cover
Contact Name
Fajar Dwi Mukti, M.Pd
Contact Email
fajardwimukti@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpgmistpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jembatan Merah No 116 K, Prayan Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26223902     EISSN : 26850451     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Abdau ini adalah jurnal pendidikan dasar Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Pendidikan Islam (STPI) Bina Insan Mulia Yogyakarta. Jurnal ini sebagai sarana mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran pendidikan dasar Islam/madrasah ibtidaiyah oleh para pakar pendidikan, dosen, guru, dan mahasiswa. Selain itu, jurnal ini dirancang sebagai salah satu alternatif untuk mengembangkan ide/gagasan yang progresif guna kemajuan pendidikan dasar Islam/madrasah ibtidaiyah di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2018): Juni" : 9 Documents clear
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SDIT DARUL HASAN PADANGSIDIMPUAN Harahap, Asriana
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.891 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilainilai karakter dalam pembelajaran tematik, nilai-nilai karakter yangdikembangkan serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambatimplementasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran tematik kelas IIISDIT Darul Hasan Padangsidimpuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenisdeskriptif. Subjek penelitian siswa-siswi kelas III dan wali kelas sertakepala sekolah guna mendukung data. Penelitian ini dilaksanakan di SDITDarul Hasan Padangsidimpuan pada semester ganjil tahun ajaran2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Data analisis yang dilakukan dengan carapengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai karaktermeliputi perencanaan dan pelaksanaan. Dalam perencanaan pembelajaranterdiri atas silabus dari dinas/pemerintah dan RPP yang dibuat sendiri olehguru. Sedangkan dalam pelaksanaannya, guru dalammengimplementasikan nilai-nilai karakter melalui kegiatan pembelajarandan metode pembelajaran, penilaian, penanaman kedisiplinan, pembiasaandan keteladanan. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan guru dalampembelajaran tematik diperoleh nilai-nilai karakter yang sering munculnilai-nilai karakter lain yang jarang muncul. Fakor pendukung dalamimplementasi nilai-nilai karakter adalah sekolah melalui kegiatan danfasilitas, guru melalui keteladanan, strategi pembelajaran, media dansumber belajar. Faktor penghambat adalah lingkungan, peserta didik danwaktu.
MENINGKATKAN KARAKTERMELALUI PEMBELAJARAN OLAHRAGA PADA MI UNGGULAN MUHAMMADIYAH LEMAHDADI BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Muallifin, Muhammad Fatkhan
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.244 KB)

Abstract

Kurangnya pendidikan karakter, membuat siswa kurang bertanggungjawab.Siswa hanya ingin memperoleh nilai yang baik tanpa harus belajardengan jalan mencontek.Hal ini perlunya meningkatkan pendidikankaraktersiswa agar dapat memiliki perilaku yang baik tanpa harus melakukantindakan yang keluar dari nilai-nilai sosial.Bukan hanya dalam segi belajarnamun juga bertingkah laku di rumah maupun di madrasah.MIUMuhammadiyah merupakan madrasah yang memiliki outcome yang baik. Olehkarena itu, peneliti mengangkat permasalahan yaituBagaimana caraMIUMuhammadiyah Lemahdadi Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakartadalammeningkatkan karakter melalui pembelajaran olahraga pada siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenispenelitian yang bersifat lapangan (field research).Teknik pengumpulan datayang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumberdata yang dipilih yaitu Kepala Madrasah, Guru dan Siswa diperkuat dengandokumen yang relevan guna menghasilkan data yang lebih valid.Hasil analisis menunjukkan upaya dalam meningkatkan karakter siswaMIU Lemahdadidapat diwujudkan dalam beberapa bentuk metode yaitupemberian reward (hadiah), memberikan pujian, memberikan nilai tambah,sanksi atau hukuman, menciptakan persaingan sehat, menanamkan rasatanggung jawab akan suatu kewajiban sesuai dengan kebutuhan siswa.
PEMBIASAAN IBADAH PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS 1 DI MI WAKHID HASYIM) lestari, weny; Shomiatun, Shomiatun
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi pembiasaan ibadah pada anak usia sekolah dasar yaituuntuk melatih anak agar terbiasa menjalankan kegiatan ibadah sehinggadapat membentengi anak dari hal- hal yang negatif, hal ini tidak terlepasdari bimbingan guru dan orang tua dalam membiasakan anak untukberibadah. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosespembiasaan ibadah pada anak usia sekolah dasar di MI Wakhid Hasyim.Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenispenelitian lapangan (field research). Subyek penelitian adalah anak kelas1 di MI Wakhid Hasyim sebanyak 23 anak. Pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiasaanibadah pada anak di MI Wakhid Hasyim dilakukan dengan praktek secaralangsung, menggunakan media asli, guru berperan sebagai demonstratordan menjadi teladan bagi anak- anak. Pembiasaan ibadah ini dilakukansetiap hari secara terus menerus dan guru akan memberikan pujian atauhadiah pada anak yang mau melaksanakan pembiasaan ibadah. Hasil daripembiasaan ibadah yang telah dipraktekkan adalah mampu melatih anakuntuk terbiasa menjalankan ibadah baik di sekolah maupun di rumah.Faktor pendukung yaitu guru yang mempunyai tekhnik dan metode yangtepat dalam pembiasaan ibadah, anak yang memiliki kemampuan cukupbaik dan saling memberikan motivasi, sarana dan prasarana yangmemadai dan orang tua yang mendukung pembiasaan ibadah di rumah.Faktor penghambat yaitu latar belakang pendidik dari luar jurusanpendidikan yang kurang memahami karakteristik anak, anak yang masihlabil dan mudah bosan dan latar belakang keluarga yang berbedasehingga kemampuan anak dalam memahami materi dan penerapanpembiasaan ibadah di rumah berbeda-beda.
PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN DI SEKOLAH DASAR BANYUKUNING Fatmawati, Kurnia
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.097 KB)

Abstract

Kesenjangan antara praktik pendidikan dengan karakter peserta didik yangterjadi memerlukan perhatian serius, khusus dan konsisten dari berbagai pihak.Hal inidikarenakan dunia pendidikan di Indonesia kini bisa dikatakan memasuki masa-masayang pelik.Kucuran anggaran pendidikan yang besar disertai berbagai programterobosan seperti belum mampu memecahkan persoalan mendasar dalam duniapendidikan, yaitu bagaimana mencetak alumni pendidikan yang unggul, yangberiman, bertakwa, propfesional, dan berkarakter.Tujuan penelitian ini untukmengkaji kegiatan-kegiatan kepramukaan yang bernilaikan karakter religius, perananpendidikan kepramukan dalam menanamkan karakter religius di sekolah dasar, danfakor-faktor apa saja yang berperan dalam penanaman karakter religius melaluipendidikan kepramukaan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tehnikwawancara, dokumentasi, dan observasi.Dari penelitian ini ditemukan bahwaPendidikan kepramukaan dapat kita jadikan sebagai media atau tempatpengembangan dan penanaman karakter pada diri peserta didik khususnya dalambidang keagamaan atau religius.
LITERASI SAINS DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA GLOBALISASI Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.901 KB)

Abstract

Era globalisasi memberikan dampak yang cukup luas dalam berbagai aspekkehidupan, terutama pada penyelenggaraan pendidikan, dimana sumber dayamanusia yang bermutu merupakan faktor penting dalam pembangunan di eraglobalisasi saat ini. Metode pada kajian ini adalah kajian literatur yang membahastentang pentingnya literasi sains dan pendidikan karakter di eraglobalisasi.Sehingga cara untuk bisa mengatasi berbagai persoalan yang terjadibaik persoalan politik, ekonomi, dan sosial, budaya serta masalah dekadensimoral dan intelektual khususnya dikalangan para pelajar, maka dibutuhkanpenguatan karakter SDM dan literasi sains siswa yang kuat berdasarkan padakarakter bangsa indonesia melalui berbagai jenis pendidikan (formal, informaldan non formal) serta pada berbagai jenjang pendidikan (mulai dari pendidikandasar, menengah, dan perpendidikan tinggi).
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR: Sebuah Tinjauan di SD Kedungpring, Pleret, Bantul Anisah, Nisfi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.645 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan hal penting yang harus dibekalkan sejakdini pada peserta didik. Perkembangan era milineal yang semakin pesat,mempengaruhi perubahan serta perkembangan pada anak. Hal ini jugamempengaruhi pada karakter anak. Sekolah sebagai lembaga pendidikanmengemban tugas untuk menanamkan pendidikan karakter pada anak. Tujuanpenelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan penanaman pendidikankarakter di SD Kedungpring, (2) untuk mengetahui nilai-nilai karakter yangditanamkan di SD Kedungpring.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi yang dilakukan di SD Kedungpring. Penelitian ini menggunakansampel berjenis purposive sampling (sampel bertujuan), dimana penelitian inimengambil subjek penelitian yang meliputi guru, kepala sekolah, serta pesertadidik di SD Kedungping. Adapun metode-metode yang digunakan untukmengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SD Kedungpring telahmelaksanakan penanaman pendidikan karakter pada peserta didik melalui multipendekatakan (multi approach) yang mencakup pendekatan mikro (individu),pendekatan meso dan pendekatan makro. Ketiga pendekatan tersebut kemudiandiaplikasikan dengan mengintegrasi dalam semua mata pelajaran, mengembanganbudaya satuan pendidikan, melaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, danmembiasakan perilaku dalam kehidupan. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan diSD Kedungpring meliputi nilai religius, jujur, tanggung jawab, disiplin, rasahormat, dan peduli lingkungan. Proses penanaman pendidikan karakter denganmelibatkan peran orang tua serta masyarakat sekitar.
PENGEMBANGAN KECERDASAN SPIRITUAL ANAK MELALUI PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA DI SD PANDEYAN wasini, wasini
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah masih rendahnyatingkat kedisiplinan dan ketertiban anak di sekolah disebabkan karenakurangnya tanggungjawab anak terhadap kegiatan yang mengarahkankedisiplinan misalnya shalat dhuha di sekolah. Oleh karena itu perluadanya penelitian mengenai pengembangan kecerdasan spiritual anakmelalui pembiasaan shalat. Tujuan penelitian ini diantaranya untuk: (1)mengetahui pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha di SD Pandeyan, (2)mengetahui pengaruh pembiasaan shalat dhuha di SD Pandeyan terhadappengembangkan kecerdasan spiritual.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalambentuk penelitian lapangan (field research), karena peneliti berangkat kelapangan untuk mengadakan pengamatan. Sedangkan pengumpulan datayang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket.Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah anak SD yangberjumlah 112 anak dan menggunakan 17 anak untuk sampel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaanpembiasaan shalat dhuha di SD Pandeyan dilaksanakan setiap hari Selasa,Rabu dan Sabtu. Dilaksanakan pada pukul 07.30-08.00 WIB. Shalatdhuha yang dikerjakan adalah dua rakaat, dilaksanakan secara berjamaahyang dibimbing oleh Guru, bacaan shalat dilafadzkan secara bersama.Sebelum shalat dimulai, anak diajak untuk membuat kesepakatanbersama tentang bacaan surat pendek, ketertiban dan tanggungjawabdalam melaksanakan shalat serta sanksi bagi yang tidak tertib dan tidakdisiplin. Pengaruh dari pembiasaan shalat dhuha terhadap pengembangankecerdasan spiritual anak sangat baik. Kedisiplinan anak mengalamiperkembangan dari 18% menjadi 82,3%. Ketertiban sebelumnya 12%menjadi 65% dan tanggung jawab anak dalam menjalankan pembiasaanshalat dhuha juga mengalami perkembangan dari 18% menjadi 88%.
PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK MI/SD MELALUI MEDIA LAGU GUBAHAN Fajriyah, Dian Nurul
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.915 KB)

Abstract

Pembelajaran pendidikan akhlak di MI/SD masih menekankan aspekintelektual yaitu pengembangan calistung (baca, tulis, dan berhitung). Pendidikanakhlak perlu mendapat porsi yang lebih baik, pembelajaran pendidikan akhlakdapat diajarkan tidak hanya melalui media cerita saja ataupun menghafal tapi jugabisa dilakukan praktik langsung. Metode yang digunakan untuk menyampaikanpendidikan akhlak pada anak tentu berbeda dengan metode yang dilaksanakanuntuk orang dewasa. Salah satu metode yang tepat adalah dengan menggunakanmetode bernyanyi yang bisa diterapkan dalam aspek pengembangan anak. Tujuanpenelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan akhlakmelalui media lagu gubahan (2) untuk mendeskripsikan efektifitas pendidikanakhlak melalui media lagu gubahanPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yangdigunakan adalah teori Jamulus, kegiatan bernyanyi adalah merupakan kegiatandimana kita mengeluarkan suara secara beraturan dan berirama yang baik diiringimusik ataupun tanpa iringan musik. Bernyanyi berbeda dengan berbicara.Bernyanyi memerlukan teknik-teknik tertentu sedangkan berbicara tanpa perlumenggunakan teknik tertentu.Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan pembelajaran melalui medialagu gubahan meliputi pembiasaan menyanyi setiap hari, mendengarkan lagu-laguIslami pada anak, dan mengintregasikan lagu-lagu sesuai dengan tema. (2)Keefektifan pembelajaran pendidikan akhlak dengan media lagu gubahan dapatdikatakan efektif. Hal ini karena perubahan sikap, juga pemahaman dan perilakuanak yang terlihat secara signifikan antara sebelum dan sesudah diambil tindakanpenelitian.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER (PILAR KEMANDIRIAN) DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI MI Khotimah, Ihda A’yunil
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.442 KB)

Abstract

Pendidikan karakter perlu mewarnai setiap jenjang pendidikan sejak daripendidikan pra sekolah sampai Perguruan Tinggi bahkan pada lingkungan tempatindividu melakukan interaksi dan komunikasi, karena lingkungan akan banyakmempengaruhi kepribadian seseorang, bahkan teori transformasi mengatakanbahwa lingkunganlah yang lebih membentuk kepribadian seseorang dibandingkandengan genetik (keturunan). Metode pada kajian ini adalah kajian literatur yangmembahasa tentang pentingnya Integrasi Pendidikan karakter dalam bimbingankonseling. Sehingga pelaksaan bimbingan dan konseling di sekolah sebenarnyadapat dilakukan dalam beberapa bentuk, bukan saja dilakukan dalam ruangantersendiri dengan perlakuan yang formal tapi seorang konselor/guru/guru kelasperlu mengetahui kepribadian dan psikologi anak yang sedang membutuhkanbantuan. Bisa jadi membutuhkan pelayanan sendiri dan bisa juga perlu orang lainatau kelompok untuk menyelesaikannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 9