cover
Contact Name
Rizky Andana Pohan
Contact Email
andanapohan@iainlangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Journal.enlighten@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam)
ISSN : 26228912     EISSN : 26228920     DOI : -
Core Subject : Social,
ENLIGHTEN: Islamic Counseling Guidance Journal, is a forum for scientists, experts, experts, practitioners in the world of Islamic Counseling. Enlighten stands on the notion of concern for the IAIN Langsa Islamic Guidance and Counseling Study Program due to the lack of literature on current Islamic Counseling research. With that enthusiasm, in the year 2018 Enlighten was published first. Enlighten is published twice a year in July and December. The focus of the study relates to the results of research and methods of developing Islamic Counseling. Enlighten already has e-ISSN 2622-8920 and p-ISSN: 2622-8912. Already has various indices and DOI. The entire submit process is published through full OJS, which is reviewed by experts and scientists in Islamic Counseling both at home and abroad.
Arjuna Subject : -
Articles 110 Documents
KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SERTA PEMBINAANNYA Saputri, Sisca Meidina; Prayitno, Prayitno; Jaya, Yahya
ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Vol 1 No 1 (2018): Educational Counseling, Rehabilitation Counseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.511

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak berjalan dengan baik terutama dalam pembinaan guru bimbingan dan konseling. Ada tiga tujuan dari penelitian ini. Yang pertama adalah menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh guru itu sendiri. Yang kedua adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh kepala sekolah. Yang ketiga adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh pengawas bimbingan dan konseling. Upaya pembinaan kinerja yang dibahas dalam penelitian ini terkait dengan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah serta fasilitas dan dana pendukungnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah lima puluh lima guru bimbingan dan konseling dan dua supervisor dari SMP dan SMA yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Temuan penelitian ini antara lain. Pertama, upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling secara rata-rata masih “kurang”. Kedua, upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah secara rata-rata masih "sangat kurang". Ketiga, upaya yang dilakukan oleh pengawas secara rata-rata masih “sangat kurang”. Namun, upaya pembinaan perlu ditingkatkan dan dikembangkan baik untuk proses maupun implementasinya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pembinaan kinerja guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling yang sukses di sekolah.
KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SERTA PEMBINAANNYA Saputri, Sisca Meidina; Prayitno, Prayitno; Jaya, Yahya
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.511

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak berjalan dengan baik terutama dalam pembinaan guru bimbingan dan konseling. Ada tiga tujuan dari penelitian ini. Yang pertama adalah menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh guru itu sendiri. Yang kedua adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh kepala sekolah. Yang ketiga adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh pengawas bimbingan dan konseling. Upaya pembinaan kinerja yang dibahas dalam penelitian ini terkait dengan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah serta fasilitas dan dana pendukungnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah lima puluh lima guru bimbingan dan konseling dan dua supervisor dari SMP dan SMA yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Temuan penelitian ini antara lain. Pertama, upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling secara rata-rata masih ?kurang?. Kedua, upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah secara rata-rata masih "sangat kurang". Ketiga, upaya yang dilakukan oleh pengawas secara rata-rata masih ?sangat kurang?. Namun, upaya pembinaan perlu ditingkatkan dan dikembangkan baik untuk proses maupun implementasinya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pembinaan kinerja guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling yang sukses di sekolah.
KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SERTA PEMBINAANNYA Sisca Meidina Saputri; Prayitno Prayitno; Yahya Jaya
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.511

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak berjalan dengan baik terutama dalam pembinaan guru bimbingan dan konseling. Ada tiga tujuan dari penelitian ini. Yang pertama adalah menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh guru itu sendiri. Yang kedua adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh kepala sekolah. Yang ketiga adalah untuk menggambarkan upaya pembinaan kinerja yang dilakukan oleh pengawas bimbingan dan konseling. Upaya pembinaan kinerja yang dibahas dalam penelitian ini terkait dengan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah serta fasilitas dan dana pendukungnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah lima puluh lima guru bimbingan dan konseling dan dua supervisor dari SMP dan SMA yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Temuan penelitian ini antara lain. Pertama, upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling secara rata-rata masih “kurang”. Kedua, upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah secara rata-rata masih "sangat kurang". Ketiga, upaya yang dilakukan oleh pengawas secara rata-rata masih “sangat kurang”. Namun, upaya pembinaan perlu ditingkatkan dan dikembangkan baik untuk proses maupun implementasinya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pembinaan kinerja guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling yang sukses di sekolah.
PENGARUH GENDER TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA SMP Saragih, Nurul Azmi; Putri, Erma; Asmah, Nur
ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Vol 1 No 1 (2018): Educational Counseling, Rehabilitation Counseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa sekolah menengah pertama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur gender dan interaksi sosial adalah skala Likert. Gender diukur berdasarkan tipe gender yaitu maskulin, feminin dan androgini, pada interaksi sosial diukur berdasarkan syarat-syarat terjadinya interaksi yaitu kontak sosial dan komunikasi. Populasi dan sampel penelitian ini ada 78 orang. Analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh positif terhadap interaksi sosial sebesar 0,226. Dan R Square sebesar 0,040, ini menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap interaksi sosial dengan kontribusi sebesar 4%. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikan (sig) sebesar 0,077 yang lebih besar dari probabilitas 0,05 sehingga diambil keputusan untuk menerima H0 atau koefisien regresi yang diperoleh pada persamaan regresi dinyatakan tidak signifikan, berarti tidak terdapat pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa SMP.
PENGARUH GENDER TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA SMP Saragih, Nurul Azmi; Putri, Erma; Asmah, Nur
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa sekolah menengah pertama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur gender dan interaksi sosial adalah skala Likert. Gender diukur berdasarkan tipe gender yaitu maskulin, feminin dan androgini, pada interaksi sosial diukur berdasarkan syarat-syarat terjadinya interaksi yaitu kontak sosial dan komunikasi. Populasi dan sampel penelitian ini ada 78 orang. Analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh positif terhadap interaksi sosial sebesar 0,226. Dan R Square sebesar 0,040, ini menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap interaksi sosial dengan kontribusi sebesar 4%. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikan (sig) sebesar 0,077 yang lebih besar dari probabilitas 0,05 sehingga diambil keputusan untuk menerima H0 atau koefisien regresi yang diperoleh pada persamaan regresi dinyatakan tidak signifikan, berarti tidak terdapat pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa SMP.
PENGARUH GENDER TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA SMP Nurul Azmi Saragih; Erma Putri; Nur Asmah
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa sekolah menengah pertama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur gender dan interaksi sosial adalah skala Likert. Gender diukur berdasarkan tipe gender yaitu maskulin, feminin dan androgini, pada interaksi sosial diukur berdasarkan syarat-syarat terjadinya interaksi yaitu kontak sosial dan komunikasi. Populasi dan sampel penelitian ini ada 78 orang. Analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh positif terhadap interaksi sosial sebesar 0,226. Dan R Square sebesar 0,040, ini menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap interaksi sosial dengan kontribusi sebesar 4%. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikan (sig) sebesar 0,077 yang lebih besar dari probabilitas 0,05 sehingga diambil keputusan untuk menerima H0 atau koefisien regresi yang diperoleh pada persamaan regresi dinyatakan tidak signifikan, berarti tidak terdapat pengaruh gender terhadap interaksi sosial dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok pada siswa SMP.
PELAKSANAAN APLIKASI INSTRUMENTASI Saragi, Muhammad Putra Dinata
ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Vol 1 No 1 (2018): Educational Counseling, Rehabilitation Counseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.514

Abstract

Tulisan ini menguraikan beberapa temuan berkaitan dengan hambatan-hambatan yang dialami oleh guru BK dalam melaksanakan Aplikasi Instrumentasi di sekolah ditinjau dari faktor yang berasal dari dalam diri maupun luar diri Guru BK serta upaya mengentaskan hambatan-hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa ada beberapa hambatan-hambatan yang dialami oleh Guru BK yang berasal dari dalam diri maupun dari luar diri dengan persentase sub aspek diatas rata-rata aspek. Serta upaya dalam yang dilakukan Guru BK dalam mengentaskan hambatan-hambatan tersebut sudah baik dengan angka rata-rata sub aspek diatas angka rata-rata aspek.
PELAKSANAAN APLIKASI INSTRUMENTASI Saragi, Muhammad Putra Dinata
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.514

Abstract

Tulisan ini menguraikan beberapa temuan berkaitan dengan hambatan-hambatan yang dialami oleh guru BK dalam melaksanakan Aplikasi Instrumentasi di sekolah ditinjau dari faktor yang berasal dari dalam diri maupun luar diri Guru BK serta upaya mengentaskan hambatan-hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa ada beberapa hambatan-hambatan yang dialami oleh Guru BK yang berasal dari dalam diri maupun dari luar diri dengan persentase sub aspek diatas rata-rata aspek. Serta upaya dalam yang dilakukan Guru BK dalam mengentaskan hambatan-hambatan tersebut sudah baik dengan angka rata-rata sub aspek diatas angka rata-rata aspek.
PELAKSANAAN APLIKASI INSTRUMENTASI Muhammad Putra Dinata Saragi
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.514

Abstract

Tulisan ini menguraikan beberapa temuan berkaitan dengan hambatan-hambatan yang dialami oleh guru BK dalam melaksanakan Aplikasi Instrumentasi di sekolah ditinjau dari faktor yang berasal dari dalam diri maupun luar diri Guru BK serta upaya mengentaskan hambatan-hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa ada beberapa hambatan-hambatan yang dialami oleh Guru BK yang berasal dari dalam diri maupun dari luar diri dengan persentase sub aspek diatas rata-rata aspek. Serta upaya dalam yang dilakukan Guru BK dalam mengentaskan hambatan-hambatan tersebut sudah baik dengan angka rata-rata sub aspek diatas angka rata-rata aspek.
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI PENDEKATAN TEKNIK BERMAIN PERAN DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI NAPOSO NAULI BULUNG Matondang, Anas Munandar; Sartika, Nora
ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Vol 1 No 1 (2018): Educational Counseling, Rehabilitation Counseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v1i1.515

Abstract

Adapun latar belakang penelitian ini adalah berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan yaitu komunikasi di kalangan naposo nauli bulung kurang berkembang ditunjukkan dengan adanya gejala-gejala seperti anggota naposo nauli bulung sulit untuk berpartisipasi dalam suatu acara di desa, kurangnya minat bermusyawarah antar naposo nauli bulung, sulitnya mengkomunikasikan untuk membuat acara penting di desa dikarenakan kurang aktifnya anggota naposo nauli bulung, komunikasi remaja kurang aktif dan cendrung tertutup, kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi sehingga adanya kesulitan dalam menyelenggarakan kegiatan di desa. Metodologi penelitian menggunakan penelitian tindakan (action research) yang dianggap lebih detail dalam melaporkan layanan bimbingan kelompok. Subjek penelitian ini adalah naposo nauli bulung desa Sihepeng Induk yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan pedoman observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini dianalisis menggunakan rumus rata-rata dengan teknik tabulasi data secara kuantitatif berdasarkan hasil tindakan. Hasil penelitian menunjukkan naposo nauli bulung sudah cukup aktif dalam kegiatan kelompok dan berani dalam mengungkapkan pendapatnya di muka umum, walaupun tidak semua anggota kelompok, juga masih ada yang berdasarkan perintah dari peneliti baru berani, tapi secara keseluruhan sudah terlihat peningkatannya.

Page 1 of 11 | Total Record : 110