cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
LOGOS (Jurnal Filsafat - Teologi)
ISSN : 14125943     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Terbit 2 (dua) kali dalam setahun, Bulan januari dan Bulan Juli oleh Fakultas Filsafat Universitas Katolik Santo Thomas . Majalah ini berorientasi pada Nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan ini dimaksudkan sebagai media untuk mengangkat dan mengulas pengalaman manusia dan religius berdasarkan disiplin ilmu filsafat dan teologi serta ilmu-ilmu humaniora yang terkait dengannya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015" : 5 Documents clear
BUDAYA-BUDAYA YANG BERPENGARUH TERHADAP TEOLOGI KRISTEN Alvonsus Ara
LOGOS Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v12i1.860

Abstract

Setiap wawasan teologi kristiani tumbuh dan berkembang sesuai dengan pola pikir dan situasi sosial-politik yang hidup dalam konteks budaya dan zamannya. Apabila wawasan teologi didalami, maka patut ditegaskan bahwa pertumbuhan dan perkembangan teologi kristen sangat dipengaruhi oleh budaya Yahudi, budaya Yunani, budaya Romawi dan budaya kristiani sendiri. Oleh karena itu, pada bagian ini akan dipaparkan secara khusus kekayaan dari masing-masing budaya yang sangatmenentukan isi teologi kristiani.
"WELCOME, MY SISTER DEATH!" A Reflection Inspired by St. Francis Experiences of Death Largus Nadeak
LOGOS Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v12i1.859

Abstract

The understanding of  death varies depending on peoples world views and religious beliefs. The undersanding and the experiences of St. Francis of death is interseting to reflect. He accepted death as a part of human existence, so at the approach of his death he said, “Welcome, my sister death!” Francis’ view about death was transformed by his experiences of faith and fraternal worldview. Byreflecting death inspired by St. Francis’ experiences of death we prepare ourselves to accept our death. Death is not our enemy, but a part of our human existence. In our death we will rest in peace.
IMAMAT DAN KENABIAN Raidin Sinaga
LOGOS Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v12i1.861

Abstract

Pada hakekatnya imamat tidak bisa dipisahkan dari kenabian. Hal ini sangat jelas untuk para bapak Konsili Vatikan II yang diungkapkan dalam Dekrit tentang Pelayanan dan Kehidupan Para Imam: “ Tuhan Yesus, ‘yang oleh Bapa dikuduskan dan diutus ke dunia’ (Yoh 10: 36) mengikutsertakan seluruh Tubuh mistik-Nya dalam pengurapan Roh yang diterima-Nya sendiri” (PO, 2). Dengan kata lain, sudah sejak awal mula, dalam “benak Allah”, kesatuan itu ada dan harus dijaga dan dipertahankan. Dalam perjalanan Sejarah Keselamatan hal ini tidak langsung jelas, dibutuhkan proses yang panjang untuk sampai pada pemahaman yang benar. Hal itu nampak dari pemahaman tentang peran dan makna nabi dan imam dalam Perjanjian Lama sampai dengan paham dan praktek Gereja sebelum dan sesudah Konsili Vatikan II.
PERANAN AGAMA DALAM PEMBANGUNAN KABUPATEN SAMOSIR Gonti Simanullang
LOGOS Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v12i1.862

Abstract

Agama pasti memberi peranan signifikan dalam pembangunan manusia, sebab agama-agama mengajarkan kepada para penganutnya hal-hal yang secara moral baik dan benar. Bahwa beberapa penganut agama belum berperilaku sesuai dengan ajaran agamanya, sebagaimana terdapat dalam Statistik Kabupaten Samosir, tidaklah dengan sendirinya meniadakan atau menyangkal peranan agama dalam pembangunan masyarakat. Sarasehan tentang “Peranan Agama dalam Pembangunan Kabupaten Samosir” yang diorganisir oleh Pemerintah Kabupaten Samosir dan dihadiri oleh tokoh-tokoh agama dan masyarakat bertujuan untuk mendongkrak relevansi dan kontribusi agama, khusunya para penganut agama, dalam meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, adil, jujur dan damai. Untuk tujuan itu, salah satu peranan signifikan agama yang dielaborasi dalam tulisan ini adalah edukasi moral. Karena mayoritas besar penganut agama yang terdapat di Kabupaten Samosir adalah Kristen, maka edukasi moral itu didekati dari sudut kekristenan. Edukasi moral itu terkadung dalam Alkitab, khususnya dalam dekalog atau Sepuluh Perintah Allah. Tiga abad sebelum kekristenan, landasan moral ini telah digariskan oleh Aristoteles.
KONTRIBUSI RELIGIOSITAS JAWA PADA PERKEMBANGAN SITUS-SITUS ZIARAH KATOLIK Yustinus Slamet Antono
LOGOS Vol 12 No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/logos.v12i1.1526

Abstract

Di Indonesia kita mudah menjumpai tempat-tempat yang dianggap sakral oleh masyarakatnya. Mengapa tempat-tempat tersebut dianggap sakral, jawabannya bisa dicari melalui ceritera-ceritera rakyat baik berupa mite maupun legenda. Tempat-tempat yang dianggap sakral ataupun ceritera-ceritera rakyat yang menyertainya merupakan bagian dari religiositas. Dalam tulisan singkat ini akan dipaparkan kontribusi religiositas pada berkembangan situs-situs ziarah Katolik dengan mengambil contoh masyarakat Jawa dari sisi religiositasnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5