cover
Contact Name
Ekonomika Syariah
Contact Email
ekonomikasyariah.ejurnaliain@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ekonomikasyariah.ejurnaliain@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies
ISSN : 26147890     EISSN : 26148110     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah adalah forum untuk memberikan pemahaman ilmiah dalam hal ekonomi, keuangan serta perbankan syariah. Ini juga memberikan peran penting dalam mempromosikan proses pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan. Teks ilmiah yang membahas topik ekonomi, keuangan dan perbankan syariah sangat diharapkan untuk disajikan. Jurnal-jurnal tersebut terdiri dari artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, komunikasi singkat dan informasi ilmiah di bidang ekonomi, keuangan, dan perbankan syariah termasuk realitas, regulasi, implementasi, dan dampaknya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017" : 7 Documents clear
PERANAN FIKIH MUAMALAH DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA Raymond Dantes
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.450

Abstract

The development of sharia financial institutions is growing rapidly in Indonesia, such as sharia banking, sharia insurance, capital market with its bonds and shariah mutual funds, sharia pawnshops, sharia pension funds, shariah micro finance institutions, and others. The huge number of Indonesian people who work in sharia economics, it is very possible the legal disputes in the field of Islamic economics occure. In the contracts of sharia financial institutions, it is also known as the principle of consensualism in which the contract is said that there will be a contract if there has been an agreement or willingness of agreement between the parties who make the contract. As contained in the treaty law, it is recognize as the open system including the choice of law by the parties to be enacted in the agreement and settlement of disputes if disputes arise among them and completed it in settled arbitration. On the choice of this law, the parties must have agreed before signing the agreement or right at the moment of the resolve the dispute. For the settlement of the dispute, the legality of the Fiqih muamalah as the basis in solving the dispute sharia economy can be seen from two points of view, the use of Fiqih muamalah bound to a particular school, and the use of Fiqih muamalah which is unbound to the particular school. Perkembangan lembaga-lembaga keuangan syariah tumbuh pesat di Indonesia, seperti perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal dengan instrumennya obligasi dan reksadana syariah, pegadaian syariah, dana pensiun syariah, lembaga keuangan mikro syariah, dan lainnya. Dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang beraktivitas dalam ekonomi syariah, maka sangat dimungkinkan terjadinya sengketa hukum di bidang ekonomi syariah. Dalam kontrak lembaga keuangan syari’ah dikenal juga dengan asas konsensualisme (the principle of consensualism), dimana kontrak dikatakan lahir jika telah ada kata sepakat atau persesuaian kehendak diantara para pihak yang membuat kontrak tersebut. Sebagaimana yang termuat dalam hukum perjanjian kita kenal adanya istilah sistem terbuka termasuk didalamnya mengenai pilihan hukum oleh para pihak yang akan diberlakukan dalam perjanjian dan penyelesaian perselisihan sengketanya jika di antara mereka terjadi persengketaan dan diselesaikan secara arbitrase. Tentang pilihan hukum ini para pihak harus sudah sepakat sebelum penandatanganan perjanjian atau pada saat terjadinya kesepakatan untuk menyelesaikan sengketanya. Untuk penyelesaian sengketa tersebut maka dibutuhkan legalitas penggunaan fikih muamalah sebagai dasar dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syari’ah dapat dilihat dari dua sudut pandang yakni, penggunaan fikih muamalah yang terikat dengan mazhab tertentu dan penggunaan fikih muamalah yang tidak terikat dengan mazhab tertentu.
MODEL SIMULASI UNTUK PERHITUNGAN JUMLAH PENJUALAN YANG OPTIMAL (STUDI KASUS PADA UD. JASA TANI) Fandhy Sikumbang; Gema Hista Medika
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.446

Abstract

In the process of trading, the supply of goods is needed, furthemore in the competition of trading. Therefore, the supply of the the goods are needed, in order to maintain consumer trust toward the sales unit, which assumes the the availability of the goods. This study will analyze the calculation of the demand and the selling of goods in UD.Jasa Tani that impact to supply of the goods in that trading business. Thus, to solve the problems, the researcher tries to simulate the calculations on that business trade with probabilistic and deterministic comparison method in order to give solution to the problems that occur in that business trade. Dalam proses jual beli ketersediaan stok barang sangat diperlukan, apalagi dengan adanya persaingan dalam proses jual beli. Oleh karena itu ketersediaan barang sangat diperlukan, guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap suatu unit penjualan, yang menganggap di tempat tersebut ketersediaan barangnya selalu terjaga. Penelitian ini akan menganalisis perhitungan terhadap laju penjualan dan permintaan barang yang terjadi pada UD. Jasa Tani yang berakibat pada ketersediaan stok barang pada usaha dagang tersebut. Maka untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, peneliti mencoba untuk mensimulasikan perhitungan penjualan pada usaha dagang tersebut dengan metode perbandingan probabilistik dan deterministik sehingga diharapkan ini, bisa mempermudah proses analisa, sehingga bisa memberikan solusi untuk permasalahan yang terjadi di usaha dagang tersebut.
PANDANGAN ISLAM TERHADAP PENGARUH LEMBAGA BANK DAN LEMBAGA NON BANK DALAM PEMBIAYAAN USAHA KECIL MENENGAH DI KOTA PADANG Winda Afriyenis; Dini Sabrina
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.451

Abstract

This study aims to find out how big the influence of institutions of banks and non-bank institutions in the financing of small and medium enterprises in padang city in the perspective of Islam. The method used in this paper is a mixed method. This writing is a step of writing by combining two forms of writing that have been there before, namely quantitative writing and qualitative writing. Based on the results of t test (partial) which explains that bank financing institution has a value of alpha 0.05 so it can be concluded that the variable bank financing institutions have no significant effect on the number of SMEs. Likewise with non-bank financing institutions have a value of t count alpha 0.05 so it can be concluded that the variable non-bank financing institutions have no significant effect on the number of MSMEs. In addition, from the Islamic point of view the use of bank institutions and Non Bank to develop SMEs is not fully justified. Based on the arguments and opinions of the scholars who have the authors explain above, the prohibition to use the bank in bersmuamalah very clear, although there are some scholars who allow. However, to avoid the actions that are forbidden Allah SWT would be nice if we stay away from the use of banks and other conventional financial institutions to bermuamalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lembaga bank dan lembaga non bank dalam pembiayaan usaha kecil menengah di kota padang dalam perspektif islam. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode campuran (mixed methods). Penulisan ini merupakan suatu langkah penulisan dengan mengabungkan dua bentuk penulisan yang telah ada sebelumnya, yaitu penulisan kuantitatif dan penulisan kualitatif. Berdasarkan hasil uji t (parsial) yang menjelaskan bahwa lembaga pembiayaan bank memiliki nilai thitung < ttabel sebesar 0,048 < 1,83311 yang didukung nilai signifikansi sebesar 0,963 > alpha 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel lembaga pembiayaan bank tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah UMKM. Begitu juga dengan lembaga pembiayaan non bank memiliki nilai thitung < ttabel sebesar 1,810 < 1,83311 yang didukung nilai signifikansi sebesar 0,113 > alpha 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel lembaga pembiayaan non bank tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah UMKM. Selain itu, dari sudut pandang Islam penggunaan lembaga bank dan Non Bank untuk mengembangkan UKM tidak sepenuhnya dibenarkan. Berdasarkan dalil dan pendapat para ulama yang telah penulis jelaskan diatas, larangan untuk menggunakan bank dalam bermuamalah sangat jelas, walaupun ada beberapa ulama yang membolehkan. Namun, agar terhindar dari perbuatan yang dilarang Allah SWT alangkah baiknya bila kita menjauhi penggunaan bank dan lembaga keuangan konvensional lainnya untuk bermuamalah.
PENGARUH CAPITAL, NILAI TAMBAH EKONOMI DAN TINGKAT UPAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA BUKITTINGGI Iiz Izmuddin; Yuwarman Mansur
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.447

Abstract

The background of this research is to know the factors that influence the absorption of labor in small industry sector in Bukittinggi. The results of this research is expected to improve the scientific discourse of the economics development, especially about the absorption of labor in the small industrial sector. The hypothesis testing in this research is moderating regression by using t test, F test and coefficient of determination (R2). The population of this research is all small industry sector in Bukittinggi. The sampling technique in this research is using Slovin method, then, the sample obtained is 58 small industry in Bukittinggi. Based on the results of the research, it is known that the capital does not affect the absorption of manpower in the small industrial sector in Bukittinggi. Thus, H1 is denied the truth, it means the increase of capital made by the company to add modern machines or equipment capable of generating economic added value ) is bigger than human power. This is in line with the basic concept of relationship between factors of production (substitution or Complement) it means the addition of production factors (capital) will reduce the other factors of production (Labor). Economic value added positively and significantly influence the absorption of labor in small industry sector in Bukittinggi, so that H2 accepted. It means that high demand of labor force demanded by businessman (Demand of labor) is influenced by the high amount of goods produced by labor. This is related to the effect of output or the effect of the scale of production. It means the normal factor of production (output) will increase the use of other factors of production (labor). The wage rate has a negative and significant effect on the absorption of labor in the small industrial sector in Bukittinggi, so that H3 is accepted.it means that the higher the wage rate, the less employers demand for labor. This is in accordance with the theory of wages, namely the ability to pay from the company by calculating the profit Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor Industri Kecil di Kota Bukittinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wacana keilmuan bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan khususnya mengenai penyerapan tenaga kerja pada sektor indusri kecil. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis regresi moderating dengan uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh industri kecil di Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Slovin, sehingga diperoleh 58 industri kecil di Kota Bukittinggi sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Capital (modal) tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil di Kota Bukittinggi, sehingga H1 ditolak kebenarannya, artinya peningkatan modal yang dilakukan oleh perusahaan untuk menambahkan mesin atau peralatan modern yang mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi (produksi) lebih besar dibandingkan tenaga manusia. Hal ini sejalan dengan konsep dasar hubungan antar faktor produksi (substitusi atau Komplemen) yaitu penambahan faktor produksi (modal) akan mengurangi penggunaan faktor produksi yang lain (Tenaga kerja). Nilai tambah ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil di Kota Bukittinggi, sehingga H2 diterima kebenarannya, artinya tinggi rendahnya jumlah tenaga kerja yang diminta oleh pengusaha (Demand of labor) dipengaruhi oleh tinggi rendahnya jumlah barang yang diproduksi oleh tenaga kerja tersebut. Hal ini berkaitan dengan efek output atau efek skala produksi, yakni pada faktor produksi normal bila terjadi penambahan skala produksi (output) akan meningkatkan penggunaan faktor produksi yang lain (tenaga kerja) Tingkat upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil di Kota Bukittinggi ,sehingga H3 diterima kebenarannya, artinya semakin tinggi tingkat upah, semakin kecil permintaan pengusaha akan tenaga kerja. Hal ini sesuai dengan teori upah, yaitu kemampuan membayar dari perusahaan dengan memperhitungkan kemampulabaan.
PENGARUH LABEL HALAL DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE INSTAN MAHASISWA IAIN BUKITTINGGI T.A 2016/2017 M Imamuddin
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.448

Abstract

There are many kind foods product in Indonesia that have been declared halal or already labeled halal issued by the Food and Drugs Assessment Institute of Indonesian Ulema Council (LPPOM-MUI), one of them is instant noodle. This study aims to analyze the effect of halal label on purchasing decisions, the influence of religiosity on purchasing decisions and the effect of halal label and religiosity together on purchasing decisions. The sample in this study is the students of IAIN who purchased instant noodles in the past week that consits of 384 students. The data was colledted by using questionnaire analyzed by using t-test, F-test and SPSS version 16. From the research result, halal label had an effect of 18.2% to purchase decision, religiosity influenced 4.2% to purchase decision and jointly label halal and religiosity influence 19.6% of purchasing decisions. This result implies to the future, that students should be more open to halal label and apply the religion in everyday life. Produk makanan di Indonesia yang sudah dinyatakan halal atau sudah berlabel halal yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) sangat beraneka ragam jenisnya, salah satunya produk makanan mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian, pengaruh religiusitas terhadap keputusan pembelian dan pengaruh label halal dan religiusitas secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa IAIN bukittinggi yang membeli mie instan dalam seminggu terakhir dengan jumlah sampel 384 mahsiswa. Pengumpulan data dengan menggunakan angket dan data dianalisis dengan mengunakan uji-t, uji-F dan SPSS versi 16. Dari hasil penelitian diperoleh label halal berpengaruh sebesar 18.2% terhadap keputusan pembelian, religiusitas berpengaruh sebesar 4.2% terhadap keputusan pembelian dan secara bersama-sama label halal dan religiusitas berpengaruh sebesar 19.6% terhadap keputusan pembelian. Hasil ini berimplikasi kedepannya mahasiswa harus lebih terbuka terhadap label halal dan lebih mengaplikasikan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA REKSADANA SAHAM SYARIAH DENGAN REKSADANA SAHAM KONVENSIONAL (Reksadana yang terdaftar di OJK tahun 2013-2015) Nila Pratiwi; Siska Yunila Putri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.449

Abstract

Comparative analysis of Sharia share sharing with conventional mutual fund (Reksadana which registered in FSA year 2013-2015, Research conducted at Indonesia Stock Exchange The purpose of this research is to know difference of performance of syariah equity fund with conventional equity fund. used is descriptive approach, secondary data type, with data analysis technique using paired sample t-test analysis. The results obtained by paired t-test are obtained: (a) There is no difference in the performance of Islamic mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Sharpe index, which is known to count-0.994 0.05. (B) There is no difference in the performance of Islamic mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Treynor index, which is known by the 0.953 0.05. (C) There is no difference in sharia mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Jensen index, known thitung-0.307 0.05. Finally, the authors suggest that investment managers and investors should be a reference in order to improve their ability in selecting profitable portfolio securities and do not worry about choosing Islamic mutual funds as an option to invest. Analisis komparatif saling berbagi saham syariah dengan reksa dana saham konvensional (Reksadana yang terdaftar dalam FSA tahun 2013-2015, Penelitian dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja reksa dana saham syariah dengan reksa dana saham konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, jenis data sekunder, dengan teknik analisis data menggunakan analisis paired sample t-test. Hasil penelitian yang diperoleh dengan uji paired t-test diperoleh: (a) Tidak ada perbedaan dalam kinerja reksadana syariah dengan reksa dana konvensional yang diukur dengan indeks Sharpe, yang diketahui adalah hitung-0,994 0,05. (B) Tidak ada perbedaan dalam kinerja reksadana syariah dengan reksa dana konvensional seperti yang diukur oleh indek Treynor, yang diketahui dengan hitung-0,953 0,05. (C) Tidak ada perbedaan dalam reksa dana syariah dengan reksa dana konvensional seperti yang diukur oleh indek Jensen, yang diketahui thitung-0,307 0,05. Akhirnya, penulis menyarankan agar para manajer investasi dan investor harus menjadi acuan dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka dalam memilih sekuritas portofolio yang menguntungkan dan jangan khawatir memilih reksadana syariah sebagai pilihan untuk berinvestasi.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCACATAN SIPIL DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Era Sonita
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.445

Abstract

One of the main functions of the government is to serve the community then the government needs to keep on improving the quality of service. The measure of the success of service delivery is determined by the level of satisfaction of the service recipient. Community satisfaction as a service recipient becomes a benchmark to assess the level of service quality provided. The participation of the public in assessing the quality of service of the government apparatus is the right step in the involvement of society towards the public service policy taken. Salah satu fungsi utama pemerintaha adalah melayani masyarakat maka pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Ukuran keberhasilan penyelenggaraan pelayanan ditentukan oleh tingkat kepuasan penerima pelayanan. Kepuasan masyarakat sebagi penerima pelayanan menjadi tolak ukur untuk menilai tinmgkat kualitas pelayanan yang diberikan. Partisipasi masyarakat dalam menilai kualitas pelayanan aparatur pemerintah merupakan langkah tepat dalam keterlibatan masyarakat terhadap kebijakan pelayanan publik yang diambil.

Page 1 of 1 | Total Record : 7