cover
Contact Name
Jatmiko
Contact Email
jatmiko@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jme.nusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika
ISSN : 24599735     EISSN : 25809210     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara" : 11 Documents clear
Identifikasi Aspek Kemampuan Berfikir Kreatif Pada Soal Matematika Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas IV Tema 9 Wijayanti, Palupi Sri
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.935 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.11776

Abstract

Kemampuan berfikir kreatif merupakan hal yang aharus dikembangkan dalam pembelajaran di kelas. Hal ini berdasarkan pada amanat peratuaran menteri pendidikan dan kebudayaan. Pembelajaranyang dapat memberikan pengalaman untuk mengembangkan kemampuan berfikir kreatif siswa terangkum dalam kompetensi ketrampilan yaitu pada kompetensi dasar keempat. Namun demikian pembelajaran di kelas harus terdapat materi dan masalah yang dapat memunculkan kemampuan berfikir kreatif siswa. Pada kurikulum 2013, pembelajaran pada kelas 4 SD yaitu tematik sehingga tidak ada pemisahan mata pelajaran. Namun demikian, guru harus dapat memberikan pengalaman yang terbaik bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berfikir kreatif untuk permasalahan-permasalah yang dianggap susah oleh siswa antara lain soal matematika. Oleh karena itu perlu mengidentifikasi aspek kemampuan berfikir kreatif yang ada pada soal matematika dalam buku tematika terpadu kurikulum 2013. Aspek-aspek kemampuan berfikir kreatif adalah berfikir luwes (flexiblelity), asli (originality), rinci (elaboration), fasih (fluency). Pada buku tematik kelas 4 tema 7 terdapat 3 materi soal matematika yang bertujuan untuk melatih siswa dapat memahami dan menginterpretasikan laporan berdasarkan data-data yang diperoleh. Beberapa kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif ada pada pelajaran 1, 2, dan 4. The ability to think creatively is something that must be developed in classroom learning. This is based on the mandate of the ministry of education and culture. Learning that can provide experience to develop students' creative thinking skills are summarized in skills competency, namely in the fourth basic competency. However, classroom learning must have material and problems that can bring students' creative thinking skills. In the 2013 curriculum, learning in grade 4 elementary school is thematic so there is no separation of subjects. However, the teacher must be able to provide the best experience for students in developing the ability to think creatively for problems that are considered difficult by students, among others, math problems. Therefore, it is necessary to identify aspects of creative thinking skills that exist in mathematics problems in the integrated curriculum in the 2013 curriculum. The aspects of creative thinking ability are flexible thinking, originality, elaboration, fluency. In the thematic book grade 4 theme 7 there are 3 math problem materials that aim to train students to understand and interpret reports based on the data obtained. Some activities that can develop creative thinking skills are in lessons 1, 2 and 4.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Dalam Memecahkan Masalah Open-Ended Pada Materi Bangun Datar Zahro, Nafi'atuz; Muksar, Makbul; sukoriyanto, sukoriyanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.464 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12108

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa MTs. Negeri 6 Banyuwangi dalam menyelesaikan masalah open-ended pada materi bangun datar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari empat siswa sesuai dengan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) yang diperoleh dari hasil pengerjaan 28 siswa kelas VIIA melalui masalah open-ended materi bangun datar. Indikator TKBK yang digunakan adalah fluency, flexibility, dan novelty. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik tes masalah open-ended materi bangun datar dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dari 28 siswa, diperoleh tiga tingkatan berpikir kreatif yaitu TKBK 0 (tidak kreatif), TKBK 1 (kurang kreatif), dan TKBK 3 (kreatif). Kata Kunci: kreatif; open-ended; bangun datar
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP Negeri 1 Papar pada Materi Bangun Ruang Arumanita, Destri Mega; Susanto, Hery; Rahardi, Rustanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.362 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12106

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu kecakapan atau potensi yang dimiliki dalam diri individu untuk menyelesaiakan suatu masalah dari permasalahan yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada tingkatan sangat baik dan kurang. Kemampuan ini diteliti terkait dengan materi bangun ruang dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sampel 4 siswa SMPN 1 Papar kelas VIII-I. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel berkemampuan: (1) Pada tingkat sangat baik, mengalami kesulitan dalam menstranfer pengetahuan (2) Pada tingkat baik, mengalami kesulitan dalam memahami dan memvisualisasikan konsep matematika karena terbiasa dengan soal-soal rutin (3) Pada tingkat cukup baik, mengalami kesulitan yaitu lemah dalam perhitungan (4) Pada tingkat sangat kurang, mengalami kesulitan yaitu lemah dalam melakukan perhitungan dan membuat koneksi. Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah, tingkat kemampuan pemecahan masalah, kesulitan, bangun ruang Abstract: The ability to solve problems is a skill or potential possessed in an individual to solve a problem from different problems. The purpose of this study is to describe problem-solving abilities at very good and poor levels. This ability was examined in relation to space building material using a qualitative approach, with a sample of 4 students of Papar 1 Junior High School class VIII-I. Data collection techniques used in this study are tests and interviews. The results showed that the sample was capable of: (1) at a very good level, having difficulty in transferring knowledge (2) At a good level, having difficulty understanding and visualizing mathematical concepts because they are familiar with routine questions (3) At a fairly good level, experiencing difficulties that is weak in calculation (4) At a very low level, having difficulties is weak in performing calculations and making connections. Keywords: problem-solving ability, level of problem-solving ability, difficulty, building space
Pengaruh Penggabungan Metode Outdoor Dengan Indoor Learning Menggunakan Sistem Sepur Selam Hidayah, Nikken Isnaini; Riski, Vina Dwi; Kumalasari, Lela; Astutiningtyas, Erika Laras
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.219 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12187

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning menggunakan sistem sepekan di luar sepekan di dalam (SEPUR SELAM) terhadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan Polinomial kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tawangsari tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Data dikumpulkan menggunakan tes, dokumentasi, angket, observasi, dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa thitung = 6,098 > ttabel = 2,288 maka H0 ditolak. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning menggunakan Sistem Sepekan di Luar Sepekan di Dalam (SEPUR SELAM) terdahap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan Polinomial. Sedangkan angket respon siswa menyatakan 100% siswa tertarik dan mengalami kondisi pembelajaran yang berbeda dengan penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning, sedangkan 97,4% siswa termotivasi dan tidak mengalami kejenuhan. Kata kunci: Outdoor Learning;Indoor Learning;hasil belajar matematika Abstract: His research aims to determine the effect of combining Outdoor methods with Indoor Learning using a week-long system within a week in (SEPUR SELAM) on student achievement on the subject of Polynomial class XI Science at SMA Negeri 1 Tawangsari in the academic year 2017/2018. The type of research used is experimental research. Data were collected using tests, documentation, questionnaires, observations, and interviews. The sample in this study were students of class XI IPA 3 as the control class and XI IPA 5 as the experimental class. The result of the t-test analysis shows that t count = 6.098> t table = 2.288 then H0 is rejected. It was concluded that there was an effect of using the combination of Outdoor methods with Indoor Learning using the Sepekan System outside the Week in (SEPUR SELAM) at the level of students' learning achievement on the subject of Polynomial. While the student response questionnaire stated 100% of students were interested and experienced different learning conditions with the incorporation of Outdoor methods with Indoor Learning, while 97.4% of students were motivated and did not experience saturation. Keyword: Outdoor Learning;Indoor Learning; learning outcomes of mathematics
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Model Pembelajaran Learning Cycle Andriani, Desi Gita; Jatmiko, Jatmiko
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.949 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12329

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan diterapkannya kurikulum K-13, namun kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 8 Kediri masih belum dapat maksimal karena siswa kurang mampu memberikan penjelasan seperti menganalisis soal matematikan, menggunakan pengetahuan awal penalaran matematika dan menentukan cara lain dalam menyelesaikan soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran learning cycle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Kediri. Teknik analisis data yang digunakan adalah Idependent Sample t Test. Hasil penelitian ini menyatakan model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dengan thitung = 5,499 dan ttabel, 5%;66 = 1,997.
Implementasi Aplikasi Geogebra Graphing Calculator Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi Rizana, Dani; Safitri, Eka
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.509 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12549

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi media pembelajaran menggunakan aplikasi Geogebra Graphing Calculator dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas mahasiswa dalam mata kuliah matematika ekonomi. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Classroom Action Research atau metode kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Data pengamatan dalam kegiatan ini dikumpulkan melaui lembar observasi, dokumentasi dan tes. Subyek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi S-1 Manajemen semester gasal 2018/2019 yang menempuh mata kuliah Matematika Ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mahasiswa dan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan. Pada siklus I rata rata aktivitas mahasiswa berkriteria cukup dengan skor persentase 62,33 %, siklus II mengalami peningkatan rata rata aktivitas mahasiswa berkriteria sangat baik dengan skor persentase 85,07 %. Kemampuan pemecahan masalah yang ditunjukan dengan rata-rata skor hasil belajar pada siklus I sebesar 78,06, pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata skor hasil belajar sebesar 91,78. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi media pembelajaran menggunakan aplikasi Geogebra Graphing Calculator dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas mahasiswa dalam mata kuliah matematika Ekonomi.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 8 MTs Negeri Termas Kecamatan Baron Tahun Pelajaran 2017/2018 Dengan Menerapkan Pendekatan Model Arias Komari, Komari
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.874 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12548

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah model pembelajaran ARIAS daapt meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 8 MTs Negeri Teras Baron Kabupaten nganjuk tahun pelajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan jumlah sampe sebanyak 24 siswa dari MTs Negeri Termas Baron Kabupaten Nganjuk tahun pelajaran 2017/2018. Metode pengumpulan data menggunakan Teknik pengamatan dan catatn lapangan, teknik wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) menggunakan pendekatan Model pembelajaran ARIAS dapat meningkatkan pemahaman persamaan garis lurus siswa kelas 8; 2) menggunakan pendekatan Model pembelajaran ARIAS, materi persamaan garis lurus lebih tertanam pada ingatan siswa, karena pengertian konsep tersebut diperoleh melalui konsep penemuan sendiri; 3) hasil belajar siswa lebih mengingkat di bandingkan dengan menggunakan pembelajaran tersebut; 4) aktivitas guru dalam memberikan pelajaran dan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih aktif dari sebelumnya.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Saintifik Berbasis GeoGebra Untuk SMA di Mataram Novitasari, Dwi; Indrawati, Indrawati; Risfianty, Dwi Kartika
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.866 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12526

Abstract

Abstrak: Pengajaran matematika di kota Mataram dominan masih terpusat pada guru, partisipasi siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar siswa masih rendah yang salah satunya disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu pembelajaran yang berpusat pada siswa serta dapat mengkonstruksi pemahaman siswa. Untuk itu dalam penelitian ini dikembangkan perangkat pembelajaran matematika melalui pendekatan saintifik berbasis GeoGebra berupa RPP, Buku Guru dan LKS yang valid, praktif dan efektif. Hasil validasi perangkat: RPP (4.55), Buku Guru (4.17), LKS (4.44). Analisis efektifitas termasuk kategori efektif dimana: 1) Nilai siswa di atas KKM sebesar 86.84 % ; 2) Rata-rata aktivitas guru dan siswa berada pada rentang batas toleransi yang ditentukan; 3) Kemampuan guru mengelola pembelajaran berkategori baik; 4) Rata-rata respon positif siswa yaitu 92.65%. Serta berkategori praktis dengan kriteria: 1) Memiliki nilai IP baik; 2) Keterlaksanaan pembelajaran berkategori tinggi dengan nilai rata-rata 4.34; 3) Kemampuan guru mengelola pembelajaran berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid, praktis dan efektif sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pendekatan saintifik, GeoGebra Abstract : Teaching mathematics in Mataram City is still dominant by learning teacher-centered, the student participation in learning and students’ mathematics achievement are still low. One of which is due to a lack of students' understanding of the material being taught. Overcoming this, we need a student-centered learning and can construct students' understanding. For this reason, this study aim to develop a mathematical learning kit through a scientific approach based GeoGebra including the lesson plan (RPP), Teacher's Books and worksheets (LKS) that were valid, practive and effective. The result of the research show that the validation average score for : RPP (4.55), Teacher's Book (4.17), LKS (4.44). Effectiveness analysis included effective categories where : 1) Student scores above KKM were 86.84%; 2) The average activity of teachers and students is within the specified tolerance range; 3) The ability of teachers to manage learning in good category; 4) The average of students positive response is 92.65%. As well as practical categories with criteria: 1) Having a good IP value; 2) Implementation of high category learning with an average value of 4.34; 3) The ability of teachers to manage learning in good category. Thus, this research can be concluded that learning kit that are developed are valid, practical and effective so they can be used in classroom learning. Key words : development, teaching kit, scientific approach, GeoGebra
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Habits Of Mind Siswa SMP Dalam Materi Segiempat Dan Segitiga Indriani, Lusiana Fauziah; Yuliani, Anik; Sugandi, Asep Ikin
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.094 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.11999

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis dan habits of mind siswa SMP pada materi segiempat dan segitiga. Metode penelitian mengunakan metode deskriptif kualitatif. Tempat penelitian dilaksanakan di salah satu SMP kota Cimahi pada kelas VII semester genap tahun ajaran 2017-2018. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP kota Cimahi pada materi materi segiempat dan segitiga. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII. Untuk memperoleh data penelitian digunakan instrumen berupa tes soal uraian dan angket habits of mind. Hasil penelitian didapat kesimpulan: tingkat kemampuan penalaran matematis siswa dalam penyelesaian masih rendah, kesulitan siswa pada umumnya belum memahami soal dan pemahaman konsep masih rendah dan siswa belum terbiasa berpikir dalam belajar. ABSTRACT: This study aims to analyze the ability of mathematical reasoning and habits of mind of junior high school students in rectangular and triangular material. This research method using qualitative descriptive method. The place of research is conducted in one of junior high school Cimahi in class VII even semester of academic year 2017-2018. The population of this study is the students of class VII in one of junior high school Cimahi on material material quadrilateral and triangle. The subjects of the study were students of class VII. To obtain the research data used the instrument in the form of test description and questionnaire habits of mind. The results of the research concluded: the level of students' mathematical reasoning ability in the settlement is still low, students' difficulties in general have not understood the problem and understanding the concept is still low, students are not used to thinking in learning.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Adopsi ‘PISA’ Handayani, Ucik Fitri; Susanto, Hery; Sa’dijah, Cholis
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.237 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i2.12109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas IX dalam menyelesaikan soal adopsi PISA di MTsN 6 Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan 4 subjek penelitian sesuai dengan Tingkat Berpikir Kreatif matematis (TBKM). Pengumpulan data menggunakan instrumen soal adopsi PISA domain change and relationship dan domain space and shape dan pedoman wawancara. Indikator pengkategorian kemampuan berpikir kreatif meliputi fluency, flexibility, dan novelty. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1 siswa tidak kreatif, 22 siswa kurang kreatif, 2 siswa kreatif, tidak ada siswa cukup kreatif dan sangat kreatif. Terdapat perbedaan karakter siswa dalam menyelesaikan soal meskipun dalam level TBKM yang sama. Secara keseluruhan siswa berada pada level kurang kreatif, karena jarangnya pemberian soal non rutin, terbiasa menggunakan satu cara dalam penyelesaian dengan jawaban tunggal dalam pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 11