cover
Contact Name
Citra Lestari
Contact Email
ceetradent@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bdentjournal@unbrah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah
ISSN : 23015454     EISSN : 26547643     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal B-Dent (JBD) adalah jurnal kedokteran gigi yang mempublikasikan karya tulis ilmiah (berupa penelitian, laporan kasus dan tinjauan pustaka) yang berhubungan dengan seluruh bidang ilmu kedokteran gigi. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat dan dikelola oleh Dewan Redaksi Fakultas Kedokteran Gigi. Terbit setiap dua kali dalam setahun, saat ini JBD terbit dalam bentuk cetak dan telah didistribusikan ke seluruh Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia, LIPI, Perpustakaan Daerah Sumatera Barat dan Kopertis Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 4, Nomor 1, June 2017" : 10 Documents clear
PREVALENSI DAN DISTRIBUSI SMOKER’S MELANOSIS PADA BURUH BANGUNAN YANG PEROKOK DI PT.TRIKENCANA SAKTI UTAMA KETAPING Pratiwi, Windy Okta; Lestari, Citra; Bakar, Abu
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.315 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.86

Abstract

Salah satu akibat dari kebiasaan merokok yang terjadi di rongga mulut adalah smoker’s melanosis yang mana ciri-cirinya mukosa berwarna kecoklatan yang disebabkan karena meningkatnya produksi melanin oleh sel melanosit, hal ini disebabkan oleh kandungan bahan kimia dalam rokok sangat banyak yaitu sekitar 300 bahan kimia. Unsur-unsur yang penting di dalam rokok antara lain: tar, nikotin, amoniak dan karbon monoksida. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat prevalensi dan distribusi smoker’s melanosis pada buruh bangunan yang perokok di PT. Trikencana Sakti Utama Ketaping. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 30 orang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pigmentasi gingiva paling banyak dengan skor 3 (satu atau lebih pembentukkan pita kontinu pendek dari pigmentasi gingiva) yaitu 13 orang (43,3%), paling banyak lama merokok yaitu >10 tahun yaitu 22 orang (73,3%), semua buruh menggunakan jenis rokok filter (100%) dan Paling banyak jumlah rokok yang dihisap >20 batang/hari sebanyak 12 orang (40%).
UJI SENSITIVITAS BEBERAPA ANTIBIOTIKA TERHADAP ISOLAT KURETASE PASIEN PERIODONTITIS YANG DATANG KE RSGM BAITURRAHMAH PADA TAHUN 2016 Astuti, Utari Dwi; Desnita, Eka; Busman, Busman
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.943 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.91

Abstract

Tingginya penggunaan antibiotika secara tidak tepat dikalangan masyarakat saat ini, khususnya terapi antibiotika yang digunakan untuk penyakit gigi dan mulut, menyebabkan terjadinya masalah resistensi antibiotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui antibiotika yang paling sensitif terhadap bakteri penyebab periodontitis pada pasien di RSGM Baiturrahmah. Jenis penelitian eksperimental laboratorium, Penelitian dilakukan pada bulan Maret - Juni 2016 dengan lokasi penelitian di Laboratorium Mikrobiologi Rumah Sakit Islam Siti Rahmah, Padang, Sumatera Barat dan bagian Periodonsia Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Baiturrahmah Padang dengan sampel seluruh pasien periodontitis yang datang ke RSGM Baiturrahmah Padang pada yang berjumlah 3 orang yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian dari 5 antibiotik diperoleh 2 antibiotik resisten terhadap bakteri penyebab periodontitis yaitu jenis tetracycline dan gentamisin sedangkan 3 antibiotik yaitu metronidazol, penisilin dan ampisilin terbukti efektif terhadap bakteri penyebab periodontitis dan antibiotik yang paling sensitif adalah penisilin.
PENGARUH UNDERSTANDING CUSTOMER DAN KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN INTERNAL PADA DESAIN TATA RUANG RSGM BAITURRAHMAH PADANG Amnesty, Mulya Fitria; Yandi, Satria; Firdaus, Firdaus
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.3 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.87

Abstract

Seorang pegawai pada saat bekerja memerlukan tingkat kepuasan yang tinggi dalam bekerja, kepuasan kerja pada dasarnya adalah sesuatu yang bersifat individual. Salah satunya adalah kepuasan pelanggan internal yang bisa dilihat dari desain tata letak (lay out design),desain tata ruang adalah proses alokasi ruangan, penataan ruangan dan peralatan sedemikian rupa sehingga pergerakan berlangsung seminimal mungkin, seluruh luasan ruangan termanfaatkan dan mencipatkan rasa nyaman. Desain tata ruang yang mampu mempengaruhi kepuasan pelanggan, salah satunya adalah komunikasi internal dan understanding customer. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Analisa statistik menggunakan uji regresi linier berganda dengan nilai F hitung > F (7,709>3,259) tabel dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi dan understanding customer secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan internal pada desain tata letak ruang RSGM. Namun secara parsial tidak ada pengaruh signifikan antara komunikasi (P=0,492) dan understanding customer (P=508) pada kepuasan pelanggan internal dalam desain tata letak ruang RSGM.
PERBANDINGAN JUMLAH PASIEN YANG MENGALAMI GAG REFLEX DAN TIDAK MENGALAMI GAG REFLEX DALAM PENGAMBILAN FOTO PERIAPIKAL DI INSTALASI RADIOLOGI RSGM BAITURRAHMAH Erin, Rahma; Widyawati, Widyawati; Iswani, Resti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.757 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.92

Abstract

Pada teknik pengambilan radiografi periapikal film diletakkan di dalam mulut pasien dalam hal ini akan timbul beberapa masalah dalam pengambilannya, salah satu masalah yang terjadi dalam pengambilan foto tersebut adalah gag reflex atau refleks muntah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan jumlah pasien yang mengalami gag reflex dan tidak mengalami gag reflex dalam pengambilan foto periapikal di Instalansi Radiologi RSGM Baiturrahmah pada tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif, populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang datang ke Instalasi Radiologi RSGM Baiturrahmah yang diambil sebanyak 30 pasien sebagai sampel dengan metode total sampling, waktu penelitian pada 20-23 Mei 2017 dan analisis secara deskriptif ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian dari 30 pasien sebanyak 7 orang (23.3%) mengalami gag reflex dimana sebanyak 6 orang (85.7%) mengalami gag reflex yang disebabkan oleh somatik dan 1 orang (14.3%) mengalami gag reflex yang disebabkan oleh psikogenik, dari 7 pasien yang mengalami gag reflex sebanyak 5 orang (71.4%) adalah laki-laki dan 2 orang (28.6%) adalah perempuan dimana sebanyak 3 orang (42.9%) berumur dengan kategori kanak-kanak dan 4 orang (57.1%) berumur dengan kategori remaja akhir dalam pengambilan foto periapikal di Instalasi Radiologi RSGM Baiturrahmah.
PENGARUH BUDAYA MAKAN SIRIH TERHADAP PENYAKIT PERIODONTAL PADA MASYARAKAT DI DESA TANJUNG MEDAN KECAMATAN BILAH BARAT LABUHAN BATU Ritonga, Sri Wahyuni; Nurhamidah, Nurhamidah; Lestari, Citra
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.988 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.88

Abstract

Makan sirih adalah bagian yang melengkapi struktur kebudayaan dan biasanya erat dengan kebiasaan yang terdapat pada masyarakat di daerah tertentu, International Agency for Research on Cancer (IARC) menyebutkan bahwa menyirih berdampak pada kesehatan dan berpotensi menyebabkan kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “pengaruh budaya makan sirih terhadap penyakit periodontal pada masyarakat di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu. Desain penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah masyarakat yang berada di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu dengan populasi 880 jiwa dengan 46 sampel metode total sampling, waktu penelitian pada tanggal 24 Desember 2015 dan instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran penyakit periodontal. Analisis secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan kepercayaan 95% α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan frekuensi menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,027, terdapat hubungan waktu menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,017, terdapat hubungan yang bermakna kompsisi menyirih terhadap penyakit periodontitis, p=0,001 dan disimpulkan bahwa adanya pengaruh frekuensi, waktu dan komposisi makan sirih terhadap penyakit periodontal.
PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH JERUK PONTIANAK (Citrus Nobilis L Var Microcarpa) DALAM PEMBENTUKAN ZONA HAMBAT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans Mardiah, Ainul; Alamsyah, Yenita; Kornialia, Kornialia
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.869 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.93

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit gigi dan mulut yang paling sering dijumpai di masyarakat. Faktor yang dapat memicu terjadinya karies gigi salah satunya bakteri Streptococcus mutans. berbagai cara untuk mencegah terjadinya karies salah satunya dengan menggunakan bahan alami yaitu ektsrak kulit buah jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit buah jeruk Pontianak (Citsrus nobilis L var microcarpa) dalam pembentukan zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian true eksperimental designs kemudian hasil dianalisa dengan mengunakan uji ANOVA. Ekstrak kulit jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa) dengan konsentrasi 5%, 15%, 25%, 35% diuji aktivitas antibakterinya terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode disc difussion. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit jeruk Pontianak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans, dimana rata-rata diameter zona hambat yang paling besar pada kosentrasi 35% (11,3 mm) dengan kategori zona hambat kuat, sedangkan diameter zona hambat yang paling kecil pada kosentrasi 5% (8,4 mm) dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat aktivitas ekstrak kulit buah jeruk Pontianak (Citrus nobilis L var microcarpa) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK TERIPANG GAMAT (Stichopus Variegatus) DARI KEPULAUAN MENTAWAI TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS VIRIDANS Arma, Utmi; Busman, Busman; Fad’ha, Geistia
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.033 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.89

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat mempunyai wilayah pantai yang cukup luas dan tersimpan kekayaan laut yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi, salah satunya adalah Teripang. Teripang selain memiliki nilai gizi yang tinggi juga mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen. Di bidang kedokteran gigi, Streptococcus viridans merupakan salah satu bakteri penyebab utama dalam permasalahan kesehatan gigi di rongga mulut. Bakteri ini merupakan flora normal di rongga mulut yang dapat menyebabkan karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Teripang Gamat (Stichopus variegatus) dari Kepulauan Mentawai terhadap bakteri Streptococcus viridans. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium menggunakan metode disc diffusion (tes Kirby & Bauer) yang telah dilakukan pada bulan Januari-Maret 2016 di Laboratorium Biota Sumatera, Universitas Andalas. Hasil penelitian diuji menggunakan Uji ANOVA dengan tingkat signifikan 5% dengan aplikasi SPSS for windows 16.0. Hasil penelitian diketahui rata-rata diameter zona hambat ekstrak Teripang Gamat (Stichopus variegatus) dari Kepulauan Mentawai terhadap bakteri Streptococcus viridans paling tinggi pada konsentrasi 2,5% dengan nilai 8,45 mm yang termasuk kategori sedang. Nilai p-value dari hasil tes uji anova p-value
KADAR HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KADAR BUNUH MINIMUM (KBM) PADA BUAH CABAI KERITING (Capsicum annum, L) TERHADAP BAKTERI Streptococcus viridans SECARA IN VITRO Tiandora, Meidisya; Widyawati, Widyawati; Darmawangsa, Darmawangsa
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.167 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.94

Abstract

Karies gigi adalah suatu penyakit yang tidak kalah pentingnya dengan penyakit lain, prevalensi karies gigi di Indonesia sangat tinggi. Bakteri penyebab karies gigi adalah Streptococcus viridans. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya penggunaan agen antimikroba. Agen antimikroba alami yang mudah didapatkan, seperti buah cabai keriting. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektivitas ekstrak buah cabai keriting (Capsicum annuum, L ) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus viridans. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan laboratorium secara In vitro. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hambat minimum (KHM) terdapat pada konsentrasi 0,11% yaitu 0,058. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kadar hambat pada ekstrak buah cabai keriting (Capsicum annuum, L ) pada konsentrasi 0,11% terhadap pertumbuhan bakteri streptococcus viridans, sedangkan untuk kadar bunuh minimum (KBM) pada penelitian ini belum didapatkan karena adanya keterbatasan alat.
ANALISIS BESAR SUDUT GONIAL MANDIBULA BERDASARKAN HASIL RONTGEN PANORAMIK UNTUK IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG Elfitri, Triana; Firdaus, Firdaus; Iswani, Resti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.974 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.85

Abstract

Mandibula merupakan tulang yang terkuat dan terbesar pada daerah wajah, banyaknya penelitian yang menyatakan bahwa penilaian mandibula lebih signifikan untuk membedakan jenis kelamin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan besar sudut gonial mandibula berdasarkan jenis kelamin pada suku minang dari hasil rontgen fotopanoramik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah data sekunder foto panoramik yang diambil dari berbagai sumber yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan suku minang dua generasi dengan 60 sampel penelitian dengan teknik simple random sampling, waktu penelitian Mei-Juni 2017. Analisa data ditampilkan dengan tabel rata-rata, nilai minimum dan maksimum dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata besar sudut kiri gonial mandibula pada laki-laki yaitu 118,40 dengan sudut terkecil 1000 dan terbesar 1260 dan rata-rata besar sudut kiri gonial mandibula pada perempuan yaitu 1270 dengan sudut terkecil 1180 dan sudut terbesar 1340 dan rata-rata besar sudut kanan gonial mandibula pada laki-laki yaitu 120,90 dengan sudut terkecil 1100 dan terbesar 1290 dan rata-rata besar sudut kanan gonial mandibula pada perempuan yaitu 127,90 dengan sudut terkecil 1100 dan sudut terbesar 1400 pada responden suku minang.
EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL UMBI SARANG SEMUT (Hydnophytum formicarum) DALAM PEMBENTUKAN ZONA HAMBAT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Porphyromonas sp SECARA IN VITRO Utami, Sarah Putri; Ismardianita, Efa; Pascawinata, Andries
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.213 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.90

Abstract

Porphyromonas sp adalah bakteri Gram-negatif anaerob yang banyak ditemui di membran mukosa dan sering menyebabkan infeksi piogenik seperti infeksi mulut, gigi, saluran akar dan gingiva bila bereaksi bersamaan dengan beberapa bakteri. Pengobatan dengan obat-obatan herbal merupakan salah satu alternatif untuk mengganti obat-obatan dengan bahan dasar kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol umbi sarang semut (Hydnophytum formicarum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas sp, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian post test only control group design, penelitian dilakukan pada bulan April 2017, besar sampel yang digunakan adalah 40 sampel dengan 8 konsentrasi yang terdiri dari 2 kelompok perlakuan dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Penelitian ini menggunakan 8 konsentrasi dosis konsentrasi ekstrak 0.78%, 1.56%, 3.12%, 6.25%, 12.5%, 25%, 50% dan 100% serta kontrol negatif (aquades steril) dan kontrol positif (Metronidazole) dengan menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol umbi sarang semut (Hydnophytum formicarum) efektif terhadap zona hambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas sp dengan ekstrak etanol umbi sarang semut (Hydnophytum formicarum) yang paling efektif terhadap zona hambat adalah pada ekstrak 6,25%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10