cover
Contact Name
Dr. Ir. Setyo Leksono, M.T.
Contact Email
setyo.leksono@bppt.go.id
Phone
+62315947849
Journal Mail Official
jurnal.wave@bppt.go.id
Editorial Address
Jl. Hidrodinamika BPPT, Komplek ITS, Sukolilo, Surabaya 60112
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
ISSN : 1978886X     EISSN : 2614641X     DOI : http://dx.doi.org/10.29122/jurnalwave
Core Subject : Science,
Merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 dengan tujuan sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, hasil pengkajian maupun hasil penerapan teknologi bagi para perekayasa, peneliti, dosen maupun mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman pada umumnya. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim terbit pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2017)" : 14 Documents clear
Vol 11 No 2 Vol 11 No 2, Daftar Isi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2020.407 KB)

Abstract

Vol 11 No 2
Kajian Pemanfaatan Energi Arus Laut Di Indonesia Kasharjanto, Afian; Rahuna, Daif; Rina, Rina
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.072 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3070

Abstract

Masih belum banyak lembaga penelitian yang melakukan kegiatan penelitian tentang potensi energi arus laut di Indonesia. Tetapi mengingat cadangan sumber energi fosil yang semakin lama akan terus berkurang, maka penelitian tentang potensi energi ini harus terus dilakukan .Untuk tujuan tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan agar penelitian mulai lebih fokus pada pengembangan energi terbarukan khususnya dari laut, mengingat Indonesia sebagai Negara Kepulauan yang memiliki banyak Selat.Pemerintah telah berkomitmen untuk dapat meningkatkan kontribusi Energi Baru Nasional dari 17% saat ini menjadi 23 % pada tahun 2025 nanti. Turut berkontribusi dalam semangat tersebut,Balai Teknologi Hidrodinamika (BTH) telah meng-inisiasi kegiatan penelitian sumber energi arus laut melalui penelitian berbagai tipe turbin Poros vertikal sejak  tahun 2006. Terakhir pada tahun 2017 telah dilakukan uji kinerja Turbin Ganda (twin turbine) di Jembatan Suramadu.Meskipun belum mencapai hasil maksimal, tetapi hasilpenelitian tersebut diharapkan dapat meng-inisiasi dan dijadikan sebagai referensi bagi kegiatan penelitian Turbin arus laut lainnya. Penelitian juga telah menghasilkan dua buah sertifikat Paten. Paper ini hanyalah sebagai informasi perkembangan penelitian energi arus laut di BTH dan prospek ke depannya bagi pengembangan penelitian di Indonesia
Kajian Waktu Evakuasi Dengan Metode Simplified Pada Kapal Perintis Priohutomo, Kusnindar; Rolly, Budi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.829 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.2522

Abstract

Salah satu penyebab besarnya korban jiwa dalam sebuah kecelakaan kapal di jalur pelayaran adalah dikarenakan kurangnya informasi mengenai jalur atau rute evakuasi yang harus dilalui penumpang bila terjadi kecelakaan. Oleh sebab itu kajian mengenai jalur evakuasi utama didalam sebua kapal saat terjadinya kecelakaan perlu dilakukan dengan cermat. Terutama untuk kapal yang mengangkut banyak penumpang seperti kapal perintis. Pada paper ini akan dibahas mengenai kajian waktu evakuasi penumpang di kapal dengan metode simplified berdasarkan ketetapan dari IMO. Agar dapat mengetahui apakah waktu yang diperlukan penumpang untuk keluar dari kapal sudah memenuhi standart dari IMO. Beberapa parameter dibuat tetap seperti kecepatan orang berjalan yaitu 0.8 m/s. Dari hasil perhitungan yang dilakukan, waktu evakuasi seluruh penumpang pada kapal perintis masih dibawah standart dari IMO yaitu sekitar 56 menit 22 detik. Dimana titik kritis terdapat pada main deck dan titik kepadatan terdapat pada corridor di lantai tiga atau crew deck. Dimana terdapat 118 orang yang berkumpul untuk menuju tangga ke lantai empat atau bridge deck
Analisa Pengaruh Variasi Laju Kecepatan Pada Model Kapal Selam Dengan Menggunakan Simulasi Numerik Mujahid, Ahmad Syafiul; Utina, M. Ridwan
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.178 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3061

Abstract

Kapal selam pada umumnya berbentuk tabung yang memiliki sistem penggerak sendiri. Kapal selam yang dianalisa ini merupakan perpaduan dari desain kapal selam jenis U209 menjadi sebuah desain baru yang diharapkan dapat menghasilkan performa yang lebih optimal. Dengan menggunakan perangkat lunak berbasis numerik dapat dianalisa pengaruh variasi laju kecepatan terhadap variasi distribusi tekanan yang terjadi pada lambung kapal selam, arah aliran fluida saat kapal selam bergerak, streamline desain kapal selam.
Analisa Pengaruh Rasio Ukuran Utama Kapal Terhadap Effisiensi Energi Terbuang Propeller Pada Kapal Single Screw Dengan Menggunakan Metode Analysis Jalur Leksono, Setyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.914 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3077

Abstract

Tulisan ini membahahas tentang hubungan antara rasio dimensi kapal (L/B, B/T) terhadap energi yang didapatkan dari pemakaian vane-turbin di slipstream propeller. Data yang digunakan berdasar pada hasil statistic (numeris) dan pengujian model kapal. Hubungan antara data dapat dihitung dengan perhitungan kontribusi dari variabel penyebab, variable pengaruh yang ditargetkan baik secara langsung maupun tidak langsung ke variable lainnya dan ini akan diuji dengan menggunakan analisis jalur. Dengan menggunakan koefisien jalur, maka dapat dimungkinkan untuk menunjukkan variable-variabel mana yang  menjadi kontribusi utama efisiensi yang didapatkan. Analisis data dari perangkat lunak Microsoft Excell digunakan untuk pendekatan perhitungan. Hasilnya, bahwa L/B dan CT secara tidak langsung mempengaruhi effisiensi yang didapatkan oleh vane-turbin untuk memperkecil energy terbuang propeller.
Vol 11 No 2 Vol 11 No 2, Cover
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.161 KB)

Abstract

Vol 11 No 2
Model Analisis Kapasitas Pasar Pelayaran Petikemas: Studi Kasus Rute Surabaya - Sampit Kumalasari, Silvia Dewi; Achmadi, Tri
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.984 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.2714

Abstract

Pelayaran petikemas rute Surabaya ? Sampit  terjadi oversupply sejak tahun 2011 hingga saat ini, yakni selisih antara demand dan jumlah supply yang melayani rute tersebut mencapai hampir dua kali lipat, menyebabkan kapasitas kapal kosong mencapai 44% per tahun. Hal tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah demand yang drastis, sehingga perusahaan pelayaran yang beroperasi pada rute tersebut dapat mengalami kerugian operasional. Berdasarkan kondisi tersebut, sehingga perlu dilakukan analisis kapasitas pasar pelayaran petikemas, agar tidak terjadinya oversupply pada rute Surabaya ? Sampit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode optimasi untuk mendapatkan kapasitas pasar yang sesuai untuk rute Surabaya ? Sampit. Hasil yang didapatkan untuk kapasitas pasar yang ideal yakni disesuaikan dengan jumlah demand agar tidak terjadi oversupply, sehingga pada tahun 2017 ? 2021 dibutuhkan 1 ? 2 armada kapal dengan ukuran 300 - 385 Teus, dan required freight rate sebesar Rp  5.103.273 ? Rp  5.797.403 per Teus, dengan jumlah 1 ? 2 perusahaan pelayaran yang disesuaikan dengan jumlah kapal. Kondisi pasar yang menguntungkan perusahaan pelayaran pada rute Surabaya ? Sampit adalah kondisi pasar konsentrasi tinggi dengan indeks konsentrasi pasar 0,50 ? 1 yang dikuasai oleh 1 atau 2 perusahaan pelayaran. Pada kasus rute Surabaya ? Sampit ini dapat dibuktikan bahwa tidak selalu kondisi pasar yang kompetitif adalah kondisi pasar yang ideal yang dapat memberikan perusahaan pelayaran keuntungan.
MODEL ANALISIS KAPASITAS PASAR PELAYARAN PETIKEMAS: STUDI KASUS RUTE SURABAYA - SAMPIT Kumalasari, Silvia Dewi; Achmadi, Tri
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.984 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.2714

Abstract

Pelayaran petikemas rute Surabaya ? Sampit  terjadi oversupply sejak tahun 2011 hingga saat ini, yakni selisih antara demand dan jumlah supply yang melayani rute tersebut mencapai hampir dua kali lipat, menyebabkan kapasitas kapal kosong mencapai 44% per tahun. Hal tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah demand yang drastis, sehingga perusahaan pelayaran yang beroperasi pada rute tersebut dapat mengalami kerugian operasional. Berdasarkan kondisi tersebut, sehingga perlu dilakukan analisis kapasitas pasar pelayaran petikemas, agar tidak terjadinya oversupply pada rute Surabaya ? Sampit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode optimasi untuk mendapatkan kapasitas pasar yang sesuai untuk rute Surabaya ? Sampit. Hasil yang didapatkan untuk kapasitas pasar yang ideal yakni disesuaikan dengan jumlah demand agar tidak terjadi oversupply, sehingga pada tahun 2017 ? 2021 dibutuhkan 1 ? 2 armada kapal dengan ukuran 300 - 385 Teus, dan required freight rate sebesar Rp  5.103.273 ? Rp  5.797.403 per Teus, dengan jumlah 1 ? 2 perusahaan pelayaran yang disesuaikan dengan jumlah kapal. Kondisi pasar yang menguntungkan perusahaan pelayaran pada rute Surabaya ? Sampit adalah kondisi pasar konsentrasi tinggi dengan indeks konsentrasi pasar 0,50 ? 1 yang dikuasai oleh 1 atau 2 perusahaan pelayaran. Pada kasus rute Surabaya ? Sampit ini dapat dibuktikan bahwa tidak selalu kondisi pasar yang kompetitif adalah kondisi pasar yang ideal yang dapat memberikan perusahaan pelayaran keuntungan.
VOL 11 NO 2 Vol 11 No 2, Daftar Isi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2020.407 KB)

Abstract

Vol 11 No 2
KAJIAN PEMANFAATAN ENERGI ARUS LAUT DI INDONESIA Kasharjanto, Afian; Rahuna, Daif; Rina, Rina
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.072 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3070

Abstract

Masih belum banyak lembaga penelitian yang melakukan kegiatan penelitian tentang potensi energi arus laut di Indonesia. Tetapi mengingat cadangan sumber energi fosil yang semakin lama akan terus berkurang, maka penelitian tentang potensi energi ini harus terus dilakukan .Untuk tujuan tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan agar penelitian mulai lebih fokus pada pengembangan energi terbarukan khususnya dari laut, mengingat Indonesia sebagai Negara Kepulauan yang memiliki banyak Selat.Pemerintah telah berkomitmen untuk dapat meningkatkan kontribusi Energi Baru Nasional dari 17% saat ini menjadi 23 % pada tahun 2025 nanti. Turut berkontribusi dalam semangat tersebut,Balai Teknologi Hidrodinamika (BTH) telah meng-inisiasi kegiatan penelitian sumber energi arus laut melalui penelitian berbagai tipe turbin Poros vertikal sejak  tahun 2006. Terakhir pada tahun 2017 telah dilakukan uji kinerja Turbin Ganda (twin turbine) di Jembatan Suramadu.Meskipun belum mencapai hasil maksimal, tetapi hasilpenelitian tersebut diharapkan dapat meng-inisiasi dan dijadikan sebagai referensi bagi kegiatan penelitian Turbin arus laut lainnya. Penelitian juga telah menghasilkan dua buah sertifikat Paten. Paper ini hanyalah sebagai informasi perkembangan penelitian energi arus laut di BTH dan prospek ke depannya bagi pengembangan penelitian di Indonesia

Page 1 of 2 | Total Record : 14