cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayatideli@gmail.com
Phone
+6285252244603
Journal Mail Official
gervasi.ikippgriptk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ampera No.88, Sungai Jawi, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat - 78116
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 25986147     EISSN : 25986155     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Publikasi ilmiah pengabdian kepada masyarakat dengan cakupan bidang: sosial-humaniora (kependidikan dan serumpunnya); MIPA dan teknologi (kependidikan dan serumpunnya); bahasa dan sastra (kependidikan dan serumpunnya); olahraga dan kesehatan (kependidikan dan serumpunnya); serta bidang-bidang yang relevan dengan kependidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat" : 24 Documents clear
COVER Cover, Cover
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.786 KB)

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM MERANCANG PERCOBAAN IPA BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI DI KABUPATEN BENGKAYANG Wahyudi, Wahyudi; Trisianawati, Eka; Darmawan, Handy
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.934 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini untuk memberikan pelatihan kepada guru sehingga keterampilan guru dalam merancang percobaan IPA berbasis inkuiri dapat ditingkatkan. Rancangan PPM yang digunakan adalah pendekatan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Mitra pengabdian adalah guru-guru MGMP IPA Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang yang berjumlah 19 orang utusan dari 10 SMP/MTs Negeri maupun Swasta. Prosedur pelaksanaan melupiti tahap persiapan, tahap pelaksanaan serta tahap evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para guru dapat merancangan alat percobaan IPA dan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pembelajaran inkuiri. Evaluasi pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang dilaksanakan mendapatkan penilaian yang baik dari peserta atau mitra pengabdian. Kata Kunci: pelatihan, percobaan IPA, inkuiri.
MASYARAKAT USAHA MIKRO DI DESA PAL SEMBILAN Boisandi, Boisandi; Superman, Superman
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.957 KB)

Abstract

Permasalahan utama mitra adalah status mutu air tanah dengan tingkat pengotor tinggi dan sistem penjernihan yang telah dilakukan oleh mitra masih belum efektif. Hal ini berakibat pada penurunan kualitas produksi mitra yang jenis usahanya berkaitan langsung dengan ketersediaan air bersih. Berdasarkan permasalahan mitra, maka pengabdian bertujuan; (1) Mengetahui status mutu air di saerah mitra; (2) Membangun sistem penjernih air yang efektif, murah, dan ramah lingkungan; (3) Meningkatkan kualitas air di daerah Mitra; dan (4) Meningkatkan kuantitas dan kualitas produk serta peningkatan omzet pada mitra yang bergerak dalam bidang ekonomi. Berdasarkan tujuan, maka pengabdian yang dilakukan: (1) Status mutu air diselidiki sifat fisika dan kimia; (2) Sistem penjernih air dipersiapkan dengan metode absorbsi termodifikasi; (3) Kelayakan air bersih hasil penjernihan mengacu pada peraturan pemerintah Republik Indonesia tentang air bersih; dan (4) Peningkatkan kuantitas dan kualitas produk serta peningkatan omzet pada mitra yang bergerak dalam bidang ekonomi diamati secara simultan. Dari kegiatan pengabdian, dihasilkan: (1) Profil status mutu air didaerah mitra dengan uji padatan terlarut > 800 mg/L (melebihi batas toleransi air bersih); (2) Telah dibangun sistem penjernih air dengan menerapkan metode absorbs termodifikasi; (3) Analisis sifat fisika dan kimia menunjukkan air yang dihasilkan dari metode absorbsi termodifikasi memenuhi baku mutu air bersih; dan (4) Terdapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pada mitra yang bergerak dalam bidang ekonomi dan terdapat peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat. Kata Kunci: usaha mikro, penjernih air,  metode absorbsi termodifikasi, status mutu air.
FRONT MATTER (Editorial Board, Pengantar, Daftar Isi, Pedoman Penulisan) FM, FM
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.695 KB)

Abstract

PEMAKAIAN MEDIA SCRABBLED DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA KALIMAT DAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI Widiyarto, Sigit; Damayanti, Nia; Ati, Aster Pujaning
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.568 KB)

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia terus diupayakan kemutahirannya. Salah satunya dengan penganekaragaman media pembelajaran di kelas. Guru harus berani untuk mencoba dan mengembangkan media yang akan digunakan di kelas. Salah satu media yang sudah dikenal yaitu scrabbled. Scrabbled merupakan media olah kata dan bisa dibuat sebagai pemecah suasana di kelas agar tidak membosankan siswa. Cara yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Tugu Ibu Depok dengan pemberian media scrabbled di kelas X serta ceramah dan demonstrasi pemakian media tersebut. Hasilnya siswa lebih terpacu untuk membuat kata dan kalimat yang benar. Nilai rata- rata megalami  peningkatan sebesar 53 poin, pemakaian media lain yang dapat membantu peningkatan hasil belajar sangat penting. Pengembangan media yang sudah pernah dipakai juga sebagai altrnatif yang patut dicoba. Peran aktif semua pihak dapat membantu kemajuan pendidikan pada umumnya. Kata Kunci: scrabbled, kosakata kalimat, keterampilan menulis narasi.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK GURU IPA SMP DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Matsun, Matsun; Rohani, Rohani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.597 KB)

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 8 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya adalah terkait dengan manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum. Manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum yang didalamnya tercakup peningkatan keterampilan dan kreativitas guru dalam mengembangkan laboratorium, perangkat praktikum, dan KIT IPA terintegrasi yang mudah diterapkan dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media untuk kegiatan inkuiri discovery siswa serta pengelolaan pembelajaran IPA terpadu menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach), penyegaran materi IPA terpadu, dan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium sebagai objek pembelajaran berkarakter. Program pengabdian bertujuan untuk meningkatkan: (1) Keterampilan ketua laboratorium IPA dan laboran dalam memanajemen dan pengelolaan alat dan bahan; (2) Keterampilan guru mengembangkan perangkat praktikum  terintegrasi  dalam  pembelajaran  IPA  terpadu  (Buku Penuntun Praktikum)  sebagai penunjang  penerapan metode pembelajaran dengan pendekatan inkuari discovery (scientific approach); (3)  Kemampuan  guru IPA dalam menggunakan alat dan bahan yang tersedia di dalam laboraorium; dan (4) Pemahaman/penguasaan materi IPA terintegrasi (mencakup aspek fisika, biologi, kimia). Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan  inservice  berupa pelatihan  dan  pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan menggunakan aplikasi manajemen laboratorium, inventarias alat dan bahan laboratorium, tata ruang laboratorium, pembuatan buku penuntun praktikum IPA SMP/MTs, dan pelatihan penggunaan alat dan bahan laboratorium IPA. Pendampingan juga dilakukan terkait dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengeksplorasi, mengelaborasi, dan merefleksi materi ajar IPA terpadu (mencakup aspek fisika, biologi, dan kimia), serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan  rancangan  pembelajaran  yang  dibuat  sekaligus  penyempurnaan rancangan pembelajaran. Kata Kunci: laboratorium, scientific approach, berkarakter.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR LIDAH BUAYA PADA KELOMPOK ASPELIYA PONTIANAK Robiyanto, Robiyanto; Sari, Rafika; Apridamayanti, Pratiwi; Untari, Eka Kartika
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.571 KB)

Abstract

Kecamatan Pontianak Utara merupakan pusat industri di Kota Pontianak yang salah satunya dikenal sebagai produsen minuman lidah buaya. Hasil samping produk olahan lidah buaya adalah kulit lidah buaya yang sering tidak dimanfaatkan oleh pihak produsen. Limbah kulit lidah buaya diketahui memiliki potensi sebagai antibakteri. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memanfaatkan limbah kulit lidah buaya menjadi sabun cair dalam bentuk pelatihan kepada produsen industri rumah tangga lidah buaya yang tergabung dalam kelompok Aspeliya (Asosiasi Pengusaha Lidah Buaya) Kota Pontianak. Formulasi sabun cair lidah buaya terdiri dari infusa kulit lidah buaya 30%, basis terdiri dari 3 minyak (minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak dengan perbandingan 1:1:1), asam stearate 2%, HPMC 3%, gliserin 18,75%, larutan KOH 10%, BHT 0,02%, dan akuades ad 100 ml. Uji pH, uji kadar asam lemak bebas dan alkali bebas, uji organoleptik, tinggi busa, viskositas serta bobot jenis dilakukan setelahnya. Saat pelatihan, peserta diminta untuk praktik langsung membuat sabun cair dengan bimbingan dari narasumber. Pelatihan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyebaran kuesioner. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian yaitu seluruh peserta merasakan manfaat dan termotivasi dengan adanya pelatihan. Para peserta juga berharap untuk mendapatkan pelatihan produk olahan lainnya untuk menambah pengetahuan. Kata Kunci: sabun cair, lidah buaya. AbstractPontianak Utara District is industrial centres of Pontianak city, one of them is known as aloe vera drink producing centre. Waste of the aloe vera drink product is the leave skin which is unused by producer. The aloe vera leave skin has been reported to have antibacterial effect. The purpose of this community service activity was to utilize unused aloe vera leave skin to be liquid soap by giving a workshop to home industry of aloe vera producers whom are members of Aspeliya group in Pontianak. The formulation of aloe vera liquid soap consisted of skin infusum 30%, bases (olive oil, coconut oil, and castor oil = 1:1:1), stearic acid 2%, HPMC 3%, glycerin 18,75%, KOH soln 10%, BHT 0,02%, and aquadest ad 100 ml. Acidity test (pH), free fatty acid level and free alkaline test, organoleptic test, foaming height, viscosity and density test were also conducted. During the workshop, participants were asked to practice making liquid soap with tutorial from the speaker.This workshop was finished with Q&A session and questionnaire distribution. The conclusion of this workshop was all participants feltthe benefit and motivated.They also expected to join another similar workshop to make other processed products to enrich their knowledge. Keywords:liquid soap, aloe vera.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI DI SMP NEGERI 2 SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH Feladi, Vindo; Arpan, Muhamad; Verawardina, Unung
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.741 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis animasi. Sasaran kegiatan adalah guru-guru SMP Negeri 2 Siantan Kabupaten Mempawah sebanyak 30 guru. Pelaksanaan pengabdian di Aula SMP Negeri 2 Siantan. Metode pengabdian yang digunakan adalah demonstrasi.  Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisasi, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah: (1) Pelaksanaan kegitan pengabdian terselenggara dengan baik, berjalan lancar,  dan guru-guru memiliki antusias yang luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung; (2) Guru-guru aktif dalam membuat media pembelajaran berbasis animasi dan mengikuti dengan motivasi yang tinggi; dan (3) Guru-guru mendapatkan keterampilan baru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis animasi, sehingga dapat diimplementasikan selama proses pembelajaran yang dapat memudahkan guru dalam mengajar, serta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Kata Kunci: media pembelajaran, animasi, keterampilan.  
ETIKA PENGGUNAAN INTERNET UNTUK SISWA SEKOLAH KRISTEN KANAAN Fatmawati, Erni; Sulistiyarini, Dewi; Bibi, Sarah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.826 KB)

Abstract

Perguruan Tinggi sebagaimana dijelaskan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat. Salah satu kegiatan pengabdian pada masyarakat ditujukan kepada siswa di Sekolah Menengah Pertama Kristen KANAAN Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak adalah untuk mensosialisasikan etika penggunaan internet bagi siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk sosialisasi, dilanjutkan dengan diskusi, dan tanya jawab. Peserta sosialisasi adalah seluruh siswa Kelas I Sekolah Menengah Pertama Kristen KANAAN. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa siswa pada umumnya telah menggunakan internet dalam kesehariannya, terutama dalam penggunaan media sosial, akan tetapi siswa belum memahami etika dalam penggunaan internet. Siswa masih menggunakan kata-kata yang kurang baik dan sering menggunakan media sosial sebagai alat untuk mengejek siswa yang lain. Kesimpulan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan adalah peningkatan pengetahuan mengenai etika penggunaan internet bagi siswa khususnya di Sekolah Menengah Pertama Kristen Kanaan. Kata Kunci: etika, internet, siswa.
PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE PHET DALAM PEMBELAJARAN IPA SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BAGI GURU IPA DI KOTA PONTIANAK Ira Nofita Sari, Nurhayati, Anita, Lia Angraeni,
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.785 KB)

Abstract

Implementasi kurikulum 2013, guru perlu melakukan variasi dalam pembelajaran khususnya dalam penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan tentu harus dapat mempermudah siswa dalam memahami materi yang disampaikan, satu diantaranya yaitu media simulasi software Phet.  Simulasi PhET merupakan virtual lab yang menampilkan suatu animasi fisika yang abstrak seperti atom, elektron, foton, dan medan magnet sehingga guru dapat mebelajarkan materi yang abstrak menjadi lebih mudah. Untuk itu, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan pelatihan penggunaan software phet dalam pembelajaran IPA sebagai implementasi kurikulum 2013 bagi guru IPA di Kota Pontianak. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah: untuk meningkatkan pengalaman guru-guru IPA di kota Pontianak terkait dengan penggunaan simulasi PhET sebagai implementasi kurikulum 2013, khususnya pada pembelajaran IPA. Kegiatan pelatihan terdiri dari tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 26 orang peserta yang merupakan guru dan tenaga pengajar IPA-Fisika di Kota Pontianak. Berdasarkan pengamatan dan hasil angket dapat disimpulkan bahwa (1) bertambahnya pengetahuan dan keterampilan guru dan tenaga pengajar IPA-Fisika dalam menggunakan media simulasi software Phet, (2) tanggapan peserta terhadap hasil pelatihan penggunaan software Phet sangat baik yaitu sebesar 85,9%.   Kata Kunci: pelatihan, software Phet, IPA.

Page 1 of 3 | Total Record : 24