cover
Contact Name
Citra Lestari
Contact Email
ceetradent@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bdentjournal@unbrah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
B-Dent, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah
ISSN : 23015454     EISSN : 26547643     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal B-Dent (JBD) adalah jurnal kedokteran gigi yang mempublikasikan karya tulis ilmiah (berupa penelitian, laporan kasus dan tinjauan pustaka) yang berhubungan dengan seluruh bidang ilmu kedokteran gigi. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat dan dikelola oleh Dewan Redaksi Fakultas Kedokteran Gigi. Terbit setiap dua kali dalam setahun, saat ini JBD terbit dalam bentuk cetak dan telah didistribusikan ke seluruh Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia, LIPI, Perpustakaan Daerah Sumatera Barat dan Kopertis Wilayah X.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Volume 7, Nomor 1, Juni 2020" : 9 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN KOMPATIBILISASI PADA NILON DAUR ULANG TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL BASIS GIGI TIRUAN NILON TERMOPLASTIK Rahmah, Azizah Nurur; Tamin, Haslinda Z
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.306

Abstract

ABSTRAK: PENDAHULUAN: Nilon termoplastik sebagai bahan basis gigi tiruan sangat diminati karena sifatnya yang fleksibel. Nilon dimanipulasi dengan teknik injection moulding. Teknik tersebut menghasilkan spru yang dapat didaur ulang akan tetapi menyebabkan penurunan sifat mekanis nilon termasuk kekuatan transversal. Upaya mengatasi penurunan sifat tersebut dilakukan modifikasi dengan penambahan bahan kompatibilisasi yaitu nilon termoplastik murni dan serat kaca, diharapkan dapat meningkatkan kekuatan transversal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan kompatibilisasi pada nilon daur ulang terhadap kekuatan transversal basis gigi tiruan nilon termoplastik. METODE: Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Sampel pada penelitian ini adalah nilon termoplastik berbentuk batang uji dengan ukuran 64 x 10 x 3,3 mm sebanyak 28 sampel untuk 4 kelompok kemudian dilakukan uji three point bending. Data dianalisis dengan uji ANOVA satu arah serta uji LSD. HASIL: Berdasarkan uji ANOVA satu arah menunjukkan tidak ada perbedaan diantara empat kelompok. Uji LSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok A dan C (p = 0,046, p < 0,05), tetapi tidak terdapat perbedaan antara A dan D (p = 0,7, p > 0,05). SIMPULAN: Penambahan nilon termoplastik murni dan serat kaca sebagai bahan kompatibilisasi pada nilon daur ulang dapat meningkatkan kekuatan transversal nilon daur ulang.
PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS KURAITAJI DENGAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING PADA ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Febrian, Febrian
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.276

Abstract

Pendahuluan: Menghitung unit cost pelayanan kesehatan gigi menjadi hal yang sangat penting karena hasilnya terkait dalam menentukan besaran kapitasi. Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan tigkat pertama (FKTP) yang memberikan pelayanan kesehatan gigi, namun besaran kapitasi pelayanan kesehatan gigi untuk puskesmas tidak disebutkan secara tegas oleh Permenkes no 59 tahun 2014. Untuk itu perlu dilakukan perhitungan unit cost di Puskesmas. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode activity-based costing. Pemilihan lokasi pada penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dari 7 puskesmas yang ada di kota Pariaman, sehingga didapatkan lokasi yaitu Puskesmas Kuraitaji. Hasil: Hasil penelitian dengan menggunakan metode activity-based costing menunjukkan bahwa unit cost pelayanan gigi di Puskesmas Kuraitaji untuk konsultasi gigi adalah sebesar Rp. 82.087, pencabutan gigi permanen sebesar Rp. 169.121, pencabutan gigi sulung sebesar Rp. 131.308, penambalan GIC sebesar Rp. 192.809, penambalan komposit sebesar Rp. 200.855 dan premedikasi sebesar Rp. 104.277. Rata-rata unit cost pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas Kuraitaji tahun 2018 didapatkan sebesar Rp. 146.735. Simpulan: Unit cost terbesar adalah tindakan penambalan komposit dan dapat diketahui bahwa biaya terbesar dalam pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas Kuraitaji berasal dari biaya pegawai.
PENGARUH BAHAN POLES TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN BASIS NILON TERMOPLASTIK Indriana, Sylvia; Syafrinani, Syafrinani
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.275

Abstract

Pendahuluan: Basis gigi tiruan harus memiliki kekerasan permukaan yang tinggi untuk memaksimalkan ketahanannya terhadap abrasi, goresan, dan daya kerusakan permukaan yang dapat mempengaruhi lama pemakaian suatu gigi tiruan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekerasan permukaan adalah kekasaran permukaan. Oleh karena itu, proses penghalusan dan pemolesan pada basis menjadi tahapan yang penting. Bahan poles yang sering digunakan pada nilon termoplastik adalah pumis, selain itu ada bahan alternatif lain yang dapat digunakan yaitu pasta gigi dan cangkang telur karena memiliki sifat abrasif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan poles terhadap kekerasan permukaan basis nilon termoplastik dengan menggunakan bahan poles pumis, pasta gigi dan cangkang telur. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris yang menggunakan sampel berbentuk kepingan silinder (Bioplast) dengan ukuran diameter 40 mm dan ketebalan 2 mm. Terdapat jumlah keseluruhan 30 sampel untuk 3 kelompok. Kekerasan permukaan diukur dengan Vickers Hardness Test (Future Tech FM800). Data yang diperoleh secara statistika diuji dengan uji one-way ANOVA. Hasil: Perbandingan nilai kekerasan permukaan nilon termoplastik setelah dipoles dengan pumis, pasta gigi, dan cangkang telur adalah 6,93: 7,1: 7,29 VHN. Hasil uji one-way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada nilai kekerasan permukaan antara ketiga kelompok dengan signifikansi p = 0,0001 (p<0,05). Simpulan: Penggunaan bahan poles yang berbeda pada basis nilon termoplastik memiliki pengaruh terhadap nilai kekerasan permukaannya. Basis nilon termoplastik yang dilakukan pemolesan dengan bahan poles cangkang telur memiliki nilai kekerasan permukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang dipoles menggunakan bahan poles pumis dan pasta gigi.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KACA PADA NILON TERMOPLASTIK DAUR ULANG TERHADAP KEKUATAN IMPAK Putri, Ayumi Cintika; Wahyuni, Siti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.265

Abstract

Pendahuluan: Nilon termoplastik merupakan bahan basis gigi tiruan yang lebih diminati daripada resin akrilik karena estetiknya yang baik, cukup kuat dan tidak toksik, namun memiliki kerugian menghasilkan nilon sisa dari pembuangan nilon spru hasil dari proses injeksi nilon yang kemudian menjadi limbah dan dapat mencemari lingkungan. Cara menanggulangi pencemaran lingkungan tersebut dengan mendaur ulang nilon sisa, namun akan terjadi penurunan sifat mekanis yaitu kekuatan impak. Cara untuk menanggulangi penurunan kekuatan ini yaitu dengan penambahan serat kaca dan pencampuran dengan nilon murni. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan desain post test only control group design. Sampel terdiri dari 27 nilon berbentuk balok dengan ukuran 80 x 12,7 x 3,17 mm (ASTM D256) dan terbagi menjadi tiga kelompok (kelompok A nilon murni, kelompok B nilon daur ulang yang ditambah serat kaca dan kelompok C nilon kombinasi yang ditambah serat kaca). Data dianalisis dengan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil: Terdapat perbedaan kekuatan impak antara kelompok B dan A (p=0,0001 p<0,05) dan tidak terdapat perbedaan kekuatan impak antara kelompok C dan A (p=0,073 p>0,05), hal ini berarti bahwa kekuatan impak kelompok B tidak sama baiknya dengan kelompok A, tapi kekuatan impak kelompok C sama baiknya dengan kelompok A. Simpulan: Pada penelitian ini terlihat bahwa tidak ada pengaruh penambahan serat kaca pada nilon daur ulang terhadap kekuatan impak dan ada pengaruh penambahan serat kaca pada nilon kombinasi terhadap kekuatan impak. 
PERBEDAAN PENGETAHUAN STRUKTUR ANATOMI NORMAL RADIOGRAF PANORAMIK ANTARA MAHASISWA PREKLINIK DAN KLINIK prativi, shinta amini
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.492

Abstract

Latar belakang: Adanya kesalahan interpretasi dapat menyebabkan kesalahan dalam mendiagnosis yang berujung pada kesalahan perawatan. Keakuratan dalam mengidentifikasi struktur anatomi normal akan membantu praktisi kedokteran gigi untuk menginterpretasi hasil radiograf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa preklinik dan klinik bagian kedokteran gigi dan mulut Universitas Sriwijaya mengenai struktur anatomi normal radiograf panoramik. Metode: Penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian ini melibatkan 100 subjek. Subjek penelitian terdiri atas kelompok mahasiswa preklinik (n=50) dan mahasiswa klinik (n=50). Pengetahuan struktur anatomi normal diukur menggunakan metode kuesioner online melalui Google form. Kuesioner berisi 15 pertanyaan pilihan ganda sambil diperlihatkan foto panoramik dengan waktu maksimal 20 menit. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil yang diperoleh struktur anatomi prosesus kondiloideus, tuberositas maksilaris, sinus maksilaris, palatum durum, inferior border of mandible, ramus mandibula, cervical vertebrae, artikularis eminensia, kanalis mandibularis, foramen mentalis dan submandibular gland fossa cukup baik diketahui oleh mahasiswa preklinik dan klinik. Pengetahuan prosesus koronoideus dan nasopharyngeal air space cukup rendah, terutama prosesus stiloideus dan lidah cukup rendah pada kedua kelompok. Nilai rerata skor pengetahuan pada kelompok mahasiswa preklinik lebih rendah namun tidak bermakna dibandingkan kelompok mahasiwa klinik (p>0,05). Kesimpulan: Mahasiswa preklinik dan klinik kedokteran gigi dan mulut Universitas Sriwijaya sama-sama memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai struktur anatomi normal radiograf panoramik.
PERUBAHAN FORCE NIKEL TITANIUM CLOSED COIL SPRING DAN ELASTIC CHAIN TERHADAP PERUBAHAN TEMPERATUR Muttaqin, Zulfan; Rekka, Rekka; Pasaribu, Riris Aprila; Susanto, Chandra
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.475

Abstract

Introduction: Fixed orthodontic appliances which made of nickel titanium closed coil spring dan elastic chain is the most commonly used in dentistry. There are various factors that able to change the force of orthodontic appliances such as temperature, pH, and time. The purpose of this research is to find out the influence of temperature toward the force changes in nickel titanium closed coil spring and elastic chain. Method: The method that used in this study was an experimental research with 36 research samples. The samples were attached on an acrylic board and soaked with different temperatures. The force was measured with force gauge NK-500 and noted within 0 hour, 24 hours, 72 hours, 168 hours and 240 hours. Result: The result of this research was statistically done by using Kruskal Wallis (α= 0,05). The temperature changes in each treatment that set based on different length of time showed that there was a reduction of force both in elastic chain and nickel titanium closed coil spring. In line with the research result, the reduction force in nickel titanium closed coil spring was higher than in elastic chain. Conclusion: Temperature changes can alter the force in nickel titanium closed coil spring and elastic chain.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KACA PADA BAHAN BASIS GIGI TIRUAN NILON TERMOPLASTIK DAUR ULANG TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSAL DAN MODULUS ELASTISITAS Safina, Siti Habibah; Wahyuni, Siti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.296

Abstract

Pendahuluan: Nilon diperkenalkan dalam pembuatan gigi tiruan pada tahun 1950-an. Nilon dimanipulasi dengan teknik injection molding. Teknik tersebut menghasilkan spru yang dapat didaur ulang akan tetapi menyebabkan penurunan sifat mekanis nilon seperti kekuatan transversal dan modulus elastisitas. Untuk mengatasi penurunan sifat tersebut dilakukan modifikasi dengan penambahan bahan kompatibilisasi yaitu nilon murni dan serat kaca, diharapkan dapat meningkatkan kekuatan transversal dan modulus elastisitas. Metode: Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris yaitu post-test only control design. Sampel pada penelitian ini adalah nilon termoplastik berbentuk batang uji dengan ukuran 64 x 10 x 3,3mm. Sebanyak 27 sampel untuk 3 kelompok kemudian dilakukan uji three point bending. Nilai kekuatan transversal dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan modulus elastisitas dengan uji ANOVA untuk melihat pengaruh penambahan serat kaca pada kombinasi 60% nilon murni 40% nilon daur dan nilon daur ulang 100%, dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dan LSD untuk melihat perbedaan nilai antar kelompok. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kekuatan transversal dan modulus elastisitas antara nilon murni dan nilon daur ulang dengan penambahan serat kaca dengan nilai p = 0,038 (p < 0,05) dan p = 0,0001 (p < 0,05), nilon murni dan nilon kombinasi dengan penambahan serat kaca dengan nilai p = 0,0001 (p < 0,05) dan p = 0,0001 (p < 0,05), serta nilon kombinasi dan nilon daur ulang dengan penambahan serat kaca dengan nilai p = 0,0001 (p < 0,05) dan p = 0,0001 (p < 0,05). Simpulan: Nilon kombinasi yang ditambahkan serat kaca memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan nilon murni.
JUMLAH KOLONI CANDIDA ALBICANS PADA PENDERITA HIPERTENSI DAN NON HIPERTENSI DENGAN COATED TONGUE Nurfajrina, Fitri Rahmadhanti; Nur'aeny, Nanan; Herawati, Erna; Malinda, Yuti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.471

Abstract

Pendahuluan: Candida albicans merupakan mikroorganisme komensal dalam rongga mulut. Pertumbuhan berlebih Candida albicans dapat dipengaruhi oleh kondisi sistemik maupun faktor lokal. Kondisi sistemik seperti penggunaan obat anti hipertensi pada penderita hipertensi dapat mempengaruhi munculnya gangguan dalam rongga mulut seperti hiposalivasi. Salah satu faktor lokal yang penting adalah kondisi kebersihan mulut dengan salah satu indikatornya seperti terdapatnya lapisan putih pada dorsum lidah atau coated tongue. Tujuan penulisan ini adalah menyajikan informasi mengenai jumlah koloni Candida albicans dari saliva penderita hipertensi dan non hipertensi yang memiliki coated tongue. Metode: Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 26 subjek terdiri atas 13 subjek penderita hipertensi dan 13 subjek non hipertensi. Pengambilan saliva menggunakan metode oral rinse concentrate yaitu subjek berkumur dengan larutan phosphate buffer saline (PBS) kemudian ditampung dalam container steril. Identifikasi spesies Candida dilakukan pada medium Chromogenic agar kemudian koloni dihitung menggunakan colony counter dengan pengulangan sebanyak 2 kali. Hasil: Koloni Candida albicans didapatkan hanya pada 50% subjek dalam kedua kelompok. Jumlah koloni Candida albicans dari penderita hipertensi yaitu dengan rata-rata 1429 CFU/ml koloni, dan rata-rata dari 7 subjek non hipertensi yaitu 11300 CFU/ml. Simpulan: Jumlah rata-rata koloni Candida albicans pada kelompok subjek non hipertensi dengan coated tongue lebih tinggi daripada kelompok hipertensi dengan coated tongue, hal ini menunjukkan bahwa coated tongue sebagai salah satu penanda buruknya kebersihan mulut perlu untuk mendapat perhatian dalam hal penanganan maupun pencegahannya. 
PROCEDURE TO OVERCOME DENTAL ANXIETY IN CHILDREN WITH AUTISM SPECTRUM DISORDER: A LITERATURE REVIEW Octavia, Alfini
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v1i1.571

Abstract

Introduction. Dental anxiety in children with Autism Spectrum Disorder(ASD) is challenging for dentists and dental staff. Children with autism usually show negative behavior toward dental treatment due to their limitations in social interaction, language, and communication. Consequently, the necessary dental procedure could not perform. Some procedures could be conducted to overcome dental anxiety. The purpose of this review is to report the relevant studies about the procedure to overcome dental anxiety to children with  Autism Spectrum disorder.Main body. Relevant articles during the year 2010- March 2020  were identified and retrieved from three internet databases  PubMed and  Cochrane. Through removing duplicates, title and abstract screening and applied inclusion criteria and exclusion criteria were also applied to the journals to find eligible studies.  Nine articles that were finally eligible to recommend the procedure that reduces the dental anxiety for the children with ASD.Conclusion. It can be concluded that the structural and visual approach and long-term follow-up of children with autism is the recommended approach to overcome dental anxiety.

Page 1 of 1 | Total Record : 9