cover
Contact Name
Citra Lestari
Contact Email
ceetradent@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bdentjournal@unbrah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah
ISSN : 23015454     EISSN : 26547643     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal B-Dent (JBD) adalah jurnal kedokteran gigi yang mempublikasikan karya tulis ilmiah (berupa penelitian, laporan kasus dan tinjauan pustaka) yang berhubungan dengan seluruh bidang ilmu kedokteran gigi. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat dan dikelola oleh Dewan Redaksi Fakultas Kedokteran Gigi. Terbit setiap dua kali dalam setahun, saat ini JBD terbit dalam bentuk cetak dan telah didistribusikan ke seluruh Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia, LIPI, Perpustakaan Daerah Sumatera Barat dan Kopertis Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 4, Nomor 2, Desember 2017" : 10 Documents clear
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) TERHADAP ZONA HAMBAT PERTUMBUHAN Streptococcus viridians Roza, Defni; Kornialia, Kornialia; Edrizal, Edrizal
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.225 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.99

Abstract

Masalah utama kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak dijumpai di rongga mulut adalah karies gigi. Proses karies gigi yang tidak dilakukan perawatan akan berlanjut mengenai ruang pulpa yang mengakibatkan terjadinya infeksi pulpa. Streptococcus viridans menginvasi dan berkoloni pada pulpa yang terkena karies sehingga menimbulkan infeksi saluran akar gigi. Berbagai penyakit yang sudah tidak dapat disembuhkan melalui pengobatan kedokteran, ternyata masih bisa diatasi dengan pengobatan herbal. Pengobatan herbal memiliki keunggulan yang terletak pada bahan dasarnya yang bersifat alami sehingga efek sampingnya dapat ditekan sedemikian mungkin. Salah satu obat herbal yang dapat digunakan adalah bawang merah (Allium cepa L). Kandungan bawang merah yaitu allisin dan allin, flavonoid dan pektin dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah (Allium cepa L) dalam pembentukan zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus viridans. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 80% yaitu 15,6 mm. Hasil uji statistik nilai p= 0,000
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK BIJI MAHONI (Swietenia Mahagoni (L.) Jacq) SEBAGAI ANTIPIRETIK PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) Fadhil, Muhammad; Desnita, Eka; Elianora, Dewi
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.038 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.106

Abstract

Demam atau pireksia merupakan gejala dari suatu penyakit. Penyakit infeksi seperti demam berdarah, tifus, malaria, peradangan hati, dan penyakit infeksi lain merupakan contoh penyakit yang sering mempunyai gejala demam. Untuk mengurangi dampak negatif ini maka demam perlu diobati dengan antipiretik. Obat yang biasa digunakan adalah parasetamol dan asetosal. Beberapa penelitian tentang parasetamol akhir-akhir ini menemukan bahwa meskipun cukup aman tetapi parasetamol memiliki banyak efek samping. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional masih selalu digunakan karena efek samping yang ditimbulkan obat tradisional relatif kecil, sehingga aman digunakan. Salah satu contohnya adalah biji mahoni (Swietenia Mahagoni (L.). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium seca in vivo untuk mengetahui efektifitas antipiretik ekstrak biji mahoni (Swietenia Mahagoni (L.) terhadap tikus wistar. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA dengan nilai p= 0,001
AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK BUAH PINANG TUA (Areca catechu L) TERHADAP JAMUR Candida albicans PADA PASIEN KANDIDIASIS RONGGA MULUT Sopiah, Syayidah; Arma, Utmi; Busman, Busman
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.725 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.104

Abstract

Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan kandidiasis rongga mulut. Insiden kandidiasis rongga mulut karena mikroba dilaporkan 20% -75%. Penggunaan tanaman sebagai obat masih banyak dipakai oleh masyarakat dalam mengatasi berbagai jenis penyakit salah satunya adalah buah pinang tua (Areca catechu L). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak buah pinang tua (Areca catechu L) terhadap jamur Candida albicans pada pasien kandidiasis rongga mulut. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode disc diffusion. Konsentrasi ekstrak buah pinang tua yang digunakan adalah 5%, 15%, 30%, 45% dan 60%. Analisa data menggunakan uji one way anova. Hasil penelitian diperoleh rata- rata zona hambat berturut-turut konsentrasi 5,8 mm, 9,8 mm, 12,3 mm, 13,2 mm dan 10,5mm. Rata-rata diameter zona hambat paling besar adalah pada konsentrasi 45%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat aktivitas antijamur ekstrak buah pinang tua terhadap daya hambat pertumbuhan jamur Candida albicans.
DESKRIPSI pH SALIVA PADA PASIEN HIPERTENSI YANG MENGONSUMSI OBAT ACE-INHIBITOR DI RSI SITI RAHMAH PADANG Nabilla, Lovea; Bakar, Abu; Arma, Utmi
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.458 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.100

Abstract

Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pH saliva pada pasien hipertensi yang mengkonsumsi obat ACE-inhibitor di RSI Siti Rahmah Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi di poli penyakit dalam RSI Siti Rahmah Padang dari bulan Agustus 2016 - Juli 2017 berjumlah 177 orang dengan sampel 25 orang. Data disajikan dalam bentuk tabel dianalisa secara deskriptif untuk menunjukkan hasil pengamatan. Analisa secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian pada laki-laki pH saliva paling banyak asam dan normal yaitu 3 orang (42,9%) sedangkan pada perempuan pH saliva paling banyak asam yaitu 9 orang (50%), pada umur dewasa menengah pH saliva paling banyak normal yaitu 10 orang (50%) sedangkan pada umur dewasa tua pH saliva paling banyak asam yaitu 4 orang (80%), pada penggunaan kaptopril pH saliva paling banyak asam yaitu 12 orang (70,6%), pada penggunaan banazepril pH saliva paling banyak normal yaitu 3 orang (75%), pada penggunaan lisinopril paling banyak pH saliva basa yaitu 1 orang (100%) sedangkan pada penggunaan perindopril paling banyak pH saliva normal yaitu 2 orang (66,7%) dan pada klasifikasi hipertensi prehipertensi pH saliva paling banyak normal yaitu 2 orang (50%), pada klasifikasi hipertensi stadium 1 pH saliva paling banyak asam yaitu 6 orang (54,5%) sedangkan pada klasifikasi hipertensi stadium 2 pH saliva paling banyak asam yaitu 5 orang (50%).
UJI AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BATANG MANGGA (Mangiferaindica Linn) TERHADAP KADAR HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KADAR BUNUH MINIMUM (KBM) BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO PADA ANGULAR CHEILITIS Ningsih, Merisa; Alamsyah, Yenita; Kornialia, Kornialia
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.161 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.107

Abstract

Staphylococcus aures merupakan bakteri patogen yang banyak berhubungan dengan infeksi pada rongga mulut manusia. Staphylococcus aureus dapat diisolasi dari plak pada gigi tiruan sebesar 88%. Selain itu Angular cheilitis merupakan penyakit lain yang berhubungan dengan Staphylococcus aureus. Pengobatan yang digunakan untuk infeksi rongga mulut biasanya dengan penggunaan obat kumur ataupun antibiotik. Namun saat ini banyak digunakan tumbuhan obat untuk pengobatan infeksi karena mengandung bahan yang memiliki efek samping yang lebih minimal. Salah satu dari tumbuhan yang biasa digunakan sebagai tumbuhan obat adalah kulit batang mangga (Mangifera indica Linn) karena mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang bersifat sebagai antibakteri. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium untuk mengetahui mengetahui konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum dari ekstrak kulit batang mangga (Mangifera indica Linn)terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Analisa statistik menggunakan uji Kruskal-wallis dengan nilai p= 0,000
KARAKTERISTIK SCAFFOLD HIDROKSIAPATIT DARI GIGI MANUSIA MENGGUNAKAN UJI X-RAY DIFFRACTION (XRD) Rosalina, Wenny; Pascawinata, Andries; Roesnoer, Masra
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.62 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.105

Abstract

Latar belakang: Resorpsi tulang alveolar diakibatkan oleh berbagai kasus, antara lain pencabutan gigi, trauma atau kecelakaan lalu lintas, kanker, tumor tulang, dan penyakit degeneratif yang semakin meningkat sehingga tulang alveolar tidak adekuat bagi penempatan dental implan. Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam rongga mulut yang sering menjadi limbah setelah pencabutan. Gigi memiliki kandungan hidroksiapatit sekitar 60% yang hampir sama dengan tulang sehingga gigi dapat dimanfaatkan sebagai bahan scaffold hidroksiapatit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik scaffold hidroksiapatit dari gigi manusia dengan metode planetary ball mill dengan uji x-ray diffraction (XRD). Bahan dan metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental laboratoris dengan menggunakan gigi yang telah diekstraksi dan dibuang bagian mahkota kemudian dilakukan perebusan, dihancurkan manual menggunakan palu, ditimbang menggunakan neraca, dan dikalsinasi pada suhu 600°C, 900°C, dan 1200°C, setelah itu dihaluskan dengan planetary ball mill dan dilakukan uji XRD. Hasil: Terdapat pola difraksi XRD yang berbeda pada setiap sampel, kandungan hidroksiapatit dengan komposisi berbeda pada setiap sampel, dan ukuran kristal yang berbeda yaitu 30.771797 nm pada suhu 600°C, 42.401917 nm pada suhu 900°C, dan 46.175893 nm pada suhu 1200°C. Simpulan: Dari hasil pegujian XRD didapatkan scaffold dengan tingkat kristalinitas berbeda menggunakan metode planetary ball mill.
MEMBANDINGKAN POLA SIDIK BIBIR SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG TAHUN 2017 Mardiah, Ainul; Firdaus, Firdaus; Ismardianita, Efa
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.028 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.127

Abstract

Pola sidik bibir dapat dipengararuhi oleh jenis kelamin dan ras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pola sidik bibir berdasarkan jenis kelamin pada suku minang di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional. Populasi dari penelitian ini adalah individu yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan suku minang dari dua generasi pada mahasiswa preklinik angkatan 2013-2016 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017 dengan 133 sampel penelitian dengan metode total sampling, waktu penelitian 29 Mei 2017 dengan pemeriksaan klinis. Analisis data ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan grafik distribusi frekuensi dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada responden laki-laki didominasi pola sidik bibir tipe 4 yaitu 22 orang (53.7%) dan pada responden perempuan didominasi pola sidik bibir tipe 2 yaitu 42 orang (45.7%) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK JAMUR TIRAM PURIH (PLEUROTUS OSTREATUS) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS PENYEBAB KARIES GIGI Khairani, Kartika; Busman, Busman; Edrizal, Edrizal
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.274 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.102

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak terjadi di masyarakat saat ini adalah karies gigi. Streptococcus mutans merupakan salah satu mikroorganisme spesifik penyebab karies gigi. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan penggunaan bahan antimikroba yang berasal dari alam seperti jamur tiram putih. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan jamur yang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jamur kayu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak jamur tiram putih terhadap bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental Laboratorium dengan metode disc diffusion dengan mengukur zona hambat yang mengindikasikan adanya hambatan pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans oleh ekstrak jamur tiram putih. Konsentrasi ekstrak jamur tiram putih yang digunakan dan rerata diameter zona hambat yaitu 10% (10,55 mm), 20% (12,12 mm), 40% (12,16 mm), 60% (13,63 mm) dan 80% (10,91 mm) dengan kontrol positif sebagai pembanding adalah amoxicillin 32 μg/ml. Hasil penelitian di uji menggunakan uji One Way Anova, diketahui rerata diameter zona hambat paling besar adalah pada konsentrasi 60% (13,63 mm) dengan kategori kuat.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN VIDEO DAN ANIMASI TENTANG MAKANAN KARIOGENIK TERHADAP PENGETAHUAN SISWA KELAS IV DI SDN 027SUNGAI SAPIH KEC. KURANJI, PADANG Sari, Rahmi Puspita; Elianora, Dewi; Bakar, Abu
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.47 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.103

Abstract

Karies gigi paling sering terjadi pada anak-anak.Media penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dengan media animasi lebih efektif dibandingkan dengan media video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandinganefektivitas penyuluhan dengan video dan animasi, jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji, Padang dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling sebanyak 48 orang, penelitian ini dilakukan pada bulan Mei di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji Padang,analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbandingan efektivitas penyuluhan dengan video animasi dan non animasi tentang makanan kariogenik terhadap pengetahuan siswa kelas IV di SDN 027 Sungai Sapih Kec. Kuranji, Padang dengan rata-rata pengetahuan siswa tertinggi berada pada kelompok menonton dengan animasi yaitu 13.79, dibandingkan menonton dengan video yaitu 3.58.
PERBEDAAN KEBOCORAN TUMPATAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN KOMPOSISI YANG BERBEDA Pertiwi, Oniel Syukma; Darmawangsa, Darmawangsa; Widyawati, Widyawati
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.99 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.101

Abstract

Resin komposit merupakan salah satu bahan kedokteran gigi yang terus berkembang hingga saat ini. Pengerutan selama polimerisasi merupakan salah satu kekurangan dari resin komposit sehingga dapat menyebabkan kebocoran mikro. Perbedaan komposisi berpengaruh terhadap terjadinya kebocoran mikro. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebocoran tumpatan resin komposit nanofiller komposisi A dengan resin komposit nanofiller komposisi B. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan mengukur derajat kebocoran mikro pada gigi setelah diberi perlakuan kemudian membandingkan derajat kebocoran mikro antar kelompok. Analisa statistik menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p= 0,014

Page 1 of 1 | Total Record : 10