cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
ISSN : 16931475     EISSN : 25499777     DOI : doi.org/10.24114/jik
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini di kelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Jurnal memuat tentang hasil penelitian dan hasil kajian teori dalam bidang Olahraga.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan" : 9 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KAYANG DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI BANTUAN TEMAN PADA SISWA KELAS X SMK PAB DELI SERDANG TAHUN AJARAN 2012-2013 Tuhadi Tuhadi
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9241

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya meningkatkan hasil belajar kayang dalam pembelajaran senam lantai melalui bantuan teman pada siswa. SMK PAB Deli Serdang Tahun Ajaran 2012/2013. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMK PAB Deli Serdang Tahun Ajaran 2012/2013, waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 14-21 November 2012 selama 2 minggu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa Kelas X SMK PAB Deli Serdang dengan jumlah siswa 90 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yaitu kelas X-1 SMK PAB Deli Serdang Tahun Ajaran 2012/2013, dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 45 orang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembelajaran melalui bantuan teman dapat meningkatkan hasil belajar siswa, nilai rata-rata awal siswa yaitu 63,77 (Tidak Tuntas). Pada tes siklus I nilai rata-rata siswa jadi meningkat yaitu 65,92 (Tidak Tuntas), dan pada pelaksanaan siklus II nilai rata-rata siswa telah mencapai 81,48 (Tuntas). Kata Kunci : Gerakan Kayang, Bantuan Teman, Portofolio
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DEBNGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-24 BULAN DIKELURAHAN KAMPUNG KAJANAN KECAMATAN BULELENG Made Kurnia Widiastuti Giri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9236

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisai hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian ASI serta pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita usia 6-24 bulan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi Penelitian adalah ibu dan balitanya berusia 6-24 bulan di Kelurahan Kampung Kajanan. Jumlah populasi adalah  98 orang dan sampel berjumlah 78 orang, dengan teknik simple random sampling. Instrumen kuesioner untuk data pengetahuan,sikap  dan pemberian ASI Eksklusif dan untuk status gizi  balita digunakan data pada Kartu Menuju Sehat (KMS) . Pengujian hubungan keempat variabel dengan analisis Regresi Logistik. Hasil : Hasil analisis hubungan pengetahuan dengan status gizi balita,ibu dengan pengetahuan baik tentang ASI maka  status gizi balitanya di atas garis merah 25,196 kali lebih tinggi dari pada ibu dengan pengetahuan tidak baik. (p = 0,011 OR = 25,196; CI 95% = 2,087 hingga 304,158). Sikap ibu tentang ASI baik akan memiliki balita dengan status gizi di atas garis merah 21,656 kali lebih besar dari pada ibu dengan kategori sikap  tidak baik. Hubungan tersebut secara statistik signifikan (p = 0,044; OR = 21,656; CI 95% = 1,081 hingga 434,028). Pada variabel pemberian ASI Eksklusif, ibu yang memberikan ASI Eksklusif akan memiliki balita dengan status gizi di atas garis merah 19,769 kali lebih besar dari pada bayi tanpa ASI eksklusif (p = 0,029; OR = 19,769; CI 95% = 1,361 hingga 287,238). Secara bersama semakin baik pengetahuan dan sikap ibu disertai pemberian ASI Eksklusif, maka status gizi balitanyapun berada diatas garis merah. (Nagelkerger R Square 68,2%).                                               Kata-kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, ASI Eksklusif, Status Gizi Balita.
HUBUNGAN KECAPATAN, KELINCAHAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MENGKONTROL BOLA DALAM PERMAINAN HOCKEY ATLET PUTRI PELATDA SUMATERA UTARA PERSIAPAN PON XVII KALIMANTAN TIMUR Sabar Surbakti
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9245

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang besarnya hubungan kecepatan, kelincahan dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan mengkontrol bola dalam permainan hockey. Metode penelitian adalah deskriptif dengan teknik korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 22 orang.  Orang coba (sample) adalah keseluruhan dari populasi (total sampling). Pelaksaaan test dan pengambilan data dilaksanakan di lapangan hockey kebun bunga Medan. Selanjutnya dilakukan analisa penelitian dengan teknik statistika korelasional untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variable-variabel penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan : (1). Tidak terdapat hubungan yang  signifikan antara kecepatan terhadap kemampuan mengkontrol bola, dengan korelasi (r) sebesar 0,17 dan dengan nilai thitung sebesar 0,77 sedangkan ttabel sebesar 1,72 (th < tt). (2). Terdapat hubungan yang segnifikan antara kelincahan terhadap kemampuan mengkontrol bola  dengan korelasi (r) sebesar 0,39 dan dengan nilai thitung sebesar 1,89 sedangkan ttabel sebesar 1,72 (th > tt). (3). Terdapat hubungan yang segnifikan antara kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan mengkontrol bola  dengan korelasi (r) sebesar 0,41 dan dengan nilai thitung sebesar 2,01 sedangkan ttabel sebesar 1,72 (th > ttl). (4).Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel-variabel tersebut karena menunjukkan nilai  F sebesar 3,31 sedangkan Ftabel sebesar 3,13. (Fo > Ft). Dengan demikian hipotesa pertama dalam penelitian ini tidak dapat diterima, sedangkan hipotesa yang kedua dan ketiga dan keempat dapat diterima karena terbukti kebenarannya dalam penelitian ini. Kata Kunci: Hockey, Kecepatan, kelincahan, kekuatan otot, kontrol bola.
PENGARUH PEMBERIAN SANGOBION TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN SETELAH MELAKUKAN AKTIFITAS FISIK MAKSIMAL PADA MAHASISWA IKOR Zulfachri Zulfachri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9242

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang Pengaruh Pemberian Sangobion Setelah Melakukan Aktifitas Fisik Maksimal terhadap Kadar Hemoglobin pada Mahasiswa Ikor  2009.        Penelitian dilakukan di Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan pada tanggal 20 Agustus 2012 sampai dengan 23 Agustus 2012 dengan metode eksperimen dengan pengambilan data pre test dan post test.   Populasi dalam penelitian ini adalah 57 orang dengan sampel penelitian berjumlah 30 orang yang ditetapkan berdasarkan purposive sampling. Selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik matching pairing yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dari hasil perhitungan pemeriksaan kadar hemoglobin antara data  post-test pada kelas eksperimen dengan hasil post-test pada kelas kontrol diperoleh harga t sebesar 8,86. Bila harga t dibandingkan dengan nilai t  pada α = 0,05 dengan n = 30 (dk = 28) adalah 2,05 dengan demikian t >  t (8,86> 2,05 ) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat perbedaan kadar haemoglobin pada kelas eksperimen (diberi Sangobion) dengan kelas kontrol (tidak diberi Sangobion). Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada Pengaruh pemberian sangobion terhadap kadar haemoglobin setelah melakukan aktifitas fisik maksimal diterima secara signifikan α = 0,05 dan teruji kebenarannya dalam penelitian ini. Kata kunci: Pengaruh aktifitas fisik maksimal, Sangobion
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MODEL COOPERATIVE TYPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 10 MEDAN Rotua Elifrida Siburian
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sejauhmana peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok melalui penerapan model pembelajaran Cooperative tipe jigsaw pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 10 Medan, (2) untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok melalui kelas VIII-A SMP Negeri 10 Medan.Metode penelitian yang digunakan adala metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 10 Medan tahun pelajaran 2010/2011 pada siswa kelas VIII-A yang berjumlah 40 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama dua kali tindakan (siklus). Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui tes unjuk kerja lompat jauh dan observasi.Hasil penelitian terbukti signifikan (1) melalui penerapan model pembelajaran cooperative tipe jigsaw terbukti secara efektif telah mengalami peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas VIII-A SMP Negeri 10 Medan. Peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok siswa kelas VIII-A SMP Negeri 10 Medan. Peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan perolehan ketuntasan belajar secara individu 79,52 % dan ketuntasan belajar secara kiasikal mencapai 91,67 %, dan (2) Aktivitas siswa selama pembelajaran tampak lebih efektif sejak dan siklus I hingga siklus, II dimana rata-rata waktu efektif siswa sebesar 8 1,67%, hal ini berarti bahwa siswa belajar penuh antusias sementara waktu yang tidak efektif hanya sebesar 18,33 % atau peningkatan keaktifan siswa dan siklus I dan II sebesar 63,34%. Secara umum motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dengan berbagai hal yang menarik dan menantang siswa untuk melakukan aktivitas gerak. Kata kunci. Hasil belajar, Lompat Jauh, Tipe Jigsaw
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRIBBLE INDIVIDUAL WITH CONE DENGAN LATIHAN ZIG-ZAG TRAJECTORY TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN SEPAKBOLA Mahmuddin matondang
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9239

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu pertama: Untuk mengetahui pengaruh latihan dribble individual with cone terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kedua; Untuk mengetahui pengaruh latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Ketiga; Untuk mengetahui mana  yang lebih besar pengaruhnya antara latihan dribble individual with cone dan latihan  zig-zag  trajectory  terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Metode penelitian ini dengan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan rancangan “pre test and post test group design”. Perlakuan diberikan selama 5 minggu dengan jumlah sampel 20 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan dengan sistem matching pairing, kelompok pertama diberikan bentuk latihan dribble individual with cone dan kelompok kedua diberikan bentuk latihan zig-zag trajectory. Untuk mengetahui pengaruh latihan dribble individual with cone dan latihan zig-zag trajectory terhadap keterampilan menggiring bola ini, digunakan statistik dengan uji normalitas dan uji homogenitas dan setelah itu digunakan uji-t satu pihak dan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan kedua kelompok digunakan uji-t dua pihak (gabungan). Pengujian hipotesis pertama  menunjukan  bahwa  nilai  thitung  sebesar 4,80   sedangkan nilai ttabel  pada taraf signifikan  = 0.05 dengan dk n-1 ( 10-1 = 9 ) diperoleh ttabel sebesar 1,83, Sedangkan thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel, (thitung = 4,80> ttabel = 1.83) berarti Ho ditolak dan Ha  diterima. Kedua bahwa thitung sebesar 3,58 sedangkan ttabel pada taraf signifikan  = 0,05 dengan dk n-1 (10-1=9) diperoleh ttabel sebesar 1.83, berarti thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel (thitung= 3,58> ttabel= 1.83) berarti Ho ditolak dan Ha  diterima. Ketiga menunjukan bahwa nilai thitung sebesar 0.87, harga tersebut dibandingkan dengan ttabel dengan dk n1+n2 (10+10-2 =18) pada taraf signifikan =0.05 adalah 2.10, jadi thitung < ttabel (0.87 < 2,10) berarti Ho diterima dan Ha  ditolak. Simpulan penelitian pertama: Terdapat pengaruh signifikan dari latihan dribble individual with cone terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kedua terdapat pengaruh signifikan dari latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Ketiga latihan dribble individual with cone tidak lebih baik daripada latihan zig-zag trajectory terhadap kecepatan menggiring bola pada pemain sepakbola. Kata Kunci : Latihan Dribble Individual With Cone Dan Latihan Zig-Zag Trajectory Terhadap Kecepatan Menggiring Bola 
KONTRIBUSI ENERGI 50 GRAM GULA MERAH TERHADAP DAYA TAHAN PADA PEMAIN SEPAK BOLA SEJATI PRATAMA MEDAN Rosmaini Hasibuan Hasibuan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi energi 50 gram gula merah terhadap daya tahan pada pemain sepak bola Sejati Pratama Medan. Jenis penelitian ini adalah quasi desain ekperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pemain sepak bola Sejati Pratama Medan yang berjumlah 22 orang. Sedangkan sampel penelitian di ambil secara total sampling yang berjumlah 22 orang. Pengukuran daya tahan pada pemain sepak bola dilakukan dengan melihat tingkat kecepatan lari dengan jarak 1600 meter. Dari hasil penelitian di ketahui skor rata – rata pretest  (sebelum diberi energy 50 gram gula merah) adalah sebesar 8,23 yang termasuk katagori normal antara skor rata – rata postest (setelah diberi energy 50 gram gula merah) sebesar 7,22 yang juga termasuk katagori normal. Dari hasil pengujian normalitas dan pretest diketahui nilai L­­hitung ,< Ltabel (0,1832) yang berarti data pretest tersebut berdistribusi normal. Sedangkan untuk data postest diketahui nilai Lhitung < Ltabel (0,1733 < 0,1832) yang juga berarti data postant tersebut  berdistribusi normal. Untuk perhitungan homogenitas dan penelitian dikataui nilai F­hitung  < Ftabel  (1,49 < 2,08) yang berarti data berasal dari varians yang seragam (homogeny). Sementara dari hasil pengujian hipotesis penelitian diketahui nilai L­­hitung  >Ltabel  (37,33 > 2,08) yang berarti  bahwa dalam penelitian ini Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada  kontribusi energy 50 gram gula merah terhadap pada pemain sepak bola Sejati Pratama Medan. Untuk perhitungan kontribusi 50 gram gula merah yakni sebesar 13,98% dalam meningkatkan daya tahan pada pemain sepak bola Sejati Pratama Medan.  Kata kunci : kontribusi dan daya tahan  
EFEKTIVITAS INSTRUMEN TES PENGUKURAN NILAI KONSUMEN OKSIGEN MAKSIMAL (VO 2 Max) MAHASISWA JURUSAN PKO FIK UNIMED TAHUN 2012 Zulfan Heri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9244

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mencari dan menemukan efektifitas pelaksanaan alat pengukuran VO2 Maks, yaitu antara pelaksanaan tes lari 1600 meter dan Test Bleep (Multistage Fitness Test). Untu mendapatkan hasil maka dilakukan pendekatan kualitatif jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik survey mengunakan metode tes, yaitu tes mengukur VO2 Maks menggunakan Tes lari 1600 meter dan Test Bleep (Multistage Fitness)Penelitian ini  dilaksanakan selama waktu enam bulan yaitu bulan April sampai  dengan Agustus 2012 yang diawali dengan proses  perizinan hingga pengambilan data terakhir. Dengan mengambil sampel mahasiswa di Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) FIK UNIMED.          Hasil penelitian  yang dilakukan terhadap mahasiswa puteri jurusan PKO FIK UNIMED yang telah dilakukan tes lari 1600 meter dan tes multistage fitness , yaitu dengan hasil VO2 Maks dari hasil tes 1600 m sebesar 0,95 dan  multistage tes sebesar 0,15 sedamgkan hasil tes untuk mahasiswa putera yaitu tes lari 1600 meter sebesar 0,41 dan multistage fitness test sebesar 0,13 dari hasil deskripsi data tersebut terdapat perbedaan hasil antara mahasiswa puteri dan mahasiswa putera jurusan PKO FIK UNIMED tahun 2012.         Dari hasil perhitungan t-tes di atas, maka hipotesis yang telah dikemukakan berbunyi instrumen tes pengukuran VO2 Maks Multistage Fitness Test lebih efektif untuk mengukur VO2 Maks mahasiswa, ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tes lari 1600 M lebih baik hasilnya dibandingkan Multistage Fitnes Tes, untuk mengukur VO2 Maks mahasiswa Jurusan PKO tahun 2012. Kata Kunci: Instrumen Tes dan Vo2 Max
PENGARUH PENDEKATAN SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual) TERHADAP HASIL BELAJAR TEMBAKAN LOMPAT BOLA BASKET PADA MAHASISWA PRODI PJS TAHUN AJARAN 2010/2011 Ibrahim Ibrahim
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v12i1.9237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang pengaruh pendekatan  SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual) Terhadap hasil belajar tembakan lompat bola basket pada mahasiswa Prodi PJS  Tahun Ajaran 2009/2010”. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang mahasiswa prodi PJS reguler semester III yang mengambil mata kuliah bola basket dasar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan mengunakan rancangan “Classroom action Research (PTK). Pendekatan pembelajaran SAVI dalam tembakan lompat terdiri dari dua siklus. Hasil penelitian ini di analisis berdasarkan ketuntasan kemampuan mahasiswa dalam melakukan tembakan lompat mengunakan tes Speed Spot Shooting test , dengan hasil tes sebagai berikut : Siklus I, dengan menganalisis hasil aktivitas kemampuan tembakan lompat mahasiswa untuk hasil tembakan lompat yang tidak tuntas adalah 18 mahasiswa dengan persentase 51,42%  untuk tembakan lompat yang sudah dalam katagori tuntas adalah 17 mahasiswa dengan persentase 48,57%.  Untuk aktivitas tembakan lompat yang ditekankan pada penerapan pendekatan pembelajaran SAVI. Untuk mengatasi masalah yang terjadi atau yang menjadi kendala dalam pelaksanaan tembakan lompat yang telah dilakukan pada siklus I maka harus ditingkatkan pada siklus II. Siklus II, dengan menganalisis hasil aktivitas kemampuan tembakan lompat mahasiswa untuk hasil tembakan lompat yang tidak tuntas adalah 4 mahasiswa dengan persentase 11,42%  untuk tembakan lompat yang sudah dalam katagori tuntas adalah 31 mahasiswa dengan persentase 88,57%.  Pengaruh pendekatan pembelajaran SAVI dapat meningkatkan hasil kemampuan tembakan lompat pada mahasiswa jurusan PJKR prodi PJS mata kuliah basket dasar tahun ajaran 2010/2011. Hasil tes kemampuan tembakan lompat dari siklus I mengalami peningkatan sebesar 37,15% pada siklus II.  Kata Kunci: SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual), Hasil Belajar Tembakan  Lompat,Bola Basket

Page 1 of 1 | Total Record : 9