cover
Contact Name
Dr. Mujiarto, S.T.,M.T.
Contact Email
mujiarto@umtas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@umtas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26148544     DOI : -
Core Subject :
ABDIMAS merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ABDIMAS mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ABDIMAS merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat" : 6 Documents clear
Pembinaan dan Penyuluhan terhadap Kader tentang Pengelolaan Posyandu Di Posyandu Cempaka Putih Desa Kolot Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Lusi Lestari; Lia Purwaningsih; Rike Mulyani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.815 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.339

Abstract

IHC is one form of community-sourced health efforts (UKBM) managed from, by, for and with the community, to empower the community and provide facilities for the community to obtain basic health services. Efforts to improve the role and function of IHC are not merely the responsibility of the government, but all components in the community, including cadres. The role of cadres in the implementation of IHC is very large because in addition to being a provider of health information to the community to come to the IHC and carry out clean and healthy life behaviors. Linggasari is one of the villages in Ciamis Sub-District, Ciamis Regency, which has good potential about the existence of IHC. The number of IHC in Linggasari Village are 8 units. Cempaka Putih is one of the IHC in Linggasari Village. The IHC is still in progress, which requires assistance. Based on the situation, it is necessary to have assistance for the development of it by conducting community service, namely through fostering and counseling cadres on the management of IHC that is carried out from November 27, 2017 to January 03, 2018.
Peningkatan Nilai Tambah Tailing Tambang Mangan Menjadi Bata Cetak Tanpa Pembakaran Pada UMK Tambang Di Desa Setiawaras, Kec. Cibalong, Kab. Tasikmalaya Edvin Priatna; Pengki Irawan; Aripin Aripin
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.821 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.393

Abstract

Potensi Desa Setiawaras, Kec. Cibalong, Kab. Tasikmalaya adalah pertambangan mangan. Selama 2014 – 2016, produksi total bijih mangan rakyat adalah sekitar 2.520 ton/tahun. Pengelolaan eksplorasi tambang bijih mangan dilakukan oleh masyarakat lokal yang tidak melibatkan investor perusahan besar. Dua Perusahaan skala mikro dan kecil (UMK) Tambang sebagai mitra kegiatan yaitu Perusahaan Bara Abadi dan Cicarangka Jaya merupakan perusahaan lokal yang menampung dan memfasilitasi pemasaran hasil tambang bijih mangan rakyat. Kedua UMK memiliki jumlah tenaga kerja sebagai penambang rata-rata sepuluh orang. Selama proses eksplorasi bijih mangan, itu menghasilkan limbah sisa dalam bentuk tailing bijih mangan dari hasil pencucian. Perkiraan berdasarkan informasi yang dibuat oleh kedua mitra UMK menunjukkan bahwa untuk setiap ton bijih mangan yang dihasilkan, dua ton tailing bijih mangan dikeluarkan. Berdasarkan tingkat produksi saat ini, dapat diperkirakan bahwa sekitar 5.040 ton tailing tambang bijih mangan diproduksi setiap tahun di Desa Setiawaras. Tailing bijih mangan ini ditinggalkan begitu saja di pinggir-pinggir jalan, kolam penampungan, tempat-tempat kosong dan area pertambangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan terobosan yang dapat membantu memanfaatkan tailing mangan yang melimpah dan juga bantuan dalam penyiapan teknologi pengolahan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Agustus 2018 sampai hari Minggu, 2 September 2018 di Kantor Desa Setiawaras, Kec. Cibalong, Kab. Tasikmalaya. Para penambang kelompok UMK yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 20 orang. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan teknik produksi bata cetak. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan langsung penggunaan mesin pengaduk bahan baku bata cetak tailing bijih mangan dan pembuatan bata cetak tanpa pembakaran. Peserta pelatihan dibekali tatacara dan praktek proses pengeringan, penumbukan dan pengayakan limbah tailing, kemudian pencampuran limbah tailing halus dengan perekat sodium silikat. Campuran dituangkan ke dalam cetakan berbentuk balok dengan ukuran 30 x 15 x 10 cm3 dan pencetakan dilakukan secara manual dan selanjutnya menjalani pengeringan sampai bata cetak bisa dilepaskan dari pencetaknya. Hasil pengujian bata cetak menunjukkan bahwa kuat tekan bata cetak dari tailing mangan adalah 2,4 MPa setelah pengeringan tiga minggu.
Ibbm Pelatihan Pelestarian Situs Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Nagaratengah Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya Iyus Jayusman; Oka Agus Kurniawan Shavab; Zulpi Miftahudin
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.96 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.407

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan bahwa masyarakat di kecamatan Cineam khususnya di Desa Nagaratengah belum memiliki pemahaman tentang bagaimana mengatasi masalah jika terjadi kerusakan pada benda-benda Cagar Buda­ya/situs sejarah di wilayahnya. Padahal pengetahuan ini sangat penting dan diperlukannya peran serta masyarakat untuk menjaganya. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian ini adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan. Konsep pelatihan pelestarian situs yang diberikan berdasarkan pada kearifan lokal yang dimiliki oleh Masyarakat Nagaratengah Kecamatan Cineam yaitu berdasarkan pada kepercayaan, tradisi, adat, organisasi-organisasi sosial, dan sistem pengelolaan. Pelatihan yang diberikan berupa penyuluhan kepada masyarakat bagaimana cara melalakukan pelestarian situs dan pengelolaan lingkungan di area situs dengan selalu menjaga kebersihan situs. Beberapa hal yang dapat membangun sinergi dan keterlibatan masyarakat dalam pelestarian situs, antara lain : (1). Merumuskan komitmen bersama dan menyatukan visi, misi dalam pelestarian situs yang berbasis pada kearifan lokal berupa organisasi-organisasi sosial yang terdapat pada masyarakat Nagaratengah; (2). Membentuk kemandirian dalam upaya menjalin keharmonisan antar masyarakat; (3) Bergerak dalam keragaman untuk melalui proses yang penuh tantangan; (4).Mengaktifkan organisasi-organisasi yang ada di masyarakat dan media sosial dalam konsep pelestarian situs.
Aksi Bersih Sampah Di Pantai Kejawanan Cirebon dalam Membangun Masyarakat Sadar Sampah Iing Mustain
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.181 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.428

Abstract

Keadaan pantai khususnya di wilayah Cirebon yaitu dari hasil observasi awal yang dilakukan di pantai kejawanan Kota Cirebon ditemukan masih banyak sampah dan kondisi kotor tidak dikelola dengan baik. Tujuan kegiatan bersih sampah untuk memberikan kesadaran bagi pengunjung dan pedagang di kejawanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode kegiatan aksi nyata yaitu pelaksanaan aksi bersih sampah pantai kejawanan oleh tim pengabdi diikuti secara aktif oleh seluruh anggota masyarakat yang menjadi khalayak sasaran dan pembinaan bagi masyarakat meliputi penjelasan tentang pengelolaan sampah dan lingkungan hidup, pembentukan kelompok masyarakat sadar lingkungan. Jumlah khalayak sasaran sebanyak 20 masyarakaat di pantai Kejawanan termasuk pedagang di pantai Kejawanan. Seluruh peserta yang terlibat aksi bersih sampah sebanyak 350 orang dengan jumlah catar mencapai 285 orang dan 30 masyarakat dan sisanya dari dosen dan tim pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pembinaan dilakukan dengan partisipasi petugas KPPN pantai Kejawanan terhadap para pedagang dalam pengelolaan pantai kejawanan.
Senam Yoga Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Penderita Osteoarthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Babat Lamongan Sri Hananto Ponco Nugroho; Rita Yunita Sari
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.852 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.586

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan kartilago sendi yang akan mengakibatkan rasa nyeri sehingga dapat mengganggu aktivitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan intensitas nyeri pada penderita osteoarthritis melalui senam yoga. Metode yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi, simulasi, dan pendampingan senam yoga yang dilakukan selama 3 bulan. Hasil pengabdian masyarakat yaitu rata-rata intensitas nyeri pre test yaitu 4,9 dan rata-rata nyeri post test adalah 3,8 sehingga mengalami rata-rata penurunan nyeri 1,1. Dengan demikian kegiatan pengabdian untuk menurunkan intensitas nyeri dengan senam yoga ini berhasil.
Belajar Melalui Pengalaman Historis (BMPH) pada Siswa SMP Di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah Misnah Misnah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.179 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v2i2.617

Abstract

BMPH singkatan dari Belajar Melalui pengalaman Historis merupakan sebuah paradigma mengenail pengalaman dari latar belakang sejarah yang menjadi pengalaman dalam kehidupan yang akan dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi siswa SMP di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Saat ini dengan perkembangan arus globalisasi sangat penting bagi peserta didik mencintai culture untuk menanamkan kesadaran pentingnya pengalaman melalui budaya dapat digunakan peserta didik sebagai sebuah proses pembelajaran belajar dari lingkungan historis kearifan budaya lokal daera pada masyarakat etrnik di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. BMPH bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai BMPH kepada peserta didik di SMP di kabupaten Sigi SMP kelas 1 dan siswa dapat mempraktekan dan memiliki kepedulian, pentingnya melestarikan budaya historis pada kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara melakukan penyuluhan di depan kelas, dan membawa peserta didik ke lokasi situs lumpang batu Vatu Nonju sebagai wujud historis budaya pada masyarakat etnik kaili yang penting diwariskan melalui pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 6