. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61,90% dengan kategori cukup tinggi, meningkat 14,29% pada siklus II menjadi 76,19% dengan kategori tinggi.
Strategi Pembelajaran Learning Tournament: Implementasi Pada Mata Pelajaran Geografi Materi Peta di SMA Negeri 7 Kota Kediri Supraptiningsih, Supraptiningsih
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.649 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12323

Abstract

Tidak tercapainya kriteria kelulusan minimal (KKM)pada mata pelajaran merupakan problem bersama antara guru dengan para siswa oleh karena itu diperlukan upaya sistematis untuk meningkatkan nilai melalui usaha strategi pembelajaran yang lebih baik. Dalam studi ini peneliti menerapkan strategi pembelajaran learning tournament untuk meningkatkan nilai mata pelajaran geografi materi peta di SMA Negerti 7 Kota Kediri. Penelitian tindakan kelas telah dilakukan untuk membuktikan bahwa strategi pembelajaran learning tournament mampu meningkatkan nilai mata pelajaran geografi peta siswa SMA Negeri 7 Kota Kediri. Berdasarkan data penelitian terlihat bahwa pada prasiklus terdapat 54% (21) siswa tuntas KKM. Kemudian, pada siklus I terdapat 71% (27) siswa tuntas KKM.Kemudian, pada siklus II terdapat 84% (32) siswa tuntas KKM. Keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 82% siswa tuntas KKM atau lebih dari 75% siswa tuntas KKM.
Metode Pembelajaran Discovery untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dalam Menyimpulkan Isi Puisi Siswa Kelas VII G MTsN 9 Ngawi Tahun Pelajaran 2017/2018 Sulastri, Sulastri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.329 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode discovery dalam belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII-G MTsN 9 Ngawi tahun pelajaran 2017/2018; dan (2) Mengetahui penerapan metode discovery dalam belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII-G MTsN 9 Ngawi semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-G MTsN 9 Ngawi di Kabupetan Ngawi. Prosedur penelitian dengan melakukan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) tingkat keberhasilan siswa pada siklus I adalah 28 % + 4 % = 32 %. Siswa yang mampu menyimpulkan isi puisi rakyat sebanyak 8 siswa dan yang belum bisa menyimpulkan isi puisi sebanyak 17 siswa. Sedangkan, tingkat keberhasilan siswa pada siklus II adalah 56 % + 24 % = 80%. Siswa yang mampu menyimpulkan isi puisi rakyat sebanyak 20 siswa. (2) Model pembelajaran discovery memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan kuktasan belajar siswa dalam setiap siklus, pada siklus I (32%) dan siklus ke II (80%). Penerapan cara belajar menyimpulkan isi puisi rakyat model pembelajaran discoveryberpengaruh dalam menigkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan keluwesan berbicara siswa dalam menyimpulkan isi puisi rakyat.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Multiliterasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Rosidah, Cholifah Tur
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.067 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12368

Abstract

This research is study to know is there any influence learning multiliteracy based on ability to think critically students. This study is backed by the lack of competence of ability to think critically students. In writing this article used quantitative research design with the form of the Quasi Eksperimental Design tipe of Non-Equivalent Control Group Design. Population in this research is all the students who study Learning Indonesian Language which devided in A, B, C, D, and E class. But, chosen sample appropriate to a purpose is class B as a experiment class and class C as a control class. Technique to collect data was throught pretest and posttest that contains about matter learning Indonesian Language in elementary school. The test had previously been through with a score 1of the practical and realiabilitas test with a score 0,685. The score is indicated that instrument test has been valid and it is reliable. Furthermore, the data which has been obtained analiyzed by using a technique test-t with the score 0,036 which had previously been preceded by do the normality test. The score is indicated that data is normal. The result of next a hypothesis that get the result H0rejected,that means that learning multiliteracy up a critical thinking tool in the ability of the students
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Materi Lingkaran Melalui Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw II Di Kelas VIII A MTs Negeri 9 Ngawi Tahun Pelajaran 2017/2018 Suyani, Suyani
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.953 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi lingkaran metode cooperative learning tipe jigsaw di kelas VIII-A MTs N 9 Ngawi tahun pelajaran 2017/2018.Peneitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) karena dilakukan untuk memecahkan masalah pemeblajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif karena menjabarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A MTsN 9 Ngawi. Prosedur penelitian dengan melakukan tahap persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran cooperative learning tipe Jigsaw II memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas VIII A MTsN 9 Ngawi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan siklus I dan siklus II yaitu terjadi peningkatan. Rata-rata nilai siswa pada siklus I yaitu 69.22 kemudian pada siklus II menjadi 87.96. Rata-rata nilai kelompok pada siklus I yaitu 58.27 kemudian rata-rata nilai kelompok siklus II menjadi 93.85. Rata-rata skor akhir 1 ke siklus II meningkat 21% Jumlah siswa yang mencapai KKM pada siklus I yaitu 3% kemudian pada siklus II berkumlah 100%. Hal tersebut sudah sesuai dengan target keberhasilan yang dicapai yaitu KKM ≥ 80%.
Pengaruh Media Sosial sebagai Sumber Belajar IPS Terhadap Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Permana, Erwin Putera
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.669 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12431

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa pendidikan di sekolah dasar lebih cenderung menitikberatkan pada pembelajaran konvensional, sehingga siswa kurang terlibat aktif berpikir secara kritis dan kreatif dalam proses pembelajaran disekolah. Hal ini mengakibatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran kurang. Permasalahan penelitian ini adalah pengaruh penggunaan media sosial sebagai sumber pembelajaran IPS terhadap kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian siswa kelas V. Jenis desain penelitian ada lah non-equivalent control group design pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Kota Kediri. Digunakan beberapa instrumen untuk mendukung penelitian ini yaitu Pengukuran motivasi belajar siswa menggunakan angket motivasi belajar, di analisis menggunakan analisis deskriptif. Pengukuran kemampuan berpikir kritis menggunakan rubrik kemampuan berpikir kritis terintegrasi dengan tes kognitif, dan pengukuran berpikir kreatif terintegrasi pada tes hasil belajar kognitif. Data ditabulasi kemudian dianalisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar siswa dari kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. (2) ada perbedaan kemampuan berpikir kritis kelompok kontrol dengan perlakuan, (α = 0,057>0,05). (3) ada perbedaan berpikir kreatif antara kelompok kontrol dan perlakuan (α= 0,055>0,05). Disimpulkan bahwa media sosial sebagai sumber belajar IPS dapat meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir kreatif.
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Student Team dengan Materi Peluang Siswa Kelas IX A MTsN 9 Ngawi Tahun Pelajaran 2017/2018 Mujiono, Mujiono
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.157 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan model pembelajaran student team dalam meningkatan pretasi belajar matematika pada materi peluang pada siswa kelas XI A MTsN 9 Ngawi semester genap tahun pelajaran 2017/2018.; dan (2) Mendesripsikan upaya guru dalam meningkatkan prestasi belajar matematika pada materi peluang siswa kelas XI A MTs Negeri 9 Ngawi semester genap tahun pelajaran 2017/2018.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-A MTsN 9 Ngawi. Prosedur penelitian dengan melakukan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tuntas memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman peserta didik terhadap model pembelajaran student team dalam materi peluang, yang menunjukkan pada siklus I adalah 21.87%, pada siklus II meningkat 81.25%. Pada siklus ke II inilah ketuntasan belajar peserta didik telah tercapai. (1) Melalui model pembelajaran student team dapat meningkatkan prestasi belajar matematika pada materi pembelajaran peluang di kelas IX-A MTsN 9 Ngawi semester genap tahun pelajaran2017/2018. (2) Upaya dalam meningkatkan prestasi belajar matematika pada materi peluang melalui model pembelajaran student team di kelas XI-A MTsN 9 Ngawi semester genap tahun pelajaran 2017/2018, guru melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran secara sistematis.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Tumbuhan Hijau Kelas V Dengan Model Pembelajaran Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar: Studi kasus di SD Negeri 3 Banjarsari Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan Tahun 2017/2018 Prihandini, Sri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.593 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12465

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 3 Banjarsari pada pembelajaran IPA materi Tumbuhan Hijau. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti menerapkan Model pembelajaran pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Banjarsari pada pelajaran IPA pada materi tumbuhan Hijau. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart. jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 60% dan tindakan ke II mencapai 66,7% berada dalam kategori cukup. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,3% dan tindakan ke II mencapai 60% berada dalam kategori kurang. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,5 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,8 ini dikategorikan sudah cukup. Pada Siklus ke II pertemuan I hasil persentase aktivitas guru mencapai 80% dan pertemuan II mencapai 93,3% berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan kedua tindakan pertama mencapai 66,7% dan tindakan ke dua mencapai 86,7% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 6,9 dan tindakan ke dua mencapai 7,5 berada dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Negeri 3 Banjarsari kelas V meningkat dengan model pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah.
Hipnoterapi Teknik Part Therapy Untuk Menangani Siswa Kecewa Akibat Putus Hubungan Cinta Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Atrup, Atrup; Anisa, Yulita Puspa Nur
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.926 KB) | DOI: 10.29407/pn.v4i1.12186

Abstract

Bagi sebagian orang putus hubungan cinta bisa jadi tidak memunculkan permasalahan, akan tetapi bagi seseorang tertentu memunculkan permasalahan serius dan bahkan berdampak pada suasana kejiwaan seperti kurangnya konsentrasi belajar yang berakibat pada turunnya hasil belajar siswa. Permasalahan penelitian ini adalah apakah penerapan hipnoterapi teknik parts therapy efektif untuk menyelesaikan masalah siswa yang kecewa akibat mengalami putus hubungan cinta?.Penelitian ini menggunakan desain SSD (Single Subject Design) atau SSR (Single Subject Research). Subyek penelitian sebanyak 2 siswa yaitu DL dan FN yang berasal dari kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kota Kediri. Penelitian ini dilakukan dalam 6 kali pertemuan yang terangkum dalam kegiatan-kegiatan pengumpulan data baseline masing-masing terhadap DN dan FN sebanyak 3 kali dan pengumpulan data-data intervensi sebanyak 3 kali. Proses pengentasan masalah (intervensi) berbasis hipnoterapi teknik parts therapy, untuk mengetahui keberhasilannya menggunakan angket dengan hasil sebagai berikut: DL memiliki skor 88%; 78%; dan 71% pada tahap baseline dan 55%; 42%; dan 33% pada tahap intervensi dengan persentase overlap 0%. Sedangkan FN memiliki skor 88%; 74%; dan 74% pada tahap baseline dan 69%; 52%; dan 44% pada tahap intervensi dengan persentase overlap 0%.Kesimpulan hasil penelitian, bahwa penerapanhipnoterapiteknikparts therapy efektif untuk menangani siswa yang kecewa akibat putus hubunga ncinta. Berdasarkan simpulan di atas, disarankan kepada guru bk dan konselor sekolah dapat menggunakan hipnoterapi parts therapy technique untuk menangani siswa yang kecewa akibat putus hubungan cinta.

Page 1 of 1 | Total Record : 10