cover
Contact Name
Fariq Azhar
Contact Email
jurnalperikanan@unram.ac.id
Phone
+6282327567802
Journal Mail Official
jurnalperikanan@unram.ac.id
Editorial Address
Redaksi Jurnal Perikanan Universitas Mataram Program Studi Budidaya Perairan Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23026049     EISSN : 26221934     DOI : https://doi.org/10.29303/jp.v10i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini adalah merupakan versi online dari Jurnal Perikanan versi cetak yang telah terbit sejak tahun 2012. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram. Jurnal ini memuat artikel yang berhubungan dengan hasil penelitian terapan budidaya perikanan yang meliputi teknologi penyediaan pakan buatan, rekayasa akuakultur, teknologi pembenihan dan pembesaran ikan, rekayasa genetik, teknologi pengendalian hama dan penyakit ikan dan teknologi budidaya pakan alami. Semua artikel yang diajukan ke Tim Redaksi akan melalui proses review sebelum akhirnya diterbitkan.
Articles 171 Documents
Cover, Susunan Redaksi, Daftar Isi Jurnal Perikanan
Jurnal Perikanan Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal Perikanan Vol 12 No 1
COVER DEPAN, SUSUNAN REDAKSI, DAFTAR ISI Jurnal Perikanan
Jurnal Perikanan Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVER DEPAN, SUSUNAN REDAKSI, DAFTAR ISI 
PENGARUH PENAMBAHAN BAKTERI (Lactobacillus sp.) DENGAN KONSENTRASI BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANNAMEI (LitopenaeusVannamei) Ali Syadillah; Sitti Hilyana; Muhammad Marzuki
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.959 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.146

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Lactobacillus sp., terhadap pertumbuhan berat, panjang, SR (Survival Rate) dan FCR (Feed Convertion Ratio) udang vaname (Litopenaeus vanamei). Penelitian ini dilakukan menggunakan 4 (empat) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan perlakuan P1 = (7%), P2 = (9%), P3 = (11%) dan P4 = (13%). Lokasi penelitian di Desa Kidang dan Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian, pada tanggal 30 April-13 Mei tahun 2019. Pemeliharaan udang selama 45 hari kemudian diukur parameter atau pengaruh perlakuan hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bacteri Lactobacillus sp. sebagai berikut : pertumbuhan berat terendah yaitu pada P1 = 6,3667±0,17g/ekor sedangkan tertinggi pada P4 = 7,6±0,23g/ekor, pertumbuhan panjang terendah yaitu pada P1 = 4,4067±0,41cm/ekor sedangkan P4 = 5,4067±0,12cm/ekor, SR (SurvivalRate) terendah terdapat pada P1 = 76,6% sedangkan tertinggi pada P3 = 83,0% dan FCR (Feed Comvertion Rate) terendah terdapat pada P3 = 2,6067±0,15 sedangkan tertinggi terdapat pada P1 = 2,6067±0,15.
KANDUNGAN KAROTENOID PADA IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) YANG DIBERI TEPUNG LABU KUNING, TEPUNG WORTEL DAN TEPUNG SPIRULINA khairunnisa khairunnisa; Saptono Waspodo; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.323 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.155

Abstract

Warna merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap harga jual ikan hias akan tetapi warna ikan hias pada umumnya menjadi pudar pada saat dipelihara di dalam akuarium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Karotenoid ikan mas koki (Carassius auratus) setelah diberi pakan tambahan berupa tepung labu kuning, tepung wortel serta tepung spirulina. Penelitian ini dilaksanakan pada 30 Mei hingga 29 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan masing-masing 15 ekor ikan tiap unit, dan terdapat empat dosis perlakuan. P0 (pakan tanpa penambahan pakan lain), P1 (pakan dengan 15% tepung labu kuning), P2 (pakan dengan 5% tepung wortel), P3 (pakan dengan 1,2% tepung spirulina). Nilai TCF tertinggi yaitu pada P2 (penambahan tepung wortel 5%) dengan nilai 6,4 dan terendah pada P0 (tanpa penambahan tepung) dengan nilai 3,7. Kandungan Karotenoid tertinggi yaitu pada P2 (penambahan tepung wortel 5%) dengan dengan nilai 11,19 µmol/g sedangkan kandungan terendah yaitu pada P0 (tanpa penambahan tepung) dengan nilai 4,65 µmol/g. Perlakuan tersebut tidak memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan berat dan panjang ikan mas koki.
PROFIL DARAH IKAN KAKAP PUTIH YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio sp. DENGAN PEMBERIAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera) novita; Dewi Nur’aeni Setyowati; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.759 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.175

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch) merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang cukup populer di Indonesia.. Salah satu kendala yang dihadapi dalam usaha budidaya ikan kakap putih yaitu adanya serangan penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang ikan air laut adalah bakteri Vibrio harveyi. Lidah buaya mengandung beberapa bahan therapeutic penting. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penambahan ekstrak lidah buaya (Aloe vera) dalam pakan terhadap penambahan total sel darah merah, sel darah putih, kadar hemoglobin, diferensial leukosit dan tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih dan untuk mengetahui dosis ekstak lidah buaya (Aloe vera) yang paling baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga memperoleh 18 unit percobaan. Perlakuan P0: 0 ml ekstrak /500 g pakan, P1: 10 ml ekstrak /500 g pakan, P2: 20 ml ekstrak /500 g pakan, P3: 40 ml ekstrak /500 g pakan, P4: 60 ml ekstrak /500 g pakan, P5: 100 ml ekstrak /500 g pakan.Data hasil pengamatan sel darah putih, sel darah merah, diferensial leukosit serta tingkat kelangsungan hidup diuji menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (p<0.05) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, leukosit, sel limfosit, sel neutrofil, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap jumlah leukosit, jumlah monosit dan tingkat kealngsungan hidup ikan kakap putih.
PENGARUH KONSENTRASI NIRA AREN (Arenga pinnata) TERHADAP SINTASAN DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskal) Diaz Asa Gusmi; Nanda Diniarti; Alis Mukhlis
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.994 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi nira aren (Arenga pinnata) terhadap sintasan dan pertumbuhan larva ikan bandeng (Chanos chanos Forskal) dan mendapatkan konsentrasi nira terbaik untuk sintasan dan pertumbuhan larva ikan bandeng. Penelitian menggunakan metode eksperimen yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas empat perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu penambahan nira ke dalam media pemeliharaan larva dengan konsentrasi 2,4 ml/l, konsentrasi 4,8 ml/l, konsentrasi 7,2 ml/l dan tanpa penambahan nira (0 ml/l) sebagai kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Budidaya Laut Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 30 hari mulai dari tanggal 31 Agustus 2019 – 24 September 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nira ke dalam media pemeliharaan larva ikan bandeng memberikan pengaruh yang nyata pada sintasan dan pertumbuhan larva ikan bandeng (Fhit> Ftab 5%). Sintasan larva, laju pertumbuhan spesifik harian bobot tubuh dan pertumbuhan mutlak panjang total larva tertinggi diperoleh pada perlakuan konsentrasi nira 7,2 ml/l dengan nilai masing-masing parameter yaitu 67,85%, 15,25% per hari dan 9,05 mm selama 18 hari pemeliharaan. Ketiga parameter pada perlakuan konsentrasi ini tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan perlakuan konsentrasi nira 4,8 ml/l dan 2,4 ml/l namun berbeda nyata dengan perlakuan kontrol (0 ml/l). Disarankan untuk menerapkan penambahan nira dalam media pemeliharaan larva ikan bandeng dengan konsentrasi maksimum 7,2 ml/l. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peningkatan konsentrasi nira di atas 7,2 ml/l pada media pemeliharaan larva ikan bandeng untuk mendapatkan konsentrasi yang optimum bagi sintasan dan pertumbuhan larva ikan bandeng.
PENGARUH TINGKAT KETINGGIAN AIR MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) Muhammad Nursihan; Ayu Adhita Damayanti; Dewi Putri Lestari
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.333 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian air media pemeliharaan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gabus (Channa striata). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan, yakniP1 (Ketinggian air 3 cm), P2 (Ketinggian air 5 cm), P3 (Ketinggian air 7 cm), P4 (Ketinggian air 9 cm), P5 (Ketinggian air 11 cm) dan setiap perlakuan memiliki 3 ulangan sehingga total percobaan sebanyak 15 unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (p < 0,05) terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak dan pertumbuhan spesifik, sehingga dilakukan uji lanjut untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam menghasilkan kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak dan pertumbuhan spesifik benih ikan gabus, diketahui bahwa P1 (Ketinggian air 3 cm) merupakan perlakuan dengan kelangsungan hidup terbaik sebesar 91,7% bagi benih ikan gabus. Sedangkan P2 (Ketinggian 5 cm) merupakan perlakuan terbaik dalam menghasilkan pertumbuhan mutlak dan spesifik.
PEMBERIAN TEPUNG Spirulina platensis PADA PAKANTERHADAP KECERAHAN WARNA IKAN BADUT(Amphiprionocellaris) Hadijah; Muhammad Junaidi; Dewi Putri Lestari
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.012 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian tepung S. platensis pada pakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan badut. Metode penelitian yang digunakan adalah metod eeksperimental menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan, yakni P0 (kontrol), P1 (tepung S. platensis 1%), P2 (tepung S. platensis 3%), P3 (tepung S. platensis 5%), dan P4 (tepung S. platensis 7%). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak pengaruh yang nyata terhadap tingkat kecerahan warna dan tingkat kelangsungan hidup, namun memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan berat spesifik, dan laju pertumbuhan panjang spesifik. Diketahui bahwa P2 merupakan perlakuan terbaik pada tingkat kecerahan warna (181,6%), pertumbuhan berat mutlak 0,26 g dan perlakuan terbaik pada laju pertumbuhan berat spesifik 1,44 g. Perlakuan P4 merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan panjang mutlak 0,73 cm. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penambahan tepung Spirulina platensis pada pakan dengan dosis 3% merupakan dosis yang tepat untuk meningkatkan kecerahan warna ikan badut.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG DAUN SINGKONG (Manihot Utilisima) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN Rhizopus sp. PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio) Sri Rahmadani; Dewi Nur’aeni Setyowati; Dewi Putri Lestari
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.232 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas (Cyprinus carpio) yang diberi pakan tepung daun singkong fermentasi menggunakan Rhizopus sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan an 3 kali ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan, yakni P0 (tanpa penambahan tepung daun singkong fermentasi), P1 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 10%), P2 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 15%), P3 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 20%), P4 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian, Rasio Konversi Pakan (FCR), dan Kelangsungan Hidup ikan mas. Diketahui bahwa P1 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 10%) merupakan perlakuan terbaik pada semua parameter uji. Sedangkan untuk kelangsungan hidup P3 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 20%) dan P4 (penambahan tepung daun singkong fermentasi 25%) merupakan perlakuan terbaik untuk kelangsungan hidup yaitu 100%.
IDENTIFIKASI KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) BERDASARKAN PARAMETER KIMIA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI PERAIRAN LOMBOK BARAT Marsoedi Marsoedi; Guntur Guntur; Laily Fitriani Mulyani
Jurnal Perikanan Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.681 KB) | DOI: 10.29303/jp.v10i1.198

Abstract

Sea cucumbers are a group of invertebrate animals of the phylum Echinodermata Holothurioidea class. Sea cucumbers include important components in the food chain because of its role as the sediment feeder and suspended feeder. It is therefore necessary that adequate information that can be used for sea cucumber management in a sustainable manner. One method used is to use geographic information system (GIS). This method can be used to make it easier to know the location of its spreading, so the development of sea cucumber (Holothuria scabra) in aquaculture can be achieved optimally. The purpose of this study was to analyze the suitability of the sea cucumber cultivation areas using GIS applications were presented in map form suitability sea cucumber cultivation area (H. scabra) in West Lombok Waters. This study was conducted on 17th October - 27th November 2016 at Gili Asahan, Gili Layar, and Gili Gede in West Sekotong, Lombok, West Nusa Tenggara. Data was collected by survey methods, such as primary and secondary data directly related to the life of sea cucumbers. Based on chemical parameter the result of this research in West Lombok were pH 6,82 – 7,50, salinity 32 – 34 ppt and DO 6,19 – 6,52 mg/L. The location of land suitability for very appropriate category contained in Gili Gede, Gili Asahan appropriate category and the category is not appropriate in Gili Layar.

Page 1 of 18 | Total Record : 171