cover
Contact Name
Asep Achmad Muhlisian
Contact Email
asepachmad@stba.ac.id
Phone
+6285722501575
Journal Mail Official
jurnalsora@stba.ac.id
Editorial Address
Redaksi Jurnal SORA Jl. Cihampelas No. 194 Kecamatan Coblong - Bandung 40131 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing
ISSN : 25415433     EISSN : 26851075     DOI : https://doi.org/10.58359/jurnal_sora
Linguistics, Translation/Interpretation, Pragmatics, Sociolinguistics, Phonology, Morphology, Syntax, Semantics, Teaching methodology, SLA, Computer-Assisted Language Learning, Mobile-Assisted Language Learning, Literature, and Other related to foreign language.
Articles 87 Documents
PROSEDUR TERJEMAHAN DALAM TERJEMAHAN KOMIK PRANCIS SPIROU ET FANTASIO À NEW YORK KARYA TOME & JANRY Dian Agustina Pratama
Jurnal SORA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari-ABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.658 KB)

Abstract

Penerjemahan karya sastra asing sudah menjadi bagian dari dunia sastra Indonesia. Berbagai karya sastra mulai dari novel, film, teater, puisi, komik dan cerpen sastra asing sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Komik Spirou et Fantasio merupakan salah satu karya sastra Prancis yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh PT Elex Komputindo. Tulisan ini mengulas prosedur terjemahan bahasa Indonesia komik Spirou et Fantasio à New York. Kegiatan menerjemahkan komik Spirou dan Fantasio ini mendapatkan beberapa hal yang muncul antara lain, peminjaman, ekuivalen, terjemahan impersonnel sebagai ekspresi idiomatik, interjeksi dan terjemahannya, pengurangan unsur dalam terjemahan, dan peralihan tanda baca dalam terjemahan.
ANALISIS PENGGUNAAN STRATEGI PENOLAKAN TIDAK LANGSUNG DALAM BAHASA JEPANG OLEH MAHASISWA BAHASA JEPANG STBA YAPARI ABA BANDUNG Asteria Permata
Jurnal SORA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari-ABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.036 KB)

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah penggunaan strategi penolakan tidak langsung dalam bahasa Jepang oleh mahasiswa. Data penelitian didapatkan dari WDCT (Written Discourse Completion Test). Responden penelitian mahasiswa semester IV angkatan tahun 2010/2011 STBA Yapari ABA Bandung. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran strategi penolakan tidak langsung dalam bahasa Jepang yang digunakan oleh mahasiswa STBA Yapari-ABA Bandung, sebagai berikut: 1) terdapat 7 strategi penolakan tidak langsung yang digunakan oleh responden; 2) strategi penolakan tidak langsung yang paling banyak digunakan adalah alasan dan ungkapan penyesalan yang digunakan pada semua situasi yang diberikan pada WDCT; 3) pemilihan strategi penolakan tidak langsung oleh responden dipengaruhi oleh lawan tutur yang dihadapi; dan 4) dari segi struktur bahasa, tindak tutur penolakan tidak langsung yang digunakan oleh responden masih menggunakan struktur kalimat bahasa Indonesia yang dialihbahasakan ke bahasa Jepang sehingga pola kalimat bahasa Jepangnya terlihat rancu.
THE SPEECH ACTS IN THE CLAUSES WRITTEN ON FOUR COVER STORIES IN NEWSWEEKLY WEBSITE: A Pragmatic Approach Zakie Asidiky
Jurnal SORA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari-ABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.386 KB)

Abstract

Cover story selalu menarik pembaca sebelum mereka membaca isinya. Cover story itu sendiri dapat dianggap sebagai sebuah gambar yang terhubung ke artikel tertentu di sampul majalah atau koran. Cover story yang digunakan dalam majalah atau koran memberitahu pembaca tentang pembahasan artikelnya dan mencerminkan isi yang dibahas. Dengan cover Story pembaca akan dengan mudah memahami informasi dalam konteks berita itu. Informasi dalam cover story dapat disampaikan dengan menggunakan gambar dan menggabungkan mereka dengan beberapa kata-kata, frasa atau bahkan kalimat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan pragmatik. Teori yang digunakan dalam menganalisis data adalah teori tindak tutur yang dikemukakan oleh Searle. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode ini sering disebut sebagai penelitian alami karena dilakukan dalam pengaturanalamiah yang berarti metode ini juga dapat diartikan sebagai data deskriptif yang diamati, lisan atau tertulis. Penulis telah menganalisa 4 (empat) klausa pada cover story sebuah website berita editorial. Alamat website tersebut adalah http://www.newsweekly.com.au/. Edisi cover story yang digunakan adalah edisi dari bulan Januari sampai Juni tahun 2014. Hasil dari penelitian ini adalah (1) satu-satunya tindak komunikasi yang digunakan dalam empat (4) cover story adalah ‘memberitahu (to tell)’, dan (2) tindak tutur yang digunakan adalah assertive atau representative.
MAKNA KANYOUKU YANG BERKAITAN DENGAN BAGIAN TUBUH HANA (HIDUNG), KUCHI (MULUT), MIMI (TELINGA), ME (MATA), DAN SHITA (LIDAH) Anggun Widiyani
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 1 No 1 (2016): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.019 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v1i1.5

Abstract

Kanyouku is a group of words (phrase) that has specific meaning (the meaning cannot betranslated word for word thereof). The term kanyouku cannot be translated directly into Bahasa Indonesia, but can still be predicted through the relation between idiomatic and lexical meaning of the words that form the phrase. This study was a qualitative study aiming at describing the relationship between lexical and idiomatic meaning in kanyouku using the following words: hana (nose), kuchi (mouth), mimi (ears), me (eyes), and shita (tongue). The findings of the research suggest that: kanyouku ‘hana ga takai’ has partial(tongue). The findings of the research (bbuubbuunn) and whole(tongue). The findings of the research suggest that: ( zzeenntataii) relationship as well as cause-effect relationship; kanyouku kuchi ga omoihas metonymic meaning extension due to cause-effect process; and kanyouku me o toosu, mimi ga itai, andshita o makuhave spatial and time relationship. Lexical and idiomatic meaning relationship in kanyouku was dominated by metonymic relations (relationship. Lexical and idiomatic meaning relationship metonymic relations (kanyu kanyu) in the forms of cause-effect, spatial and time, and part for whole relations.
NETNOPRAGMATICS: AN APPROACH TO ANALYZING THE USE OF LANGUAGE IN ONLINE COMMUNITIES Yuliani Kusuma Putri
Jurnal SORA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari-ABA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.652 KB)

Abstract

Artikel ini diajukan untuk memperkaya metode penelitian pada kajian pragmatis. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan kemajuan komunikasi, netnopragmatik diajukan sebagai sebuah pendekatan dalam menganalisis penggunaan bahasa dalam komunitas daring. Komunitas pada media sosial seperti Facebook dan Twitter, serta pesan instan seperti Skype dan WhatsApp dapat dijadikan objek penelitian dalam kajian pragmatis. Pendekatan ini tidak hanya menghemat waktu, data yang diperoleh melalui pendekatan ini juga lebih alami dibandingkan dengan data yang diperoleh melalui simulasi dan DCT. Peneliti netnopragmatik dapat menganalisis interaksi pada komunitas daring yang dilakukan melalui komunikasi bermedia komputer. Cabang-cabang ilmu pragmatik seperti tindak tutur, implikatur, dan kesantunan dapat dikaji melalui komunikasi bermedia komputer.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PADA PENULISAN IKLAN BERBAHASA JEPANG Ari Rahmat Utama Ardipradja; Asep Achmad Muhlisian
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 2 No 1 (2017): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.289 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v2i1.8

Abstract

This research will discuss about language development in its use as a publication media on ads (advertisements). Ads makers are usually trying to make ads with interesting forms, in order to drive consumers interest on their products. However, in adss words (writing) making process, there are often confusions on putting words into sentences, or the words selection as well. This phenomenon is also emerging in the ads that uses Japanese. Sometimes the Japanese writing rules and norms are often overlooked and only consider its aesthetic point, until many errors occurs both in its writing or in the words meaning. Researchers formulate two problems that appear in this descriptive research, i.e. what kinds of syntax errors that appear in the ads writing that use Japanese and what kinds of things that infuenced the emergence of these writing mistakes. The results of this research are two mistakes, 12 phrasemistakes and one sentence error. The cause of these mistakes occurrence is mainly due to errors in typing or misstyping. Other mistakes are caused by human errors in the process of ads making, and mistakes due to technical problems such as damage to ads media.
LISTENING STRATEGIES USED BY THE STUDENTS IN IMPROVING LISTENING SKILL (A CASE STUDY AT STIEPAR LANGUAGE CENTER) Septy Indrianty; Zia Kemala
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 2 No 1 (2017): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.962 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v2i1.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh siswa dan peranan pusat bahasa. Subyek penelitian adalah kelas pertama yang bergabung dalam SLC yang memiliki kmampuan mendengar pada tingkat Low Intermediate. Data diambil menggunakan tiga cara, yaitu observasi, interview, dan kuisioner. Kuisioner terbuka digunakan untuk mengetahui seberapa jauh SLC berperan pada kemampuan mendengar mereka. Selain itu kuisioner juga mencakup Strategy Inventory for Language Learning (Oxford, 1990) yang telah diadopsi. SIIL digunakan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, penghindaran rasa takut (avoiding the fear) sangat berperan dalam peningkatan kemampuan mendengar; dan yang kedua, strategi yang paling disukai siswa adalah strategi metakognif
THE ORIGIN OF ENGLISH WORD BLENDS IN "LEGGING" FASHION TERMS Venny Octaviani
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 2 No 1 (2017): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.078 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v2i1.10

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kata-kata baru dalam istilah fashion Legging yang mengalami proses morfologis. Perkembangan dalam dunia fashion juga membuat terbentuknya istilah-istilah baru yang terbentuk dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kata-kata baru terbentuk, masing-masing kata tersebut memiliki arti yang baru pula. Dalam penelitian ini, kata-kata baru terbentuk dengan proses Blending. Proses Blending yaitu ketika satu kata digabungkan dengan satu kata lain untuk membentuk satu kata baru yang memiliki arti yang berbeda. Proses blending diikuti pula oleh etimologi dari setiap kata, karena ketika kata-kata digabungkan, masing-masing dari setiap kata tersebut memiliki makna yang berbeda dengan kata lainnya untuk membentuk kata baru yang membentuk makna baru. Proses blending juga diikuti oleh proses etimologi. Proses etimologi berfungsi untuk mengetahui makna dari setiap kata. Ketika dua kata atau lebih digabungkan, maka akan menghasilkan suatu kata baru yang berbeda makna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini makna dari suatu kata dianalisis melalui proses etimologi agar bisa dengan mudah diucapkan dalam kehidupan sehari-hari
PENGEMBANGAN CD-ROM MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA PERANCIS DI SMA Citra Kandiawan
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 2 No 1 (2017): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.317 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v2i1.11

Abstract

This research is intented to gather empirical data concerning: (1) the development of interactif multimedia CD-ROM as a media in French language learning; and (2) the students perception in utilisation of interactif multimedia CD-ROM in French language learning. A qualitative and quantitative research approach were used to answer the problem stated in this research. Several tests, questionary, litterature study and interview were applied as an instrument and technic to gather those data. Based on the analysis of the data, we concluded that (1) all the subject proposed in the CD-ROM were arranged to answer the students and teachers needs; (2) both students and teacher were satisfied by using the CD-ROM multimedia interactif in the classroom.
PERLUASAN MAKNA KATA YABAI SEBAGAI WAKAMONO NO KOTOBA Maully Maulana Prawira
Jurnal Sora : Pernik Studi Bahasa Asing Vol 2 No 1 (2017): Jurnal SORA
Publisher : Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari-ABA Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.886 KB) | DOI: 10.58359/jurnal_sora.v2i1.12

Abstract

There is a lot of information that contain meanings expansion. Especially Wakamono Kotoba, Japanese language used by young people contains semantic expansion. Such words are usually not included in the existing dictionaries, making the meanings of these words diflicult to be recognized. However,Wakamono Kotoba often cannot be recognized as onesemantic word by morphological analysis.Used Wakamono Kotoba limited to certain groups of young people (teens in the community).Wakamono Kotoba is mainly classified into two groups: one expresses or evokes emotion and another does not. However, this classificationis sometimes not so clear semantically. For example, the word Yabai originally means dangerous, but young generations use it to mean great. Yabai is a direct example where the original negative emotion is changed to a positive emotion in the usage of Wakamono Kotoba