cover
Contact Name
Ventje Jeremias Lewi Engel
Contact Email
ventje@ithb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dina_angela@ithb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Telematika
ISSN : 18582516     EISSN : 25793772     DOI : -
Jurnal Telematika is a scientific periodical written in Indonesian language published by Institut Teknologi Harapan Bangsa twice per year. Jurnal Telematika publishes scientific papers from researchers, academics, activist, and practicioners, which are results from scientific study and research in the field of telematics and information technology.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2019)" : 6 Documents clear
Aplikasi Menu Restoran Sushi Jepang Menggunakan Augmented Reality (AR) Violitta Yesmaya; Devin Devin; Aldo Biondy Roesli; Radik Primaguna
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology is now increasingly rapid. This can be proven from the many applications that make it easier for users to carry out their daily activities. Many restaurants offer food menus, but not all food menus are visualized on the menu book. This makes the customers always ask back to the staff about the menus from the restaurant. From these problems, research is made that can facilitate users in ordering food displayed in 3D, so that the appearance of the food menu is more clear and attractive to users. The method used in this study is the waterfall method where the application development is carried out systematically. The waterfall method has several steps that must be followed: requirements analysis and definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, and operation and maintenance. The results of the study are "Sushiapp" an application that applies augmented reality technology in visualizing several types of sushi. The research was developed on the Android platform, so users can see a more visual menu display and make it easier for users to order food according to the 3D display.Perkembangan teknologi sekarang sudah semakin pesat, hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya applikasi yang memudahkan pengguna dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Banyaknya restoran yang menawarkan menu makanan, namun tidak semua menu makanan tervisualisasikan pada buku menu. Hal ini yang membuat para pelanggan selalu menanyakan kembali kepada pihak restoran menu terfavorit dari restauran tersebut. Dari permasalahan tersebut dibuatlah penelitian yang dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pemesanan makanan yang ditampilkan dalam bentuk 3D sehingga tampilan menu makanan lebih jelas dan menarik bagi pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall yang dimana pengembangan aplikasi dilakukan secara sistematik. Dari metode waterfall ini memiliki beberapa tahapan yang harus dijalani: requirement analysis and definition, system and software design, implementation and unit testing, integration and system testing, dan operation and maintenance. Hasil dari penelitian adalah “Sushiapp” sebuah aplikasi yang menerapkan teknologi augmented reality dalam memvisualisasikan beberapa macam jenis sushi. Penelitian dikembangkan pada platform Android, sehingga pengguna dapat melihat tampilan menu yang lebih visual dan memudahkan pengguna dalam memesan makanan sesuai dengan tampilan 3D.
Penerapan Framework OWASP dan Network Forensics untuk Analisis, Deteksi, dan Pencegahan Serangan Injeksi di Sisi Host-Based Ade Kurniawan
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Internet has changed the world. The penetration of internet users in 1995 is only 1 percent of the world population, while in 2018, the figure reached 70 percent or 4.5 billion users. Simultaneously, it was reported that eight of the top ten web sites in the world were at a critical point of vulnerability to attacks by injection methods, such as Cross-Site Scripting (XSS) and Structured Query Language Injection (SQLi). Furthermore, XSS and SQLi attacks can be used by certain parties to steal information or specific purposes. In this paper, we research by conducting attack simulations, analyzing packet data, and finally conducting prevention at host-based. Initial simulations of attacks using social engineering attack techniques by sending a phishing email. At this stage of attack simulation, the attack includes information gathering, webcam screenshots, keyloggers, and spoofers. Furthermore, at the stage of analysis, we do with the approach of network forensics with evidence collection techniques using live forensics acquisition. The final stage is prevent (patching) by creating an application or add-on on the browser side by name, XSSFilterAde. This research contribution offers a broad and in-depth study of how to do a simulation, analysis, and finally prevent. Furthermore, the method of protecting the user or host- based solution in the browser application functions to filter, disable plugins, notify, block, and reduce injection attacks.Internet telah mengubah dunia. Internet telah mengubah wajah dunia. Penetrasi pengguna internet di tahun 1995 hanya 1 persen dari populasi dunia, sedangkan di tahun 2018 angkanya telah mencapai 60 persen atau 4,5 miliar pengguna. Secara bersamaan, dilaporkan delapan dari sepuluh situs web teratas di dunia berada pada titik kritis kerentanan terhadap serangan dengan metode injeksi, seperti: Cross-Site Scripting (XSS) dan Structured Query Language Injection (SQLi). Selanjutnya, serangan XSS dan SQLi dapat digunakan oleh pihak tertentu untuk mencuri informasi atau untuk tujuan tertentu. Dalam makalah ini, penelitian dilakukan denganmensimulasikan serangan, analisis paket data, dan terakhir melakukan pencegahan di host-based atau di sisi pengguna. Simulasi awal serangan menggunakan social engineering attack dengan cara mengirim sebuah phishing email. Pada tahapan simulasi serangan ini, serangan meliputi pengumpulan informasi, screenshot webcam, keyloggers, dan spoofer. Selanjutnya, di tahapan analisis, kami melakukan pendekatan network forensics dengan teknik pengambilan barang bukti menggunakan metode live forensics acquisition. Tahapan terakhir adalah mencegah (menambal) dengan membuat sebuah aplikasi atau add-on di sisi browser dengan nama XSSFilterAde. Kontribusi penelitian ini menawarkan sebuah studi secara luas dan mendalam tentang bagaimana melakukan sebuah simulasi,analisis, dan, terahir, melakukan pencegahan (prevent). Lebih jauh, metode solusi perlindungan kepada pengguna atau host-based dalam aplikasi browser berfungsi untuk memfilter, menonaktifkan plugin, memberi tahu, memblokir, dan mengurangi serangan injeksi.
Aplikasi Sensor Fusion untuk Mendeteksi Posisi dan Arah Pergerakan Ponsel Pintar di Dalam Ruangan Rosa Eunike Ruth Gaghana; Maclaurin Hutagalung; Herry Imanta Sitepu
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of cellular technology and telecommunications is currently giving birth to more specific services, such as location-based smart phone services in the room. Indoor location-based services on mobile require an accurate and real-time position and orientation detection system. One technology that is often used to detect position is the Global Positioning System (GPS), but it is difficult to use to detect indoor positions. The use of accelerometer, gyroscope, magnetometer and GPS on smartphone is one method that can facilitate the system without the need of additional devices. This research combines accelerometer, gyroscope and magnetometer (sensor fusion) to get the latest position and orientation from the smartphone. Data from each sensor has a varied amount of noise and is relatively large so that to get the position and orientation of a smartphone that is minimal noise can use the Kalman filter algorithm on the detection algorithm that will be built in computing software. Transferring sensor data from a smartphone to a computing device can be bridged by a data recorder application that runs on a smartphone. The results of this study are expected to be the basis or new input for indoor location-based services.Perkembangan teknologi dan telekomunikasi seluler saat ini begitu cepat melahirkan layanan yang lebih spesifik, seperti layanan berbasis lokasi ponsel pintar dalam suatu ruangan (indoor positioning system). Layanan berbasis lokasi dalam ruangan pada ponsel membutuhkan sistem deteksi posisi dan orientasi yang akurat dan real-time. Salah satu teknologi yang sering digunakan untuk mendeteksi posisi adalah Global Positioning System (GPS), namun GPS sulit digunakan untuk mendeteksi posisi di dalam ruangan. Penggunaan sensor akselerometer, giroskop, magnetometer dan GPS pada ponsel merupakan salah satu metode yang dapat memudahkan sistem untuk mendapatkan posisi dan orientasi ponsel di dalam ruangan. Sensor-sensor tersebut lebih mudah diakses dan tidak memerlukan perangkat tambahan. Untuk itu, penelitian ini akan melakukan penggabungan sensor akselerometer, giroskop dan magnetometer (sensor fusion) untuk mendapatkan posisi dan orientasi dari ponsel. Data dari setiap sensor memiliki jumlah noise yang bervariatif dan tergolong besar sehingga untuk mendapatkan posisi dan orientasi ponsel yang minim noise dapat menggunakan algoritme filter Kalman pada algoritme deteksi yang akan dibangun. Perpindahan data sensor dari ponsel ke
Automation Smartlock for Implementing Smarthome Security Using Location Based Service Tri Sugihartono; Burham Isnanto; Rendy Rian Chrisna Putra; Rahmat Sulaiman; Harrizki Arie Pradana
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, the development of technology is very rapid. Technology is used to assist humans in carrying out dailyactivities. One of the advances in technology is the developmentof tools that can control over long distances or remotely (the Internet of Things). IoT applications are for remote monitoringand smart home appliance controlling. We propose a mobile-based door security model. At present, there are many door security models, but in this study, we propose security at doors using Location Based Services (LBS). The door will automatically open and close. The user's location is based on the cell phone user’s location. If the user's location is outside the door area of the house, the door will be closed automatically. Instead, the door will open if the user has entered the house. With the security door model using LBS, the house will be secured. The door will automatically be locked when the owner is outside the house within a radius of 1 meter. With the application of Internet of Things (IoT) technology, residents will feel safe without worrying when traveling. The IoT technology used in this study is ESP 8266, as a Wifi module and as an opening tool that can move smart lock, to open and lock the door. The results of this study are the accuracy of the performance of the smart door lock system with location-based service by 70%.Saat ini perkembangan teknologi sangat pesat. Teknologi digunakan untuk membantu manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu kemajuan dalam teknologi adalah pengembangan alat yang dapat mengontrol dalam jarak jauh (Internet of Things). Banyak aplikasi IoT adalah untuk memantau jarak jauh dan mengendalikan peralatan rumah tangga (smart home appliance). Kami mengusulkan model keamanan pintu berbasis mobile. Saat ini, ada banyak model keamanan pintu, tetapi dalam penelitian ini, kami mengusulkan keamanan di pintu menggunakan Layanan Berbasis Lokasi (LBS). Pintu akan secara otomatis membuka dan menutup. Lokasi pengguna berdasarkan yang diperoleh dari pengguna ponsel. Jika lokasi pengguna berada di luar area pintu rumah, pintu akan ditutup secara otomatis. Sebaliknya, pintu akan terbuka jika pengguna sudah masuk rumah. Dengan model keamanan pintu menggunakan LBS, rumah akan diamankan. Pintu akan otomatis terkunci ketika pemiliknya berada di luar rumah dalam radius 1 meter. Dengan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) ini, penghuni rumah akan merasa aman tanpa khawatir jika bepergian. Teknologi IoT yang digunakan dalam penelitian ini adalah ESP 8266, sebagai modul wifi dan sebagai alat pembuka yang bisa menggerakkan smartlock, untuk membuka dan mengunci pintu. Hasil dari penelitian ini adalah akurasi kinerja aplikasi smartlock dengan location-based service sebesar 70%.
Pembelajaran Pengenalan Rambu Lalu Lintas Yang Umum Untuk Anak Usia Dini Menggunakan Augmented Reality Faqih Thoriq Islamy; Frieyadie Frieyadie
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestion and accidents are a serious problem in big cities. One of the factors causing traffic jams and accidents is the driver or the community itself. Early childhood is a period where children have a very high grasp. Therefore, it is important for the community, especially for young children, to know traffic signs. We need a method of learning about traffic signs as early as possible, so that it sticks in the child. Someday chidren become an obedient community in driving. In terms of usability, the application of learning media about traffic signs can be an alternative, means to attract early childhood interest in the function of traffic signs in Indonesia. Equipped with a learning menu in the form of Augmented Reality animation, 2D animation, and sound that aims to facilitate early childhood learning the function of traffic signs. It is also equipped with a game menu, so that children can hone their memory and they are not get bored easily.Kemacetan dan kecelakaan merupakan masalah serius di kota-kota besar. Salah satu faktor penyebab kemacetan dan kecelakaan adalah faktor pengemudi atau masyarakat itu sendiri. Anak usia dini adalah masa di mana anak memiliki daya tangkap yang sangat tinggi. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat khususnya bagi anak usia dini mengenal rambu lalu lintas. Perlunya suatu metode pembelajaran rambu lalu lintas sedini mungkin agar melekat dalam diri anak. Anak-anak kelak menjadi masyarakat yang taat dalam berkendara. Dari segi kegunaan, aplikasi media pembelajaran rambu lalu lintas ini dapat menjadi sarana alternatif untuk menarik minat anak usiadini untuk mengenal fungsi rambu-rambu lalu lintas yang ada di Indonesia. Dengan dilengkapi menu pembelajaran berupa animasi Augmented Reality, animasi 2D, dan suara bertujuan untuk memudahkan anak usia dini dalam mempelajari fungsi rambu-rambu lalu lintas. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan menu permainan agar anak dapat mengasah daya ingat dan tidak mudah bosan.
Perancangan Sistem Penjadwalan Produksi Welt Sepatu (Studi Kasus: PD XYZ) Yosi Yonata; Cut Fiarni; Bhudiana Soefian
Jurnal Telematika Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PD XYZ is a manufacturing companies that produce rubber welts for shoes. The usage of First Come First Serve (FCFS) methods in production scheduling currently results in late completion of orders up to 40% of the total orders per month. The scheduling process does not consider the difficulty level of processing on each model, ordered quantity of each model, and due time from each customer, but only from the level of arrival. In this research, a production scheduling system was designed to assist the production manager in providing the optimal job sequences information, based on makespan and tardiness of orders to minimize the late completion of customers’ orders.PD XYZ adalah perusahaan di bidang manufaktur yang memproduksi welt sepatu berbahan dasar karet. Saat ini, penjadwalan yang dilakukan dengan metode penjadwalan First Come First Serve (FCFS) mengakibatkan keterlambatan penyelesaian pesanan hingga 40% dari total pesanan yang masuk per bulan. Penjadwalan yang dilakukan tidak mempertimbangkan tingkat kesulitan pengerjaan setiap model, jumlah setiap model yang dipesan, dan tenggat waktu yang berasal dari customer. Dalam penelitian ini, dirancang sebuah sistem penjadwalan produksi yang mampu membantu manager produksi dalam memberikan informasi mengenai urutan pengerjaan yang optimal, berdasarkan waktu penyelesaian (makespan) dan keterlambatan (tardiness) order untuk meminimalisir keterlambatan penyelesaian pesanan customer.

Page 1 of 1 | Total Record : 6