cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015)" : 5 Documents clear
MODEL PERSAMAAN REGRESI PERILAKU PARKIR PENGENDARA WANITA DAN PRIA DI PALEMBANG INDAH MALL (PIM) Ramadhani Ramadhani
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.584 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v2i1.17

Abstract

The research objective of Regression Equation Model Behavior Women Riders parking in Palembang Indah Mall ( PIM ) to obtain regression model was chosen in the group of men and women , so that it can be stated that the variables that have a dominant influence on the parking time is the frequency of visits. While the ability to drive influence covered by the influence of frequency. That is however the condition of driving ability as long as it has the frequency of visits are frequent, parking time will be brief. The regression model obtained consisting of : Regression Equation Model for Women in PIM parking time : Wpw = 57.325-0.451 F and Model Regression Equations for Men parking time in PIM : Wpp = 43.485-0.442 F. Keywords : Regression Equation Model, parking time.
ANALISA EXERGI SISTEM KOGENERASI SIKLUS KOMBINASI Ambo Intang
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.249 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v2i1.13

Abstract

Salah satu sektor pemakai terbesar energi fosil adalah Pusat Listrik Tenaga Gas, sehingga optimalisasi konservasi energi pada pusat listrik ini menjadi signifikan. Untuk mengetahui dimana konservasi energi dapat dilakukan pada peralatan maupun sistem yang ditinjau, hal penting yang harus dilakukan adalah dengan membuat analisis kesetimbangan massa dan kesetimbagan exergi, dan selajutnya melakukan analisa exergi pada sistem tersebut sehingga dapat diketahui besaran peningkatan efisiensi pemakaian energi bahan bakar. Sistem kogenerasi dapat meningkatkan efisiensi pemakain bahan bakar, yang tepat dalam hal ini adalah Sistem Kogenerasi Siklus Kombinasi. Pada aplikasinya dapat dilihat pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang gasbuangnya masih dapat dimanfaataatkan untuk pembangkit steam/uap untuk memutar turbin yang selanjutnya berguna untuk pembangkit listrik lanjutan. Analisa exergi dilakukan pada sistem kogenerasi siklus kombinasi pusat pembangkit tenaga gas uap milik PT. PLN PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar yang menyuplai listrik untuk sistem Jawa Bali dimana pembangkit listrik ini mempunyai kapasitas 950 MegaWatt yang terdiri dari ( 5x145 MW Gas Turbine dan 1x225 MW Steam Turbin) . Dari hasil analisa peluang efisiensi pemakaian bahan bakar didapatkan sebesar 77,83%. Kata Kunci: Kogenerasi Siklus Kombinasi, Exergi, Exergi Rate, Exergi Loss.
ADSORPSI KARBON AKTIF DARI TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM Cu2+ Dewi Putri Yuniarti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.141 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v2i1.21

Abstract

Many reseerches about agricultural waste shows potency from this waste to be used as high quality of active carbon that can be used as (adsorbent) on gasoline and substances dissolved at solution. One of agricultural result in South Sumatera that is enough corn cob, where is solid waste that throun just. It is impossible since corncob contains about 40 % of cellulose. So, cellulose which can be used as an active carbon. There are two basic processes in the active carbon making, those are carbonization and activation. The aim of this study was to find out how the activated time gave influence to the adsorption capacity of active carbon as the metal ion Cu2+ adsorbent. The obtained data were analysed by using Atomic Adsorption Spectrophotometry (SNI 06-6989.6-2009). Moreover, the characteristic of the active carbon was ansalysed by Standart Nacional Indutrial (SNI 06-3730-1995). From the result of study, it was obtained that the activated time of 60 minutes with the activator H3PO4 0,5 M had the best adsorption capacity of 1.97 mg/g with the metal ion Cu2­+ concentration was 0,80 ppm. The characteristic of the missing part 9500C 20.54 %, water content of 11 %, ash content of 7 % and iodine number of 750.35 mg/g, pure active carbon 72.46 %, the density of bulk 0.31 g/ml, pass for the mesh size of 325 is 98 %. The adsorption capacity of active carbon from the corncob to the metal ion Cu2+ taken from the waste water sample at the shipyard painting work shop in Palembang was 0.1644 mg/g (97.60 %). Key words : Activated Carbon, Corn cob, Adsorption, AAS, Copper (II) Metal Ion.
ANALISA PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTIPE MESIN UJI TARIK MANUAL: KAJIAN ERGONOMI Yeny Pusvyta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v2i1.20

Abstract

Perancangan produk adalah suatu tahapan yang bisa berulang untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Hasil rancangan tidak saja harus memenuhi fungsi, akan tetapi harus pula mengindahkan faktor manusiawi (ergonomi) agar lebih aman dan nyaman digunakan. Hasil observasi pada perancangan mesin uji tarik manual ini, terdapat kekurangsesuaian secara ergonomi pada saat alat digunakan. Ini didukung pula oleh hasil penilaian terhadap kuisioner oleh beberapa responden. Data antopometri, data kenyamanan, tekanan darah dan detak jantung, data studi waktu penggunaan alat serta saran perbaikan dari para responden menjadi acuan untuk perbaikan prototipe mesin uji tarik manual tersebut. Kata kunci : Perancangan, mesin uji tarik, ergonomi, data kuisioner.
OPTIMALISASI PEMAKAIAN KORAL JAGUNG SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SPLIT PADA BETON NORMAL f’c 25 MPa Srikirana Meidiani
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.509 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v2i1.19

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pemakaian koral jagung sebagai pengganti sebagian split atau batu pecah terhadap peningkatan kuat tekan dan kuat tarik pada beton normal f’c 25 MPa. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium dengan menggunakan sampel silinder beton dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm untuk uji tekan dan uji tarik. Mix Design menggunakan metode DOE (Department of the Environment) dengan f’C rencana 25 Mpa. Variasi beton adalah variasi I (30% koral jagung + 70% batu pecah), variasi II (40% koral jagung + 60% batu pecah) dan variasi III (50% koral jagung + 50% batu pecah). Sedangkan sebagai pembanding adalah beton normal. Bahan yang digunakan adalah semen tipe I (Semen Padang), Pasir ex. 3 Ilir yang memenuhi batas gradasi zona 2, Split ex. Merak dengan ukuran butir maksimum 20 mm dan air. Proses pengujian meliputi uji tekan dan uji tarik menggunakan alat compression testing machine. Hasil analisis menunjukkan hasil kuat tekan beton norlah adalah 25.76 MPa (BN) dan kuat tekan masing-masing variasi adalah : 26.61 MPa (BK30), 26.04 MPa (BK40) dan 24.06 MPa (BK50). Sedangkan hasil kuat tarik beton normal adalah 8.52 MPa (BN) dan hasil kuat tarik masing-masing variasi adalah : 6,67 MPa (BK30), 8.52 MPa (BK40) dan 8.74 MPa (BK50). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa optimalisasi kuat tekan adalah pada variasi-I (30% koral jagung + 70% batu pecah) yaitu terjadi peningkatan kuat tekan sebesar 3.3%, sedangkan optimalisasi kuat tarik adalah pada variasi-III (50% koral jagung + 50% batu pecah) yaitu terjadi peningkatan kuat tarik sebesar 2.6%. Kata Kunci : Kuat Tekan, Kuat Tarik, Optimalisasi, Koral dan Split

Page 1 of 1 | Total Record : 5