cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung" : 50 Documents clear
Peran Yoghurt Kacang Merah Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Total Remaja Kegemukan Salma Fauzia Azka; Ichwannuddin Ichwannuddin; Dadang Rosmana; RR. Nur Fauziyah; Hada Shauti Sadida
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.708

Abstract

Kegemukan saat ini telah menjadi salah satu masalah utama kesehatan dunia. WHO menyatakan kegemukan merupakan suatu epidemi global. Kacang merah merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan serat dan flavonoid. Pengolahan kacang merah menjadi yoghurt memiliki kemampuan menurunkan kolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yoghurt kacang merah dalam menurunkan kadar kolesterol total pada remaja kegemukan. Desain studi eksperimental dengan dua kelompok. Populasi pada penelitian ini adalah remaja kegemukan. Sampel diambil dengan cara purposive sampling, sampel diambil 13 orang pada kelompok perlakuan dan 13 orang pada kelompok kontrol. Kelompok perlakuan adalah remaja kegemukan yang diberikan yoghurt kacang merah, sedangkan kelompok kontrol adalah remaja kegemukan yang diberikan edukasi gizi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2019. Data dikumpulkan meliputi jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, status gizi, dan data asupan makan yang meliputi asupan lemak jenuh, kolesterol, dan serat. Data kadar kolesterol total sebelum dan sesudah pemberian yoghurt kacang merah selama 14 hari. Hasil menunjukkan bahwa kolesterol darah total ada penurunan bermakna pada kelompok perlakuan (p= 0,013). Kolesterol total tidak ada penurunan bermakna pada kelompok kontrol (p= 0,441). Perubahan kadar kolesterol total tidak ada penurunan bermakna antar kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p= 0,107). Ada perubahan penurunan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan secara bermakna. Tidak ada perubahan penurunan kolesterol total antar kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Sampel disarankan untuk mengkonsumsi yoghurt kacang merah 225 ml untuk membantu menurunkan kadar kolesterol total.
penyuluhan menggunakan media lembar balik terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita mengenai Kadarzi Ulfah Sofindra Syahidatunnisa; Holil M Par'i; Fred Agung Suprihartono; Rr. Nur Fauziyah; Ninda Risti Amanah; annisa triwahyuni
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.705

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pencapaian Kadarzi adalah pengetahuan, dan sikap ibu balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media lembar balik terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita tentang Kadarzi di Wilayah Kerja Puskesmas Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model rancangan pre – post test control group dengan jumlah sampel sebanyak masing – masing 28 orang untuk kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan intervensi berupa penyuluhan menggunakan media lembar balik, sedangkan kelompok kontrol diberi intervensi berupa penyuluhan menggunakan media leaflet. Hasil yang didapat dari uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen dan uji t – dependent pada kelompok kontrol yaitu terdapat perubahan peningkatan pengetahuan dan skor sikap pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan intervensi (p<0,005). Hasil dari uji Mann – Whitney menunjukan tidak ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan dan skor sikap pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p>0,005). Sebaiknya, dilakukan penelitian lanjut terkait perilaku Kadarzi agar penerapan indikator Kadarzi dapat terpantau sehingga dapat menggambarkan hasil dari perubahan sikap, dan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap Kadarzi pada ibu balita disarankan untuk penyuluhan menggunakan media lembar balik.
Pemberian Jus Tomat Untuk Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Usia Dewasa Assyfa Qoltsum Nurrofawansri; Judiono Judiono; Holil M Par'i; Rizki Amalia Novita
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.703

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia pada umur ≥18 tahun berdasarkan Riskesdas 2013 sebesar 25,8 persen. Kalium yang tinggi dapat meningkatkan eksresi natrium dalam urin, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tomat adalah bahan makanan yang mengandung tinggi kalium. Tujuan penelitian, mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada orang dewasa. Desain penelitian, quasytwo group experimentaldesign denganmenggunakan pre test danpost test. Masing-masing kelompok terdiri dari 14 orang sampel. Jus tomat diberikan sebanyak 200 ml selama 5 hari dan penyuluhan sebanyak 2x. Hasil penelitian, pemberian jus tomat menunjukan penurunan tekanan darah sistolik (p=0,001) dan diastolik (p=0,003) pada kelompok perlakuan. Sedangkan pada kelompok kontrol terjadi penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik tetapi tidak bermakna. Pemberian jus tomat akan memberikan pengaruh terhadap penurunan tekanan darah lebih besar pada laki-laki dibandingkan pada perempuan, dan pada orang yang memiliki status gizi gemuk dibandingkan pada orang dengan status gizi normal. Saran, untuk menurunkan tekanan darah hipertensi seyogyanya diberikan jus tomat sebanyak 200 ml setiap hari. Pemberian jus tomat pada laki-laki dan pada orang dengan status gizi gemuk memberi pengaruh yang lebih besar. Kata kunci: Jus Tomat, Penyuluhan, Tekanan Darah, Status Gizi, Natrium, Kalium
EDUKASI DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI DAN POWERPOINT MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH Salma Tia Salsabila; Mamat Rahmat; Fred Agung Suprihartono; Mulus Gumilar; Ellya Safaatun Ni'mah; Eka Wardatul Jannah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.696

Abstract

Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada penduduk umur ≥ 5 tahun di Jawa Barat sangatlah tinggi di atas proporsi secara nasional (95.5%) yaitu 98.2%. Maka dari itu, perlu dilakukan intervensi berupa edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan dan konsumsi sayur dan buah. Media yang digunakan dalam intervensi adalah media video animasi dan power point. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi gizi dengan media video animasi & Slides Power Point terhadap peningkatan pengetahuan dan konsumsi sayur dan buah pada anak sekolah dasar. Metode Penelitian ini adalah Quasi Experiment with controlled group pre-post test design. Jumlah sampel pada penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan diberikan video animasi (n=35) dan kelompok kontrol diberikan media power point (n=38). Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan video animasi dan powerpoint nilai p <0.05, tidak ada pengaruh perbedaan rata-rata perbedaan konsumsi sayur dan buah sebelum dan sesudah intervensi nilai p bernilai >0.05, tidak ada pengaruh perbedaan antara media video animasi dan power point dalam edukasi gizi terhadap pengetahuan siswa kelas V mengenai jumlah dan pentingnya konsumsi sayur dan buah nilai p>0.05, dan tidak ada pengaruh perbedaan antara media video animasi dan powerpoint dalam edukasi gizi terhadap asupan konsumsi sayur dan buah pada siswa kelas V nilai p>0.05. Untuk meningkatkan asupan konsumsi perlu melibatkan orang tua dan guru. Kata kunci: Edukasi Gizi, Pengetahuan, Konsumsi Sayur dan buah
Catenfee Crispy Berbasis Arrowoot Dan Kacang Hijau Pada Selingan Anak Autis Dengan Diet CFGF Nada Nur Shadrina; Yenny Moviana; Mira Mutiyani; Rr Nur Fauziyah; Tyas Rahmawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.693

Abstract

Makanan selingan anak autis yang sesuai dengan diet CFGF (Casein Free Gluten Free) masih sulit didapatkan. Oleh sebab itu, produk Catenfee Crispy berbasis tepung arrowoot dan tepung kacang hijau yang bebas gluten dan bebas kasein ditujukan sebagai alternatif selingan anak autis. Tepung arrowoot merupakan salah satu tepung substitusi terigu yang bebas gluten dan tepung kacang hijau merupakan salah satu makanan kaya protein. Tujuan peneltian ini untuk mendapatkan produk cookies terbaik menurut sifat organoleptik, tingkat kesukaan, dan kadar protein produk. Desain penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL). Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi uji organoleptik, uji hedonik, dan uji kadar protein metode Kjeldahl. Penelitian ini melibatkan 30 panelis agak terlatih dan 40 panelis anak. Analisis Data yang dilakukan yakni uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian uji statistik menunjukan adanya perbedaan bermakna pada warna (p=0,000) dan rasa (p=0,046) crispy dan tidak adanya perbedaan bermakna pada aroma (p=0,061), tekstur (p=0,155), dan tingkat kesukaan (p=0,323) crispy. Didapatkannya produk unggulan yaitu Formula 3 dengan imbangan 65% tepung arrowoot : 35% tepung kacang hijau. Produk unggulan tersebut mencakup sifat organoleptik terbaik, tingkat kesukaan tertinggi (72,5%), dan kadar protein tertinggi (7,5g/100g).
EDUKASI GIZI DENGAN PERMAINAN KOMUNIKATA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KONSUMSI SAYUR BUAH, JAJANAN DAN SARAPAN Ninda Risti Amanah; Fred Agung Suprihartono; Rr Nur Fauziyah; Holil M. Par'i; Ulfah Sofindra Syahidatunnisa
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.691

Abstract

Masalah konsumsi yang sering terjadi pada anak sekolah ialah anak-anak cenderung kurang mengonsumsi buah dan sayur, sering melewatkan sarapan pagi dan konsumsi jajanan yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan permainan komunikata terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi sayur buah, makanan jajanan dan sarapan pada siswa kelas 4. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model rancangan pre and post test control group design dengan sampel purposive sampling. Sampel berjumlah 17 orang untuk masing masing kelompok. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t-dependen dan uji t-independen dengan uji alternatif Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji statistik pengetahuan didapatkan nilai p = 0,031 (p ≤ 0,05) yang berarti terdapat perbedaan selisih atau pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan menggunakan media permainan komunikata pada siswa sekolah dasar, untuk sikap didapatkan nilai p sebesar 0,322 (p ≤ 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan selisih atau pengaruh pendidikan gizi terhadap sikap menggunakan media permainan komunikata pada siswa sekolah dasar. Bagi sekolah perlu adanya edukasi berulang menggunakan media komunikata dari pihak guru pada siswa disela kegiatan belajar mengajar mengenai pentingnya mengonsumsi sayur dan buah, makanan jajanan dan sarapan. Kata kunci: Edukasi gizi, komunikata, pengetahuan, sikap, konsumsi sayur buah, makanan jajanan, sarapan
Penyuluhan Anemia Gizi dengan Media Motion Video terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Shafira Dwiana Fitriani; Rizza Umamah; Dadang Rosmana; Mamat Rahmat; Gurid Pramintarto Eko Mulyo
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.686

Abstract

Anemia merupakan salah satu dari lima masalah gizi utama di Indonesia. Salah satu usaha untuk menanggulangi masalah anemia yaitu melakukan penyuluhan dengan media motion video sehingga pesan akan lebih baik dalam ingatan karena melibatkan lebih banyak panca indra serta kesan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan anemia gizi dengan media motion video terhadap pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah intervensi pada remaja putri. Design penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan one group pre-post test. Sampel penelitian adalah siswi Sma Bina Muda Cicalengka sebanyak 21 orang. Pengukuran pengetahuan dan sikap dilakukan sebanyak dua kali yaitu pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pengetahuan dan sikap anemia sebelum diberikan penyuluhan anemia gizi adalah 5.10 dan 23.19, setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 8.71 dan 25.51. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan anemia gizi dengan media motion video terhadap pengetahuan (p=0.000) dan sikap (p=0.001) remaja putri di SMA Bina Muda Cicalengka. Disarankan media motion video dapat digunakan lebih lanjut sebagai media untuk pendidikan gizi mengenai anemia pada remaja putri. Kata Kunci: Anemia, Motion video, Pengetahuan, Penyuluhan, Remaja Putri Sikap.
COOKIES TEPUNG UBI JALAR ORANYE, TEPUNG KEDELAI, DAN PUREE PISANG SEBAGAI PMT BALITA GIZI KURANG Eka Wardatul Jannah; Agus Sulaeman; Mona Fitria; Mulus Gumilar; Salma Tia Salsabila
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.673

Abstract

Prevalensi underweight pada balita di Jawa Barat termasuk tinggi, yaitu 15,1%. PMT sejauh ini berhasil dalam meningkatkan status gizi balita. Formulasi PMT dengan menggunakan bahan dasar lokal dapat mendidik masyarakat agar lebih mandiri dan dapat memanfaatkan bahan pangan yang ada disekitarnya. Ubi jalar oranye, kedelai, dan pisang merupakan tanaman lokal Indonesia yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Ubi jalar oranye tinggi betakaroten, kedelai sebagai sumber protein nabati, dan pisang sebagai flavour alami dapat disubstitusikan kedalam cookies sebagai PMT balita gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh imbangan tepung ubi jalar orange, tepung kedelai, dan puree pisang terhadap daya terima cookies meliputi warna, rasa, aroma, tekstur, dan overall, serta mengetahui nilai gizi cookies. Desain penelitian ini adalah Eksperimental. Panelis yang digunakan adalah 30 panelis agak terlatih. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Kruskal Wallis (α ≤ 0,05). Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa formula yang paling disukai adalah cookies F1 (30% tepung ubi jalar oranye, 50% tepung kedelai, dan 20% puree pisang) yang mengandung 186 kkal, 7,5 gram protein, 7,5 gram lemak, dan 23,5 gram karbohidrat per takaran saji (40 gram cookies). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan daya terima pada aspek rasa (p = 0,002) dan tekstur (p = 0,003).
Gambaran Mekanisme Koping dan Respon Ketidakbardayaan Pada Pasien Stroke siti nur aliyah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.227

Abstract

ABSTRAK: Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga di negara maju setelah penyakit jantung dan kanker pada kelompok usia lanjut, sedangkan di Indonesia menduduki peringkat pertama. Stroke tersebut juga mempunyai dampak yang mendalam pada aspek kehidupan pasien yang mengalaminya, Seperti mengalami masalah psikososial karena terdapatnya perubahan fisik di dalam dirinya. Perubahan itulah yang membuat pasien mengalami ketidakberdayaan. Respon ketidakberdayaan didasari atas pertimbangan respon individu, pola koping dan karakteristik klien pada kondisi subjektif. Pada kondisi subjektif ini lah yang akan muncul respon mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme koping dan respon ketidakberdayaan pada pasien stroke d, jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan sampel sebanyak 54 pasien stroke yang dipilih berdasarkan kriteria. Hasil penelitian ini didapatkan 36 orang (67%) responden berusia 46-65 tahun, 15 orang (28%) berusia 36-45 tahun, 3 orang (7%) berusia 26-35 tahun, 28 orang (52%) berjenis kelamin laki-laki dan 26 orang (48%) perempuan. Berdasarkan variabel mekanisme koping, didapatkan hasil 34 orang (63%) menggunakan koping maladaptif dan 20 orang (37%) menggunakan koping adaptif. Sedangkan respon ketidakberdayaan yang paling banyak adalah emosional yaitu 46 orang (85%). Dari hasil penelitian ini direkomendasikan kepada fihak rumah sakit untuk lebih memperhatikan komunikasi terapeutik dalam rangka mengendalikan koping mekanisme pasien stroke. Kata Kunci : stroke, mekanisme koping, respon ketidakberdayaan
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK BIJI KARIKA (Carica pubescens) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK Culex sp Tambunan Helen Bestiar
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.238

Abstract

Penyakit filariasis yang ditularkan oleh vektor nyamuk Culex sp merupakan salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Bandung. Upaya pencegahan perlu dilakukan salah satunya dengan melakukan pengendalian larva nyamuk Culex sp dengan menggunakan larvasida nabati seperti ekstrak biji karika (Carica pubescens). Kandungan kimia pada biji karika terdiri dari saponin, alkaloid, dan terpenoid yang berefek sitotoksik terhadap larva nyamuk Culex sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak biji karika (Carica pubescens) terhadap kematian larva nyamuk Culex sp. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan skala lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh larva Culex sp yang dikembangbiakan di Laboratorium Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB dan sampel dalam penelitian ini sebagian dari larva nyamuk Culex sp dengan besar sampel sebanyak 475 ekor. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampel. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan pengukuran. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah kematian larva Culex sp, hasil pengukuran suhu udara, kelembaban udara, suhu air dan pH air. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Kruskal-Wallis, uji T dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian diperoleh jumlah kematian larva Culex sp pada konsentrasi 0,2% rata-rata 14 ekor (54%), pada konsentrasi 0,3% rata-rata 19 ekor (76%) dan pada konsentrasi 0,4% rata-rata 25 ekor (98%). Hasil analisis bivariat (Kruskal-Wallis) diperoleh hasil p < α (0,001 < 0,05) sehingga ada pengaruh pembubuhan berbagai konsentrasi ekstrak biji karika (Carica pubescens) terhadap kematian larva Culex sp. Penelitian ini dapat bermanfaat dalam pelaksanaan program pengendalian vektor dan binatang pengganggu khususnya larva Culex sp dan disarankan menggunakan larvasida alami yang ramah lingkungan dari ekstrak biji karika (Carica pubescens).

Filter by Year

0000