cover
Contact Name
Ekonomika Syariah
Contact Email
ekonomikasyariah.ejurnaliain@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ekonomikasyariah.ejurnaliain@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies
ISSN : 26147890     EISSN : 26148110     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah adalah forum untuk memberikan pemahaman ilmiah dalam hal ekonomi, keuangan serta perbankan syariah. Ini juga memberikan peran penting dalam mempromosikan proses pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan. Teks ilmiah yang membahas topik ekonomi, keuangan dan perbankan syariah sangat diharapkan untuk disajikan. Jurnal-jurnal tersebut terdiri dari artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, komunikasi singkat dan informasi ilmiah di bidang ekonomi, keuangan, dan perbankan syariah termasuk realitas, regulasi, implementasi, dan dampaknya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019" : 7 Documents clear
Upaya Bank Kaltim Syari’ah Unit Usaha Syari’ah (UUS) Dalam Menghindari Spekulasi Pada Produk Gadai Emas Alias Candra
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.478 KB) | DOI: 10.30983/es.v3i2.939

Abstract

The research was raised from the issue of speculation on gold pawning products, where gold pawning products were not used as they should. Based on the research objectives mentioned above, the design of the research is a field research using a qualitative method that uses a sample of 400 gold pawning product customers, as well as the Kaltim Syari'ah Bank Syariah Business Unit as a gold pawning product service provider, The research reveals that the practice of gold pawning can pose risks for both customers and banks, because basically Islam has banned this speculation practice so that unwanted risks occur in running a business. The research shows that the gold pawning product has been carried out according to Bank Indonesia regulations and avoided speculation, as well as the motives carried out by customers in conducting gold pawning transactions are in accordance with the main purpose of the gold pawning product, to meet urgent needs, such as education costs, fees health, housing construction, and venture capital. Penelitian ini diangkat dari masalah spekulasi pada produk gadai emas, di mana produk gadai emas tidak digunakan sebagaimana mestinya. Berdasarkan tujuan penelitian yang disebutkan di atas, desain penelitian adalah penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif yang menggunakan sampel 400 pelanggan produk gadai emas, serta Unit Usaha Syariah Bank Syariah Kaltim Syari'ah sebagai layanan produk gadai emas Penyedia, Penelitian ini mengungkapkan bahwa praktik gadai emas dapat menimbulkan risiko bagi pelanggan dan bank, karena pada dasarnya Islam telah melarang praktik spekulasi ini sehingga risiko yang tidak diinginkan terjadi dalam menjalankan bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa produk gadai emas telah dilakukan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia dan menghindari spekulasi, serta motif yang dilakukan oleh pelanggan dalam melakukan transaksi gadai emas sesuai dengan tujuan utama produk gadai emas, untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti biaya pendidikan, biaya kesehatan, pembangunan perumahan, dan modal ventura.
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan Bahasa Inggris: Meninjau Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Perbankan Syariah dalam Menghadapi MEA Widya Syafitri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.881 KB) | DOI: 10.30983/es.v3i2.2546

Abstract

ASEAN Economic Community (AEC) has been popular since 2016. Therefore, many preparations have already been done by all sectors to makeup this free market. Europe Economic Community has preceeded the famous of AEC. Thus, related to readiness, this article aimed at finding out the alertness that the third semester of Syariah Banking students of IAIN Bukittinggi have already prepared, especially their English ability to struggle with other country in ASEAN. The data of this research was gotten and analyzed quantitatively, by distributing questionnaire to the third semester of Syariah Banking students of IAIN Bukittinggi. The finding showed that the students had not been able to compete with other nations in ASEAN country since English did not become the important lesson for them and it was strengthen the curriculum of syariah banking does support students’ opportunity to learn English more. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah booming dari awal tahun 2016 yang lalu. Sehingga sudah banyak persiapan yang dilakukan oleh semua sektor untuk menghadapi pasar bebas ini.  Ketenaran istilah ini sebelumnya telah didahului oleh pasar bebas di Eropa atau lebih dikenal  Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Terkait dengan persiapan, maka tulisan bertujuan untuk melihat persiapan yang telah dilakukan oleh mahasiswa semester III Perbankan Syariah IAIN Bukittinggi, khususnya tentang kemampuan bahasa Inggris mereka dalam rangka kesiapan mahasiswa dalam bersaing dengan bangsa yang ada di ASEAN. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dan diolah secara kuantitatif, yaitu dengan menyebarkan angket kepada mahasiswa semester III Perbankan Syariah IAIN Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris mahasiswa Perbankan Syariah belum mampu bersaing dengan bangsa lain yang tercakup dalam negara ASEAN.
Fenomena Manajemen Laba Pada Perbankan Syariah di Indonesia dan Tindakan Mitigasinya Ilham Illahi
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v3i2.2553

Abstract

Islamic banking in Indonesia runs its activities using the concept of sharia based on the Qur'an and Al-Hadis. The sacred foundation should have an impact on the quality of financial statements that are higher than conventional banking. However, the facts that occur indicate a contradiction in the findings of researchers related to earnings management practices that occur in Islamic banking. This study describes these contradictions for answering the phenomenon of earnings management in Islamic banking. This research uses literature study to discuss the formulation of the problem. The results of the discussion found the existence of earnings management practices in Islamic banking . The mitigation that can be done by Islamic banking is the maximum application of corporate governance  and using the services of qualified and reputable auditors to examine the bank's financial statements. Perbankan syariah di Indonesia menjalankan kegiatannya menggunakan konsep syariah yang berlandaskan kepada Al- quran dan Al-hadist. Landasan yang suci tersebut seharusnya berdampak kepada kualitas laporan keuangan yang lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional. Namun, fakta yang terjadi menunjukkan adanya kontradiksi temuan peneliti terkait dengan praktik manajemen laba yang terjadi pada perbankan syariah. Penelitian ini menguraikan kontradiksi tersebut sekaligus menjawab mengenai fenomena manajemen laba pada perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan studi literature untuk membahas rumusan masalah. Hasil dari pembahasan ditemukan adanya praktik manajemen laba pada perbankan syariah.  Adapun mitigasi yang bisa dilakukan oleh perbankan syariah ialah penerapan corporate governance secara maksimal serta menggunakan jasa auditor yang berkualitas dan bereputasi untuk memeriksa laporan keuangan bank.
Determinan Sustainabilitas Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah dan Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Agam Melya Husna; Hesi Eka Puteri; Winarno Winarno
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.388 KB) | DOI: 10.30983/es.v3i2.2556

Abstract

 This study aims to analyze the determinants of the sustainability of Islamic microfinance institutions and efforts to reduce poverty in Agam district. Islamic microfinance institutions in this study are limited to Baitul Maal wa Tamwil in Agam Regency with a sample of 31 BMTs that existed until 2019. The method used is the mix method. Quantitative analysis uses Smart PLS 3.0 software as a data processing tool. Qualitative analysis uses interviews as a data collection tool. The results showed that management, human resources and culture were determinants of BMT sustainability in Agam District. This study also provides an analysis that BMT is an instrument that can be used in poverty alleviation in Agam District. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu sustainabilitas (keberlanjutan) lembaga keuangan mikro syariah dan upaya dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Agam. Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam penelitian ini dibatasi pada Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang ada di Kabupaten Agam dengan sampel sebayak 31 BMT yang ada sampai tahun 2019. Metode yang digunakan adalah mix method. Analisis kuantitatif mengunakan software Smart PLS 3.0 sebagai alat pengolahan data. Analisis kualitatif menggunakan wawancara sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen, SDM dan Budaya merupakan faktor penentu sustainabilitas BMT di Kabupaten Agam. Penelitian ini juga menyatakan bahwa BMT merupakan salah instrumen yang dapat digunakan dalam hal penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Agam.
Analisis Harga Dalam Perspektif Ibn Khaldun Agus Salihin
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v3i2.2086

Abstract

 This study aims to determine the process of determining and pricing mechanisms in the thought of the figure of Ibn Khaldun. This research uses the Library Research method which is one type of qualitative research using the socio historical and historical factual approaches. The data source of this study consisted of primary data and secondary data. While the data analysis used in this study is descriptive analytic. The results showed that sociologically Ibn Khaldun had revealed the process of price formation clearly. According to him, naturally the formation of prices is determined by the role of market mechanisms through a balance between demand and supply in the market. The meeting between the demand and supply factors in the market will form the balance of natural market prices. The existence of government intervention on the market shows that there is a contraction between social economic conditions in determining prices. Besides hisbah is also authorized to maintain the moral and social life of the social community. With hisbah, it is expected that the market mechanism can run normally and the prices formed reflect aspects of justice for market participants. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penentuan dan mekanisme harga dalam pamikiran tokoh Ibn Khaldun. Penelitian ini menggunakan metode Library Research yang merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosio historis dan factual historis. Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Sedangkan analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosiologis Ibn Khaldun telah mengungkapkan proses terbentuknya harga dengan jelas. Menurtnya, secara alamiah terbentuknya harga ditentukan oleh peran mekanisme pasar melalui keseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar. Pertemuan antara faktor permintaan dan faktor penawaran di pasar akan membentuk keseimbangan harga alamiah pasar. Adanya intervensi pemerintah terhadap pasar menunjukkan adanya intraksi antara kondisi sisial ekonomi dalam menentukan harga. Disamping itu hisbah juga berwenang menjaga moral spiritual kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan adanya hisbah diharapkan mekanisme pasar dapat berjalan normal dan harga yang terbentuk mencerminkan aspek keadilan bagi pelaku pasar.
Pengaruh Financial Sustainability Terhadap Jangkauan BPR Syariah Di Propinsi Sumatera Barat Hidayatul Arief; Iiz Izmuddin; Hesi Eka Puteri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.748 KB) | DOI: 10.30983/es.v3i2.2576

Abstract

This study aims to analyze the effect of Financial Sustainability as proxied by CAR, FDR, ROA, ROE, NOM and BOPO on the outreach of BPR Syariah that are proxied by the number of financing customers in West Sumatra Province. The study population was all BPR Syariah in the Province of West Sumatra, the research sample was taken using purposive sampling technique to obtain a sample of 6 companies. The data analysis technique used is the panel data regression method which is a combination of cross section data and time series data using STATA 13 software. While testing the hypothesis using the GLS model with a significance level of 5%. The results of the analysis showed that partially the FDR and ROA variables had a significant effect on increasing outreach while the other variables had no significant effect on the outreach of BPR Syariah in West Sumatra Province. Financial Sustainability has a significant simultaneous effect on the outreach of Sharia Rural Banks in West Sumatra Province. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Sustainability yang diproksikan oleh CAR, FDR, ROA, ROE, NOM dan BOPO terhadap jangkauan BPR Syariah yang diproksikan dengan jumlah nasabah pembiayaan di Propinsi Sumatera Barat. Populasi penelitian adalah seluruh BPR Syariah yang ada di Propinsi Sumatera Barat, sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi data panel yang merupakan gabungan dari data cross section dan data time series dengan menggunakan perangkat lunak STATA 13. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan model GLS dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan secara parsial variable FDR dan ROA memilik ipengaruh signifikan terhadap peningkatan jangkauan sedangkan variable lainnya berpengaruh tidak signifikan terhadap jangkauan BPR Syariah di Propinsi Sumatera Barat. Financial Sustainability memiliki pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap jangkauan BPR Syariah di Propinsi Sumatera Barat
Perbedaan Pandangan Fuqaha Ihwal Bunga Bank dan Riba Rahmat Firdaus
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v3i2.2150

Abstract

In this sophisticated era, people generally entrust money to banking services. In addition to getting security guarantees, the public also benefits from banks in the form of interest or profit sharing.Methods and Findings: The purpose of this study was to determine the differences in the views of fuqaha regarding bank interest and usury. This research is characterized by library research as one type of library research and the method used is literature study while data analysis uses content analysis techniques. The results of this study indicate that in understanding bank interest and usury fuqaha different opinions. First, the textual paradigm understands the nature of the prohibition of usury lies in the existence of additional, as the meaning contained by the word riba itself and based on nas confirmation, that only the principal capital can be taken, so that if the ilat is in bank interest, then the bank interest is usury . Second, the contextual paradigm understands the passage of prohibiting usury in context, namely the existence of zulm elements or exploitation that occurs when forbidden usury. So that these conditions when found in the application of bank interest, then the bank interest is categorized as usury with a clear legal status, namely haram. This group sees that what happens in bank interest is no element of zulm or exploitation, so they determine that bank interest does not include usury, and the law is permissible. Pada zaman yang serba canggih  ini, umumnya masyarakat menitipkan uang  pada jasa-jasa perbankan. Selain mendapatkan jaminan keamanan, masyarakat juga mendapatkan keuntungan dari bank berupa bunga atau bagi hasil. Metode dan Temuan:  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pandangan fuqaha mengenai bunga bank dan riba. Penelitian ini bercorak library research salah satu jenis penelitian kepustakaan dan metode yang digunakan adalah studi literatur sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analisis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam memahami bunga bank dan riba fuqaha berbeda pendapat. Pertama, paradigma tekstual memahami ilat pengharaman riba terletak pada adanya tambahan, sebagaimana makna yang dikandung oleh kata riba itu sendiri dan berdasarkan konfirmasi nas, bahwa hanya modal pokok yang dapat diambil, sehingga apabila ilat itu terdapat di bunga bank, maka bunga bank tersebut adalah riba. Kedua,  paradigma kontekstual memahami nas dari pengharaman riba secara konteks, yaitu adanya unsur zulm atau eksploitasi yang terjadi pada waktu diharamkannya riba. Sehingga kondisi tersebut bila dijumpai pada pemberlakuan bunga bank, barulah bunga bank itu dikategorikan sebagai riba yang status hukumnya jelas, yaitu haram. Kelompok ini melihat bahwa apa yang terjadi di bunga bank tidak ada unsur zulm atau eksplotasi, sehingga mereka menetapkan bunga bank tidak termasuk riba, dan hukumnya boleh.

Page 1 of 1 | Total Record : 7