cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
ISSN : 16931475     EISSN : 25499777     DOI : doi.org/10.24114/jik
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini di kelola oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan. Jurnal memuat tentang hasil penelitian dan hasil kajian teori dalam bidang Olahraga.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN" : 10 Documents clear
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Skipper Arung Jeram Exsplore Sumatera Kabupaten Langkat Puji Ratno; Josephin Siahaan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9962

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani skipper arung jeram Exsplore Sumatera Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif dengan tes dan pengukuran.  Populasi  dan  sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh skipper arung jeram yang dimiliki oleh Explore Sumatera sebanyak 8 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu probability sampling.Dari komponen kebugaran jasmani,   ada beberapa komponen yang harus dimiliki oleh skipper arung jeram Explore Sumatera. Meliputi daya tahan jantung paru, kekuatan otot peras tangan kanan, kekuatan otot peras tangan kiri, kekuatan otot extensor punggung, kekuatan otot extensor tungkai, kekuatan otot bahu menarik, kekuatan otot bahu mendorong, daya ledak otot lengan, kelentukan, kecepatan gerak, kelincahan dan keseimbangan. Dari hasil penelitian yang diperoleh nilai rata-rata Daya tahan jantung paru 4,25, kekuatan otot peras tangan kanan 5,75,kekuatan otot peras tangan kiri 6,0, kekuatan otot extensor punggung 6,25, kekuatan otot extensor tungkai 7,5, kekuatan otot bahu menarik 6,50 dan kekuatan otot bahu mendorong 5,75, daya ledak otot lengan 6,0, kelentukan 6,50, kecepatan gerak 5,0, kelincahan 5,75 dan keseimbangan 10. Dari  seluruh  komponen  yang  diatas,  data  yang  diperoleh  kemudian dikonversikan  semua  nilai  ke  dalam  tabel  konversi  nilai  kebugaran  jasmani, kemudian dicari  nilai  rata-rata  setiap  komponen kebugaran jasmani  skipper arung jeram yang dimiliki oleh Explore Sumatera. Sehingga, dalam penelitian ini diperoleh tingkat kebugaran jasmani skipper arung jeram Explore Sumatera dengan nilai rata-rata sebesar: 6,27 dengan jumlah persentase 100% dan kategori sedang. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani skipper arung jeram Explore Sumatera dikategorikan sedang.
STUDI DESKRIPTIF TENTANG RESPON PELAKU INDUSTRI KECIL OLAH RAGA DI KOTA MALANG TERHADAP PERAN PEMERINTAH DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Yulianto Dwi Saputro; Luthfie Lufthansa
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9958

Abstract

Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Penentuan populasi dan sampel dalam penelitian ini merupakan bentuk sampling area yang dikembangkan secara purposive sampling dan mengacu pada pertimbangan memilih daerah daerah Idustri olahraga di wilayah Kota Malang.  Penelitian ini diharapkan memeberikan solusi bagi Industri Olahraga dalam memberikan kesempatan peluang usaha yang sangat baik (90,99 %), dikembangkan melalui bentuk Home Industri (92,79%) sedangkan Industri olahraga mampu menyerap tenaga kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan (89,19); serta usaha di bidang Industri olahraga memiliki karakter dan membutuhkan cara penanganan khusus dan tidak bisa disamakan dengan UMKM lainnya (94,59%), selain itu juga  penciptaan iklim usaha yang kondusif terhadap industri olahraga dan penanganan khusus untuk pengembangan dan pelatihan para pelaku usaha kecil industri olahraga. Mengkomunikasikan peluang usaha, memudahkan perijinan, membantu promosi dagang dan  perluasan pasar akses pendanaan serta merancang grand design program untuk menghadapi masyarakat Ekonomi ASEAN serta pelaku usaha industri olahraga belum cukup mengetahui terhadap Masyarakat Ekonomi ASEAN (54,05%), usaha industri olahraga merasa belum cukup siap dan percaya diri dalam menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN (AFTA) (58,56%), pelaku industri olahraga sedikit lebih percaya diri dengan produk yang mereka hasilkan mempunyai kualitas yang baik (63,96%), dan mempunyai respon yang baik mengenai kualitas tenaga kerja dan sumber daya yang dimiliki (67,57%), selain itu pelaku Industri olahraga cukup memiliki daya saing dalam hal harga jual produk (62,16%), dan tidak memiliki strategi promosi serta pemasaran yang bagus dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN.
EFEKTIFITAS MODEL LATIHAN KEKUATAN BADGAN TERHADAP KEBERHASILAN PEMANJATAN PADA OLAHRAGA PANJAT DINDING UNTUK PEMANJAT PEMULA Bayu Hardiono
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9963

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model latihan kekuatan Badgan terhadap keberhasilan pemanjatan pada olahraga panjat dinding untuk pemanjat pemula. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif digunakan untuk mencari efektifitas tersebut dengan rancangan penelitian pra-eksperimen berbentuk the one group pretest-posttest desig. Populasi pada penelitian ini adalah 30 orang pemanjat pemula kota palembang, rentang usia 14-16 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling kuota 30 orang, Tes dalam penelitian ini menggunakan tes memanjat.Teknik analisis menggunakan IBM SPSS for Windows 21 dengan uji normalitas menggunakan kolmogorof smirnov dengan hasil nilai Asymp.Sig (2-tailed) lebih besar dari 0.05, artinya sebaran data berdistribusi normal.Sedangkan uji homogenitas menggunakan uji Levene dengan hasil asymp.sig (2-tailed) 5% atau (p> 0.05), yang berarti data tersebut bersifat homogen. Uji analisis yang digunakan penelitian ini adalah uji beda rata-rata dengan menggunakan analisis uji-t (Paired t-test). Hasil kelompok eksperimen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test metode latihan kekuatan Badgan sebesar 0.00 < 0.05.Sedangkan nilai sig kelompok metode latihan kekuatan konvensional sebesar 0,00< 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil latihan baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Besarnya perbedaan rata-rata peningkatan hasil latihan shooting antara kelompok eksperimen dan control yakni 4.08 > 1.54. artinya, peningkatan kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode latihan kekuatan Badgan berpengaruh positif terhadap keberhasilan pemanjatan pemula usia 14-16 tahun pada olahragan panjat dinding kota Palembang.
PENGARUH PEMULIHAN PASIF DAN PEMULIHAN PASIF DENGAN MANIPULASI EFFLEURAGE TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN Badaruddin Badaruddin
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9959

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas mengenai pengaruh pemulihan pasif dan pemulihan pasif dengan manipulasi effleurage terhadap kekuatan otot lengan 14 orang Atlet Pencak silat binaan Organisasi di UHO Kendari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan rancangan randomized pretes-posttest control group design. Sampel mendapat perlakuan secara bergantian yaitu mendapat perlakuan pemulihan pasif dan setelah diberikan tenggang waktu selama dua minggu sampel mendapat perlakuan dengan pemulihan pasif dengan manipulasi effleurage. Data kekuatan otot lengan diperoleh dengan melakukan tes menggunakan hand grip dynamometer. Selanjutnya data yang diperoleh diolah secara statistik dengan uji t berpasangan dan uji t tidak berpasangan. Hasil untuk perlakuan pemulihan pasif diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir kekuatan otot lengan, yaitu 32.79±14.71 dan 24.36±11.58 (p=0.000). Untuk perlakuan pemulihan pasif dengan manipulasi effleurage, juga terdapat perbedaan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir, yaitu 32.93±14.62 dan 33.50±14.16 (p=0.000). Sedangkan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara ke dua perlakuan dilakukan uji-t tidak berpasangan, hasilnya terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000). Kesimpulan, pemulihan pasif dengan menipulasi effleurage mempunyai pengaruh kekuatan otot lengan pada atlit pencak silat binaan Organisasi di Universitas Halu Oleo.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA MELALUI PEMBELAJARAN VARIASI BERANTAI SISWA PUTRI KELAS X SMK SHALAHUDDIN MALANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Tria Muhammad Aris
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9960

Abstract

Proses Pembelajaran yang ada disekolah haruslah sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan karakteristik siswa tersebut. Terutama materi Sepakbola dengan mayoritas siswanya perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa akan materi Sepakbola   terutama teknik passing melalui pembelajara variasi berantai.  Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan peningkatan efektifitas pembelajaran passing bawah dengan kaki bagian dalam pada permainan Sepakbola . Penelitian ini menggunakan rancangan 2 siklus sampai ditemukan hasil yang terbaik atau peningkatan kemampuan yang sudah di atas KKM(Ketuntasan Kemampuan Minimal). Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: 1) siklus I ketuntasan mencapai 63% 3) siklus II ketuntasan siswa mencapai 78.33%, sehingga sudah melebihi KKM yakni 75%.  Berdasarkan hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran variasi berantai terbukti efektif dalam peningkatan kemampuan teknik dasar passing dengan kaki bagian dalam pada permainan Sepakbola  siswa kelas X SMK Shalahuddin Malang.
HUBUNGAN KECEPATAN LARI 20 METER DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KENDARI Muhammad Rusli; Abdul Saman
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9965

Abstract

Hubungan Kecepatan Lari 20 Meter dan Power Otot Tungkai Dengan Kemampuan Lompat Jauh pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kendari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan kecepatan lari 20 meter dan power otot tungkai dengan kemampuan lompat jauh pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 2 Kendari yang berjumlah 31 orang, dan teknik penarikan sampel adalah total sampling yaitu diambil dari seluruh jumlah populasi yaitu berjumlah 31 orang. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah tes kecepatan lari 20 meter dengan cara tes lari sprint 20 meter, tes power otot tungkai dengan cara vertikaljumpdan teskemampuan lompat jauh dengan cara melakukan lompat jauh. Data kecepatan lari 20 meter diambil waktu terbaik dari 2 kali tes, data power otot tungkai diambil nilai tebaik dari 3 kali tes dan data kemampuan lompat jauh diambil jarak terbaik dari 2 kali lompatan. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis hipotesis yang diajukan adalah korelasi product moment.Hasil yang diperoleh dari pengujian hipotesis adalah kecepatan lari 20 meter  mempunyai hubungan dengan kemampuan lompat jauh, dimana rX1Y = 0,62 > r tabel pada taraf signifikan 0,05% = 0,355, power otot tungkai mempunyai hubungan dengan kemampuan lompat jauh dimana rX2Y = 0,85 > r tabelpada taraf signifikan 0,05 = 0,355. Sedangkan hasil uji korelasi ganda diperoleh nilai rX12Y = 0,89 > r tabel pada taraf signifikan 0,05%.  Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan kecepatan lari 20 meter dan power otot tungkai dengan kemampuan lompat jauh pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kendari.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN CROSS COURT DAN LATIHAN DOWN THE LINE RETURN TO CENTER MARK TERHADAP KELINCAHAN DAN KEMAMPUAN GROUNDSTROKE DALAM PERMAINAN TENIS LAPANGAN PADA SISWA SEKOLAH TENIS PROGRESS UNIMED Ade Ros Riza
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9961

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui latihan apakah yang lebih berpengaruh antara latihan Cross Court dan latihan Down the Line Return to Center Mark terhadap Kelincahan dan kemampuan Groundstroke dalam permainan tenis lapangan pada siswa sekolah tenis progress.       Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode experiment dengan pelaksanaan latihan yaitu  Cross Court dan latihan Down the Line Return to Center Mark. Populasi adalah siswa sekolah tenis progress Unimed yang berjumlah 28 Orang. Jumlah sampel  8 orang diperoleh dengan teknik Purposive random sampling, selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik Mathing pairing yaitu kelompok latihan Cross Court dan kelompok  latihan Down the Line Return to Center Mark. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan test dan pengukuran adalah Shuttle Run (4x5 meter) untuk Kelinchan dan Test Forehand and Backhand Drive Test  untuk kemampuan  Groundstroke. Penelitian dilaksanakan selama 6 (enam) minggu dengan latihan 3 (tiga) kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh masing masing variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan statistic uji- t berpasangan dan uji- t tidak berpasangan.
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN OLAHRAGA PENGURUS PROVINSI CABANG OLAHRAGA DI SUMATERA UTARA Sunarno, Agung
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan manajemen olahraga di Sumatera Utara tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 34 orang dengan tehnik pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan tehnik analisis data dengan membandingkan dua rata rata pree test sebesar = 78 (sedang), dan rata rata post test sebesar = 84,5 (baik). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat peningkatan yang signifikan kapasitas kemampuan manajemen pengurus provinsi cabang olahraga di Sumatera Utara tahun 2017.
HASIL BELAJAR SEPAK SILA PERMAINAN SEPAK TAKRAW (Studi Ekperimen tentang Pengaruh Gaya Mengajar Dan Kemampuan Motorik pada Mahasiswa PJKR FIK Unimed) Suprayitno Suprayitno
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.9964

Abstract

Teknik dasar sepak takraw antara lain adalah sepakan, menyundul, mendada, memaha, dan membahu. Dari sekian banyak teknik dasar dalam permai­nan sepak takraw, ada satu teknik dasar yang sangat dominan dan penting sebagai prasyarat seorang pemain agar dapat bermain sepak takraw dengan baik yaitu sepak sila, teknik sepak sila ini di sebut juga sebagai ibu dari permainan sepak takraw, karena fungsi dari sepak sila sangat bany­ak, diantaranya yaitu: untuk mengumpan pada teman, menerima sepak mula dari lawan, sebagai penghantar bola pada lawan, atau menyelamat­kan bola. Kemampuan motorik adalah suatu kemampuan seseorang dalam menampilkan ketrampilan gerak yang lebih luas serta diperjelas bahwa kemampuan motorik suatu kemampuan umum yang berkaitan dengan penampilan berbagai ketrampilan atau tugas gerak”. Pembeajaran olahraga sepak takraw di­tuntut untuk bisa melakukan gaya mengajar yang tepat agar tujuan dari latihan dapat berhasil den­gan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Faktorial 2 x 2. (1) Secara keseluruhan, terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya mengajar resiprokal dengan gaya mengajar latihan terhadap hasil belajar sepak sila permainan sepak takraw. 2) Terdapat interaksi antara gaya mengajar dengan kemampuan motorik terhadap hasil belajar sepak sila permainan sepak takraw. (3) Kelompok siswa yang memiliki kemampuan motorik tinggi diajar dengan gaya mengajar resiprokal (A1B1) lebih tinggi hasil belajar sepak sila permainan sepak takraw dari kelompok siswa yang memiliki kemampuan motorik tinggi diajar dengan metode latihan (A2B1). (4) Kelompok siswa yang memiliki kemampuan motorik rendah diajar dengan gaya mengajar resiprokal (A1B2) lebih rendah hasil belajar sepak sila permainan sepak takraw dari siswa yang memiliki kemampuan motorik rendah yang diajar dengan gaya mengajar latihan (A2B2).
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN OLAHRAGA PENGURUS PROVINSI CABANG OLAHRAGA DI SUMATERA UTARA Agung Sunarno; Suryadi Damanik; Zulfan Heri
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 17, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v17i1.32939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan manajemen olahraga di Sumatera Utara tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 34 orang dengan tehnik pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan tehnik analisis data dengan membandingkan dua rata rata pree test sebesar= 78 (sedang), dan rata rata post test sebesar = 84,5 (baik). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat peningkatan yang signifikan kapasitas kemampuan manajemen pengurus provinsi cabang olahraga di Sumatera Utara tahun 2017.

Page 1 of 1 | Total Record : 10