cover
Contact Name
NANA SUTARNA
Contact Email
nana@upmk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nana@upmk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lensa Pendas
ISSN : 25410199     EISSN : 25416855     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Lensa Pendas merupakan majalah publikasi artikel ilmiah Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang memuat karya tulis ilmiah berkaitan dengan IPTEK terkait dengan pendidikan dasar, ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala. Lensa Pendas menjadi salah satu media penerbitan artikel ilmiah berupa hasil penelitian atau hasil pemikiran (konseptual) sebagai upaya meningkatkan publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2016): September 2016" : 11 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN ISI DONGENG DI KELAS V SEKOLAH DASAR Heryana, Dede; Cunandar, Dadang
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pendekatan Keterampilan Proses terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Isi Dongeng Di Kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran Tahun Pelajaran 2014- 2015. Hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Kutakembaran dalam keterampilan membaca pemahaman masih rendah.Salah satu cara untuk mengatasai masalah tersebut adalah menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada aspek keterampilan membaca pemahaman materi pokok memahami isi dongeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan Keterampilan Proses terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Isi Dongeng Di Kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran Tahun Pelajaran 2014-2015. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran dengan jumlah 23 siswa. jumlah siswa laki-laki 12 dan siswa perempuan 11. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif (eksperimen semu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman pada materi pokok memahami isi dongeng pada siswa di kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran Tahun Pelajaran 2014-2015 sebelum menggunakan pendekatan keterampilan proses, kurang dengan nilai rata-rata 32,43.Kemampuan membaca pemahaman pada materi pokok memahami isi dongeng pada siswa di kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran Tahun Pelajaran 2014-2015 setelah menggunakan pendekatan keterampilan proses, baik sekali dengan nilai rata-rata 85,57. Jadi, terdapat pengaruh signifikan pendekatan ketrampilan proses terhadap kemampuan membaca pemahaman materi pokok memahami isi dongeng di kelas V SD Negeri 2 Kutakembaran Tahun Pelajaran 2014-2015.
PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN PENINGGALAN SEJARAH HINDU DI INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 DARMA KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2014-2015 Maskilah, Imas
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Sebagai implementasinya, diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada pembelajaran pembelajaran peninggalan sejarah hindu di indonesia pada siswa kelas V SD Negeri 3 Darma menggunakanmetode diskusi. Penelitian ini terdiri dari II siklus masing-masing terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Akhir dari setiap siklus dilaksanakan tes dengan menggunakan instrumen soal. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, subyek yang diteliti. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi, catatan lapangan, lembar wawancara, tabel penilaian proses, lembar evaluasi (LKS), dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil observasi kinerja guru memperoleh nilai 85,72 pada siklus pertama diperoleh gambaran ketuntasan hasil belajar siswa dari 32 siswa terdapat 20 siswa 31,25% dan nilai rata-rata terhadap hasil belajar siswa pada pra siklus memperoleh nilai 62,5, pada siklus kedua mendapat nilai 45,31, dan nilai rata-rata terhadap hasil belajar siswa pada siklus pertama memperoleh nilai 90,63, sedangkan siklus kedua terhadap hasil observasi kinerja guru memperoleh nilai 100. Penelitian ini berkesimpulan bahwa penerapan metode diskusi kelompok kecil dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan materi peninggalan sejarah hindu di indonesia pada siswa kelas V (Lima) SD Negeri 3 Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNINGTERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITISSISWAPADAMATERI ENERGI DAN PENGGUNAANNYA DI KELAS IV SDN 1 BABAKANMULYA KECAMATAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN AJARAN 2015-2016 Mulyasari, Ega; Saputra, Kasdar Al Ade
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa perlu ditingkatkan, oleh karena itu pembelajaran harus berorientasi pada aktifitas siswa, mendorong siswa untuk berpikir melalui pengamatan, analisis, serta kegiatan pemecahan masalah sehingga memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah dengan menggunakan model Project BasedLearning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project BasedLearning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pre experiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Babakanmulya, semester II Tahun Ajaran 2015/2016. Adapun jumlah siswa kelas IV SDN 1 Babakanmulya yaitu 19 siswa. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest dan observasi. Keabsahan data diuji dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 21 dan Microsoft Office Excel. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sesudah menggunakan model Project Based Learning, yakni dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 42,2 berada di kategori kemampuan berpikir kritis kurang dan nilai rata-rata posttest sebesar 72,8 berada di kategori kemampuan berpikir kritis baik. Terdapat peningkatan nilai Pretest ke nilai Posttest sebesar 30,6% dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari kategori kurang menjadi kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Project Based Learning berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN PERISTIWA ALAM BESERTA DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI CIGUGUR KUNINGAN Erviani, Irna; Syahrir, Dede Cahyati
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa, aktivitas belajar siswa, dan pengaruh penggunaan media audio visual pembelajaran pada mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, sedangkan rancangan penelitian menggunakan one grup pretest-postest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 64 siswa dan sampel yang diambil dari sekelompok populasi adalah siswa kelas V A yang berjumlah 20 orang siswa. Teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data yaitu dengan pretest dan postest berupa pilihan ganda sebanyak 15 soal, diperoleh nilai pretest terendah 33, nilai tertinggi 86, dan memperoleh nilai rata-rata 56,7 dengan standar deviasi 16,63 berada di bawah KKM. Sedangkan nilai posttest diperoleh nilai terendah 20, nilai tertinggi 93, dan nilai rata-rata 67,7 dengan standar deviansi 18,01 berada di atas KKM. Teknik selanjutnya adalah dengan menggunakan observasi aktivitas belajar siswa diperoleh 46,7% kesiapan siswa, 53,3% antusiasme siswa dalam kelompok, 90% antusiasme siswa terhadap media pembelajaran, 66,7% aktivitas siswa dalam memecahkan masalah, 60% siswa dalam mengerjakan soal latihan dan 53,3% partisipasi siswa dalam menutup kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas pretest yang diperoleh ?2hitung 2,94 dan ?2tabel 5,99 sehingga ?2hitung (2,94) <?2tabel (5,99) dan uji normalitas posttest diperoleh ?2hitung (5,9) <?2tabel (5,99) dengan taraf kepercayaan ? (0,05). Sedangkanuji hipotesis (uji t) diperoleh t hitung (8,2) > ttabel (2,71) maka H1 di terima artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media audio visual pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada siswa kelas V SD Negeri Cigugur Kuningan. ?
PENERAPAN METODE LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS III SD NEGERI 1 CIHERANG KECAMATAN KADUGEDE KABUPATEN KUNINGAN Rohliaty, Elly
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil ulangan harian dalam mata pelajaran Matematika, hasil belajar siswa kelas III di SD Negeri 1 Ciherang Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan masih rendah, dibuktikan dari perolehan hasil belajar siswa yang memperoleh rentang nilai 51_69 sebanyak 74%, rentang nilai 70-85 sebanyak 19% dan rentang nilai 86-100 sebanyak 7%. Adapun tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penerapan metode latihandapat meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas III SD Negeri 1 Ciherang Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan.Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan penelitian tindakan kelas.Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa dengan penerapan metode latihan dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran Matematika siklus 2 materi pelajaran operasi hitung pecahan memperoleh nilai tertinggi sebesar 100, nilai terendah sebesar 60 dan memperoleh rata-rata sebesar 76,09 berada di atas nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan sebesar 66, hal ini membuktikan penerapan metode latihan sudah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa dimana siswa lebih pro aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran, lembar tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan interaksi antara guru dan siswa baik. Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut penerapan metode latihandapat meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas III SD Negeri 1 Ciherang Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan.
IMPLEMENTASI MODEL THINK TALK WRITE BERBASIS MULTIMEDIAUNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS KELAS VSEKOLAH DASAR Rusnilawati, Rusnilawati; Falah, Irfan Fajrul
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar merupakan pelajaran yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan mengajar guru, aktivitas belajar, serta hasil belajar siswa kelas VA SD Islam Al-Madina Kota Semarang melalui penerapan model Think Talk Write berbasis multimedia.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang dilalui yaitu perencanaan, pelaksanakan, pengamantan dan refleksi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskripstif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Keterampilan guru siklus I mendapatkan skor 27 kategori baik, pada siklus II skor 30 kategori sangat baik, dan siklus III meningkat dengan skor 34 kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa siklus I mendapatkan skor 21.14 kategori baik, pada siklus II skor 23.20 kategori baik, dan siklus III meningkat dengan skor 27.30 kategori sangat baik. (3) Ketuntasan belajar klasikal siswa siklus I 76% meningkat pada siklus II menjadi 83,33%, dan meningkat pada siklus III menjadi 90%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Think Talk Write berbasis multimedia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Erawati, Erma; Salam, Dudung Abdu
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok jual beli di Kelas III SDN I Puncak Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2014-2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dimana penulis mengatur ke dalam populasi sampel. Sampel yang digunakan adalah siswa Kelas III SDN I Puncak Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan sebesar 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, dan uji hipotesis (uji z). Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh Z Hit (5,915)> Z daf (2,35). Ha diterima berarti ada pengaruh metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi pokok jual beli Kelas III siswa SDN I Puncak Kecamatan Cigugur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi pokok jual beli Kelas III siswa SDN I Puncak Kecamatan Cigugur.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN 1 SAMPAI 500 DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERNYANYI DENGAN MEDIA HITUNG JARI PADA SISWA KELAS II SDN CISUKADANA KABUPATEN KUNINGAN Yuliah, Yuliah; Sutarna, Nana; Artija, Jojo
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan dilapangan bahwa hasil belajar matematika terutama dalam operasi hitung bilangan 1 sampai 500 masih rendah. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatkan pembelajaran dengan menggunakan metode bernyanyi dengan media hitung jari, siswa kelas II SD Negeri Cisukadana Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan melalui penggunaan metode bernyanyi. Metode Penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua Siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri Cisukadana sebanyak 15 siswa. Hasil Penelitian didapatkan bahwa pemanfaatan metode bernyanyi dengan media hitung jari dapat meningkatkan hasil belajar siswa SD Negeri Cisukadana Kec. Kadugede Kab. Kuningan. Hal ini dibuktikan adanya perkembangan pemahaman hasil belajar siswa. Adapun hasil yang dicapai dari setiap siklus adalah siklus I dikualifikasikan kurang (K) yang rata-rata skor nilai keseluruhan siswa mencapai 20%, untuk siklus II dikualifikasikan sangat baik (SB) yang rata-rata skor nilai keseluruhan siswa mencapai 93,3%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT MELALUI PENDEKATAN INTEGRATIF INTERNAL Pramudika Sari, Agatha Kristi; Sutarna, Nana
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis kalimat melalui pendekatan integratif internal. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu yaitu one group pre test post test design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pre test nilai rata-ratanya yaitu 59,46 dan pada hasil post test nilai rata-ratanya yaitu 79,46, sehingga mengalami peningkatan sebesar 20%. Ini berarti kemampuan menulis anak melalui pendekatan integratif internal mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil perhitungan statistik dengan uji t diperoleh nilai t hitung 4,914 > 1,703 nilai t tabel artinya H0 ditolak dan H1 diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis yang signifikan dengan menggunakan pendekatan integratif internal.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL-INQUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Febriyanti, Febby; Nurfirdaus, Nunu
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kontekstual-inquiri merupakan konsep guru mengajar dengan mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata atau diksi dari tema puisi. Mayoritas guru sudah menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam pembelajaran menulis puisi, akan tetapi pemahaman guru terhadap model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan siswa menulis puisi siswa menemui kesulitan dalam mencari dan menemukan kata untuk dirangkai dalam puisi. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (studi kasus di SDN Salakadomas) dalam proses pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, kejadian, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk deskriptif fenomena, tidak berupa angka-angka. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan yang mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri sudah digunakan oleh guru di SDN Salakadomas dalam proses pembelajaran menulis puisi, akan tetapi dalam pemahaman terhadap model pembelajaran tersebut guru kurang memahaminya. Dimana guru hanya mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata dari tema tersebut, ada beberapa langkah dalam proses pembelajaran yang belum dilakukan atau terlewati oleh guru dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan menulis puisi siswa terdapat kekurangan atau belum maksimal dalam menulis puisi termasuk dari cara penulisan puisinya. Namun dari hasil kemampuan menulis puisi siswa dengan menggunakan model pembelajaran kontekstualinquiri sejauh ini sudah meningkat dari hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sarannya adalah guru diharapkan dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam proses pembelajaran menulis puisi dengan baik, dimana langkah-langkah yang terdapat dalam model pembelajaran tersebut dapat dilakukan dengan berurut atau melakukannya dengan baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 11