cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2014)" : 10 Documents clear
PERANCANGAN ALAT PEMINDAH MASAKAN YANG AMAN : KAJIAN MATERIAL Yeny Pusvyta; Reny Afriany
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.001 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.3

Abstract

ABSTRACT In designing a prototype of a transporter cuisine, study material at the prototype is very necessary because the material contact with the hot oil is a medium for frying food. This study was conducted to find out whether the material used was food grade, by examining the properties of materials that make up the components of the tool. Selection of material with the chart Melting point in ceramic , metal and polymer and Bubble charts strength vs. maximum service temperature gives an overview of where the material that may be used which is in food grade criteria and should not be used so that users of such tools is not compromised health . Keywords: prototype of a transporter cuisine, material, food grade
PENGARUH LAPISAN UMPAN KAWAT ALUMUNIUM PADA BAJA KARBON DENGAN PROSES BUSUR LISTRIK TERHADAP KETAHANAN AUS Rita Djunaidi; Siti Zahara Nuryanti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.578 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.10

Abstract

ABSTRAK Lapisan Alumunium banyak digunakan dalam Dunia Industri karena sifatnya ringan, konduktivitas panas dan Listrik yang tinggi. Alumunium banyak digunakan untuk aplikasi sebagai bahan elektronik, industri, peralatan kantor, pesawat kapal terbang, Aluminium juga dapat dipakai sebagai pelindung Baja Karbon atau sebagai anoda karbon untuk melindungi permukaan logam dari ke ausan. Salah satu jenis komponen yang sering mengalami ke ausan adalah tabung Boiler, karena Tabung Boiler selain beroperasi untuk memanaskan air juga air umpan yang masuk ke Boiler masih memungkinkan banyak ion sehingga sangat mudah mengalami ke ausan. Contoh anoda korban yang bisa di pakai selain Alumunium yaitu Seng, Crom, Nikel dan sebagai nya. Lapisan Kawat Alumunium (Al) pada permukaan Baja Karbon ini dipakai sebagai bahan pelapis. Proses yang menggunakan bahan pelapis Alumunium ini adalah Proses Penyemprotan Busur Listrik yang menggunakan bahan umpan pelapisnya Aluminium berbentuk kawat dengan ukuran diameternya 2,5mm–3mm. Tebal lapisan Alumunium pada jarak semprot (85, 135, 185mm) hasilnya (270, 210, 170µm), dilihat dari hasil ini, semakin jauh semprot tebal lapisan Alumunium menjadi menurun, Kekerasan menjadi berkurang, dan ke Ausan lapisan Alumunium menjadi meningkat. Kata kunci : Lapisan Almunium, Busur listrik, ketahanan aus
VARIASI WAKTU TAHAN PADA PROSES AUSTEMPERING BERPENGARUH TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA KARBON TINGGI Asmadi Lubay
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2062.138 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.8

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan spesimen Baja Karbon Tinggi ASTM 1045 kemudian dilakukan proses Austempering. Spesimen dibagi dua bagian; yaitu: spesimen tanpa perlakuan dan spesimen di Austenisasi pada suhu 850 0 C, kemudian diquench dengan Timah Cair pada suhu 350 oC dan ditemper dengan variabel waktu 20 menit, 40 menit dan 60 menit selanjutnya dilakukan pendinginan udara. Dari hasil perhitungan diperoleh temperatur Ms = 321 oC karena untuk proses Austempering diambil diatas temperatur MS sehingga diambillah temp.MS = 350 oC. Variasi waktu tahan ini akan memberikan nilai yang berbeda terhadap hasil uji kekerasan dan uji Impack, struktur mikro yang diharapkan dari proses austempering adalah struktur bainit. Dari hasil pengujian diperoleh; uji kekerasan dengan waktu tahan 60 menit memiliki angka kekerasan terkecil yaitu 195 VHN dan nilai kekerasan terbesar adalah 217 VHN untuk waktu tahan 20 menit. Kondisi sebaliknya nilai ketangguhan tertinggi 81,43 joule untuk waktu tahan 60 menit dan nilai ketangguhan terendah yaitu 55,18 joule untuk waktu tahan 20 menit. Dapat disimpulkan bahwa dengan variasi waktu tahan, nilai kekerasan berbanding terbalik dengan nilai ketangguhan.
ANALISA PENGARUH PARAMETER SISTEM PENGKONVERSIAN WET GAS TERHADAP PERFORMA KOMPRESOR SENTRIFUGAL Ambo Intang
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.493 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.12

Abstract

Within a specific operation, depending on the operation and maintenance, the compressor will experience performance degradation or performance as a result of increased and decreased several operating parameters compression of gas. To determine the effect of changing the operating parameters of the loss in performance then do retrieval and data processing operations on the wet gas compressor (WGC) FCCU unit Revenary III Pertamina Plaju by comparing with the operating specifications satandar (design) it. From the calculation results can be seen that the current Wet Gas Compressor Efficiency polytropis has declined, to Section I of 80.1% design to be 79.4% (down 0.7%) and section II of 77.6% design to 71, 2% (down 6.4%). As a result of a decrease Efficiency, then Shaft Horse Power has increased from 1981.48 kW design to 2156.487 kW (up by 8.5%). The fall in efficiency compressor polytropis main cause is the occurrence of fouling on the side of Compressor Blade-blade which is marked by higher operating temperature (TOP) and the increased pressure drop on the other hand decreased compressibility Wet gas is not so significant effect on changes in gas deinsitas. Keyword : Centrifugal Compressor, Parameters, Permorma, Pengkompresian Wet Gas
AUDIT ENERGI GEDUNG FT UIBA Bahrul Ilmi; Ratih Diah Andayani
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.11

Abstract

Audit energi yang dilakukan pada gedung Fakultas Teknik Universitas IBA (FT UIBA) ini dilakukan sebagai upaya awal dalam peran serta perguruan tinggi pada konservasi energi. Audit energi ini dilakukan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan pada SNI 6196:2011, yaitu prosedur audit energi pada bangunan gedung. Tujuan yang hendak dicapai didalam penelitian ini adalah menghitung intensitas konsumsi energi listrik yang dipergunakan pada semua ruangan gedung FT UIBA agar dapat diketahui sejauh mana efisiensi penggunaan energi listrik pada gedung ini baik secara keseluruhan maupun pada masing-masing sektor penggunaan, kemudian menganalisa dan melakukan konservasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik tanpa mengurangi produktifitas dan kenyamanan. Dari data tagihan listrik selama satu tahun diketahui bahwa penggunaan energi berfluktuasi setiap bulannya tergantung aktifitas yang dilakukan. Penggunaan energi terendah terjadi pada bulan februari 2013 dan bulan agustus 2013 dimana masuk masa libur kuliah semester ganjil tahun ajaran 2012/2013 dan semester genap tahun ajaran 2012/2013. Dari hasil perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik seluruh ruangan diketahui bahwa IKE pada hampir seluruh ruangan gedung termasuk kategori sangat efisien kecuali satu ruangan termasuk cukup efisien dan dua ruangan termasuk efisien. Distribusi konsumsi listrik terbesar adalah untuk sektor penggunaan tata udara yaitu AC dan kipas angin. Peralatan listrik lain yaitu TV, dispenser dan komputer menduduki peringkat distribusi kedua. Konsumsi listrik untuk lampu penerangan ruangan adalah yang paling rendah konsumsinya. Tingkat pencahayaan ruangan masih dibawah persyaratan yang telah ditentukan SNI 6197:2011 dan lampu belum menggunakan armature, karena itu disarankan menambah jumlah lampu ruangan untuk meningkatkan kenyamanan, menggunakan armature lampu dan mengganti jenis lampu menjadi jenis TL 36 Watt yang memiliki efikasi lebih tinggi untuk meningkatkan efisiensi pencahayaan. Pergantian jenis kipas angin dari jenis ceiling fan 90 Watt menjadi orbit fan 45 Watt pada ruang kuliah juga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi energi listrik dan meningkatkan kenyamanan pengguna ruangan. Pergantian ini akan menghemat konsumsi energi listrik rata-rata sebesar 35,1 kWh atau Rp.32.818,50 per bulan. Kata Kunci: audit energi, intensitas konsumsi energi, konservasi energi
ESTIMASI BIAYA PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA ALAT PENUKAR KALOR DI PT. B Tarmizi Husni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.353 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.7

Abstract

ABSTRAK Alat Penukar Kalor (APK) merupakan suatu peralatan industri yang mempunyai fungsi strategis dalam berbagai proses industri, terutama dalam industri kimia, untuk industri perminyakan, industri pupuk dan lain sebagainya. Guna mengantisifasi perkembangan dan peluang permintaan penawaran APK dalam negeri yang akhir-akhir ini cenderung meningkat, maka industri manufaktur yang bergerak dalam proses pabrikasi APK perlu melakukan standarisasi dalam proses pabrikasi dan penawaran harga yang dilakukannya, sehingga perusahaan akan dapat mengantisifasi perubahan unsur-unsur biaya yang terjadi dan akan memberikan keluasan gerak pada perusahaan untuk mendapatkan order melalui tender-tender yang ada. Sistem estimasi terhadap perhitungan biaya pabrikasi dan penentuan harga APK yang dilakukan, dilaksanakan dalam usaha untuk mempercepat proses penentuan harga sebuah unit APK dengan ketepatan dan kecepatan terhadap estimasi perhitungan biaya yang akan dilakukan. Penentuan sistem estimasi dilakukan terhadap rangkaian proses pabrikasi unit-unit APK dalam kegiatan produksi yang dilakukan. Dari hasil analisa terhadap sistem yang dilakukan dapat diketahui besarnya biaya pembuatan APK (harga pokok produksi) tipe shell and tube sebesar Rp. 39.208.630,- dari system ini ternyata dapat memberikan kontribusi penghematan dalam perhitungan penawaran harga terhadap biaya 30 %, waktu 85 %, jam tenaga kerja 72 % dan jam pekerja 20 %. Kata Kunci: Estimasi Biaya, Pabrikasi, Manufaktur, Alat Penukar Kalor
RESPON SPEKTRA GEMPA DESAIN BERDASARKAN SNI 03-1726-2012 UNTUK WILAYAH KOTA PALEMBANG Sari Farlianti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.036 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.5

Abstract

ABSTRAK Pada makalah ini penulis memaparkan cara pembuatan respon spektra desain yang diperlukan pada penentuan beban gempa rencana pada perencanaan struktur bangunan tahan gempa berdasarkan SNI 03-1726-2012 yang merupakan peraturan pengganti SNI 03-1726 2002, dimana peraturan SNI 03-1726-2012 mengacu pada peraturan-peraturan gempa modern sepeti ASCE 7-10 dan IBC2009, yang menggunakan gempa perioda ulang 2500 tahun dengan probabilitas terlampui 2% dalam 50 tahun umur bangunan yang menggambarkan kondisi collapse prevention, sedangkan pada SNI 03-1726-2002 menggunakan perioda ulang gempa 500 tahun yang menggambarkan kondisi life safety yang mengacu pada UBC 1997. Wilayah Kotamadya Palembang pada peta gempa SNI 03-1726-2002 terletak pada wilayah zone gempa 2 yang mempunyai resiko gempa rendah, sedangkan dari hasil analisa yang mengacu pad SNI 03-1726-2012 dengan menggunakan peta hazard gempa Indonesia 2010, didapatkan nilai respon spektrum desain lebih rendah dari hasil perhitungan yang menggunakan SNI 03-1726-2002, khusunya untuk jenis tanah lunak. Sedangkan untuk jenis tanah keras dan tanah sedang lebih besar pada perioda getar alami struktur bangunan diatas 7,0 detik dan 0,8 detik. Kata kunci : SNI 03-1726-2012, SNI 03-1726-2002, peta gempa, Respon spektra desain
TINJAUAN KAPASITAS STRUKTUR BAJA BANGUNAN PENJEMURAN KARET PT. MARDEC MUSI LESTARI AKIBAT BEBAN RUBBER SHEET sapta sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.2

Abstract

Pada penelitian ini, struktur baja yang ditinjau adalah bangunan penjemuran karet pada PT. Mardec Musi Lestari dengan kapasitas penjemuran 800ton lembaran karet kondisi basah, dimana bangunan ini dibangun pada akhir tahun 2006 dan selesai pada awal tahun 2007, namun setelah beroperasi lebih kurang 3,5 tahun bangunan tersebut runtuh. Pada saat terjadi keruntuhan dari informasi yang didapat kondisi penjemuran karet dalam kondisi penuh (fully loaded) sehingga dimungkinkan bangunam tersebut kelebihan beban (overloaded), kemudian dari informasi yang didapat dari pihak pabrik pada saat terjadi keruntuhan kondisi cuaca mendung dan angin kencang, sehingga dimungkinkan keruntuhan disebabkan oleh angin, dan dari beberapa pendapat penyebab keruntuhan disebabkan oleh korosi dan lain sebagainya. Terlepas dari semua kemungkinan yang menyebabkan keruntuhan, pada penelitian ini penulis mencoba untuk menganalisa berapa besar kapasitas beban akibat rubber sheet yang mengakibatkan struktur mengalami keruntuhan (non-linier condition), dengan menggunakan metode Pushover Analisis yang ada pada program analisa struktur SAP2000. Dari hasil penelitian didapatkan kapasitas struktur bangunan penjemuran karet pada kondisi elastis sebesar 1476 ton, 1,845 kali dari kapasitas rencana dan kapasitas struktur bangunan diambang keruntuhan sebesar 2532 ton. Kata kunci : Kapasitas, keruntuhan, Pushover.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH (PDAM) KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU UNTUK 10 TAHUN KE DEPAN robi sahbar
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.559 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.9

Abstract

ABSTRAK Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Karena pentingnya kebutuhan akan air bersih, maka adalah hal yang wajar jika sektor air bersih mendapatkan prioritas penanganan utama karena menyangkut kehidupan orang banyak. Penanganan akan pemenuhan kebutuhan air bersih dapat dilakukan dengan berbagai cara, disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang ada. Di Kabupaten Rejang Lebong sistem penyediaan air bersih dilakukan dengan sistem perpipaan dan non perpipaan. Sistem perpipaan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan sistem non perpipaan dikelola oleh masyarakat baik secara individu maupun kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas air bersih PDAM Rejang Lebong yang dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat/ penduduk Kabupaten Rejang Lebong untuk 10 Tahun kedepan (tahun 2024). Metode yang dilakukan adalah menghitung perkiraan jumlah penduduk Kabupaten Rejang Lebong 10 tahun ke depan dengan menggunakan 3 Metode, yaitu : Metode Aritmetika, Metode Last-square dan Metode Geometri, sedangkan untuk menghitung perkiraan kebutuhan air bersih penduduk Kabupaten Rejang lebong untuk 10 tahun kedepan berdasarkan proyeksi dari jumlah penduduk beserta fasilitas-fasilitas yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperkirakan jumlah penduduk untuk 10 tahun kedepan Kabupaten Rejang Lebong menggunakan Metode Geometri. Perhitungan kebutuhan air bersih untuk 10 tahun kedepan untuk Kabupaten Rejang Lebong adalah 967,414 ltr/detik, sedangkan kapasitas produksi PDAM Kabuparen Rejang Lebong saat ini sebesar 230 ltr/detik, untuk itu diperlukan penambahan debit sebesar 737,414 ltr/detik. Kata kunci : Jumlah penduduk, Kebutuhan air bersih, Metode, Kapasitas PDAM.
KINERJA BEBERAPA RUAS JALAN DI KOTA PALEMBANG Pujiono T
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.896 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja beberapa ruas jalan yang ada di kota Palembang. Berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), ruas jalan dikategorikan masih baik bila nisbah antara volume dan kapasitasnya sama dengan atau lebih kecil dari 0.85. Survai volume lalu-lintas dilakukan di beberapa ruas jalan selama satu hari dari pagi sampai sore untuk dua arah. Lalu dilakukan pengolahan data, didapatlah volume untuk masing-masing ruas jalan. Perhitungan kapasitas jalan dilakukan sesuai dengan cara yang ada pada MKJI. Dari hasil perhitungan nisbah volume dan kapasitas untuk 14 ruas jalan, didapat hasil bahwa V/C untuk 10 ruas jalan di kota Palembang lebih kecil dari 0.85 dan 4 ruas jalan lebih dari 0.85 Disimpulkan bahwa kinerja ruas jalan yang ada di kota Palembang sebagian masih baik, beberapa sudah mulai macet dan sebagian lagi sudah mulai perlu mendapat perhatian. Kata kunci : Kinerja ruas jalan, volume, kapasitas jalan

Page 1 of 1 | Total Record : 10