cover
Contact Name
Husnun Amalia
Contact Email
husnun_a@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbiomedkes@trisakti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Biomedika dan Kesehatan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 2621539x     EISSN : 26215470     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biomedika dan Kesehatan is an official publication of Faculty of Medicine Trisakti University. Jurnal Biomedika dan Kesehatan is a third-monthly medical journal that publishes new research findings on a wide variety of topics of importance to biomedical science and clinical practice. Jurnal Biomedika dan Kesehatan online contains both the current issue and an online archive that can be accessed through browsing, advanced searching, or collections by disease or topic.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2018)" : 6 Documents clear
Lensa kontak: keamanan dan pencegahan komplikasi Amalia, Husnun
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.170-171

Abstract

Lensa kontak saat ini dikenal oleh masyarakat secara luas dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.(1) Lensa kontak adalah alat bantu yang diletakkan di permukaan kornea, mudah digunakan, nyaman untuk beraktivitas dan berolahraga. Fungsi utamanya adalah untuk mengatasi gangguan refraksi dengan keunggulan memberikan lapang pandang lebih luas dan lebih baik secara estetik.(2)Saat ini penggunaannya telah berkembang menjadi atribut mode dan estetika.(3) Indikasi penggunaan lensa kontak lainnya adalah terapeutik (ulkus kornea, erosi kornea, albino, aniridia, post operasi kornea), preventif simblefaron, diagnostik dan occupational (olahragawam, pilot, aktor).(2)Lensa kontak yang sering digunakan adalah lensa kontak lunak (softlens) yang berbahan hidrogel atau silicon hidrogel.(4)
Hubungan antara konsumsi vitamin D dan gangguan depresi pada lanjut usia Dwana, Laksmita; Abikusno, Nugroho
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.179-184

Abstract

LATAR BELAKANGDepresi merupakan salah satu penyakit yang memerlukan perhatian khusus dikarenakan penyebarannya yang sudah cukup mengglobal dan lansia merupakan penderita utamanya. Gangguan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti riwayat kejiwaan hingga nutrisi. Berbagai penelitian menunjukkan adanya perbedaan kesehatan mental berdasarkan kecukupan konsumsi vitamin D. Oleh karenanya, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat hubungan antara konsumsi vitamin D dan gangguan depresi pada lanjut usia. METODEPenelitian menggunakan studi observasional dengan desain potong lintang di Panti Sosial Tresna Werda Budi Mulia 2. Data dikumpulkan dengan cara wawancara terpimpin menggunakan kuesioner yang meliputi usia, jenis kelamin, kuesioner frekuensi makanan, dan skala depresi geriatrik. Analisis data menggunakan program statistik dengan tingkat kemaknaan 0,05. HASILDari 79 responden, terdapat 82,3% berusia Young-Old, 50,6% dengan jenis kelamin perempuan, 93,7% kurang mengkonsumsi vitamin D, 68,4% mengkonsumsi vitamin D di bawah rata-rata, dan 50,6% mengalami depresi. Rata-rata konsumsi vitamin D adalah 5,05 mcg. Hubungan antara usia, jenis kelamin, konsumsi vitamin D, dan rata-rata konsumsi vitamin D dengan gangguan depresi memiliki nilai p > 0,05. KESIMPULANPenelitian ini menujukkan tidak ada hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, konsumsi vitamin D, dan gangguan depresi pada lansia.
Hubungan nilai Ujian Sekolah dan nilai Ujian Nasional dengan indeks prestasi semester pertama mahasiswa Fakultas Kedokteran Tjhin, Purnamawati; Samara, Diana
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.191-197

Abstract

LATAR BELAKANGSeleksi masuk adalah satu upaya universitas untuk memperoleh mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik yang sesuai supaya dapat menunjang proses pembelajaran mahasiswa. Salah satu jenis seleksi masuk yang sering digunakan adalah dengan seleksi nilai rapor SMU calon mahasiswa karena dianggap mencerminkanpriorknowledgecalon mahasiswa. Pada kenyataannya, prestasi akademik mahasiswa yang diperoleh di perguruan tinggi sangat bervariasi walaupun semua telah lulus kriteria seleksi masuk dan menjalani proses pembelajaran yang sama. Penelitian inibertujuanuntuk mengetahui hubungan Nilai Ujian Sekolah (US), Nilai Ujian Nasional (UN), dan asal SMU dengan Indeks Prestasi (IP) semester pertamamahasiswaFakultas Kedokteran (FK). METODEPenelitian dilakukan dengan pendekatan potong lintang pada 170 mahasiswa semester pertama di salah satuFK swasta di Jakarta. Sampel dipilih secara simple random sampling dan diperoleh data berupa Nilai Ujian Sekolah, Nilai Ujian Nasional, asal SMU, dan IPK semester 1. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square, Uji T-Test berpasangan, dan regresi linier sederhana. HASILRerata nilai US lebih tinggi dibandingkan dengan nilai UN (p<0,05), kecuali nilai Biologi (p=0,085).Nilai US dan UN berkorelasi sangat lemah dengan IP semester 1 (r=0.00-0.39). Nilai UN lebih berkorelasi dengan IP semester 1 dibandingkan dengan nilai US. Mahasiswa yang berasal dari SMU di Jabodetabek memiliki IP yang lebih tinggi dibanding mahasiswa asal luar Jabodetabek(p = 0.002). KESIMPULANSemua komponen nilai US dan UN memiliki memiliki arah hubungan yang positif dengan nilai IP semester 1, walaupun memiliki korelasi yang lemah. Terdapat perbedaan bermakna antara nilai US dan nilai UN. Terdapat perbedaan bermakna antara nilai US dan UN siswa di wilayah Jabodetabek dan di luar Jabodetabek.
Hubungan antara durasi aktivitas membaca dengan astenopia pada mahasiswa Chandra, Jeffrey; Kartadinata, Erlani
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.185-190

Abstract

LATAR BELAKANGPenggunaan perangkat digital dan berkembangnya internet di era global semakin menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dan berdampak pada kesehatan kesehatan mata, yakni astenopia. Astenopia merupakan melemahnya kekuatan penglihatan akibat ketegangan karena penggunaan kedua bola mata yang berlebihan. Pada mahasiswa kedokteran saat ini ebooks dan jurnal ilmiah yang mudah didapat berpengaruh besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi aktivitas membaca dengan astenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. METODEPenelitian menggunakan desain potong silang pada 249 mahasiswa kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta. Kuesioner digunakan untuk mendapatkan data jenis kelamin, kelemahan otot ekstraokuler, durasi membaca dengan hardcopy serta komputer pada hari kerja dan akhir pekan, akumulasi aktivitas jarak dekat, dan gejala mata lelah. Analisis data menggunakan Chi-square dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. HASILPada durasi aktivitas membaca cukup (≤5360 jam) ditemukan 85 mahasiswa (41,3%) dengan astenopia, sedangkan durasi membaca lama (5361–9520 jam) dan sangat lama (≥9521 jam) ditemukan astenopia berturut-turut 55 mahasiswa (26,7%) dan 66 mahasiswa (32%). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas membaca dengan astenopia nilai (p=0,128). KESIMPULANTidak terdapat hubungan bermakna antara durasi aktivitas membaca dengan astenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti
Pengaruh ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa Ifriana, Fiadwita Nia; Kumala, Widyasari
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.172-178

Abstract

LATAR BELAKANGPseudomonas aeruginosa merupakan bakteri negatif-gram yang menjadi penyebab tersering infeksi di lingkungan Rumah Sakit yang dikenal dengan istilah infeksi nosokomial. Saat ini penggunaan antibakteri dari bahan alami mulai dikembangkan. Di seluruh dunia, ratusan tanaman dapat digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai pengobatan untuk infeksi bakteri. Biji buah pala (Myristica fragrans Houtt) mengandung minyak atsiri, saponin, terpenoid, flavonoid, yang diketahui berpotensi sebagai antibakteri. Maka dari itu penulis ingin mengetahui aktivitas antibakteri pada biji pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. METODEDesain penelitian ini adalah eksperimental sesungguhnya (True Experimental) laboratorium in vitro, menggunakan metode difusi cakram, dengan menggunakan sampel ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) dan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Terdapat 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. Zona hambat yang terbentuk akan diukur menggunakan penggaris. Analisis data dengan menggunakan SPSS versi 22. HASILHasil penelitian menunjukkan ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa, hal ini dibuktikan dengan terbentuknya zona hambat pada kertas cakram. Zona hambat yang terbentuk bervariasi, semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin luas zona hambat yang terbentuk. KESIMPULANEkstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) dapat menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dengan kategori lemah.
Hubungan intensitas penggunaan game online dengan visus mata pada siswa SMA Oktavani, Yoki; Fadilah, Tubagus Ferdi
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.198-202

Abstract

LATAR BELAKANGPenglihatan yang optimal hanya dapat dicapai bila terdapat suatu jalur saraf visual yang utuh, struktur mata yang sehat serta kemampuan fokus mata yang tepat. Etiologi dari penurunan visus bersifat multifaktoral. Berdasarkan data dari World Health Organization, diseluruh dunia pada tahun 2010 terdapat sebanyak 285 juta orang (4,24%) populasi dengan gangguan penglihatan; 39 juta (0,58%) dengan kebutaan; dan 246 juta (3,65%) dengan low vision. Penyebab gangguan penglihatan tertinggi di seluruh dunia adalah kelainan refraksi (43%). METODEJenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan potong silang. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan kuesioner untuk intensitas penggunaan game online dan pemeriksaan menggunakan kartu Snellen serta Pinhole untuk visus di SMAN 23 Tomang – Jakarta Barat. Responden berjumlah 149 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Analisis diolah dengan program SPSS 21,0. HASILUji Fisher’s didapatkan nilai probabilitas p=0,551 dimana didapatkan p>0,05, sehingga tidak terdapat hubungan antara intensitas penggunaan game online dengan penurunan visus. KESIMPULANTidak terdapat hubungan bermakna antara intensitas penggunaan game online dengan penurunan visus pada siswa kelas X - SMAN 23 Tomang Jakarta Barat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6