cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Global Masa Kini
ISSN : 20896018     EISSN : 25022024     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekonomi Global Masa Kini merupakan majalah ilmiah Universitas Indo Global Mandiri yang mencakup hasil penelitian, makalah review, dan komunikasi singkat bidang ilmu Ekonomi. Topik-topik yang tercakup dalam jurnal ini adalah semua bidang terkait dengan ilmu ekonomi. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2" : 10 Documents clear
Strategi Digital Marketing dalam Perdagangan Hasil Tani untuk Meningkatkan Pendapatan Kabupaten Karawang Indah Krisnawati; Ibnu Auf Ubaidi; Hanif Rais; Reminta Lumban Batu
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.361 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.838

Abstract

ABSTRACTKarawang Regency is known as a national rice granary city where many people earn a living in the agricultural sector. Agriculture is one of the drivers of the national economy. The economic progress of a region can be seen from the aggregate economic growth which can be calculated through the Gross Regional Domestic Product (GRDP) which is weighted on average from the level of sectoral growth. Gross Regional Domestic Product (GRDP) is one of the measurement tools used to describe the level of development success. One of the outputs from the agricultural sector that is the mainstay of Karawang Regency's food crops is rice (rice), rice production and productivity in Karawang regency which functions fluctuatively and continues to increase every year, thus making farmers have to have a strategy in marketing more modern and efficient result . Digital Marketing is a marketing method that makes it easy for farmers to monitor and provide all the needs and desires of prospective consumers, prospective consumers can also find and get product information only by exploring the virtual world so as to facilitate the search process. The purpose of this research is to learn more about digital marketing strategies in trade in agricultural products to increase regional income Karawang Regency. This research data analysis technique uses descriptive analysis and verification. Determination of taking the number of respondents (samples) is done through the cluster sampling method. Testing this study uses PLS (Partial Least square). The results show that the digital marketing variable has a positive role of 42.8% of income and the negative competitiveness variable of 45.9% of income.Keywords : Digital Marketing, Competitiveness, IncomeABSTRAKKabupaten Karawang dikenal sebagai kota lumbung padi nasional dimana banyak masyarakat bermata pencaharian disektor pertanian. Pertanian merupakan salah satu roda penggerak perekonomian nasional. Kemajuan perekonomian suatu daerah dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi secara agregat yang dapat dihitung melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang rata-rata tertimbang dari tingkat pertumbuhan sektoralnya. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu alat ukur yang digunakan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan pembangunan. Salah satu output dari sektor pertanian yang menjadi andalan dari tanaman pangan Kabupaten Karawang adalah beras (padi), Produksi dan produktivitas padi di kabupaten Karawang yang berfungsi fluktuatif dan terus meningkat setiap tahun, sehingga membuat petani harus memiliki strategi dalam memasarkan hasil yang lebih modern dan efesien. Digital Marketing merupakan suatu cara pemasaran yang memudahakan para petani memantau dan menyediakan segala kebutuhan dan keinginan calon konsumen, calon konsumen juga bisa mencari dan mendapatkan informasi produk hanya dengan cara menjelajah dunia maya sehingga mempermudah proses pencariannya Tujuan Penelitian ini untuk mempelajari lebih lanjut strategi pemasaran digital dalam perdagangan hasil tani untuk meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten Karawang. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskripstif dan verifikatif. Penentuan pengambilan jumlah responden (sampel) dilakukan melalui metode cluster sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least square). Hasil menunjukkan bahwa variabel pemasaran digital berperan positif 42,8% terhadap pendapatan dan sedangkan variabel daya saing negatif 45,9% terhadap pendapatan.Kata kunci : Digital Marketing, Daya Saing, Pendapatan
Analisis Pengaruh Exterior dan Interior Toko terhadap Minat Belanja Konsumen Kholid Albar
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.392 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.846

Abstract

ABSTRACTAs one of the retail stores that are visited by consumers with a total item variance of products that reaches 1000 items, the Al-Fath store has its own impression in implementing its marketing strategies that are practiced into exterior and interior settings. The store atmosphere can be a positive means of communication, profitable and increase opportunities to influence consumer buying interest. For the purpose of this study, first to determine the effect of simultaneous and partial exterior and interior variables on consumer shopping interests at the Al-Fath store in the Yogyakarta Muslim Khasanah Shopping Center. Second is to find out which variables from the exterior and interior are the most dominant in influencing consumer shopping interests. The respondents were 100 people. Data were collected using instruments in the form of questionnaires. Data analysis techniques used were multiple regression analysis using the SPSS 17.0 for Windows program. The results of this study showed that from exterior and interior variables, more positive and significant variables towards consumer shopping interests, namely exterior with a coefficient of 0, 330 and interior with a coefficient of 0.522. The conclusion of this study is that independent variables, exterior and interior, have a positive and significant effect on consumer spending interest. Individually the variables that have a positive effect are exterior and interior. While the most dominant variable towards consumer spending interest is interior variables.Keywords : Interior, Exterior and consumer spending interestABSTRAKSebagai salah satu toko ritel yang banyak dikunjungi oleh konsumen dengan total item varians produknya yang mencapai 1000 item, toko Al-Fath memiliki kesan tersendiri dalam menerapkan strategi pemasarannya yang dipraktekkan kedalam tatanan exterior maupun interior. Suasana toko dapat menjadi sarana komunikasi yang positif, menguntungkan dan memperbesar peluang untuk mempengaruhi minat beli konsumen. Karena tujuan dari penelitian ini, Pertama untuk mengetahui pengaruh variabel exterior dan interior toko secara simultan maupun parsial terhadap minat belanja konsumen pada toko Al-Fath Pusat Perbelanjaan Khasanah Muslim Yogyakarta. Kedua untuk mengetahui variabel mana dari exterior dan interior yang paling dominan dalam mempengaruhi minat belanja konsumen. Responden sebanyak 100 orang.Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument yang berupa kuesioner.Teknik analisis data yang dipergunakan adalah analisis regresi bergandadengan menggunakan program SPSS 17.0 for Windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari variabel-variabel exterior dan interior, variabel yang lebih berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belanja konsumen yaitu exterior dengan koefisien 0, 330 dan interior dengankoefisien 0,522. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel independen yaitu exterior dan interior berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belanja konsumen. Secara sendiri – sendir ivariabel –variabel yang berpengaruh positif adalah exterior dan interior. Sedangkan variabel yang paling dominan terhadap minat belanja konsumen adalah variabel interior.Kata kunci : Interior, Eksterior dan Minat Belanja Konsumen
Bagaimana Pemerintah daerah merespon Fiscal Stress? Iqbal Lhutfi; Hamzah Ritchi; Ivan Yudianto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.03 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.840

Abstract

ABSTRACTThis study aims to find out and analyze how the response of the regency/municipality to the occurrence of fiscal stress, which is the inability of local governments to generate sufficient income in the current period to meet their expenditure. This study used descriptive qualitative approach to explore primary data information.. This study used Yogyakarta municipality and Surakarta municipality as research sample, the author conducted interviews with related parties for data collection. The results of this study found that the character of local government entities is an important factor in how the region responds to fiscal stress. Regional Original Income has significant influence on fiscal stress, high or low Regional Original Income will affect the confidence of the region in allocating the budget that will be used for public services. The higher the ability of a region in optimizing local revenue, the smaller the impact of fiscal stress on the area, and vice versa. Another response from local governments to fiscal stress is to allocate appropriate Capital Expenditures in accordance with priorities, so that regional potential will increase and attract investors, so that it will grow the economy of the region, and in the end it is expected to increase regional income in the future. In addition to avoiding fiscal stress, the regional government allocates capital expenditures from Special Allocation Funds (DAK), so that these funds if its increase or decrease have little effect on the fiscal stress, because the capital expenditure funding comes from central government transfer funds.Keywords : Fiscal Stress, Response, Yogyakarta, SurakartaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana respon pemerintah kabupaten/kota terhadap terjadinya fiscal stress yang merupakan ketidakmampuan pemerintah daerah untuk menghasilkan pendapatan yang cukup dalam jangka waktu saat ini untuk memenuhi pengeluarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mencoba menggali informasi data primer ke narasumber. Penelitian ini menggunakan kota yogyakarta dan kota surakarta sebagai sampel penelitian, dan penulis melakukan wawancana ke pihak terkait untuk pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa karakter entitas pemerintah daerah adalah faktor penting bagaimana daerah tersebut merespon terjadinya fiscal stress. Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap fiscal stress, tinggi atau rendahnya Pendapatan Asli Daerah akan mempengaruhi kepercayaan diri daerah tersebut dalam mengalokasikan anggaran belanja yang akan digunakan untuk pelayanan publik. Semakin tinggi kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah, semakin kecil pula dampak fiscal stress pada daerah tersebut, begitu sebaliknya. Respons lain dari pemerintah daerah terhadap fiskal stress adalah dengan mengalokasikan Belanja Modal yang sesuai sesuai dengan prioritas, sehingga potensi daerah akan meningkat dan menarik investor, sehingga pada akhirnya akan menumbuhkan perekonomian daerah tersebut, dan pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan pendapatan daerah di masa yang akan datang. Selain itu untuk menghindari fiscal stress pemerintah daerah mengalokasikan belanja modal berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sehingga dana ini apabila mengalami kenaikan atau penurunan tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat fiscal stress daerah tersebut, karena pembiayaan belanja modal tersebut berasal dari dana transfer pemerintah pusat.Kata kunci : Fiscal Stress, Respon, Yogyakarta, Surakarta
Pengaruh Implementasi Corporate Governance terhadap Efisiensi Bank Umum di Indonesia Eliana Eliana; Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.184 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.847

Abstract

ABSTRACTThe implementation of good corporate governance (GCG) is an important thing in sustaining the operational activities of banking companies. This thing is due to the company requires good governance so that, all operational activities can be carried out by transparent, accountable, and efficient. Studies on the relationship between the application of GCG dimensions and company efficiency have been carried out by researchers. However, in the context of bank financial services companies, the functional relationship between the efficiency of the company and the implementation of GCG dimension has not been widely disclosed by the researcher. Even if any, the results of the research they have found were still paradoxical from one another. This study aims to analyze the effect of the implementation of GCG on the efficiency of commercial banks in Indonesia. The GCG implementation is limited to four dimensions consisting of share ownership, the board size, board composition, and separation of CEO and board. The research sample consisted of 20 banking companies listed on the IDX from 2013 to 2018. Data collection through documentation of the financial statements of each bank. Furthermore, the data analyzed using the econometric model of the fixed-effect methods panel regression. The study found that simultaneously the four dimensions of GCG had a significant effect on the efficiency of banking companies. Partially the concentration of share ownership negatively affects efficiency. In contrast, the composition of the board and the separation between the CEO and the board have a positive effect. Furthermore, board size does not affect the efficiency of the banking company.Keywords : Efficiency of Banking, The implementation of GCG and Panel RegressionABSTRAKPenerapan tata kelola perusahaan yang baik merupakan hal penting dalam menopang kegiatan operasional perusahaan perbankan. Hal ini disebabkan karena perusahaan membutuhkan tata kelola yang baik sehingga, semua kegiatan operasional dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan efisien. Studi tentang hubungan antara penerapan dimensi GCG dan efisiensi perusahaan telah dilakukan oleh para peneliti. Namun, dalam konteks perusahaan jasa keuangan bank, hubungan fungsional antara efisiensi perusahaan dan penerapan dimensi GCG belum diungkapkan secara luas oleh peneliti. Bahkan jika ada, hasil penelitian yang mereka temukan masih bertentangan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi GCG terhadap efisiensi bank umum di Indonesia. Implementasi GCG yang dimaksudkan dibatasi hanya pada empat dimensi terdiri dari kepemilikan saham, ukuran komisaris, komposisi komisaris dan pemisahan CEO dan komisaris. Sampel penelitian sebanyak 20 perusahaan perbankan yang listing di BEI selama periode 2013-2018. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap laporan keuangan masing-masing bank. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan ekonometrik regresi panel metode fixed effect model. Penelitian menemukan bahwa secara simultan keempat dimensi GCG tersebut berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perusahaan perbankan. Secara parsial konsentrasi kepemilikan saham oleh pihak internal perusahaan berpengaruh negatif terhadap efisiensi. Sebaliknya, komposisi komisaris dan pemisahan antara CEO dan komisaris berpengaruh positif. Selanjutnya ukuran komisaris tidak berpengaruh terhadap efisiensi perusahaan perbankan.Kata kunci : Efisiensi Perusahaan, Implementasi GCG dan Regresi Panel
Perbandingan Kinerja Saham Syariah di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia Hisbullah Basri; Veny Mayasari
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.495 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.842

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the difference in Sharia stock performance in the Indonesia Stock Exchange and Bursa Malaysia. The population in the study is all sharia stocks listed on the Indonesia Stock Exchange and Bursa Malaysia amounting to 1,280 Sharia shares. The retrieval technique uses purposive sampling where the samples are taken with certain criteria. Meanwhile, the research sample amounted to 60 Sharia shares in which 30 sharia stocks are found on the Indonesia Stock Exchange and 30 Sharia shares in Bursa Malaysia. The research uses four indicators to use the stock performance of Return shares, Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), and Earning per Share (EPS). The data analysis method used in this study is quantitative analysis. The data used is secondary data, time series, and cross-section. The data analysis technique used is by conducting independent sample T-Test. The results showed that there was no difference in the performance of sharia stocks on the Indonesia Stock Exchange and Bursa Malaysia given price to book Value (PBV) and Price Earning Ratio (PER) with significance values of 0.308 and 0.264 respectively. As for the performance of shares with indicators return and EPS obtained the result that there is a difference in the performance of sharia stocks on the Indonesian stock exchange with significance values of 0.006 and 0.000 respectively. This difference is more due to the risk difference in Indonesia and Malaysia.Key words : Stock Performance, Return, EPS, PBV, PERABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja saham syariah di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia. Populasi pada penelitian adalah seluruh saham syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia yang berjumlah 1.280 saham syariah. Teknik pengambilan menggunakan purposive sampling dimana sampel diambil dengan kriteria tertentu. Sedangkan sampel penelitian ini berjumlah 60 saham syariah dimana 30 saham syariah yang terdapat di Bursa Efek Indonesia dan 30 saham syariah yang terdapat di Bursa Malaysia. Penelitian ini menggunakan empat indikator untuk menggukur kinerja saham yaitu Return Saham, Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), dan Earning per Share (EPS). Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder, time series dan cross section. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja saham syariah di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia di lihat dari price to book Value (PBV) dan Price Earning Ratio (PER) dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,308 dan 0,264. Sedangkan untuk kinerja saham dengan indikator return dan EPS didapat hasil bahwa terdapat perbedaan kinerja saham syariah di Bursa Efek Indonesia dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,006 dan 0,000.Kata kunci: Kinerja Saham, Return, EPS, PBV, PER
Moderasi Jumlah Komite Audit atas Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan Rafika Sari
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.214 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.848

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the moderation of the number of audit committees on the influence of Corporate Social Responsibility Disclosure on the value of the company on companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the period 2016. This study contributes to the social ethics literature in business. Theoretically, this research connects the relationship between these variables and empirically examines them. The results of the study show that there is a relationship between social aspects in a company with firm value, either partially or simultaneously. The data analysis method used is multiple linear regression. This method was chosen because the reference shows that there is a match between the analysis tool and the studied variable. The sample in this study uses random sampling with the solvin formula significant level of 5 percent so that the number of samples is 191 companies taken at random. The random sampling method was chosen because it is in accordance with the method of regression analysis. The results of the variable Corporate Social Responsibility (CSR) have a significant effect on Company Value in companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Variable Number of Audit Committees (AC) is able to moderate the relationship of Corporate Social Responsibility (CSR) to Company Value (PER. The results of this study support the statement contained in agency theory and legitimacy that is the fulfillment of social responsibility to the environment able to provide positive externalities for the company and reduce problems conflict of interests and increase company value.Keywords : Moderation in the Number of Audit Committees, Corporate Social Responsibility, Company ValueABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui moderasi dari jumlah komite audit atas Pengaruh Pengungkapan Corporate Socila Responsibility Terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur sosial etika dalam bisnis.Secara teoritis, penelitian ini menghubungkan hubungan antara variabel-variabel ini dan mengujinya secara empiris.Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara aspek sosial dalam suatu perusahaan terhadap nilai perusahaan, baik secara parsial maupun simultan Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Metode ini dipilih karena referensi menunjukan bahwa adanya kecocokan antara alat analisis dengan variabel yang diteliti.Sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling dengan rumus solvin tingkat signifikan 5 persen sehingga jumlah sampel adalah 191 perusahaan yang diambil secara acak. Metode random sampling dipilih karena sesuai dengan metode analisis regresi. Hasil penelitian variabel Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel Jumlah Komite Audit (AC) mampu memoderasi hubungan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan (PER). Hasil penelitian ini mendukung pernyataan yang terdapat dalam teori agensi dan legitimasi yaitu pemenuhan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan mampu memberikan eksternalitas positif bagi perusahaan dan mengurangi permasalahan konflik kepentingan dan meningkatkan nilai perusahaan.Kata kunci : Moderasi Jumlah Komite Audit, Corporate Social Responsibility, Nilai Perusahaan
Tipologi Kemiskinan di Kota Palembang dengan Menggunakan Model Cibest Dwi Septa Aryani; Yuni Rachmawati
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.611 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.844

Abstract

ABSTRACTISSN PRINT : 2089-6018 ISSN ONLINE : 2502-2024This research aims to analyze poverty typology in Palembang city by using Cibest model. The population in this research is the whole of poor people in Palembang. The sampling techniques in this study used Accidental Sampling with the number of samples determined by 200 respondents. Data collection methods using questionnaires, interviews, and documentation with data analysis techniques using quantitative analysis starting from the data collection process, conducting validity tests and data reliability as well as testing the normality Continued with the type of poverty by using Cibest model. The results of this study found that there are four types of poverty with the unique cibest in the community in Palembang namely the poverty of material as much as 54.5%, absolute poverty as much as 24%, spiritual poverty as much as 4.5% and there are people that can be said as much as 17%. This research also found that poverty of majority material type occurs in poor people whose age is advanced (over 60 years) that have been unproductive so that difficulties meet the basic needs of both clothing, food, board, and Health. Meanwhile, the absolute majority of poverty occurs in a society that has a good job as a freelance worker or other private job but the income from the work is insufficient to meet its basic needs.Keywords : Poverty, Typology, CibestABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi kemiskinan di Kota Palembang dengan menggunakan model Cibest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat miskin di Kota Palembang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel ditentukan sebanyak 200 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yang dimulai dari proses pengumpulan data, melakukan uji validitas dan realibilitas data serta uji normalitas yang dilanjutkan dengan penggolongan tipe kemiskinan dengan menggunakan model Cibest. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Terdapat empat tipe kemiskinan dengan mdel Cibest pada masyarakat di Kota Palembang yaitu kemiskinan material sebanyak 54,5%, kemiskinan absolut sebanyak 24%, kemiskinan spiritual sebanyak 4,5% dan terdapat masyarakat yang dapat dikatakan sejahtera sebanyak 17%. Penelitian ini juga menemukan bahwa Kemiskinan tipe material mayoritas terjadi pada penduduk miskin yang usianya sudah lanjut (diatas 60 tahun) yang sudah tidak produktif sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya baik sandang, pangan, papan maupun kesehatan. Sedangkan kemiskinan tipe absolut mayoritas terjadi pada masyarakat yang memiliki pekerjaan baik itu sebagai buruh lepas maupun pekerjaan swasta lainnya namun penghasilan dari pekerjaan tersebut belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.Kata kunci: Kemiskinan, Tipologi, Cibest
Usaha Meningkatkan Efisiensi Sumber Daya Manusia Pada Kinerja Karyawan PT Indosat Tbk Palembang Wendy Liana
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.98 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.851

Abstract

ABSTRACTThe company is a form of formal organization and is a place where the system of cooperation is carried out in carrying out various activities as an effort to achieve certain goals. Many factors influence efforts to achieve the goals of a company. These factors are the resources owned by the company. Human resource performance can be measured fromthe quality of work produced, quantity of work that can be completed, timeliness to complete the work, and the effectiveness of employees using organizational resources. he development of science and technology, requires people to act more quickly and precisely by paying attention to efficiency in all fields, because the development of technology will require an organization to work professionally. It is very difficult for a company to achieve success without implementing office management effectively. Office management is very important to show how to go towards the implementation of a better job, namely by reducing barriers that may exist in a company in achieving its predetermined goals. Office management is an implementation process that can expedite the implementation of the leadership duties ofa company in line with the increasing needs of every leader for complete and fast data in the decision making process needed. So the application of office management at any time will also provide a lot of assistance to the leadership. Office management is the pulse of all organizational activities and has a significant role in supporting the progress of a company. Office work means the activity of collecting, recording, processing, copying, sending and storing information.Keywords : Efficiency, Performance, Human Resources, Office ManagementAbstrakPerusahaan merupakan suatu bentuk organisasi formal dan merupakan wadah dimana sistem kerjasama dilakukan dalam melaksanakan berbagai aktivitas sebagai upaya untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Banyak faktor yang yang mempengaruhi upaya untuk mencapai tujuan dari suatu perusahaan. Faktor-faktor tersebut adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Kinerja sumber daya manusia dapat diukur dari kualitas pekerjaan yang dihasilkan, kuantitas (jumlah) pekerjaan yang dapat diselesaikan, ketepatan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, dan efektifitas karyawan menggunakan sumber daya organisasi. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, menuntut manusia untuk bertindak semakin lebih cepat dan tepat dengan memperhatikan efisiensi disegala bidang, sebab perkembangan teknologi akan menuntut suatu organisasi harus bekerja secara profesional. Sulit sekali bagi suatu perusahaan untuk mencapai sukses tanpa pelaksanaan manajemen perkantoran secara efektif. Manajemen perkantoran sangat penting untuk menunjukkan cara bagaimana menuju kearah pelaksanaan pekerjaan yang lebih baik, yaitu dengan mengurangi hambatan-hambatan yang mungkin terdapat pada suatu perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Manajemen perkantoran adalah proses penyelenggaraan yang dapat melancarkan pelaksanaan tugas pimpinan dari suatu perusahaan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan setiap pimpinan akan data-data yang lengkap dan cepat dalam proses pengambilan keputusan yang dibutuhkan. Maka penerapan manajemen perkantoran setiap waktu juga akan banyak memberikan bantuan-bantuan terhadap pimpinan. Manajemen perkantoran merupakan urat nadi dari segala kegiatan organisasi dan memiliki peranan yang cukup besar dalam mendukung maju mundurnya suatu perusahaan. Pekerjaan kantor berarti kegiatan mengumpulkan, mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim dan menyimpan keterangan.Kata kunci : Efisiensi, Kinerja, Sumber Daya Manusia, Manajemen Perkantoran.
Pengaruh Inflasi Terhadap Tingkat Piutang Bermasalah (Non Performing Loan) Perusahaan Pembiayaan di Kota Palembang Tedy Setiawan Saputra; Isnurhadi Isnurhadi; Harsi Romli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.777 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.845

Abstract

 ABSTRACTOne of determining factor which influenced the finance company growth is how the finance company could be created a profit. The more high profit will open chance widely the finance company to grow. One of the crucial factors which influenced the profitability of the finance company is Non-Performing Loan. The higher the Non-Performing Loan level of the finance company, the more the profit could be reduced. And the lower Non-Performing Loan level, the high profit could be created. One of the factors which influenced the Non-Performing Loan of the finance company is an economic macro variable, especially the inflation factor. The aim of the study to measure empirically the relationship ofInflation on Non-Performing Loan of a finance company in Palembang City. The research data consisted of the Non- Performing Loan statistic of a finance company in Palembang City from January 2015 to June 2018 and statistic of inflation level, from January 2015 to June 2018, which is periodic data (time series) form. The research method utilized in the research is quantitative, with linear regression as the research technique, and supported by the SPSS software 24.0 version. The research result has shown that inflation is not affected directly on Non-Performing Loan level.Keywords : Inflation, NPL, Linier RegressionABSTRAKSalah satu faktor yang menentukan pertumbuhan perusahaan pembiayaan adalah bagaimana perusahaan tersebut dapat menciptakan profit. Semakin tinggi profit yang dihasilkan, maka semakin besar pula peluang perusahaan tersebut untuk berkembang. Salah satu faktor krusial yang dapat mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaanpembiayaan adalah piutang bermasalah (Non Performing Loan). Semakin tinggi piutang bermasalah (Non Performing Loan) maka semakin besar pula profit perusahaan berkurang, demikian pula sebaliknya, semakin kecil piutangbermasalah yang timbul maka semakin besar pula profit yang dapat dibukukan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya piutang bermasalah (Non Performing Loan) pada perusahaan pembiayaan. Salah satu faktoryang dapat mempengaruhi timbulnya piutang bermasalah (Non Performing Loan) adalah faktor ekonomi makro, terutama faktor inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris keterkaitan Inflasi terhadap tingkat Piutang Bermasalah (Non Performing Loan) perusahaan pembiayaan di kota Palembang. Data penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah statistik piutang bermasalah perusahaan pembiayaan di kota Palembang dari bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Juni 2018, dan statistik Inflasi dari bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Juni 2018, dalam bentuk data berkala (time series). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan teknik analisa Regresi Linier, pengujian menggunakan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan Inflasi tidak berpengaruh terhadap tingkat piutang bermasalah (Non Performing Loan).Kata kunci : Inflasi, NPL, Regresi Linier  
Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Internet, Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Minat Berwirausaha Online Mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang Dian Septianti; Melia Frastuti
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol 10, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.889 KB) | DOI: 10.36982/jiegmk.v10i2.871

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of the use of internet-based media, intrinsic motivation and extrinsic motivation on the online entrepreneurial interest of Tridinanti University Palembang students. Data analysis methods used are qualitative and quantitative, with primary and secondary data sources in the form of questionnaires, interviews and documentation. The population in this study were all students of the University of Tridinanti Palembang with the sampling technique is sampling proportionate stratified random sampling, while the samples obtained amounted to 100 respondents. The results showed that there was a significant influence between the use of internet-based media, intrinsic motivation and extrinsic motivation on the online entrepreneurial interest of Palembang Tridinanti University students simultaneously with Sig 0,000. While partially also found the influence of the use of internet-based media, intrinsic motivation and extrinsic motivation, where the use of internet-based media is the most influential variable on online entrepreneurial interest.Keywords: Use of Internet-Based Media, Intrinsic Motivation, Extrinsic Motivation, Online Entrepreneurial InterestABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media berbasis internet, motivasi intrinsik da motivasi ekstrinsik terhadap minat berwirausaha online mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang. Metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, dengan sumber data primer dan sekunder berupa angket, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang dengan teknik sampling adalah sampling proportionate stratified random sampling, adapun sampel yang diperoleh berjumlah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media berbasis internet, motivasi intrinsik da motivasi ekstrinsik terhadap minat berwirausaha online mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang secara simultan dengan Sig 0,000. Sedangkan secara parsial juga ditemukan pengaruh penggunaan media berbasis internet, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik, dimana penggunaan media berbasis internet menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap terhadap minat berwirausaha online.Kata kunci: Penggunaan Media Berbasis Internet, Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, Minat Berwirausaha Online

Page 1 of 1 | Total Record : 10