cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi, M.Pd
Contact Email
elmidadpgmi@uinmataram.ac.id
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
elmidadpgmi@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Jln. Gajah Mada No. 100 Kelurahan Jempong Baru Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
El Midad : Jurnal Jurusan PGMI
ISSN : 20878389     EISSN : 26564289     DOI : https://doi.org/10.20414/elmidad
Core Subject : Education,
Jurnal elmidad mainly focuses on learning in Primary schools teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal elmidad are: Learning Theory Curriculum and Technology in Education School Management School Policy Teaching and learning
Articles 81 Documents
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM IMTAQ DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA Iwan Fitriani; Abdulloh Saumi
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) wujud nilai karakter yangdiinternalisasikan melalui program imtaq dalam membentuk kepribadian siswa (2) strategi pendidikan karakter melalui program imtaq dan (3) implikasi internalisasi pendidikan karaktermelalui program imtaq dalam membentuk kepribadian siswa. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif. Subjek penelitian siswa MI Nurul Qur’an Pagutan Kota Mataram. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan mencakup data reduction (reduksi data), data display (penyajian data),conclution drawing/verification (penarikan kesimpulan). Adapun pengecekan keabsahan datadilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi yakni triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan (1) wujud nilai karakter yang diinternalisasikan melaluiprogram imtaq dalam membentuk kepribadian siswa berupa nilai religius, toleransi, disiplin, cintatanah air, mandiri, peduli lingkungan, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan cinta damai, (2)strategi yang digunakan melalui program imtaq adalah strategi keteladanan, teguran atau pengarahan, pengkondisian lingkungan, dan pembiasaan atau kegiatan rutin, (3) implikasiprogram imtaq terlihat dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh siswa seperti : dzikiran,shalat dhuha, pembacaan surat yasin, dan hafalan Al-Qur’an (dari segi agama), menjuaraibeberapa mata lomba (dari segi prestasi), datang tepat waktu (segi disiplin) serta dari segi akhlak yaitu bersikap sopan dalam berintraksi baik itu dengan guru maupun dengan teman sebayanya.
HUBUNGAN GAYA MENGAJAR GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Hery Rahmat; Miftahul Jannatin
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya mengajar guru denganmotivasi belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V MI NW Dasan Agung Mataram TahunPelajaran 2017/2018 yang berjumlah 20 siswa. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel terikatberupa motivasi belajar siswa dan variabel bebas berupa gaya mengajar guru. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian kuesioner dan dokumentasi. Analisis datamenggunakan analisis deskriptif dalam bentuk persentase dan analisis korelasi dengan chi square. Hasilanalisis deskriptif menunjukkan bahwa persentase siswa yang berpendapat bahwa gaya mengajar guru baik sebanyak 30% sedangkan selebihnya 70% menyatakan gaya mengajar guru kurangbaik. Adapun hasil analisis deskriptif terhadap motivasi belajar siswa menunjukkan terdapat70% siswa yang memiliki minat belajar rendah dan hanya 30% siswa yang memi liki minatbelajar tinggi. Adapun hasil analisis chi square diperoleh nilai CC sebesar 0,606 dan P=0,002 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gaya mengajar guru denganmotivasi belajar siswa pada kelas V MI NW Dasan Agung Kota Mataram. Berdasarkan tujuandan analisis data dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar guru berpengaruh kuat terhadapmotivasi belajar siswa.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KARAKTER SISWA Nani Husnaini; Qurrata A'yun
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaanmedia sosial terhadap karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis ex post facto, yang dilakukan di MIN 2 Mataram tahun ajaran 2017/2018. Populasi penelitian terdiri dari keseluruhan siswa kelas V yang berjumlah 75 siswa dengan sampel 62 orang. Pengambilansampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup dengan skala likert.Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptifyang digunakan berupa tabel, persentase dan kategorisasi. Selanjutnya statistik inferensial yangdigunakan berupa analisis regresi sederhana, korelasi product moment dan koefisien determinan, dan uji signifikansi, yang diawali dengan pengujian persyaratan/asumsi yaitu uji normalitas danuji lineritas data. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, makadapat disimpulkan bahwa “Tidak ada pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadapkarakter siswa kelas V MIN 2 Mataram tahun ajaran 2017/2018”. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang dilakukan peneliti berdasarkan dari hasil perbandingan Fhitung = 2,68 dan nilai F tabel = 4,00 dengan taraf signifikan 5%, yang menyebabkan H0 diterima dan Ha ditolak. Tidak berpengaruhnya intensitas penggunaan media sosial terhadap karakter siswa MIN 2 Mataramtahun ajaran 2017/2018 adalah karena terdapat faktor lain yang lebih besar dan menutupi faktor intensitas penggunaan media sosial tersebut.
KESULITAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENILAIAN AUTENTIK Siti Hajaroh; Raudatul Adawiyah
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi penilaianautentik dan apa saja kesulitan guru dalam mengimplementasikan penilaian autentik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan datayang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yangdigunakan adalah teknik analisis Mulles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penilaianautentik di MIN 1 Lombok Tengah diterapkan dengan cukup baik oleh para guru dan sudah sesuai aspek-aspek yang ada dalam penilaian autentik yaitu: aspek sikap, aspek pengetahuan danaspek keterampilan. Tetapi dalam menerapkan model penilaian ini, masih terdapat beberapa guru yang belum memahami dan mengalami kesulitan dalam menerapkan penilaian autentik ini.Adapun kesulitan yang dihadapi guru di MIN 1 Lombok Tengah yaitu: kesulitan dalammenentukan kriteria penilaian, kesulitan dalam memberi skor, kesulitan dalam memanfaatkanwaktu dan kesulitan dari perbedaan karakter siswa. Solusi yang dilakukan guru dalam menghadapi kesulitan tersebut yaitu, mengikuti berbagai pelatihan, bermusyawarah dengansesama guru dan belajar secara autodidak.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Sabahiyah Sabahiyah; Nurul Iman; Khairul Huda
El Midad Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IlmuPengetahuan Sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran kooperatif make a matchpada kelas IV Madrasah IbtidaiyahI Maraqitta’limat Mamben Lauk kecamatan Wanasabakabupaten Lombok Timur tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdapat empat fase kegiatan yaitu, fase perencanaan (planning),fase pelaksanaan (action), fase observasi/pemantauan (observation), dan fase refleksi (reflection).Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Maraqitta’limat Mamben Lauksebanyak 28 siswa terdiri dari 11 laki-laki dan 17 perempuan. Data mengenai motivasi diperoleh melalui penyebaran angket dan data mengenai hasil belajar diperoleh melalui tes berbentukpilihan ganda, setelah data-data tersebut terkumpul kemudian dianalisis secara deskritif. Datamotivasi dan hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan, pada siklus I rerata motivasibelajar siswa 29.82 berada pada kategori baik dan pada siklus II sebesar 32.79 dengan kategori sangat baik sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rerata sebesar 68.77 denganketuntasan sebesar 71% (tidak tuntas) dan pada siklus II sebesar 72.89 dengan ketuntasansebesar 93% (tuntas). Berdasarkan data yang diperoleh pada penelitian ini, maka dapatdisimpulankan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif make a match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV MadrasahIbtidaiyah Maraqitta’limat Mamben Lauk kecamatan Wanasaba kabupaten Lombok Timur tahunpelajaran 2018/2019.
MEMBANGUN KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH KARANGBENDO: Pembelajaran tematik, kreativitas guru Julrissani Julrissani; Miptah Parid; Noven Kusainun
El Midad Vol. 12 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i1.1757

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang membangun kreativitas guru dalam pembelajaran tematik. Kreativitas guru dalam pembelajaran tematik diperlukan dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, serta penilaian pembelajaran. Kreativitas dalam tahap perencanaan berarti berkaitan dengan penyusunan RPP. Kreativitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran berkaitan dengan penerapan pembelajaran tematik. Kreativitas guru dalam penilaian adalah berkaitan dengan pemilihan teknik pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Adapun kesimpulan dari penelitian ini mengenai cara yang dapat dilakukan untuk membangun kreativitas guru dalam pembelajaran tematik di SD Muhammadiyah Karangbendo adalah 1) mengembangkan sumber belajar dengan memanfaatkan lingkungan, objek yang terdekat dengan siswa, dan pengalaman siswa, 2) mengikuti kegiatan pembinaan dan pengembangan, seperti seminar, pelatihan, diklat, KKG, workshop, dan sebagainya, serta 3) melakukan penelitian, seperti studi kasus dan penelitian tindakan kelas.
METODE PENGAJARAN IPS MI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA Ahmad Noviansah; Mizaniya Mizaniya
El Midad Vol. 12 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i1.2257

Abstract

Mengajar yaitu kegiatan memberikan ilmu dimilki oleh seorang guru kepada muridnya. Dalam mengajar guru bukan hanya sekedar menyampaikan informasi atau gagasan, namun guru harus membimbing siswa dalam kepahaman suatu materi pembelajaran. Dan ketika dalam proses pendidikan guru juga mempunyia kedudukan yang sangat signifikan untuk mecapai sebuah tujuan pemelajaran, dalam mencapai sebuh tujuan pembelajaran guru harus mempunyai metode unutuk memberi kepahaman kepada siswa dikarnakan metode sangat penting dalam proses pengajaran. Bahkan seperti diketahui metode adalah sebuah seni pengajaran untuk memberikan/mentransper sebuah ilmu pengetahuan kepada peserta didik yang dijarkan oleh seorang guru dan metode juga sebagai alat untuk membantu para pelajar untuk memperoleh keterampilan-keteramplan yang ada didalam dirinya. Untuk itu pengajaran IPS MI tidak bisa dilakukan dengan sekedarnya, tetapi sebalikya harus diberengi dan didukug oleh metode-metode yang yang menarik yang bisa meningkatkan berfikir kritis siswa dan menarik gairah siswa dalam proses, pembelajaran. Pemngajaran yang berhasil menuntut menggunakan metode yng tepat dan jitu yang bisa cepat memehamkan siswa dalam sebuah pembelajaran khususnya dalam mata peajaran IPS dikarnakan IPS sangat mempengaruhi sosial pesrta didik baik itu keluarga dan masyarakat oleh karnanya metode mengajar dalam pelajaran IPS sangat penting.
ANALISIS PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCES DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 mizan iya; Siti Pitriani; Yuliana Ningsih; Seka Andrean; Isti Ningsih
El Midad Vol. 12 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i1.2333

Abstract

Derasnya arus globalisasi dan cepatnya perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi emas yang dibekali keterampilan yang unggul dan siap dalam berkompetisi. Hal tersebut, memerlukan desain pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan dan kecerdasan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripiskan tentang analisis tematik-integratif berbasis multiple intelligences di era 4.0. Penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (Library Research). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa guna menyiapkan generasi emas yang dibekali keterampilan abad 21 dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi, pendidikan era 4.0 perlu mengoptimalisasi segala aspek keterampilan dan kecerdasan peserta didik. Kurikulum 2013 merupakan langkah awal untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui pembelajaran tematik-integratif. Berdasarkan hal tersebut, model pembelajaran berbasis multiple intelligences atau kecerdasan majemuk ini sangat diperlukan sebagai desain pendidikan di era digital sekarang ini. Ada sepuluh kecerdasan anak yang didasarkan pada teori multiple intellegences adalah sebagai berikut: Kecerdasan linguistik, kecerdasan logis, kecerdasan spasial visual, kecerdasan kinestetik, kecerdasan musikal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis, kecerdasan eksistensial, dan kecerdasan Emosional.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN FIKSI PADA MUATAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI MIN 2 KOTA MATARAM Muammar Muammar; Susilawati Susilawati
El Midad Vol. 12 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i1.2505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan strategi guru, kendala-kendala yang dihadapi oleh guru, dan upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran fiksi pada Muatan Bahasa Indonesia kelas IV MIN 2 Kota Mataram tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah model Milles dan Huberman yaitu reduction, data display dan data conclusion-verifektion. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: (1) strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran fiksi pada muatan Bahasa Indoensia kelas IV di MIN 2 Kota Mataram adalah strategi pembelajaran kooperatif; (2) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran fiksi pada muatan Bahasa Indonesia kelas IV di MIN 2 Kota Mataram adalah kurangnya sarana dan prasana, waktu yang terbatas, kurangnya perhatian peserta didik terhadap penjelasan guru, dan kurang adanya sifat suka bekerjasama; serta (3) upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada saat pembelajaran yaitu dengan membuat pokok masalah atau materi semenarik mungkin, mengkaitkan materi dengan dunia nyata atau dunia peserta didik itu sendiri, dan dengan membuat atau mempergunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan dapat dipergunakan oleh semua peserta didik.
PENANAMAN NILAI-NILAI RELIGIUS MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DUHA DAN SHALAT DHUHUR BERJAMAAH DI MI RAUDLATUSSHIBYAN NW BELENCONG Hilmiati Hilmiati; Febria Saputra
El Midad Vol. 12 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i1.2506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bentuk penanaman nilai-nilai relegius melalui pembiasaan sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, 2) strategi dalam menamkan nilai-nilai relegius melalui pembiasaan sholat dhuha dan sholat dhuhr berjamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang yaitu dalm mengambarkan atau menafsirkan keadaan mengenai masalah yang akan diteliti menggunakan kata-kata bukan angka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi untuk mengamati proses penanaman nilai relegiusitas pada siswa, wawancara untuk mendapatkan data berupa bentuk kegiatan keagamaan dan strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai relegiusitas pada siswa, dan dokumentasi untuk memperoleh data berupa visi&misi, infrastruktur, sumberdaya manusia, dan sejarah berdirinya MI Raudlatusshibyan NW Belencong. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan/verifikas data. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, siswa, para guru, dan guru PAI di MI Raudllatusshibyan NW Belencong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Nilai relgius yang ditanamkan melaluipembiasaan sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah di MI Raudlatusshibyan NW Belencong adalah nilai ibadah, nilai ruhul jihad, nilai akhlak, nilai keteladanan. 2) Strategi dalam menanamkan nilai-nilai relgiusitas melalui pembiasaan sholat dhuha dan dhuhr berjamaah di MI Raudlatusshibyan NW Belencong adalah reward and Punishment, keteladanan, pembiasaan, ajakan (persuasive), aturan atau norma-norma, dan penciptaan suasana relegius disekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah karakter relgiusitas melalui pembiasaan sholat dhuha dan dhuhr berjamaah di MI Raudlatusshibyan NW Belencong dengan menggunakan berbagai macam strategi dalam menanamkannya sangat jelas dipaparkan dan sudah sesuai untuk meningkatkan karakter relegiusitas pada siswa.