cover
Contact Name
suprapto
Contact Email
atoenurse@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppmakpersk@akper-sandikarsa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA
ISSN : 23546093     EISSN : 26544563     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada bertujuan untuk memberikan akses publikasi hasil penelitian maupun studi kasus para dosen dan mahasiswa dalam mempublikasikan artikelnya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada adalah akses terbuka, jurnal peer-review yang mencakup semua aspek dari ilmu Kesehatan dan Ilmu Keperawatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada didedikasikan untuk menerbitkan penelitian asli dan mengulas artikel yang mencakup semua aspek dalam Kesehatan dan Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 6 No 2 (2017)" : 4 Documents clear
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Hiv/Aids Di Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar Syamsi NL, Nur
JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v5i2.28

Abstract

AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah syndrom yang timbul akibat adanya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV/AIDS dapat menular melalui darah, sperma, cairan vagina, dan ASI (Air Susu Ibu). Penelitian ini dilakukan di Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar yang terletak di jalan Bung lorong 2, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea Jaya, Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Besarnya sampel yang digunakan adalah 30 responden dari 600 populasi yang dipilih secara Total Sampling. Di mana dalam pengambilan data digunakan instrumen berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden. Dari keseluruhan responden didapatkan tingkat pengetahuan mahasiswa Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar yang diteliti didapat 15 mahasiswa (50%) yang tingkat pengetahuan baik tentang HIV/AIDS dan terdapat 14 mahasiswa (46,7%) yang tingkat pengetahuan cukup tentang HIV/AID dan terdapat 1 mahasiswa (3,3%) yang tingkat pengetahuan kurang tentang HIV/AIDS
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar Hartaty, Hartaty
JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v5i2.29

Abstract

Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit denganmemasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedangmewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebalatau resisten. Untuk mengurangi angka kematian pada bayi akibat penyakit yang dapat dicegahdengan imunisasi, maka Ibu perlu memahami dengan benar mengenai imunisasi. Hal ini perlumendapat perhatian khusus dari tenaga kesehatan karena dengan tingkat pengetahuan yangbaik akan membantu mengurangi angka kematian pada bayi tidak diimunisasi.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran tingkat pengetahuan Ibu tentangimunisasi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar.Peneliti menggunakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semuaIbu yang memiliki bayi dengan umur 0-12 bulan yang terdaftar di Wilayah Kerja PuskesmasBatua Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental samplingdimana sampel adalah semua orang yang kebetulan datang di Wilayah Kerja Puskesmas BatuaKota Makassar pada saat penelitin. Cara pengambilan data dilakukan atas adanya kesediaanresponden dengan mengisi pernyataan dan menandatangani lembar persetujuan menjadiresponden dan mengisi lembar kuisioner berdasarkan waktu dan tempat yang disepakati olehresponden kemudian disajikan dalam tabulasi data.Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden, didapatkan 25 responden (62,5%)yang memiliki pengetahuan dengan kategori cukup, 8 responden (20%) yang memilikipengettahuan dengan kategori baik dan yang memiliki kategori pengetahuan kurang sebanyak7 responden (17,5%).Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan Ibu tentang imunisasi diWilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar paling banyak pada tingkat cukup, hanyasebagian kecil pada tingkat baik dan kurang.Oleh karena itu, pentingnya peran perawat untuk melakukan upaya promotif danpreventif terhadap hal-hal yang berkaitan dengan program imunisasi pada bayi serta dapatmemberikan informasi lebih kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui lebih banyaktentang imunisasi
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Penanganan Diare Pada Anak Di Puskesmas Batua Raya Kota Makassar husaeni, Hermin
JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v5i2.34

Abstract

Diare dikategorikan sebagai penyakit pembunuh balita terbesar di Indonesia. Sebanyak 13,2 persen anak di Indonesia meninggal karena diare. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan angka kematian anak diberbagai negara termasuk Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang penanganan diare pada anak di Puskesmas Batua Raya Kota Makassar tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimen. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang penanganan diare pada anak di Puskesmas Batua Raya Makassar. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Batua Raya Kota Makassar, pada bulan Juli 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang responden.Hasil penelitian ini menunjukkan dari 40 responden didapatkan bahwa responden dengan tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 15 orang (37,5%) dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 25 orang (62,5%). Dan responden dengan kategori sikap yang positif sebanyak 11 orang (27,5%) dan responden dengan kategori sikap negatif sebanyak 29 orang (72,5%).Setelah dilakukan penelitian ini diharapkan salah satu sumber informasi bagi dinas kesehatan dan puskesmas setempat dalam penaggulangan masalah diare. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai sumbangan ilmiah bagi penelitian selanjutnya. Serta Menambah wawasan peneliti dan memperkaya ilmu pengetahuan dibidang kesehatan khususnya yang berhubungan dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang penanganan diare pada anak
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Hiv/Aids Di Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar Syamsi NL, Nur
JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v5i2.37

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah yang mengancam masyarakat dunia, yang harus diwaspadai. Terutama pada generasi muda yang masih rentan terhadap pergaulan bebas. Maka dari itu, peneliti mencoba mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan remaja, khususnya siswa SMA Nasional Maros tentang HIV/AIDS. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah syndrom yang timbul akibat adanya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV/AIDS dapat menular melalui darah, sperma, cairan vagina, dan ASI (Air Susu Ibu). Penelitian ini dilakukan di Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar yang terletak di jalan Bung lorong 2, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea Jaya, Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Besarnya sampel yang digunakan adalah 30 responden dari 600 populasi yang dipilih secara Total Sampling. Di mana dalam pengambilan data digunakan instrumen berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden. Dari keseluruhan responden didapatkan tingkat pengetahuan mahasiswa Akademi Kebidanan Sandi Karsa Makassar yang diteliti didapat 15 mahasiswa (50%) yang tingkat pengetahuan baik tentang HIV/AIDS dan terdapat 14 mahasiswa (46,7%) yang tingkat pengetahuan cukup tentang HIV/AID dan terdapat 1 mahasiswa (3,3%) yang tingkat pengetahuan kurang tentang HIV/AIDS

Page 1 of 1 | Total Record : 4