cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan
ISSN : 24608815     EISSN : 25491652     DOI : -
Core Subject : Social,
Al Ard Jurnal Teknik Lingkungan publish articles on environmental engineering from various perspectives, covering both literary and fieldwork studies.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019): Maret" : 7 Documents clear
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DAN ORGANIK DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN MESIN PRESS zacky Ubaidillah; Jojo Sumarjo; Eri Widianto; Rizal Hanifi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.969 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i1.412

Abstract

Research has been done on the manufacture and testing of paving blocks with plastic and organic waste materials using a press machine. The purpose of this study is to determine the compressive strength of paving blocks and as a solution for handling waste around us. The results of manual making paving block research with 100% plastic waste, the highest value was 110.4 kg/cm2 and the lowest was 42.2 kg/cm2 and the highest organic mixture was 99.8 kg/cm2 and the lowest was 56.0 kg/cm2. Whereas in the masinal pembutan produce value with 100% plastic waste 113,9 kg/cm2 the lowest value 78,4 kg/cm2. Paving blocks with plastic waste materials are in accordance with SNI quality qualifications. Keywords: plastic waste, organic mixture, paving block, hard test press, machine press.
ANALISA KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN PENYERAPAN KONSENTRASI KARBONDIOKSIDA (O2) DAN PEMENUHAN OKSIGEN (O2) DI KAMPUS UIN SUNAN AMPEL SURABAYA Ida Munfarida; Dyah Ratri Nurmaningsih
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1589.496 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.476

Abstract

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sebagai salah satu universitas terkemuka di Kota Surabaya ikut mendukung program eco city yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan menerapkan program eco campus. Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya seiring berjalannya waktu terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan pengembangan dan pembangunan fisik gedung. Pengambangan dan pembangunan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ruang terbuka hijau akan mengakibatkan suasana kampus tidak nyaman sebagai tempat dilakukannya aktivitas belajar mengajar. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis data dengan perhitungan korelasi ruang terbuka hijau dengan konsentrasi karbon dioksida (CO2) dan oksigen (O2) yang terkandung dalam udara di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa Koefisien Dasar Bangunan (KDB) kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel eksisting adalah 38,02%; dan Koefisien Dasar Hijau (KDH) eksisting adalah 1,69%. Ruang terbuka hijau (RTH) yang dibutuhkan saat ini berdasarkan kondisi eksisting sebesar 17.387.408, 01 m2, sementara berdasarkan proyeksi Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga tahun 2028, luas ruang terbuka hijau (RTH) yang dibutuhkan sebesar 54,813,305.08 m2. Rekomendasi yang sarankan adalah dengan menyediakan ruang terbuka hijau sesuai hasil analisis penelitian. Serta melaksanakan penghijauan di area gedung seperti rooftop dan vertical garden untuk mengurangi emisi karbon dioksida.
PENGARUH KOMPLEKS LINIER ALKYL BENZENE SULFONATE (LAS) DAN KADMIUM (Cd) TERHADAP PENINGKATAN AKUMULASI, ABSORBSI DAN TOKSISITAS KADMIUM (Cd) PADA Cyprinus carpio L. Moch Irfan Hadi; Eva Agustina; Funsu Andiarna; Nadlir Nadlir; Misbakhul Munir
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.809 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.477

Abstract

Deterjen merupakan salah satu hasil produk teknologi dengan menggunakan bahan kimia pengaktif permukaan (surfaktan) Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) sebagai penghasil busa. ABS memiliki efek destruktif (buruk) terhadap lingkungan yakni sulit diuraikan oleh mikroorganisme, sehingga diganti dengan bahan aktif yang memiliki sifat lebih ramah lingkungan yaitu Linier Alkylbenzene Sulfonate (LAS). Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh komplek Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS) dan logam kadmium (Cd) dengan berbagai variasi konsentrasi terhadap absorbsi, akumulasi dan toksisitas logam kadmium (Cd) pada ikan mas (Cyprinus Carpio L). Sampel yang digunakan adalah ikan Cyprinus carpio L. dengan usia kurang lebih 3 bulan dengan asumsi bahwa ikan sudah berkembang secara seksual (mature). Cyprinus carpio L yang digunakan berkelamin jantan dengan panjang ±15cm dan berat badan ±100 gram. Penelitian ini menggunakan 6 variasi kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol, maka dengan rumus diatas didapatkan r (ulangan) minimal 4 kali, maka dengan jumlah kelompokan 7 didapatkan besar sampel 28 ekor. Hasil penelitian ini adalah akumulasi lebih banyak ditemukan pada kelompok perlakuan Cd dan LAS. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah didapatkan perbedaan akumulasi variasi perlakuan antara kelompok kontrol, Cd dan kombinasi LAS-Cd. Terjadinya akumulasi logam berat pada berbagai organisme dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan dan kesehatan pada manusia.
PENGUKURAN TINGKAT IMPLEMENTASI REKOMENDASI HASIL KAJIAN KINERJA LINGKUNGAN PADA LIMA UKM DI SURABAYA Yulfiah Yulfiah
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.504 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.483

Abstract

Actually Small Medium Enterprises (SMEs) in the city of Surabaya give negative contributions to the environment. Related to this, two studies have been conducted to help overcome the negative impact. The first stage of the study was analyzed environmental performance of SMEs in Surabaya. As a result of the study, recommendations for activities for SMEs have been formulated to be more pro-environment. The next phase of the second phase of the research, which consists of the level of implementation of the assessment that has been given, the results that can be done regarding the discussion carried out. The results of the second phase of research that discusses the level of implementation of the assessment given to SMEs varies from 50-90%. Thus, SME awareness to make its company a Pro Environment company still has to improve. The formulation of an educational model for SMEs is needed, so that the environmental performance carried out is not limited to passing legislation. Moreover, the performance of the environment implemented by the company is approved, because it provides a larger company and environmental sustainability.
Studi Keberlanjutan IPAL Komunal di Kota Surabaya: Studi Kasus di RT 2 RW 12 Kelurahan Bendul Merisi Kota Surabaya widya nilandita; Arqowi Pribadi; Sulistiya Nengse; Shinfi Wazna Auvaria; Dyah Ratri Nurmaningsih
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.841 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.484

Abstract

The increase in population is directly proportional to the increase in the amount of clean water. Nearly 80% of clean air becomes waste water. Before being discharged into an air body, waste water needs to be processed first. Operation of WWTP The goal is to treat wastewater to be safely disposed of into the environment. One area that has a communal WWTP is RT 2 RW 12, Bendul Merisi Sub-District, Wonocolo District, Surabaya City. The purpose of this study was to examine the sustainability of communal WWTP in RT 2 RW 12 Bendul Merisi Village, Wonocolo District, Surabaya City. This research is quantitative and quantitative. Communal WWTP at RT2 RW 12, Bendul Merisi Village, Wonocolo District, Surabaya City. Technical aspects have good sustainability status (83.48%), access features are included in a fairly sustainable category (71.38%), institutional aspects have a fairly sustainable sustainability status (56.54%) and economic aspects have a less sustainable sustainability status ( 50%). The results of the study showed that the sustainability status of communal WWTP in RT2 RW 12, Bendul Merisi Subdistrict, Wonocolo Sub-District, Surabaya City was included in the fairly sustainable category (63.85%).
Karakterisasi dan Pemilihan Alat Pengendali Limbah Sandblasting di Bengkel Blasting Industri Konstruksi Kapal Ahmad Erlan Afiuddin; Ragil Zika Hibriza; Dwi Ratri Mitha Isnadina
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1502.226 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.499

Abstract

Sandblasting waste from the blasting process of ship construction has a high potential to pollute the air and a negative impact to the environment or human health. Nowadays the sandblasting waste from the blasting process of the ship construction industry has not been well managed, Therefore, it is necessary to characterize sandblasting waste and to select and apply an appropriate sandblasting waste control device. Tests was carried out by taking particulate samples in the site with High Volume Air Sampler (HVAS) equipment followed by the Gravimetric method, Scanning Electron Microscopy (SEM) and Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). The gravimetric method was used to test the concentration of sandblasting waste with an average yield of 6,654.545 mg/m3. The particulate size obtained from SEM testing was 1.751 to 63.03 µm, testing with the AAS method to get the value of heavy metal content of Fe and Al on average of 1.6375 mg/m3 and 2.2925 mg/m3. Control technology that can use for sandblasting waste are Gravity Settling Chamber or Cyclone for preremoval and Bag Filter or Scrubber or Electrostatic Precipitator as an advance removal.Keywords: ships construction, Sandblasting and Particulate control technology
Perencanaan Sistem Manajemen Lingkungan Pada Aspek Air Bersih, Limbah, Energi, Dan Penghijauan Di Pondok Pesantren (Studi Kasus: Pondok Pesantren An-Najiyah Surabaya) Shinfi Wazna Auvaria; Widya Nilandita; Sulistiya Nengse
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.579 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i2.505

Abstract

Pondok pesantren (Ponpes) merupakan institusi pendidikan islam yang berperan menyiapkan generasi islam yang menjaga sebagian imannya dengan menjaga kebersihan. Ponpes An-Najiyah merupakan salah satu pondok tertua di Surabaya dengan manajemen lingkungan yang belum diterapkan. Penelitian dilakukan untuk merencanakan sistem manajemen lingkungan (SML) pada dua fase dan mengisi kekosongan penelitian SML di Institusi Pendidikan Islam (Ponpes). Metode penelitian merupakan kualitatif dengan komponen aspek lingkungan yang dikaji:air bersih, limbah, energi, dan penghijauan. Data primer:hasil kuisioner, observasi dan mapping kondisi eksisting. Data sekunder:luas wilayah, jumlah penghuni, serta literatur. Hasil penelitian menunjukkan untuk sumber air bersih menggunakan air tanah (37%) dan PDAM (63%). Air limbah dibuang ke badan air tanpa pengolahan dikarenakan tidak adanya instalasi pengolahan air limbah(IPAL). Pewadahan sampah masih sederhana, pengumpulan dan pengangkutan sampah menuju ke TPS Pondok. Aspek Energi, kebanyakan ruang menggunakan lampu non LED. Sebanyak 97% responden menyatakan masih belum terdapat penggunaan sumber energi alternatif. Pondok minim taman, kebun dan ruang terbuka hijau (RTH). Perencanaan pada air bersih: pemasangan keran wudlu otomatis, pemanfaatan bekas wudlu, rainwater harvesting. Aspek limbah:IPAL domestik, penggunaan kembali air limbah untuk menyiram tanaman. Limbah padat, komposting dan bank sampah. Aspek energi: dengan lampu LED, pemanfaatan sinar matahari (panel surya). Aspek penghijauan: penyediaan RTH dan vertical garden.

Page 1 of 1 | Total Record : 7