cover
Contact Name
Dr. Mujiarto, S.T.,M.T.
Contact Email
mujiarto@umtas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@umtas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26148544     DOI : -
Core Subject :
ABDIMAS merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ABDIMAS mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ABDIMAS merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat" : 20 Documents clear
Peningkatan Kesiapsiagaan Anggota Nasyiatul Aisyiyah (NA) Cabang Ngawen Klaten Terhadap Bencana Willis Diana; Yunita Furi Aristyasari; Restu Faizah; Edi Hartono
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.422

Abstract

Increasing the skills and abilities of individuals, families and communities in the face of disasters need to be carried out continuously, because of the high potential for threats and the increasing number of people exposed to disaster risk. Women have a strategic role in disaster management and are very effective in transferring their knowledge to the next generation. In this community service activity, the Nasyiatul Aisyiyah branch of Ngawen, Klaten, Central Java, chosen as a partner. The purpose of this activity is to improve women's preparedness capacity and to reduce people's exposure to disasters. The activities are not only in terms of physical preparedness but also spiritual preparedness. This community service activity consist of three stage, which are,the first stage is preliminary survey to assess the knowledge of participants on disaster preparedness, the second stage is giving disaster preparedness education with facilitators guidance, providing disaster preparedness pocket books, and discussions, and the final stage was an assessment of disaster preparedness after participants are given education/training. The assessment was done using a questionnaire. The result of the prelimanary survey show that the participant are at the level of moderate preparedness. The disaster preparedness education increasing all the disaster preparedness parameters index. The knowledge parameter index increased by 5%, the family preparedness plan parameter index increased by 15%, the parameter index of disaster warning knowledge increased by 6%, the resource mobilization parameter index increased by 10%. The socialization or simulation is needed about the importance of evacuation, relief and rescue, and campaign about the disaster is also needed through various media that are in accordance with the conditions of the community.
PKM Perilaku Sadar Sampah Bagi Siswa Muhammad Eko Atmojo; Sakir Sakir; Mahendro Prasetyo Kusumo; Anwar Kholid
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.455

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan klasik yang dihadapi oleh setiap negara, sehingga perlu ada treatment baru untuk menanggulangi sampah. Salah satu tritmen yang bisa digunakan untuk menanggulangi sampah adalah melakukan pendidikan terhadap siswa sejak usia dini, terutama dalam hal perilaku siswa dalam membuang sampah. Dengan adanya edukasi sadar sampah sejak dini maka akan sangat membantu sekali dalam hal pengurangan volume sampah. Dalam pelaksaan edukasi terhadap sampah ini ada beberapa hal yang harus di sosialisasikan kepada pihak sekolah baik guru maupun siswa-siswi. Dalam pelaksanaan sosialisasi kepada siswa ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya adalah pemahaman dalam memilah sampah serta mengelola sampah melalui reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan dilakukannya edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah maka sangat diharapkan bisa membantu siswa-siswi dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya.
TPA Punakawan: Sarana Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Anak Berbasis Kearifan Lokal Raden Muhammad Ridhwan; Muhammad Willian Susilo; Tedy Eka Bimasakti; Rizki Chandra; Ajihuddin Alantaqi; Sugito Sugito
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.456

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bermula dari permasalahan tidak aktifnya Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) di Masjid At Taqwa, Desa Temuwuh Lor, Kabupaten Sleman yang disebabkan oleh rendahnya minat anak untuk belajar, rendahnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan agama bagi anak, dan kurang aktifnya para pengajar. Melihat pentingnya TPA sebagai sarana pengembangan kecerdasan spiritual anak dan pentingnya kesadaran anak akan kearifan lokal dari  budaya wayang, maka kami berinisiatif membentuk “TPA PUNAKAWAN” yang bertujuan untuk meningkatkan minat anak dalam belajar agama dan budaya di TPA sehingga dapat meningkatkan kecerdasan spiritual yang berbasis agama dan kearifan lokal. Dengan menggunakan metode pemberdayaan partisipatif yang bermitra dengan takmir masjid dan remaja masjid At Taqwa Temuwuh Lor, pengabdian masyarakat ini berhasil melaksanakan serangkaina kegiatan yang meliputi penyuluhan untuk orang tua santri, pelatihan bagi pengajar TPA, pengajaran di TPA dengan menggunakan modul pembelajaran dan media wayang serta permainan tradisional, melengkapi sarana TPA dengan Pojok Budaya, dan menjaga keberlanjutan program dengan terbentuknya pengurus TPA Punakawan. TPA Punakawan telah berhasil meningkatkan minat belajar anak ke TPA dan meningkatkan pemahaman agama serta kearifan lokal yang ada dalam wayang Punakawan.
Pemberdayaan Kelompok Remaja dalam Pencegahan Perilaku Bullying di SMA X Baros Serang Banten Evin Novianti; Duma Lumban Tobing
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.458

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang mengakibatkan tekanan pada pihak yang lebih lemah sehingga korban tidak mampu untuk membela dan mempertahankan dirinya. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah bukan sekedar tindakan yang dilakukan, tetapi dampak tindakan tersebut bagi korban. Bullying dapat mengubah suasana sekolah yang awalnya menyenangkan, belajar sambil berteman, menjadi menakutkan bahkan mimpi buruk. perilaku bullying memiliki dampak negatif di segala aspek kehidupan. Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja akan dampak bullying dan cara pencegahannya. Program ini membantu remaja mencegah bullying serta mengatisipasi dampak lanjutan dari bullying sehingga terciptalah suasana akademik yang nyaman di sekolah. Metode pelaksanaan adalah dengan sosialisasi tentang bullying, dampak dan cara pencegahan kepada kelompok siswa SMAN X Baros. Melaui diskusi, melatih komunikasi asertif remaja ketika remaja berada di situasi sulit yaitu bullying. Telah terbentuk profil kelompok remaja tangguh di SMAN X Baros dengan motto “Kami Penerus Bangsa Siap Berkarya, SMAN X Baros Bebas Bully!!”. Remaja berkomitmen untuk selalu menjaga sekolah mereka dari bullying. Terdapat perbedaan pemahaman akan bullying sebelum dan sesudah sosialisi, meningkat 5 point dengan p-value 0,000. Meningkatnya kemampuan remaja untuk mengatasi bullying dapat melahirkan duta antibullying sehingga sekolah menjadi tempat yang nyaman dan kondusif.
Pengetahuan Siswa Tentang Resiko Menikah Dini Melalui Pendekatan Promosi Kesehatan Samuel M Simanjuntak; Mikaria Doloksaribu
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.459

Abstract

Pernikahan dini merupakan silent issue terkait kesehatan dan hak asasi manusia. Jawa Barat merupakan salah satu propinsi di Indonesia dengan insiden pernikahan dini yang tertinggi setelah Kalimantan Tengah. Pendekatan promosi kesehatan yang diberikan sedini mungkin kepada anak remaja usia sekolah diharapkan akan menumbuhkan kesadaran terhadap resiko menikah dini. Metode pelayanan masyarakat yang diterapkan adalah dengan pemberian promosi kesehatan kepada para remaja. Target populasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat ini adalah seluruh siswa kelas 2 di SMPN 3 Karyawangi. Kegitan promosi kesehatan meliputi perkenalan, pengukuran pengetahuan awal tentang resiko menikah dini, pemberian materi dengan metode pengajaran dan audio visual UNICEF, sesi tanya jawab, pengukuran pengetahuan post tentang resiko menikah dini dan sesi penutupan. Instrumen yang digunakan untuk mengkaji pengetahuan adalah kuesioner yang diadopsi dari Ellizabet (2010) dengan 20 butir pertanyaan. Hasil kajian tingkat pengetahuan remaja siswa SMP menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan tentang resiko menikah dini antara sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Peningkatan nilai pengetahuan remaja tentang resiko pernikahan dari sebelum promosi kesehatan dengan sesudah adalah 14,11% dengan p value ? 0.000. Sebagai saran kepada lembaga pendidikan SMPN 3 Karyawangi untuk memfasilitasi penyuluhan kesehatan secara berkala dan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai resiko menikah dini. Bagi dosen-dosen dan mahasiswa perawat dan tenaga kesehatan lainnya untuk bersedia menjadi mitra sekolah-sekolah dalam pelaksanaan promosi kesehatan dalam upaya pencegahan kejadian pernikahan dini. Bagi LPPM untuk terus mengadvokasi pengembangan pelayanan masyarakat dengan mengkoordinasi penerapan hasil penelitian pendekatan-pendekatan promosi kesehatan dalam pelaksanaan peran universitas sebagai mitra pemerintah mengembangkan derajat kesehatan masyarakat.
Peningkatan Nilai Tambah Biji Durian (Durio Zibethinus) Dan Biji Rambutan (Nephelium Lappaceum) Menjadi Keripik Astrilia Damayanti; Riana Defi Mahadji Putri; Megawati Megawati; Desy Hikmatul Siami; Zulfi Fitriani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.511

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan teknologi pangan kepada ibu-ibu PKK RT03/RW03, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang dengan memanfaatkan biji Durian (Durio zibethinus) dan biji Rambutan (Nephelium lappaceum) sebagai keripik. Target luaran yang diharapkan antara lain masyarakat dapat berwirausaha sehingga kesejahteraan keluarga dapat ditingkatkan. Hasil dari program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan ini adalah sebagai berikut: aspek penerapan iptek produk pangan dipandang sangat efektif untuk membangun kemandirian masyarakat yang berbasis potensi lokal yakni pemanfaatan biji durian dan biji rambutan, dan aspek manfaat yang dihasilkan dari program ini sangat besar yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi pohon Durian dan Rambutan terutama bijinya untuk dibuat menjadi keripik, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat bidang pengolahan biji durian dan rambutan untuk dibuat keripik serta menumbuhkan motivasi berwirausaha khususnya di RT03/RW03, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang.
Sosialisasi Penggunaan Media Big Book dalam Penerapan Membaca Permulaan dan Peningkatan Kosakata Siswa Hermariyanti Kusumadewi; Reknosari Reknosari
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.535

Abstract

Media pembelajaran big book dapat dijadikan pilihan dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini. Dalam big book, anak tidak hanya bisa melihat gambar yang penuh warna tetapi juga bisa membaca tanpa ada perasaan bosan dengan materi bacaan yang dibaca. Membaca tidak melulu membaca huruf tapi dapat diawali dengan membaca gambar dan dilanjutkan dengan membaca huruf dan kalimat. melalui kebiasaan yang dilakukan secara rutin oleh orang tua, diharapkan membaca bukan lagi hal yang menakutkan namun menjadi hal yang menyenangkan. Big book bisa dibuat bersama dengan anak dengan bermodalkan alat dan bahan yang sederhana. Lewat media big book, orang tua bisa mengkombinasikannya dengan kegiatan menggambar dan mewarnai. Lalu dilanjutkan dengan mengenalkan huruf lewat kalimat sederhana yang singkat dan mudah. Untuk itu pada kesempatan kali ini tim tertarik untuk melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Orang tua Siswa SDN Pagelaran 04. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang media pembelajaran big book dan memberikan edukasi kepada para orang tua bagaimana mengasah keterampilan membaca permulaan dan meningkatkan kosakata siswa.  
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kader Posyandu Remaja Uswatun Hasanah Desa Cikunir Santi Susanti; Hapi Apriasih; Tupriliany Danefi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.579

Abstract

Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena remaja mengalami banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri (biopsychosocial factors) ataupun lingkungan (environmental factors). Apabila remaja tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, mereka dapat berakhir pada berbagai masalah kesehatan yang begitu kompleks sebagai akibat dari perilaku berisiko yang mereka lakukan. Melalui focus grup discucion (FGD) diperoleh informasi dari 35 responden remaja sebagai berikut 48,7% belum mengetahui tentang kesehatan reproduksi khususnya terkait infeksi menular seksual, 45,71% sudah mempunyai pacar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk kader posyandu remaja di Desa Cikunir wilayah kerja puskesmas Singaaparna Kabupten Tasikmlaya tahun 2019. Melalui program ini manfaat untuk Desa Cikunir akan mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten dalam menyelenggarakan posyandu remaja di wilayah desa. Metode dalam program pengabdian masyarakat menggunakan metode eskperimen dengan metode one group pretest posttest. Pretest pertama dilakukan untuk mengukur pengetahuan kader remaja tentang posyandu remaja, kesehaatan reproduksi, gizi pada remaja dan IMS-HIV/AIDS. Kemudian para kader mendapatkan pelatihan terkait materi posyandu remaja selama 2 hari. Postest dilakukan setelah kegiatan pelatihan selesai. Hasil analisis data ditemukan perbedaan rata-rata skor pengetahuan sebelum dengan setelah pelatihan kader dilaksanakan. Uji bivariate menunjukkan p< 0,05 artinya terdapat perbedaan pengetahuan sebelum diberikan pelatihan dengan pengetahuan subyek setelah diberikan pelatihan. Kesimpulan melalui pelatihan kader remaja mampu meningkatkan perubahan pengetahuan kader posyandu remaja. Kepada ketua kelompok kerja posyandu untuk dapat meningkatkan program pembinaan kader posyandu remaja melalui pendidikan dan pelatihan yang rutin dan berkelanjutan. Kepada Puskesmas disarankan untuk membina dan melakukan pemantauan posyandu sehingga mampu membentuk posyandu remaja yang mandiri.
Desain Database Menggunakan Microsoft Access Pada Siswa-Siswi SMK PGRI Kabupaten Brebes Andri Widi Anto; Asrofi Langgeng Noerman Syah; Yeni Priatna Sari; Arief Zul Fauzi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.643

Abstract

Kemajuan teknologi informasi khususnya terkait dengan program komputer yang dapat meningkatkan serta menunjang efektivitas dan efisiensi proses bisnis. Oleh karenanya kemajuan teknologi informasi membuat organisasi di semua lini bisnis mengembangkan serta dan mengaplikasikan penggunaan teknologi untuk menghasilkan berbagai macam informasi. Database yang terkomputerisasi sangat menunjang kinerja dari suatu entitas, perancangan database perkantoran melalui Microsoft Acsess sangat membantu dalam pengolahan data serta memberikan informasi yang valid dalam pengambilan keputusan. Oleh karenanya siswa/i SMK PGRI Kabupaten Brebes perlu dibekali keterampilan dalam merancang serta membuat database menggunakan Microsoft Acsess. Adapun manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa/i dapat merancang dan membuat database menggunakan microsoft acsess. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan dengan praktik langsung desain database melalui komputer yang tersedia di laboraturium komputer SMK PGRI Kabupaten Brebes. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mayoritas siswa/i belum familiar atau belum mengetahui microsoft acsess sehingga siswa/i tersebut sangat antusias dalam mengikuti pelatihan perancangan database perkantoran.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Bentuk Pengolahan Daging Rajungan Menjadi Nuget Sehat Dewiantika Azizah; Mutiara Dwi Cahyani; Nurwanti Fatnah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.655

Abstract

Masyarakat desa mertasinga umumnya bekerja sebagai pengumpul daging rajungan, yang kemudian hasilnya dijual ke pabrik-pabrik, jika masyarakat mempunyai keahlian mengolah daging rajungan tersebut menjadi aneka makanan tentunya akan memberikan nilai ekonomis yang lebih tinggi, jika dibandingkan hanya mengumpulkan daging saja. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberdayakan masyarakat untuk mengolah daging rajungan menjadi nuget rajungan, agar dapat menghasilkan nilai jual yang lebih tinggi jika dibandingkan hanya menjual daging rajungan saja sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga. Tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Dengan menggunakan tehnik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan tehnik analisa data deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian ini adalah keterampilan peserta dalam membuat nugget rajungan yang sehat dan bergizi tinggi tanpa zat adiptif sintetis didapatkan  nilai rata-rata peserta sebesar 82,075 %. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah pengolahan daging rajungan agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dapat diolah menjadi nugget, dengan menjaga kualitas rasa dan gizi agar enak dan aman dikonsumsi maka digunakanlah zat adiptif dari bahan alami.

Page 1 of 2 | Total Record : 20