cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020)" : 14 Documents clear
KAJI EKSPERIMEN PENGARUH LAPISAN KEKASARAN PERMUKAAN PIPA TERHADAP HEAD LOSS PADA PIPA PVC BERDIAMETER Ø 22 mm PANJANG 80 cm Rama Candra; Siti Zahara Nuryanti; ratih diah andayani; Rita Djunaidi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.149

Abstract

Aliran fluida pada permukaan didalam pipa yang mempunyai lapisan kekasaran yang berbeda dapat mengalami aliran laminer dan turbulen, yang dapat dilihat dari bilangan Reynold. Kecepatan aliran fluida dapat diketahui dengan mengatur bukaan katub. Setiap pipa diuji dengan air murni pada temperatur 30. Pengujian ini dilakukan dengan alat percobaan yang dipakai adalah pipa PVC silinder yang berdiameter dengan fluida air menggunakan tujuh jenis kekasaran dalam pipa yang berbeda yaitu, pipa tanpa lapisan tambahan, pipa dilapisi pasir halus, pipa dilapisi pasir kasar, pipa dibintik lubang, pipa dilapisi daun talas, pipa dilapisi pecahan batu bata, dan pipa dilapisi serat kayu, penelitian ini dilakukan untuk menkaji kekasaran permukaan dalam pipa terhadap perubahan Head Loss. Hasil Pada percobaan bahwa kekasaran permukaan pipa mempengaruhi nilai Bilangan Reynold dan Head Loss, semakin kasar permukaan pipa, Bilangan Reynold dan head loss cenderung meningkat., Dari ketujuh kekasaran tersebut maka pipa yang dilapisi pecahan batu bata yang memiliki nilai head loss yang paling tinggi yakni 0,995m dibanding dengan ke enam kekasaran lainya dikarenakan nilai kekasaran pecahan batu bata paling besar yakni Ꜫ/D= 0,1, dan nilai Head loss yang paling rendah didapat pada pipa yang dilapisi dengan daunt alas yakni ∆h= 0,196m pada Bilangan Reynold 35622,7. Kata kunci: Aliran turbulen, kekasaran permukaan, bilangan Reynold, Head loss
RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH PINANG Sukadi Sukadi; Ari Kurniawan
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.138

Abstract

Buah pinang terdiri dari biji, serabut dan batok yang memiliki tingkat kekerasan tertentu. petani masih menggunakan pembelahan buah pinang secara manual dengan alat yang sederhana sebagai pembelah. Pembelahan buah pinang yang secara manual ini sangat lambat dan beresiko kecelakaan sangat besar. Dengan proses manual tersebut maka petani mengalami permasalahan yaitu harga yang lebih rendah jika hasil panennya dijual tanpa dibelah. Jika ingin menjual setelah dibelah maka kapasitas hasil buah pinang terbelah juga masih kecil. penelitian ini bertujuan membuat mesin pembelah pinang untuk meningkatkan kapasitas produksi buah pinang yang terbelah. Dari Analisa mesin pembelah pinag didapatkan hasil bahwa mesin ini mampu membelah buah pinang 120 kg/jam, dimana 75 % hasilnya terbelah dengan sempurna. Kata kunci: Buah Pinang, harga jual, Kapasitas produksi
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA PDAM TIRTA MUSI PALEMBANG (Studi Kasus Pengaliran Booster Tegal Binangun) Riza April Nurudin; Yunan Hamdan; Reini Silvia Ilmiaty
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.145

Abstract

Banyaknya keluhan pelanggan tentang waktu pengaliran yang relatif singkat, tekanan air yang kecil, serta banyaknya permintaan pemasangan baru untuk air bersih di wilayah Kecamatan Jakabaring dan Kecamatan Plaju maka pada tahun 2019 PDAM Tirta Musi membangun booster pump baru pada wilayah Tegal Binangun yang mempunyai kapasitas penampungan 3000 m3. Dengan adanya permasalahan itulah perlu untuk menganalisis kembali perhitungan kebutuhan air bersih dan tekanan air di wilayah pengaliran Booster Tegal Binangun pada tahun existing dan 5 tahun ke depan serta mensimulasi tekanan air pada jaringan pipa distribusi air bersih dengan menggunakan program WaterCAD. Dari hasil analisis didapat kebutuhan air bersih tahun 2020 (existing) adalah 87,63 lt/det. Proyeksi pertumbuhan pelanggan dalam jangka 5 tahun ke depan (tahun 2025) adalah 11641 sambungan langganan dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 123,94 lt/det. Hasil simulasi tekanan jaringan pipa dengan menggunakan program WaterCAD didapat nilai tekanan sebesar 0,858 atm pada titik junction J-1375 blok 7 (Jalan Karang Anyar) sampai 2,962 atm pada titik junction J-1965 blok 5 (di Booster Tegal Binangun). Kata Kunci: Kebutuhan air,Tekanan Air, Program watercad
ANALISIS JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DENGAN PROGRAM WATERCAD DAERAH LAYANAN KOTABARU KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Amelia Rajela; robi sahbar
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.143

Abstract

Tingkat pemakaian air per orang sangat bervariasi antara suatu daerah dengan daerah lainnya, sehingga secara keseluruhan penggunaan air dalam suatu sistem penyediaan air minum juga akan bervariasi. Bervariasinya pemakaian air ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: iklim, standar hidup, aktivitas masyarakat, tingkat sosial dan ekonomi dan pola serta kebiasaan masyarakat dan hari libur. Hasil proyeksi penduduk untuk daerah layanan Ibukota Kabupaten Martapura pada tahun 2020 yaitu 46.776 jiwa, sedangkan untuk proyeksi kebutuhan pada tahun 2025 sebesar 51.015 Jiwa dan tahun 2035 sebesar 60.679 jiwa. Hasil perhitungan kebutuhan air pada tahun 2035 adalah 110,87 lt/dtk, kebutuhan maksimum 121,96 lt/dtk, dan kebutuhan total pada jam puncak adalah 194,02 lt/dtk. Dari simulasi untuk pengembagan sistem jaringan distribusi air bersih didapatkan kondisi hidrolis debit 50 lt/dtk untuk beberapa daerah prioritas layanan di Kecamatan Martapura, khusunya Desa Kota Baru, dengan tekanan pompa 61,29 m dan direncanalan dengan menggunakan jaringan pipa HDPE diameter 6 Inc. Kata Kunci: Jaringan Perpipaan, standarê kebutuhan air bersih, proyek, unit air baku, WaterCAD
PERANCANGAN MESIN PENCACAH TUMBUHAN NILAM DENGAN MENGGUNAKAN PISAU PLANER Hilda Porawati; Darmuji Darmuji
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.140

Abstract

Peningkatan kapasitas produksi menjadi peranan penting dalam meningkatkan ekonomi petani tumbuhan nilam. Mesin pencacah tumbuhan nilam memiliki komponen utama yaitu motor bakar, sistem transmisi tunggal, poros, dudukan pisau serta pisau pencacah. Analisis teknik meliputi perencanaan daya rencana, siste transmisi, poros serta fabrikasi. Hasil perancangan mesin pencacah tumbuhan nilam di dapatkan bahwa mesin penggerak menggunakan motor bensin dengan daya 5,5 menghasilkan daya output maksimal 4,101 kW. Diameter pulley mesin penggerak adalah 76,2 mm, dan diameter pulley poros adalah 176,8 mm dengan jarak antar sumbu poros adalah 500 mm. Pulley motor penggerak dan pulley poros pisau pencacah di hubungkan dengan menggunakan V-Belt jenis A54. Dimensi pisau planer yang digunakan adalah 300x30x3 mm. Perancangan rangka menggunakan besi siku 40 x 40 mm dengan dimensi mesin 800x800x500 mm. Kata kunci : Mesin Pencacah, Tumbuhan Nilam, Planer
PERBANDINGAN ZAT ADDITIVE POLYCARBOXYLATE DENGAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP CAMPURAN BETON MUTU K-400 28 HARI Anggi Desmala Pratiwi HA; ahmad hidayat
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.137

Abstract

Bahan tambah beton adalah bahan selain unsur pokok beton (air, semen, dan agregat) yang ditambahkan pada adukan beton. Tujuannya adalah untuk mengubah satu atau lebih sifat-sifat beton sewaktu masih dalam keadaan segar atau setelah mengeras. Dengan adanya perkembangan kemajuan bahan tambah beton dapat mendukung peningkatan dan kwalitas mutu beton yang diinginkan sehingga dapat mengurangi air pada beton juga dapat menambah mutu beton menjadi beton High Strenght Concrete. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan antara Superplasticizer dan polycarboxylate terhadap kuat tekan beton dan untuk mengetahui kadar optimum Superplasticizer dan polycarboxylate yang ditambahkan guna mencapai kuat tekan rencana. Pengujian dilakukan pada beton umur 3, 7, dan 28 hari sebanyak 63 (kubus) benda uji yang terdiri dari 7 variasi, 1 Beton Normal, 3 campuran Polycarboxylate 1%,2%,3%, 3 campuran Superplasticizer 1%,2%,3% yang mana 1 variasi itu terdiri dari 9 kubus dengan rencana karakteristik beton K-400. Dari hasil pengujian di Laboratorium dari berbagai sample beton normal dan beton dengan tambahan campuran Polycarboxylate dan Superplasticizer , diketahui bahwa mutu kuat tekan beton sangat meningkat pada tambahan 3% , untuk tertinggi terjadi pada Polycarboxylate 3% umur 28 hari. Pada penelitian ini, persentase penambahan Polycarboxylate dan Superplasticizer hanya dapat memenuhi mutu kuat tekan beton pada penambahan Polycarboxylate 3% dan Superplasticizer 3% yang bisa direncanakan pada usia 28 hari dengan mutu beton K-400.
ANALISA PENAMBAHAN ZAT ADIKTIF SUPERPLACITIZER DAN SERAT STEEL FIBER TERHADAP MUTU BETON K. 300 DALAM 7 HARI Delli Noviarti; Muslimin Muslimin
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.136

Abstract

Beton merupakan elemen yang sangat penting pada dunia konstruksi. Peningkatan kekuatan beton sangat diperlukan untuk dapat digunakan sesuai dengan keperluan konstruksi. Untuk itu beton harus ditambahkan material – material yang dapat mendukung peningkatan kekuatan tersebut, diantaranya adalah superplastisizer dan serat steel fibre. Metode penelitian ini dilakukan dengan menguji beton yang telah ditambahkan superplaticizer dan serat steel fibre. Benda uji yang disiapkan adalah sebanyak 27 buah, ditambah 3 buah beton normal. Benda uji yang dibuat berupa kubus. Berdasarkan pengujian lab yang telah dilaksanakan, didapatkan nilai maksimum dari uji kuat tekan beton ada pada campuran beton normal + 3% dan 30 kg serat steel fiber yang mencapai 309,0 kg/cm² . Sebaiknya penggunaan zat adkitif superplacitizer harus mengurangi penggunaan air sebagaimana yang telah direncanakan agar tidak terjadi penurunan kuat tekan beton maksimum. Kata kunci: Superplastisizer, Serat steel fibre, Beton K-300
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN MAYOR SANTOSO KOTA PALEMBANG hariman al faritzie; Zuul Fitriana Umari
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.139

Abstract

Melihat kondisi kota Palembang saat ini, jika ditinjau dari segi sarana dan prasarana transportasi sudah mulai berbanding terbalik. Dimana kebutuhan akan jalan tidak sebanding dengan banyaknya jumlah kendaraan yang ada. Sehingga hal ini akan menimbulkan dampak negatif terhadap pergerakan lalu-lintas, misalnya terjadi peningkatan volume lalu-lintas pada ruas-ruas jalan tertentu yang mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk. Akibatnya, jarak yang sebenarnya singkat akan ditempuh dalam waktu yang cukup lama. Studi yang dilakukan pada penelitian ini bersifat riset yang dilakukan pada ruas jalan Mayor Santoso kota Palembang dengan tujuan untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan, yaitu dengan cara melakukan survey selama 1 jam (peak hour jam 09.51-10.51) yang mana dari survey ini didapatkan data volume lalu-lintas serta data geometrik jalan. Dalam pengolahan data dilakukan dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dimana derajat kejenuhan (DJ=Q/C) sebagai indikator perilaku lalu-lintas pada ruas jalan Mayor Santoso Kota Palembang. Dari hasil pengolahan data survey didapatkan nilai arus kendaraan sebesar 1.316 skr/jam, kapasitas pada ruas jalan ini yaitu sebesar 4.656 skr/jam dan nilai rasio Q/C pada ruas jalan yaitu 0,28. Jadi nilai tingkat pelayanan untuk ruas jalan Mayor Santoso Kota Palembang pada level A yang artinya bahwa volume lalu-lintas pada ruas jalan Mayor Santoso Kota Palembang saat ini berada pada kapasitas arus bebas dengan volume lalu lintas mencapai 20% dari kapasitas, dan kecepatan kendaraan > 100 km/jam. Kata Kunci : analisis kapasitas, kecepatan, tingkat pelayanan/LOS
PENGARUH VARIASI SUHU TEMPERING 200oC 400oC 600oC TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN BAJA JIS G4801 SUP 9 Septian Pranata; Asmadi Asmadi; Tarmizi Husni; Reny Afriany
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu tempering terhadap kekerasan dan ketangguhan baja karbon medium SUP 9 yang dilakukan proses tempering. Spesimen dibagi menjadi 2 bagian yaitu spesimen tanpa perlakuan dan spesimen dengan perlakuan pemanasan pada suhu 850oC dengan waktu penundaan 1 jam, kemudian di quench air. Proses ini menghasilkan baja yang keras, rapuh dan getas. Kemudian spesimen tersebut di temper kembali dengan variasi suhu temper 200oC, 400oC dan 600oC dengan waktu penundaan 30 menit dan selanjutnya dilakukan pendinginan udara. Dengan memanaskan kembali baja tersebut maka akan didapatkan baja yang mempunyai kekerasan yang lebih rendah dari baja yang dilakukan pemanasan pada suhu 850oC, tetapi mempunyai nilai ketangguhan yang lebih besar dibandingkan dengan baja yang di panaskan pada suhu 850oC. Dari hasil pengujian menunjukkan nilai kekerasan paling rendah yaitu pada suhu temper 600oC. Dari hasil pengujian impak menunjukkan nilai ketangguhan bahan paling rendah yaitu pada suhu temper 200oC. Hal ini menunjukkan semakin besar suhu temper yang digunakan maka semakin menurun kekuatan tariknya dan sebaliknya semakin besar suhu temper yang digunakan maka semakin besar pula nilai ketangguhan baja tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai kekerasan dan ketangguhan baja setelah ditemper berbanding terbalik. Kata Kunci: quenching, suhu tempering, kekerasan, ketangguhan.
KAJIAN PEMANFAATAN CONBLOCK BERBAHAN DASAR SISA LIMBAH KARET Henggar Risa Destania; Achmad Syarifudin
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v7i2.133

Abstract

Pada satu sisi pertumbuhan industri diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, namun disisi lain perumbuhan industri dapat menimbulkan masalah yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Sebagian besar limbah karet tersebut belum dimanfaatkan dan diperlukan penanganan, agar tidak menimbulkan masalah apabila dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan yang ada disekitarnya. pemanfaatan limbah antara lain abu terbang (Fly Ash) dan limbah sisa karbit dapat dibuat sebagai campuran (admixture) beton struktur maupun non-struktur. Pemanfaatan limbah karet sebagai bahan pembuatan conblock dengan tambahan cacah plastik. Pemanfaatkan limbah karet dan tambahan cacah plastik didasarkan pada karateristik limbah bisa dibuat conblock oleh masyarakat dengan campuran 5 % limbah karet sebagai substitusi pasir dan 1%, 2,5%, serta 5% cacah plastik sebagai bahan tambah terhadap berat semen. Komposisi campuran terbaik berdasarkan uji kuat tekan benda uji conblock adalah komposisi campuran Limbah Karet (LK) 5% dan Cacah Plastik (CP) 1% dengan nilai kuat tekan maksimal sebesar 108,4 kg/cm2. Pemanfaatan limbah karet ini sangat bermanfaat bagi masyarakat daerah Muara Enim yang merupakan produsen perkebunan karet sebagai bahan dasar pembuatan conblock yang bisa dimanfaatkan sebagai penutup permukaan tanah untuk jalan raya maupun lahan parkir serta tambahan nilai estetika yang ramah lingkungan. Kata Kunci : limbah karet, cacah plastik, conblock

Page 1 of 2 | Total Record : 14