cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2016)" : 8 Documents clear
PENGARUH ELEKTRODA TERHADAP TEGANGAN SISA DAN SIFAT MEKANIK PADA PENGELASAN BAJA Asmadi Asmadi; Bahrul Ilmi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.96 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.46

Abstract

Pada proses pengelasan SMAW terdapat berbagai type elektroda dengan berbagai ukuran diameter dan kandungan unsurnya, semuanya itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan sifat logam induk dan ketebalannya dengan tujuan untuk memperoleh kualitas las yang sempurna khususnya sifat mekanik setelah dilakukan proses pengelasan. Pengelasan dilakukan terhadap baja dengan kandung 0,37%C, 1,65%Ni, 0,9%Cr dan 0,30%Mo. Peroses pengelasan dilakukan dengan memvariasikan elektroda tapi dengan diameter yang sama dan arus yang dipakai sama 150 A. Kajian penelitian ini untuk mengetahui sifat mekanik yang terjadi berdasarkan hasil uji Tarik, uji Kekerasan, dan perhitungan tegangan sisa. Hasil pengujian Kekerasan tertinggi pada E7018 sebesar 454,63 pada daerah HAZ dan hasil Uji Tarik E7016 sebesar 66,3 kg/mm2 dan regangan nya juga besar shg patahanya bersifat ulet. Hasil perhitungan tegangan sisa Tarik terendah pada logam las 1,452 kg/mm2 E7016 dan logam induk tegangan sisa tekan terbesar – 0,902 kg/mm2 E7018. Kata Kunci: tegangan sisa, pengelasan SMAW, elektroda
TINJAUAN KAPASITAS (DEMAND-CAPACITY RATIO) STRUKTUR BAJA MENARA AIR KAPASITAS 100M3 DI PABRIK KARET PT. MARDEC SIGER WAYKANAN LAMPUNG TERHADAP BEBAN GEMPA BERDASARKAN SNI 03-1726-2012 Sapta Sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.892 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.51

Abstract

Pada penelitian ini penulis melakukan peninjauan Kapaitas menara air dengan kapasitas 100m3 yang digunakan pada Pabrik Karet PT. Mardec Siger Waykanan yang berlokasi di jalan lintas sumatera Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung, dimana menara air ini berfungsi untuk menampung air yang dibutuhkan dalam proses pengolahan karet. Mengingat daerah Lampung merupakan daerah yang mempunyai potensi gempa cukup besar, dan juga dalam peraturan gempa telah mengalami perubahan dari SNI 03-1726-2002 ke peraturan pengganti SNI 03-1726 2012, dimana peraturan SNI 03-1726-2012 mengacu pada peraturan-peraturan gempa modern sepeti ASCE 7-10 dan IBC2009, yang menggunakan gempa perioda ulang 2500 tahun dengan probabilitas terlampui 2% dalam 50 tahun umur bangunan yang menggambarkan kondisi collapse prevention, sedangkan pada SNI 03-1726-2002 menggunakan perioda ulang gempa 500 tahun yang menggambarkan kondisi life safety yang mengacu pada UBC 1997. Dari hasil analisa didapatkan demand/capacity < 1, Story drift= 11,72mm < 0,02hsx = 180mm arah-x dan story drift = 12,04mm < 0,02hsy = 180mm arah-y. Kata kunci : displacement, story drift, demand, capacity
PENGARUH PELAPISAN SERBUK STELITE 6 DENGAN PROSES LOGAM NYALA API OKSI ASETELIN TERHADAP KETAHANAN AUS Rita Djunaidi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.762 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.45

Abstract

Kedua logam dasar yaitu baja Tool Steel ASSAB XW-10 dan baja Mild Steel dilapisi serbuk Stellite-6 terjadi peningkatan kekerasan dari 217 HV menjadi 378 HV untuk lapisan baja Tool Steel ASSAB XW-10 dan sebesesar 157 HV menjadi 421 HV untuk lapisan baja Mild Steel. Demikian pula untuk kekerasan makro juga mengalami peningkatan kekerasan sebesar 659 HV dan 241 HV pada lapisan baja Tool Steel ASSAB XW-10 dan baja Mild Steel. Berdsarkan data hasil penelitian terlihat untuk pengujian keausan bahwa baja Tool Steel ASSAB XW-10 memiliki nilai laju aus yang rendah dibanding dengan baja Mild Steel pada tiga kondisi yang berbeda yaitu kecepatan, beban dan jarak luncur, ini menunjukkan bahwa lapisan baja Tool Steel ASSAB XW-10 memiliki daya tahan terhadap keausan dimana kontak permukaan antara lapisannya dengan permukaan logam dasar terlihat baik. Bila diperbandingkan sifat kedua lapisan, lapisan baja Tool Steel ASSAB XW-10 memiliki sifat kekerasan makro dan laju aus yang baik dibanding lapisan pada baja Mild Steel. Kata Kunci : Serbuk Stellite-6, baja Tool Steel ASSAB XW-10
PERENCANAAN PROSES FABRIKASI ALAT PENUKAR KALOR TYPE SHELL AND TUBE DI PT. ABC Tarmizi Husni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.522 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.50

Abstract

Dengan semakin berkembangnya industri manufaktur nasional, maka peralatan penunjang produksi di tanah air semakin berkembang, slah satunya adalah alat penukar kalor yang banyak digunakan oleh kalangan industri di tanah air. Alat Penukar Kalor (APK) merupakan suatu peralatan produksi yang dipakai dalam rangka proses perpindahan panas/kalor dari medium yang satu ke medium yang lain dengan menggunakan prinsif-prinsif thermodinamika atau secara paksa. Untuk menghasilkan sebuah APK maka diperlukan adanya rujukan-rujukan yang mengacu kepada standar atau kode-kode yang berlaku sehingga alat penukar kalor yang dihasilkan memenuhi persyaratan-persyaratan yang diperlukan. Dalam proses pabrikasi APK ini keterampilan dalam proses pengelasan memegang peranan penting karena alat penukar kalor merupakan peralatan yang identik dengan bejana bertekanan. Dalam penelitian ini dibahas proses produksi dengan alur produksi yang terjadi dalam menghasilkan sebuah alat penukar kalor secara standar, serta proses-proses yang terjadi dalam menghasilkan setiap momponen-komponen atau bagian-bagian dari alat penukar kalor tersebut. Penelitian ini, berusaha menyajikan gagasan spesifik dari teknik fabrikasi yang terpadu dan dapat diterapkan dalam berbagai kasus fabriksi, yang diharapkan dapat menjadi acuan para praktisi dilapangan serta dapat membantu teknik dan pemahaman yang praktis. Key-Words: Head Exchanger, Shall and Tube, Manufacturing; Production
ANALISA PERHITUNGAN BREAK EVEN POINT (BEP) UNTUK PERUMAHAN GRAHA BUMI ENIM DI KOTA MUARA ENIM SUMATERA SELATAN Delli Noviarti Rachman
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.796 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.44

Abstract

Kebutuhan akan rumah merupakan kebutuhan dasar manusia. Karena sangat pentingnya pemenuhan kebutuhan akan perumahan dan permukiman, maka pemerintah telah mengaturnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2014 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi biaya yang diperhitungkan kemudian didapatkan titik impas serta keuntungan 2 tipe rumah dengan mengambil data pada Perumahan Bumi Graha Enim di Kota Muara Enim. Dari hasil analisa break even point dengan 3 metode perhitungan yang berbeda, didapatkan hasil untuk rumah tipe 36 mencapai titik impas pada Rp. Rp. 4.278.928.172,- (36 Unit) dan Tipe 38+ sebesar Rp.2.840.692.373 (18 unit). Berdasarkan hasil analisa break even point, maka diperoleh margin of safety nya berada pada posisi 64,00%, yang artinya developer pasti mendapatkan keuntungan walaupun waktu penjualannya cukup lama. Hasil penelitian menunjukan bahwa membangun rumah dengan tipe 36, developer akan mendapatkan keuntungan yang lebih kecil dibandingkan dengan membangun rumah dengan tipe 38+. Kata kunci : Break Even Point, Margin of Safety, Developer.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN BATAS KOTA PALEMBANG – SIMPANG INDERALAYA) Sartika Nisumanti; Djaenudin Hadiyana
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.196 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.49

Abstract

Jalan raya adalah salah satu prasarana yang memiliki peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi kebutuhan pergerakan manusia dan barang, untuk menunjang pergerakan arus lalu lintas tersebut perlu dilakukan suatu usaha dengan menjaga kualitas layanan jalan. Salah satu usaha tersebut adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan. Kondisi arus lalu lintas pada ruas jalan Bts. Kota Palembang – Simpang Inderalaya ini selain macet dan banyak terjadi kerusakan pada beberapa segmen, hal ini merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan kerugian yang diderita sungguh besar terutama bagi pengguna jalan seperti terjadinya waktu tempuh yang lama, kemacetan, kecelakaan lalu lintas dan lain-lain, sehingga dapat menghambat arus transportasi barang dan manusia dan juga biaya operasional kendaraan menjadi bertambah. Penelitian ini bertujuan memperoleh data kerusakan melalui pengukuran lapangan, menetapkan jenis penanganan yang sesuai dengan kerusakan jalan yang terjadi. Salah satu tahapan dalam mengevaluasi kondisi permukaan jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi eksisting jalan dengan metode PCI (Pavement Condition Index). Metode yang digunakan ini untuk menentukan tingkat kerusakan jalan setelah melakukan pengamatan di lapangan dan dibedakan menurut tingkat kerusakan. Dari hasil yang didapat maka nilai kondisi jalan dapat ditentukan berdasarkan kategori sempurna, sangat baik, baik, dan jelek sehingga dapat mengetahui jenis penanganan kerusakan yang terjadi agar pemeliharaan jalan tepat sasaran dan efisien. Hasil penelitian menunjukan bahwa luas total kerusakan jalan yang terjadi yaitu 748,615 m2, kerusakan yang paling banyak terjadi adalah kerusakan pengelupasan dengan luas 288,41 m2 atau 38,53 %, didapat nilai PCI rata-rata 85,58 dengan kondisi sangat baik. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen, untuk mempertahankan kinerja perkerasan, maka diperlukan beberapa tindakan perbaikan kerusakan yaitu pemeliharaan rutin setiap tahun maupun pemeliharaan berkala. Kata kunci: Kerusakan Jalan, Pavement Condition Index (PCI), Pemeliharaan Jalan, Perkerasan Lentur.
Perbandingan Perhitungan Debit Banjir Rancangan Di Das Betara Dengan Menggunakan Metode Hasper, Melchior dan Nakayasu Yulyana Aurdin
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.52

Abstract

Das Betara sebagai salah satu subdas yang terletak di Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung memiliki luas 259,3 Km2. Salah satu sungai yang sering menyebabkan banjir di das Betara adalah sungai Bangka Ujung yang melintas dari hulu das Betara hingga bermuara selat Bangka. Sungai Bangka Ujung sering meluap dan menyebabkan banjir dikarenakan sedimentasi yang terlalu tinggi dan alur sungai yang cenderung berubah-ubah akibat sedimentasi. Sungai Bangka Ujung ini memiliki panjang total 38,9 Km yang melewati beberapa kecamatan di Bangka Selatan. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di sungai Bangka Ujung. Pada penelitian ini dilakukan analisis hidrologi terhadap catchment area yang masuk Das Betara. Metode analisis hidrologi yang digunakan yaitu menghitung hujan kawasan dengan metode poligon Thiessen dan menghitung banjir rancangan dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 tahun dan 100 tahun dengan metode analisis frekuensi. Untuk mencari debit banjir rancangan dicari menggunakan beberapa metode dengan Hasper, Melchior dan Nakayasu. Hasil analisis debit banjir rancangan untuk masing-masing metode dengan berbagai periode ulang diperoleh analisis dari metode Nakayasu memberikan nilai terbesar, yang kemudian diikuti oleh metode Hasper dan Melchior. Nilai debit rancangan metode Melchior menunjukkan untuk kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, 100 tahun sebesar 88,39 m3/s, 108,28 m3/s, 117, 29 m3/s, 125,54 m3/s,130 m3/s dan 133,59 m3/s. Kata Kunci : Das Betara, Banjir Rancangan, Sungai Bangka Ujung.
ANALISA PENGARUH JARAK KATODA DAN ANODA DALAM PROSES ELEKTROPLATING ALUMINIUM TERHADAP KETEBALAN LAPISAN Ratih Diah Andayani; Siti Zahara Nuryanti; Reny Afriany; Abin Rais
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.031 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i2.47

Abstract

Aluminium banyak digunakan baik pada peralatan rumah tangga maupun pada industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang nyata pengaruh jarak anoda dan katoda pelapisan nikel pada proses chromate coating logam aluminium terhadap daya ikatan lapisan danketebalan lapisan. Spesimen yang dilapisiadalah logam aluminium berbentuk lingkaran diameter 50 mmdantebal 3 mm. Spesimen dilapisi nikeldengan proses electroplating dalam larutannikel dan larutan krom denganvariasijarak katoda 10, 15, 20 cm. Proses elektroplating nikel dilakukan dengan menggunakan larutan elektrolit Watts, dengan arus 5 ampere dan tegangan 2 volt dengan waktu 30 menit, sedangkan pada elektroplating krom dilakukan dengan arus 30 ampere, dan tegangan 12 volt selama 4 detik. Data yang diperoleh secara eksperimen, kemudian dilakukan pengukuran ketebalan untuk melihat pengaruh jarak katoda dan anoda terhadap ketebalan lapisan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jarak anoda terhadap tampilan dekoratif permukaan dan ketebalan lapisan. Hasil terbaik diperoleh pada jarak anoda dan katoda 15 cm, yaitu ketebalan lapisan 11,712 µm dan tampilan spesimen lapisan lebih rata dan lebih mengkilat. Kata Kunci: elektroplating, aluminium, ketebalan lapisan

Page 1 of 1 | Total Record : 8