cover
Contact Name
MuchtI Yuda Pratama, M.Kes
Contact Email
yudamuchti@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
yudamuchti@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan
ISSN : 25279548     EISSN : 26150441     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan (JURHESTI) merupakan jurnal yang berisi tentang penelitian-penelitian dari para dosen atau staf pengajar dan para akademisi yang tertarik meneliti dan memberikan ilmu tentang keperawatan, kesehatan dan ilmu psikologi keperawatan yang membahas mengenai penelitian-penelitian terbarukan di dunia keperawatan, kesehatan, kebidanan, dan psikologi keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2016)" : 4 Documents clear
PENGARUH KOMPRES PANAS TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA MAHASISWA AKPER KESDAM I/BB MEDAN Gustina, Erita
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.275 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v1i1.10

Abstract

Nyeri haid merupakan nyeri yang dialami pada saat haid yang diikuti dengan perubahan mental maupun  fisik yang terjadi pada hari pertama atau kedua masa haidnya. Pada kebanyakan wanita yaitu 80% wanita muda dibawah 25 tahun mengalami nyeri haid, namun hal tersebut hanya merupakan gejala primer yang biasa tanpa implikasi yang serius dan mudah diatasi (Declan,1997). Dan sering bertambahnya usia pada wanita mengakibatkan nyeri cenderung untuk menurun dan akhirnya hilang sama sekali setelah melahirkan (Smeltzer,2001).Desaian penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen yaitu eksperimen yang mengontrol situasi penelitian menggunakan rancangan tertentu dan atau penunjukan subyek secara nir-acak untuk mendapatkan salah satu dari berbagai tingkat faktor penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Akper Kesdam I/BB Medan Tk II dan III yang berumur 20 tahun dengan siklus yang teratur dan mengalami nyeri haid. Penelitian ini menggunakan sampel 74 mahasiswa dengan pembagian 37 kelompok untuk intervensi dan 37 untuk kelompok pembanding yang tidak dilakukan tindakan kompres panas. Waktu penelitian dilakukan selama 2 bulan mulai dari bulan September sampai dengan Okober 2010 sesuai dengan siklus haid masing-masing responden.                Hasil penelitian diperoleh rata-rata skala nyeri pada kelompok yang mendapat intervensi kompres panas adalah 0,92 dengan standar deviasi 0,547, sedangkan untuk kelompok pembanding yang tidak mendapat pelakuan kompres panas, rata-ratanya adalah 2,24 dengan standar deviasi 0,495. Hasil uji statistic t-test independen didapatkan nilai p value 0,000, berarti pada alpa 5% terlihat ada perbedaan yang sihnifikan rata-rata kelompok intervensi dengan kelompok pembanding setelah mendapat intervensi kompres panas.                Dapat disimpulkan ada perbedaan bermakna antara rata-rata intensitas nyeri haid pada kelompok intervensi dan kelompok pembanding dengan p value responden yang didapat setelah dilakukan penelitian kebanyakan beragama Islam dan bersuku Batak . Setelah dilakukan kompres panas responden mengalami perubahan fisik rasa sakit berkurang , haid lancar dan dapat beraktifitas seperti biasa. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai data dasar bagi penelitian selanjutnya dan dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan dan strategi bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang lebih komprehensif pada pasien yang berkaitan dengan penatalaksanaan nyeri haid.Kata kunci : Kompres panas terhadap penurunan nyeri haid
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI DI RUANG ICU RUMAH SAKIT Suharto, Suharto; Suminar, Ratna
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.455 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v1i1.1

Abstract

Pengetahuan dan sikap Perawat dalam penggunaan alat pelindung diri pada saat melaksanakan tindakan keperawatan akan mengurangi resiko terjadinya pemularan infeksi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan dan sikap perawat tentang APD dengan tindakan pencegahan infeksi di ruang Intencif Care Unit (ICU). Metode  penelitian ini yaitu penelitian observasional analitik, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 23 Orang perawat ICU sebagai responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang berisi pernyataan tentang pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan infeksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis univariat dan bivariat (Chi Square). Pengujian Hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi  0,05 atau 95%.    Hasil penelitian ini menunjukan  variabel yang memiliki hubungan dengan tindakan pencegahan infeksi pengetahuan ρ= 0,024 < α = 0,05 dan sikap ρ=0,026<α=0,05). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan  tindakan  pencegahan infeksi di ruang ICU. Oleh karena itu disarankan kepada manajemen rumah sakit agar  meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat ICU tentang manfaat APD dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat tentang APD melalui   pendidikan dan pelatihan bagi perawat secara berkelanjutan.  Kata Kunci : pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan infeksi
PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PRINSIP-PRINSIP ETIK DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DI ICU RUMAH SAKIT TK. II PUTRI HIJAU MEDAN Pangaribuan, Resmi
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.835 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v1i1.6

Abstract

The nursing ethics were value and principles trusted by the nursing profession in carring out their duties related to the patient with society, the relationship between nurses and mates included the organization of the profession, as well as the regulation of nursing practice it self. The nurse perception to the ethical principles was able to influence the behavior of a nurse in making decision of nursing action. The aim of this observation is to explore the nurse perception to the ethichal principlesin implementation nursing action at Intensive Care Unit level II Putri Hijau Hospital Medan, this observation was done to nurse with four respondents.  The method of phenomenological qualitative. The sample with purposive sampling. Data was collected nursing indepth interview and then recorded by tape recorder. The results of observation reflected from six themes appearing which were agreed in doing treatment. Patient or patient’s family have right to refuse the treatment by giving sign of non-consent letter, to appreciate the patient and the family using traditional ways, tot the useful, and avoiding the dangerous thing to the patient. Religion teaches good deeds, never different patients,  and to take early treatment in accordance with the cases priority, give complete information.The conclusion of this observation was glance perception of nurses in implementing the nursing treatment. Key words: The Nursing’s perception, Ethichal principles, Nursing action
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS TUBULUS PROKSIMAL GINJAL PADA MENCIT BETINA DEWASA (Mus musculus L) YANG MENDAPAT LATIHAN FISIK MAKSIMAL Olivia, Nina
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.884 KB) | DOI: 10.34008/jurhesti.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Vitamin E terhadap gambaran histopatologi pada mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat latihan fisik maksimal. Penelitian ini memakai mencit betina dewasa (Mus musculus .L) sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 1 kelompok kontrol  dan 4 kelompok perlakuan. Kelompok pertama (P0) sebagai kontrol yang tidak mendapat perlakuan apapun. Kelompok kedua (P1) mendapatkan  latihan fisik maksimal setiap hari selama 30 hari, kelompok ketiga (P2) mendapatkan  latihan fisik maksimal dan larutan aquadest 0,5 ml/hari per oral selama 30 hari, kelompok keempat (P3) mendapatkan  latihan fisik maksimal setiap hari selama 15 hari pertama, kemudian 15 hari berikutnya diberikan latihan fisik maksimal dan vitamin E 2mg/hari per oral setiap hari, kelompok kelima (P4) mendapatkan latihan fisik maksimal dan vitamin E 2mg/hari per oral setiap hari selama 30 hari. Hasil yang didapat menunjukkan pemberian Vitamin E tidak mempengaruhi bobot ginjal mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat perlakuan latihan fisik maksimal (P>0,05), tetapi pemberian Vitamin E mempengaruhi rata-rata gambaran histologis tubulus proksimal ginjal mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat perlakuan latihan fisik maksimal(P<0,05). Latihan fisik maksimal menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang mempengaruhi gambaran histologis tubulus proksimal ginjal, Vitamin E sebagai antioksidan dapat menekan jumlah luas kerusakan tubulus proksimal ginjal dengan dosis 2 mg/ hari secara oral selama 15 hari.Kata kunci : vitamin E,latihan fisik maksimal, histologis tubulus proksimal ginjal, NTA

Page 1 of 1 | Total Record : 4