cover
Contact Name
Dirvi Surya Abbas
Contact Email
abbas.dirvi@gmail.com
Phone
+628128173331
Journal Mail Official
agungbudi@umt.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.umt.ac.id/index.php/competitive/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
ISSN : 2615255X     EISSN : 2549791X     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/
Core Subject : Economy,
Subjek area COMPETITIVE meliputi: Auditing, Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Syariah, Akuntansi Keperilakuan, Akuntansi Lingkungan, Akuntansi Manajemen, Sistem Informasi Akuntansi, Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, Corporate Sustainability, dan Manajemen Keuangan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan" : 7 Documents clear
PENGARUH ARUS KAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM (Pada Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012) bas basuki
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.231

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Arus kas dan Profitbilitas terhadap return saham. Dalam penelitian ini menggunakan variabel dependen, yaitu return saham. Variabel independen, yaitu Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Return On Assets dan Return On Equity. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah  sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012.Hasil penelitian ini Arus Kas Operasi, Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan, Return On Assets dan Return On Equity berpengaruh terhadap return saham dengan besarnya pengaruh adalah 37,1 %, dan sisanya 62,9 % dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial Arus Kas Investasi, Arus Kas Pendanaan dan Return On Assets tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan Arus Kas Operasi, Return On Asetss, dan Return On Equity berpengaruh signifikan terhadap return saham
PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON PERFORMING LOAN DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO TERHADAP FINANCIAL SUSTAINABILITY RATIO (Studi Empiris Pada Bank Umum Swasta dan Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015) Januar Santoso; Khairunnisa Khairunnisa; Dedik Nur Triyanto
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.232

Abstract

Suatu industri perusahaan harus mampu bertahan dan usaha yang dimilikinya harus memiliki tingkat keberlangsungan usaha yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model konsistensi kinerja keuangan industri perbankan, dimana jika kinerja keuangan perbankan dikatakan sehat, bank tersebut layak untuk beroperasi dan melakukan aktivitas usahanya sebagai lembaga intermediasi kepada masyarakat. Pengujian model konsistensi kinerja keuangan perbankan pada penelitian ini menggunakan rasio keberlanjutan usaha dari sisi keuangan atau Financial Sustainability Ratio (FSR).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari capital adequacy ratio, non performing loan dan loan to deposit ratio perusahaan terhadap financial sustainability ratio pada perusahaan sub sektor Bank Umum Swasta dan Nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011 – 2015.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 31 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan regresi data panel. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan signifikansi 5%.                                                                                 Berdasarkan hasil penelitian, secara simultan capital adequacy ratio, non performing loan dan loan to deposit ratio berpengaruh signifikan terhadap financial sustainability ratio. Sedangkan secara parsial, non performing loan tidak berpengaruh signifikan namun capital adequacy ratio dan loan to deposit ratio berpengaruh secara signifikan terhadap financial sustainability ratio. Nilai koefisien determinasi ( ) sebesar 7%, yang artinya variabel bebas dapat menjelaskan variabel terikat sebesar 7% sedangkan 93% lainnya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.Kata kunci: Financial Sustainability Ratio, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, Loan to Deposit Ratio
Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2012-2014 Arumingtyas, Fida
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.217

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh rasio keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR),Biaya Operasi dibanding Pendapatan Operasi (BOPO), Net Operational Margin (NOM), NonPerforming Financing(NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap kinerja bank yang diukur dengan Return On Asset (ROA), serta variabel-variabel manakah yang paling berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA).            Sampel seluruhnya diambil dari laporan keuangan bank umum syariah yang beroperasi sebelum tahun 2014. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Pengujian asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji, normalitas, multikolinearitas, heteroskedatisitas dan autokorelasi. Dari hasil uji F didapat nilai F hitung sebesar 106,702 dengan P value sebesar0,000. Hal ini berarti nilai P value kurang dari 0,05 yang menunjukkan bahwa variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasi dibanding Pendapatan Operasi (BOPO), Net Operational Margin (NOM), Non Performing Financing(NPF) dan Financing Deposit Ratio(FDR) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang berarti terhadap Return On Asset(ROA). Berdasarkan hasil uji t disimpulkan bahwaCapital Adequacy Ratio (CAR),Non Performing Financing(NPF), Net Operational Margin (NOM) dan Financing Deposit Ratio (FDR)berpengaruh secara parsial terhadap Return On Asset (ROA) sedangkan Biaya Operasi dibanding Pendapatan Operasi (BOPO) tidak berpengaruh secara parsial.Kata Kunci : Rasio-rasio Keuangan, Kinerja Bank
Analisa Pengaruh Non Performing Loan Terhadap Loan to Deposit Ratio Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Ahmad Zaki Mubarok
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.209

Abstract

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa perbankan yang fokus pada pembiayaan perumahan. Sejak tahun 1974, Bank BTN ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan KPR bagi golongan masyarakat menengah kebawah. Masifnya ekspansi kredit perumahan (KPR) yang dilakukan oleh Bank BTN dalam rangka mendukung program Pemerintah menimbulkan risiko kredit yang tercermin dalam rasio non performing loan. Dalam penelitian ini, difokuskan pada aspek non performing loan terhadap loan to deposit ratio. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan uji statistik. Hasil penelitian yaitu, bahwa uji koefisen korelasi dan koefisien determinasi diperoleh nilai r = -0,41, maka diperoleh korelasi negatif atau berlawanan, hal ini berarti jika terjadi kenaikan pada non performing loan maka loan to deposit ratio akan turun dan sebaliknya. Nilai -0,41 menunjukkan keeratan hubungan antara variabel X dan Y sedang dan negatif. Dengan demikian non performing loan memiliki hubungan sedang dan negatif terhadap loan to deposit ratio. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 16,81% yang berarti besarnya sumbangan non performing loan hanya memberikan pengaruh terhadap loan to deposit ratio sebesar 16,81% sedangkan sisanya sebesar 83,19% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini
ANALISIS PENGARUH CASH RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, DAN RETURN ON ASSET TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTARDI BURSA EFEK INDONESIA Samino Hendrianto
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.235

Abstract

Penelitian ini merupakan studi empiris untuk menguji analisis cash ratio, debt to equity ratio, return on asset, dan pengaruhnya terhadap dividend payout ratiopada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan 2009-2013. Teknik sampel yangdigunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linearberganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel cash ratio, berpengaruh positif dan signifikan terhadap dividend payout ratio, sedangkan variabel return on asset dan debt to equity ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap dividend payout ratio. Kata kunci:Cash Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Asset, Dividend PayoutRatio  
PENGARUH UKURAN PERUSHAAN, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS DAN KOMITE AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY (Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2012-2015) Arry Eksandy
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh ukuran perusahaan, solvabilitas, profitabilitas, dan komite audit terhadap audit delay pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012 – 2015. Berdasarkan metode purposive sampling, jumlah perusahaan properti dan real estate yang dijadikan sample dalam penelitian ini sebanyak 9 perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan program EViews 9.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa profitabiltas dan komite audit berpengaruh positif terhadap audit delay. Sedangkan ukuran perusahaan, dan solvabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delay.  Kata kunci:   Audit delay, Ukuran Perusahaan, Solvabilitas, Profitabilitas dan Komite Audit
PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE DI BURSA EFEK INDONESIA) Dani Sopian; Wiwin Putri Rahayu
COMPETITIVE Vol 1, No 2 (2017): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v1i2.240

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menganalisis pengaruh Rasio Keuangan dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress pada perusahaan manufaktur sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013 sampai dengan 2015. Rasio yang digunakan sebagai alat analisis adalah rasio likuiditas, leverage, pertumbuhan (sales growth), dan ukuran perusahaan. Menggunakan teknik purpossive sampling jumlah sampel adalah 13 perusahaan dengan pengamatan selama 3 tahun, dengan jumlah penelitian adalah 39 laporan keuangan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi.Berdasarkan hasil analisis berganda dengan tingkat signifikan sebesar 5%, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan likuiditas, leverage, sales growth, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan secara parsial likuiditas, leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap financial distress.Dan sales growth berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress. Kata Kunci : Likuiditas, Leverage, Sales Growth, Ukuran Perusahan, Financial distress.

Page 1 of 1 | Total Record : 7