cover
Contact Name
Jayanti Putri Purwaningrum
Contact Email
jayanti.putri@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anargya@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26154196     EISSN : 26154072     DOI : -
Core Subject : Education,
“Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika” is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on mathematics education as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. “Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika” is managed to be issued twice in every volume. The scope of “Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika”.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 20 Documents clear
Efektivitas Model Pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa u'la, Illiyyin Darojatil; Murtono, Murtono; Ulya, Himmatul
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.915 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar, dan (2) menemukan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat memenuhi kualifikasi keefektifan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 dan 2 Pendosawalan tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas V SDN 1 Pendosawalan sebagai kelas kontrol dan siswa kelas V B SDN 2 Pendosawalan sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data awal yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji kesamaan rata-rata, dan analisis data akhir yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, uji ketuntasan belajar, dan uji perbedaan rata-rata dari sampel yang telah diberi perlakuan. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa antara siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang berbeda secara signifikan. Kemampuan komunikasi matematis dapat dilihat dari hasil uji ketuntasan belajar individual dan klasikal. Pada hasil uji ketuntasan belajar individual disimpulkan bahwa siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS mendapat nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis >75, sedangkan uji ketuntasan klasikal disimpulkan bahwa rata-rata siswa yang tuntas KKM berjumlah lebih dari 75%.
Deskripsi Hasil Belajar Matematika Siswa Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent H Mailili, Wahyuni
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.115 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa pada materi teorema phytagoras dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) dan gaya kognitif Field Independent (Fl) di Mts.Alkhairaat Kalukubula. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi seluruh siswa kelas VIII Mts Alkhairaat Kalukubula yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 104 siswa. Teknik pengambilan data yaitu random sampling dipilih 40 siswa gaya kognitif Field Dependent (FD) dan 40 siswa Field Independent (Fl). ). Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis statistik deskriptif dimaksudkan untuk mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dengan menggunakan skor tertinggi, skor terendah, rata-rata, standar deviasi, variansi dan tabel frekuensi persentase. Hasil belajar dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) berada pada kategori sangat rendah diperoleh nilai rata-rata 49,40 dari skor ideal 100. Standar deviasi 16,17 dan Variansi 261,528. Sedangkan hasil dengan gaya kognitif Field Independent (Fl), berada pada kategori sedang diperoleh dengan nilai rata-rata 75,10 dari skor ideal 100. Standar deviasi 9,18 dan variansi 84,30. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa gaya kognitif Field Independent lebih tinggi dibandingkan dengan gaya kognitif Field Dependent dalam menyelesaiakan soal materi teorema phytagoras dengan kata lain gaya kognitif berkonstribusi pada hasil belajar matematika siswa.
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika melalui Realistic Mathematic Education Berbantu Alat Peraga Bongpas Fahrudin, Achmad Gilang; Zuliana, Eka; Bintoro, Henry Suryo
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.994 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2280

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika, keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran matematika dan aktivitas belajar siswa  menggunakan model Realistic Mathematic Education berbantu alat peraga BongPas. Subjek penelitian ini yaitu kelas V SD 2 Bae yang berjumlah 14 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika pada siklus I yaitu 35,7% dengan kriteria kurang dan pada siklus II yaitu 78,5% dengan kriteria baik.  Hasil pengamatan keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, dari siklus I memperoleh persentase 76% dengan kriteria baik, sedangkan siklus II memperoleh persentase 86,5% dengan kriteria sangat baik. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, dari siklus I dengan persentase 71% dengan kriteria baik sedangkan siklus II dengan persentase 82% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika, keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas belajar siswa di kelas V SD 2 Bae meningkat setelah diterapkannya model Realistic Mathematic Education berbantu alat peraga BongPas.
Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Discovery Learning Berbantuan Asesmen Hands on Activities Kurniadi, Galih; Purwaningrum, Jayanti Putri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.659 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2463

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah pencapaian kemampuan pemahaman matematis siswa yang belajar melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities lebih tinggi jika dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran ekspositori. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi eksperimen yang berlokasi di MTS NU Nahdlatul Athfal, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kelompok kontrol non ekivalen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman matematis siswa. Teknik analisis datanya dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif dan teknik analisis kuantitatif statistik. Adapun pengujian statistik yang digunakan yaitu uji normalitas Shapiro Wilk, uji homogenitas Levene Statistic dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kemampuan pemahaman matematis siswa yang belajar melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities lebih tinggi dari siswa yang belajar melalui pembelajaran ekspositori. Dengan demikian, pembelajaran melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.
Model Think Talk Write Berbantuan Media Monomat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Sekolah Dasar Noviarny, Dylla Akny; Murtono, Murtono; Ulya, Himmatul
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.1 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran matematika dengan model Think Talk Write, 2) meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan model Think Talk Write, dan 3) meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas V SD 1 Wergu Kulon dengan model Think Talk Write berbantuan media Monomat pada materi bangun datar dan bangun ruang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan adalah jenis tes dan non tes. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengitung ketuntasan klasikal, rata-rata kelas, dan rata-rata per indikator kemampuan komunikasi matematika siswa. Analisis kualitatif menggunakan rating scale. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa dapat meningkat dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media Monomat. Siswa dapat berpikir, berbicara, dan menulis yang mengarah pada mengembangkan ide atau gagasan matematika sehingga kemampuan komunikasi matematika siswa dapat berkembang dengan menggunakan model Think Talk Write.
Penerapan Model Inquiry Berbantuan Media Manipulatif untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik Siswa SD Zulfah, Ummu; Utaminingsih, Sri; Bintoro, Henry Suryo
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.237 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan penerapan model inquiry berbantuan media manipulatif untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematik siswa kelas IV SD 5 Jepang materi keliling dan luas bangun datar, (2) untuk mendeskripsikan aktiivtas belajar siswa kelas IV SD 5 Jepang pada mata pelajaran matematika materi keliling dan luas bangun datar dengan menerapkan model pembelajaran inquiry berbantuan media manipulatif, dan (3) untuk mendeskripsikan keterampilan mengajar guru dalam menerapkan model pembelajaran inquiry berantuan media manipulatif pada pelajaran matematika materi keliling dan luas bangun datar siswa kelas IV SD 5 Jepang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada IV SD 5 Jepang dengan subjek penelitian 41 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Variabel bebas adalah model pembelajaran inquiry berbantuan media manipulative. Variabel terikat adalah kemampuan koneksi matematik. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data deksripsi kualitatif. Hasil penelitian terdapat peningkatan pada nilai kemampuan koneksi matematik pada materi keliling dan luas bangun datar yakni  siklus I (56,1%) dan siklus II (78,05%). Didukung dengan peningkatan keterampilan belajar matematika siswa pada siklus I 67,79 (baik) menjadi 78,2 (sangat baik) pada siklus II. Data pendukung lain yakni, peningkatan pada aktivitas belajar siswa dalam mengkoneksikan matematik siklus I 67,7% (cukup) menjadi 82,93% (baik) pada siklus II. Keterampilan mengajar guru dalam pengelolaan pembelajaran model pembelajaran inquiry juga mengalami peningkatan pada siklus I 66,23% (cukup) menjadi 82,21% (baik) pada siklus II. Hal tersebut membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran inquiry berbantuan media manipulatif dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematik siswa kelas IV SD 5 Jepang materi keliling dan luas bangun datar.
Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V SD Negeri Rau Kedung Jepara Pada Materi Perkalian Pecahan Mukrimatin, Nor Aulia; Murtono, Murtono; Wanabuliandari, Savitri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.001 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2277

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil wawancara dengan guru terkait pemahaman konsep matematika, (2) mengetahui hasil observasi pembelajaran terkait pemahaman konsep matematika, (3) mengetahui hasil tes awal peserta didik terkait pemahaman konsep matematika. Lokasi penelitian ini adalah SD Negeri Rau Kedung Jepara Jawa tengah Indonesia. Penelitian dilaksanakan pada semester genap bulan mei tahun 2018. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V dan peserta didik kelas V SD Negeri Rau yang berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan guru, observasi, dan tes. Setelah mendapatkan data, dilakukan dengan teknik analisis data kuantitatif deskriptif dan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan pretest diketahui bahwa pemahaman konsep siswa masih rendah 
Penerapan Model Creative Problem Solving Berbantuan Media Bongkar Pasang untuk Peningkatan Berpikir Kreatif Matematika Siswa Sekolah Dasar Yuliani, Irma; Kanzunnudin, Mohammad; Rahayu, Ratri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.235 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika dengan diterapkannya model Creative Problem Solving berbantuan media bongkar pasang. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD 1 Wergu Kulon tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 23. Metode yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas pada penelitian ini yakni model Creative Problem Solving, sedangkan variabel terikatnya yakni kemampuan berpikir kreatif matematika. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata keterampilan mengajar guru pada siklus I mencapai 3,14 (baik), pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,40 (sangat baik). Skor rata-rata aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh 2,31 (cukup), dan pada siklus II memperoleh 2,82 (baik). Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan berpikir kreatif matematika pada materi jaring-jaring kubus dan balok dari siklus I mencapai ketuntasan 56,52% (sedang) ke siklus II mencapai ketuntasan 78,26% (tinggi).
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas IV SDN 3 Gemulung Pada Materi Pecahan Pujiati, Pujiati; Kanzunnudin, Mohammad; Wanabuliandari, Savitri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.391 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis kemampuan pemahaman konsep melalui wawancara, (2) menganalisis kemampuan pemahaman konsep melalui observasi, (3) menganalisis kemampuan pemahaman konsep melalui pretest. Lokasi dalam penelitian ini ialah SD 3 Gemulung Pecangaan Jepara Jawa Tengah Indonesia yang dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2018. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV dengan jumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes kemudian data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif deskriptif dan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan pretest diketahui bahwa pemahaman konsep siswa masih rendah.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SD melalui Model Guided Discovery Learning Berbantuan Permainan Kaki Bima Sumaryati, Ismi; Rahayu, Ratri; Utaminingsih, Sri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.199 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika, aktivitas belajar siswa, dan keterampilan guru mengajar dengan model guided discovery learning berbantuan permainan kaki bima pada materi bilangan romawi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD N Margorejo 01 Pati dengan subjek 25 siswa kelas IV. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu model guided discovery learning berbantuan permainan kaki bima, sedangkan variabel terikat adalah pemahaman konsep matematika. Penelitian tindakan kelas ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/ observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV SD N Margorejo 01 Pati adalah 62,08 pada kriteria cukup dengan ketuntasan klasikal mencapai 48% pada siklus I meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata menjadi 78,7 pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 80%, (2) rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 2,51 dengan kriteria baik meningkat pada siklus II menjadi 2,63 dengan kriteria baik, (3) rata-rata skor keterampilan guru pada siklus I adalah 2,56 dengan kriteria baik meningkat pada siklus II menjadi 3,00 dengan kriteria baik

Page 1 of 2 | Total Record : 20