cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung" : 43 Documents clear
Formulasi Makanan Enteral Berbasis Tepung Tempe Sebagai Alternatif Makanan Enteral Tinggi Protein Fida Husnul Faidah; Yenny Moviana; Nitta Isdiany; Surmita Surmita; Putri Widi Hartini
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.702

Abstract

Malnutrisi merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi rumah sakit dalam upaya penyembuhan pasien. Pasien malnutrisi yang tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi dari makanan direkomendasikan untuk diberikan makanan enteral. Tempe sebagai sumber protein nabati dapat dijadikan bahan baku alternatif pembuatan makanan enteral tinggi protein yang lebih ekonomis dibandingkan makanan enteral komersial. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan bahan dasar tepung tempe. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh imbangan tepung tempe terhadap sifat organoleptik dan sifat fisik makanan enteral. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian mutu hedonik dan osmolalitas terhadap 3 imbangan makanan enteral. Hasil penelitian menunjukkan makanan enteral berbasis tepung tempe memiliki sifat organoleptik warna putih kekuningan, rasa manis, aroma sedikit beraroma khas tempe, dan kekentalan cair. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat pengaruh formulasi imbangan tepung tempe dan susu skim terhadap warna (p:0,002), rasa (p:0,001), dan aroma (p:0,000). Osmolalitas produk yang dihasilkan diatas batas ideal yang dianjurkan. Untuk mengembangkan produk diperlukan formulasi dengan penggunaan bahan-bahan yang memiliki osmolalitas rendah.
EFEK PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA REMAJA DI ASRAMA Hada Shauti Sadida; Nelly Olifa Ilyas; Mona Fitria; Pusparini Pusparini; Salma Fauzia Azka
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.688

Abstract

Masih banyaknya masalah gizi dan masalah kesehatan dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai gizi. Hal ini dapat terjadi pada berbagai kelompok usia termasuk remaja. Salah satu masalahnya adalah pengetahuan mengenai pentingnya mengonsumsi sayur dan buah. Diperlukan pendidikan gizi yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan konsumsi sayur dan buah pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek pemberian pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan konsumsi mengenai sayur dan buah pada remaja. Penelitian ini dilakukan di Asrama Mahasiswi. Desain penelitian ini yaitu Quasy Eksperiment, dengan rancangan preposttest. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 34 orang. Intervensi dilakukan sebanyak 3 kali dalam 3 minggu. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji univariat menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sampel sebanyak 91.17%, konsumsi sayur sebanyak 70.58% dan konsumsi buah sebanyak 55.88%. Hasil uji bivariat menunjukan bahwa terdapat efek pendidikan gizi terhadap pengetahuan mahasiswi dengan nilai p(sig)=0.000. Ada efek pendidikan gizi terhadap konsumsi sayur mahasiswi dengan nilai p(sig)=0.010 dan tidak ada efek pendidikan gizi terhadap konsumsi buah mahasiswi dengan nilai p(sig)=0.714. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat efek pendidikan gizi terhadap perubahan pengetahuan dan konsumsi sayur namun tidak dengan konsumsi buah. Diharapkan agar materi pendidikan ini disosialisasikan kepada seluruh mahasiswi yang tinggal di asrama dengan membagikan leaflet dan memasang poster di asrama agar mahasiswi tersebut memahami pentingnya fungsi sayur dan buah bagi kesehatan tubuh.
Penyuluhan Gizi Menggunakan Film Kartun Berpengaruh Terhadap Pengetahuan Makanan Jajanan Pada Anak Usia Sekolah Ana Dina Sakinah; Anissa Ridha Sania; Nitta Isdiany; Fred Agung S; Dadang Rosmana
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.687

Abstract

Penyuluhan merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi menggunakan film kartun terhadap pengetahuan makanan jajanan. Film kartun merupakan salah satu bentuk media audiovisual yang merupakan salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan ketertarikan siswa sehingga siswa lebih mudah menangkap informasi yang diberikan. Penelitian ini berjenis quasi experiment dengan one group pre-post test design. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali dengan jumlah sampel sebanyak 21 orang. Pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan siswa dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan film kartun (p<0,05). Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penyuluhan gizi menggunakan film kartun terhadap pengetahuan makanan jajanan. Agar siswa dapat mengaplikasikan informasi yang telah didapat, maka pihak sekolah disarankan untuk mengadakan kantin sehat yang menyediakan jajanan sehat.
Peranan Pemberian Cookies Kedelai Mocaf Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Gizi Kurang Hanifa Zakiah Muslimah; Judiono Judiono; Suparman Suparman; Ichwannudin Ichwannudin; Amanda Kania Diandini
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.680

Abstract

Data hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 menunjukan prevalensi gizi kurang pada anak balita usia 0-59 bulan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 12,1% menjadi 12,2%. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan kegiatan suplementasi yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi balita gizi kurang dan membantu meningkatkan berat badan sesuai umur. Salah satu bentuk PMT yaitu cookies kedelai mocaf bertujuan sebagai salah satu alternatif makanan tambahan balita yang berbasis bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies kedelai mocaf terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan 2 kelompok sampel (pretest postest with control group design), dilakukan pada bulan April-Mei 2019. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sebanyak 10 sampel perlakuan dan 10 sampel kontrol. Data yang dianalisis adalah berat badan sebelum dan setelah diberi cookies selama 14 hari berturut-turut yang diuji dengan T-dependent test. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan berat badan sebesar 0,33 kg namun tidak ada perbedaan berat badan sebelum dan setelah intervensi pada kelompok perlakuan. Pemberian cookies kedelai mocaf tidak berpengaruh terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang (p>0,05). Kata kunci: Gizi kurang, berat badan balita, makanan tambahan, cookies kedelai mocaf
PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN PADA SISWA KURUS SEKOLAH DASAR Ayuningtiar .; Aryani Sudja; Mamat Rahmat; Mimin Aminah; Fita Faiqotunnisa; Hasbi M Haidhar
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.679

Abstract

Masalah gizi timbul akibat perilaku gizi seseorang yang salah yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi (asupan) dengan kecukupan gizinya. Anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap ketidakcukupan gizi, sehingga anak sekolah harus dipantau agar ketidakcukupan gizi bisa dihindari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pendidikan gizi pada anak usia sekolah dasar sehingga diharapkan setelah diberikan pendidikan gizi, anak mampu menambah pengetahuan mengenai gizi, mengubah perilaku makan dan pola hidup sehingga meningkatkan kualitas hidup, serta memperbaiki keadaan gizi menjadi lebih baik pada masa dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi dan asupan makan pada siswa sekolah dasar dengan status gizi kurus. Desain penelitian yaitu quasi eksperimental one group pre-test and post-test. Sampel dipilih secara purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel 19 orang dengan status gizi kurus (IMT<-2SD). Media yang digunakan yaitu booklet dan slide power point dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi siswa sekolah dasar secara bermakna (p=0,000). Pada asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh yang bermakna pendidikan gizi terhadap asupan makan pada siswa sekolah dasar (energi p=0,147, protein p=0,0494, lemak p=0,712, dan karbohidrat p=0,126). Disarankan untuk adanya sosialisasi mengenai gizi seimbang dan malnutrisi kepada orang tua siswa untuk mengetahui status gizi dan kebutuhan makan anak sekolah dasar.
INOVASI SHERBET WORTEL DAN UBI JALAR CILEMBU UNTUK MENINGKATKAN ASUPAN VITAMIN A DAN KALSIUM BALITA Nadhifa Aisyah Amalia Rachmi; Tita Ratna Sari; Osman Syarief; Widartika Widartika; Agustina Indri Hapsari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.677

Abstract

Gangguan gizi pada balita dapat mengakibatkan terganggunya tumbuh kembang anak. Pemenuhan asupan zat gizi pada anak tidak hanya berfokus pada asupan zat gizi makro, namun juga asupan zat gizi mikro seperti vitamin A dan kalsium. Nadimin (2011), menyatakan bahwa dari 46 anak balita, terdapat 37 anak (80.4%) dengan tingkat kecukupan konsumsi vitamin A kurang. Menurut WHO, pada beberapa negara berkembang rata - rata asupan kalsium balita berkisar pada 300 - 400 mg per hari, kategori kurang jika dibandingkan dengan AKG. Ubi jalar Cilembu dan wortel merupakan contoh bahan makanan dengan kadar vitamin A dan kalsium yang cukup tinggi. Melihat hal tersebut, dilakukan diversifikasi pangan untuk mendapatkan produk baru (Carcium Sherbet) yang memiliki kadar beta-karoten (provitamin A) dan kalsium yang tinggi sebagai pangan fungsional yang baik untuk menjadi makanan selingan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk Carcium Sherbet sebagai pangan fungsional dan alternatif makanan tinggi beta-karoten dan kalsium. Desain penelitian ini adalah studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Metode penelitian menggunakan uji organoleptik, studi literatur untuk mengetahui kadar beta karoten, dan kompleksometri untuk mengukur kadar kalsium. Penelitian ini melibatkan 30 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Bandung. Formulasi produk ini terdiri dari 3 imbangan (%) F1 (25 : 75), F2 (50 : 50), F3 (75 : 25). Hasil uji Kurskall Walis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna di semua aspek organoleptik. Semakin tinggi jumlah wortel, semakin tinggi kadar beta-karoten dan kalsium yang terkandung dalam produk. Semakin tinggi kadar ubi jalar Cilembu, semakin lembut produk yang dihasilkan.
Produk Biskuit Berbasis Bayam dan Tepung Sorgum Sebagai Makanan Tambahan Ibu Hamil Syafitri S; Witri Priawantiputri; Surmita -; Maryati Dewi; Winda Nur Aisyah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.676

Abstract

Biskuit menjadi salah satu pilihan konsumsi makanan selingan pada golongan ibu hamil. Biskuit merupakan bentuk makanan yang kering sehingga dapat dikonsumsi ketika kondisi ibu hamil sedang dalam keadaan mual. Kebutuhan gizi ibu hamil yang meningkat pada setiap trimester, mengharuskan ibu hamil mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang walaupun dalam keadaan mual, sehingga biskuit menjadi salah satu pilihan makanan selingan yang aman untuk dikonsumsi. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan bahan dasar bayam hijau dan tepung sorgum. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat produk makanan sumber zat besi berbasis bayam hijau dan tepung sorgum sebagai produk makanan tambahan pada ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian organoleptik terhadap 30 orang panelis dan dilakukan uji kadar zat besi. Biskuit formula 2 memiliki penerimaan yang lebih baik dan kadar zat besi terbaik dibanding formula lainnya. Berdasarkan perhitungan nilai gizi per sajian (60 gram), biskuit formula 2 mengandung energi sebesar 316.55 kkal, protein 6.31 gram, lemak 12.94 gram, karbohidrat 52.03 gram, dan zat besi 12.66 mg. Untuk mengembangkan produk makanan selingan tinggi zat besi pada ibu hamil, perlu dilakukan kombinasi bahan dasar produk dengan sumber zat besi jenis heme. Kata kunci : Biskuit, bayam, tepung sorgum, zat besi.
PENYULUHAN GIZI DENGAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP PENGETAHUAN PESAN UMUM GIZI SEIMBANG PADA SISWA SEKOLAH Sofi Siti Selviyanti; Ichwanuddin Ichwanuddin; Judiono Judiono; Suparman Suparman; Dife Nur Tiara
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.674

Abstract

Pengetahuan gizi memegang peranan penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Sehingga untuk meningkatkan pengetahuan diperlukan penyuluhan gizi dengan media yang menarik, salah satunya flashcard. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan gizi menggunakan media flashcard terhadap pengetahuan pesan umum gizi seimbang pada siswa kelas V SDN Cikoneng 1 dan SDN H. Agus Salim. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan model rancangan pre-test and post-test control group design. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SDN Cikoneng 1 sebagai kelompok perlakuan yang berjumlah 23 orang dan SDN H. Agus Salim sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penyuluhan dilakukan selama 30 menit lalu diberikan permainan dengan flashcard pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan leaflet. Analisis data yang digunakan yaitu uji t-Dependen dan uji Man Whitney. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan dan kontrol menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan masing-masing nilai p (p = 0,000). Media flashcard lebih efektif terhadap peningkatan pengetahuan pada siswa (p = 0,000). Bagi sekolah diharapkan dapat meneruskan media flashcard dan menyebarluaskan informasi mengenai Pesan Umum Gizi Seimbang. Kata kunci: Penyuluhan, Flashcard, Pesan Umum Gizi Seimbang
PENDIDIKAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA VIDEO LAGU TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU SISWA SDN CICALENGKA VIII zalfa zakiyah komara
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.671

Abstract

Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab dengan media yang digunakan adalah video lagu. Media video lagu merupakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sekolah dasar, dengan media video lagu siswa bisa belajar sekaligus bermain sehingga siswa tidak cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi seimbang terhadap pengetahuan dan perilaku siswa. Desain penelitian ini quasi experimental dengan pre-post test dengan jumlah sampel pada penelitian ini 18 orang (n=18). Penyuluhan diberikan sebanyak 3 kali. Pengaruh penyuluhan gizi seimbang terhadap pengetahuan siswa diuji menggunakan uji Wilcoxon Test, sedangkan pengaruh penyuluhan gizi seimbang terhadap perilaku siswa diuji menggunakan uji Dependent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan gizi seimbang dengan media video lagu terhadap pengetahuan (p<0,000) dan perilaku (p<0,000). Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 49.33 menjadi 77.39 atau sebanyak 74%, kemudian rata-rata skor perilaku meningkat dari 39.94 menjadi 76.11 sebanyak 71%. Untuk merubah perilaku atau tindakan perlu dukungan dari orang tua maupun guru disekolah agar siswa bisa lebih termotivasi untuk mengubah perilakunya. Saran bagi penelitian selanjutnya yang sejenis sebaiknya media video lagu dibuat dengan memuat lebih banyak isi materi khususnya tentang fungsi protein dan sumber makanan tinggi protein, agar meningkatkan hasil yang lebih baik.
PERAN SMOOTHIES KURMA TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA PREHIPERTENSI Rizki Amalia Novita; Mira Mutiyani; Yenny Moviana; Nitta Isdiani; Assyfa Qoltsum Nurrofawansri
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.648

Abstract

Penderita dengan prehipertensi memiliki resiko dua kali lipat untuk menjadi hipertensi. Zat gizi yang berperan dalam tekanan darah anatara lain adalah kalium dan magnesium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh smoothies kurma terhadap penurunan tekanan darah pada penderita prehipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cimahi Selatan Kota Cimahi. Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasy Groups Experimental dengan menggunakan pre test dan post test kelompok intervensi dan kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan pemberian smoothies kurma yang terdiri dari 100 gram kurma halawi dan 150 ml susu skim pasteurisasi, sedangkan pada kelompok kontrol diberikan pemberian buah pisang ambon sebanyak 100 gram. Perlakuan ini diberikan sebanyak 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Hasil penelitian pada kelompok intervensi terjadi rata-rata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,27 mmHg dan diastolik sebesar 6,35 mmHg. Pada kelompok kontrol terjadi rata-rata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 7,35 mmHg dan diastolik sebesar 2,15 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan, ada pengaruh yang signifikan tekanan darah sistolik (p=0.012) dan diastolik (p=0.001) antara kelompok intervensi dan kontrol. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengadakan penelitian yang serupa pada kelompok yang berbeda dan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat umum tentang pengendalian tekanan darah.

Filter by Year

0000