cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung" : 9 Documents clear
Konseling Keluarga dapat Meningkatkan Kualitas Hidup Klien HIV Positif Nandang Mulyana; Tjutju Rumijati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan hak azasi manusia, sehingga perlu diupayakan, diperjuangkan dan ditingkatkan oleh setiap individu. Hal ini perlu dilakukan, karena kesehatan bukanlah tanggung jawab pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Salah satu masalah kesehatan di Indonesia adalah HIV/AIDS. Jawa Barat merupakan salah satu propinsi dengan angka kejadian HIV Positif cukup tinggi. Angka kejadian HIV Positif di Jawa Barat periode tahun 2011 Berada di urutan ketiga setelah DKI Jaya dan Propinsi Papua.Sedangkan jumlah Orang Dengan HIVPositif dan AIDS (ODHA) di Kota Bandung tahun 2011 mengalami peningkatan yaitu sebanyak 2.380 orang. Dampak yang ditimbulkan akibat HIV Positif pada diri klien adalah terjadinya penurunan kualitas hidup pasien. Salah satu upaya yang dapat membantu meningkatkan semangat hidup. klien melalui konseling terhadap keluarga, karena keluarga merupakan orang yang paling dekat dalam lingkungan klien. Namun tidak jarang kehadiran klien dalam keluganya tidak mendapat sambutan yang positif oleh sebab itu perlunya konseling terhadap keluarga agar dapat membantu meningkatkan kualitas hidup klien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling keluarga terhadap kualitas hidup klien HIV Positif Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh klien HIV Positif di Klinik PKBI Bandung. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Purposive sampling. Jumlah sampel adalah sebanyak 62 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh konseling keluarga terhadap kualitas hidup klien HIV Positif. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah konseling terhadap keluarga klien dapat meningkatkan kualitas hidup klien HIV Positif. Maka perlu dilakukan konseling motivasi, dorongan dan serta tersedianya media konseling yang dapat mempengaruhi kualitas hidup klien
Model Discharge Planning Pada Klien Anak dan Keluarga Terhadap Tingkat Kepuasan dan Customer Loyality di Ruang Perawatan Anak RSUD Al-lhsan Provinsi Jawa Barat Haris Sofyana; Henny Cahyaningsih
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discharge planning merupakan salah satu media pendukung peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit. RSUD Al lhsan Provinsi Jawa Barat belum menerapkan discharga planning dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien anak. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model discharge planning terhadap tingkat kepuasan dan customer loyaliti di RSUD Al lhsan Provinsi Jawa Barat. Desain penelitiannya non randomised kontro/ group Post test only kontrol group design. Sebanyak 260 responden diambil sebagai sampel penelitian dengan cara Purposive sampling. Analisa dengan t-test independen dan chi square. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh penerapan discharge planning terhadap peningkatan tingkat kepuasan (p value 0,023) dan customer loyality (p value 0,001) pasien anak dan keluarga. Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan dilakukan penerapan discharge planning disemua unit pelayanan keperawatan rawat inap oleh perawat kepada pasien menjalani hospitalisasi di rumah sakit. Selain itu direkomendasikan agar hasil penelitian dijadikan standar pemberian discharge planning bagi pasien anak dan keluarga di Ruang Lukmanul Hakim dan Al Maun RSUD Al lhsan Provinsi Jawa Barat.
Path Analysis Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan sebagai Prediktor Status Gizi pada Anak Usia 6-24 Bulan (Baduta) di Kabupaten Bandung Aryani Sudja; Widi Hastuti
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia dibawah 2 tahun (baduta) merupakan masa emas kehidupan anak. Kekurangan gizi pada masa tersebut akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan perkembangan mental. Banyak faktor penyebab terjadinya kurang gizi pada baduta yaitu asupan zat gizi, penyakit infeksi, pola asuh, pelayanan kesehatan, imunisasi, penyakit infeksi dan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan (baduta) di Kabupaten Bandung.Desain penelitian cross sectional. Sampel adalah anak yang berusia 6 — 24 bulan yang tinggal di wilayah kecamatan Paseh di Kabupaten Bandung dengan kriteria inklusi yaitu pada waktu penelitian dilaksanakan anak baduta tidak sakit dan terdaftar sebagai peserta posyandu. Jumlah sampel 100. Dilakukan analisis path. Hasil analisis path diperoleh model jalur baru yaitu pemanfaatan pelayanan kesehatan dan pola asuh secara bersama maupun individual berpengaruh terhadap konsumsi protein (p=0,002). Pemanfaatan pelayanan kesehatan dan konsumsi protein secara bersama maupun individual berpengaruh terhadap status gizi (p=0,000). Pengaruh pemanfaatan pelayanan kesehatan terhadap status gizi sebesar 29,5%, pemanfaatan pelayanan kesehatan terhadap konsumsi protein sebesar 19, 1%, pola asuh terhadap konsumsi protein sebesar 27,8% dan konsumsi protein terhadap status gizi sebesar 44, 1%. Prediktor status gizi anak baduta yaitu pemanfaatan pelayanan kesehatan, pola asuh dan konsumsi protein
Stup Brokoli mampu Meningkatkan Rasio HDL/LDL pada Penderita Hiperkolesterolemia Rr.Nur Fauziyah; Nitta Isdiany
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperlipidemia merupakan salah satu faktor risiko untuk aterosklerosis. Lipoprotein Low Density (LDL) oksidasi berkontribusi terhadap aterosklerosis. Stres oksidatif mendukung terjadinya modifikasi oksidatif LDL serta menyebabkan peroxidation.While lipid dalam tubuh, rendahnya tingkat antioksidan karena kurang konsumsi, mengurangi produksi endogen, dan peningkatan penggunaan. Brokoli merupakan salah satu sumber antioksidan seperti vitamin C, ß-karoten, lutein, a-tokoferol, dan fenol. Selain itu, brokoli juga mengandung antioksidan lain seperti flavonoid. Hasil yang dilaporkan setelah konsumsi brokoli selama satu minggu menunjukkan brokoli dapat menurunkan kolesterol LDL, meningkatkan kolesterol HDL, dan mengurangi stres oksidatif. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh brokoli HDL / LDL rasio pada pasien dengan Hiperkolesterolemia. Desain penelitian i eksperimental dua kelompok. Populasi adalah pasien dengan hiperkolesterolemia pada pasien rawat inap penyakit dalam di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Jumlah sampel dari 12 orang pada kelompok perlakuan dan 12 pasien dalam kelompok kontrol. Pengobatan brokoli selama 7 hari, dan kadar LDL dan HDL pemeriksaan dilakukan sebelum intervensi dan sesudah intervensi. terdapat efek brokoli pada rasio HDL / LDL pada pasien hiperkolesterolemia. Mengkonsumsi sebanyak 300 gram brokoli rebus selama 7 hari dapat meningkatkan rata-rata rasio HDL / LDL sebesar 0, 14. Hal ini dapat menjadi makanan alternatif untuk meningkatkan rasio HDL / LDL pasien hiperkolesterolemia.
Penurunan Kadar Gula Darah pada Klien DM Tipe Il dengan Melakukan Senam DM Ida Farida; Camalia S Sahat
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang popular. Diabetes Melitus tipe Il dapat disebabkan oleh obesitas, diet tinggi lemak dan kurang olah raga. Di Indonesia prevalensi DM berkisar 12,8% dari jumlah penduduk usia lebih dari 15 tahun , sedangkan prevalensi klien DM di Kota Bogor adalah sekitar 3,030/0. senam DM merupakan salah satu penanganan hiperglikemi pada DM tipe ll. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh senam DM terhadap penurunan kadar gula darah. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pre— post test; dengan 27 responden yang mengikuti senam DM tiga kali seminggu selama 3 bulan. Analisa bivariat menggunakan 'paired t-test'. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rerata gula darah, berat badan dan total kolesterol sebejum dan setelah pelaksanaan senam DM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan senam DM secara rutin tiga kali seminggu efektif menurunkan kadar gula darah dan berat badan.
Kesehatan Mental dan Kesehatan Gigi tidak Mempengaruhi Status Gizi Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kota Bandung Eliza Herijulianti; Kuslan Sunandar
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health status of the elderly is influenced by various factors, including elderly endurance. The immune system of the elderly is supported by a good nutritional status. Nutritional status will be better when food intake is adequate, it does not mean quite the availability but more importantly is an intakel ). Elderly who have dental problems will be difficult to sufficient the needs of food intake as well when experiencing mental health problems. Based on the results of health research foundation (Riskesdas) Indonesia in 2007 found an increase in the amount of tooth decay with age ie in the age group 35-44 years of DMF-T average of 4.46 while the age group> 65 years was 18.33. The situation can be caused by poor oral hygiene. Mental health problems in the elderly often occurs because in the later stages of the human life cycle, often tinged with living conditions that are not in line with expectations. Thus the status of mental health and dental health can be affect the elderly nutritional status . The aim of research knowing correlation of the mental and dental health in the elderly with nutrition status in the working area Puskesmas Sukajadi Bandung. Study design is cross-sectional with the elderly population aged 60 years and over. A number of sample are 200 people. Sampling taken at 3 RW with proportional random sampling method. bivariate analysis with Chi Kuardrat test. The results showed there was no significant correlation between mental health and dental health with nutritional status of the elderly.
Bioremediasi Cacing Merah (Tubifex tubifex) dalam Pengolahan Air limbah Achmad Taufik; Nadyawatie Warganegara
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This stüdy tried to üşe red worms (tubifek tubifek) in wastewater treatment mainly domestic wastewater and slaughterhouse wastewater (Slaughterhouse RPH) that have a high content of organik matter Because red worms (Tubifek tubifek) is the most dominant macroinvertebrate and widely spread whose presence indicates that location was contaminated with organik materials. The purpose of this stüdy was to determine the effects of bioremediation red worms (Tubifek tubifek) in wastewater treatment, bioremediation to determine the effects of each type of waste is domestic waste water and sewage RPH. The results showed the effects of bioremediation of red worms (Tubifek tubifek) against domestic waste water up to day - 3 is the initial pH: 7.2 down to 6.9; initial BOD: 19.3 mg / I down to 15.1 mg / I Total initial N: 76.6 mg / I decreased to 26.1 mg / l; detergent initial: 0.76 mg / I down to 0.49 mg / l; initial PV: 13.35 mg / I menajdi 11 , 88 mg / I and initial TTS: 135 mg / I up to 149 mg / l. While the effects of bioremediation red worms (Tubifek tubifek) for wastewater abattoir until the day - 3 is the initial pH: 6.88 up to 7.37; initial BOD: 25.1 mg / I down to 20.1 mg / I Total initial N: 74.2 mg / I down to 16.6 mg / l; detergent initial: 0.57 mg / I down to 0.43 mg / l; initial PV: 134.57 mg / I to 114 , 96 mg / I and initial TTS: 145 mg / I up to 149 mg / l. The variation of the parameter values obtained during the observation time of 6-8 days in addition due to the activity of red worms is largely influenced by the activity of self furificatin of the waste water because most contain bacteria - bacteria that occur naturally decomposition. Need more research on the üşe of red worms (Tubifek tubifek) to treat wastewater in accordance with the life cycle and habitat of more specific so as to obtain effective duration üşe.
Pengaruh Ekstrak Daun Bengkuang (Pachyrrhizus Erosus) Terhadap Kematian Larva Aedesaegypti Spp Agus Muslih; Dadang Kuswandi Jalari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aedes aegypti mosquito is a vector of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), which until now a public health problem in Indonesia. One of the efforts made in combating vector of dengue is by controlling the Aedes aegypti larvae mosquito using larvacide. Biological larvacide derived from plants have the potential to control mosquito larvae, besides that its use is safe for humans. One biological larvacide that can be used is from yam leaves (Pachyrrhizus erosus). From past research that yam leaf extract (Pachyrrhizus erosus) can kill mosquito larvae Anopheles aconitus with concentration 2.8771% on LC50. Research aims to determine the extent of yam leaf extract (Pachyrrhizus erosus) can kill mosquito larvae of Aedes aegypti in different levels of concentration. As the dependent variable in this study was the death of the Aedes aegypti mosquito larvae with the independent variable is the variation of the concentration yam leaf extract (Pachyrrhizus erosus). Samples were Aedes aegypti mosquito larvae in instar Ill / IV were relatively stable from outside influence as much as 30 larvae for each treatment. Treatment in this study using yam leaf extract solution concentration respectively 2.0%, 4.0%, 6%, 8% and 10%, with 4 repetitions and an untreated control. The statistical analysis used in this study is analisaregresi probit with SPSS 17 for windows. Probit analysis of the test results demonstrate the effective concentration at the LC50, LC90 and LC95 with confidence intervals (SK) is acceptable, namely 95%, respectively were 6.314%, 10.104% and 11.179% with upper and lower limits. From this analysis the bias is known, the higher the concentration of leaf extract Yam, the higher the mortality rate of larvae of Aedes aegypti until it reaches the maximum limit larvae mortality.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Rendahnya Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor: Elin Supliyani1, Tita Husnitaati Madjid2, Sari Puspa Dewi3 1Program Studi Kebidanan Bogor Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung; 2Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran/Rumah Sakit Hasan Sadikin, 3Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran Elin Supliyani; Tita Husnitaati Madjid; Sari Puspa Dewi
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan/ante natal care (ANC) rutin. Kunjungan ANC yang rutin dan berkesinambungan (≥4 kali) dapat mengenali lebih dini suatu komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Kunjungan ANC ≥4 kali di Puskesmas Cijeruk sebesar 46,25% dari target nasional 90%. Perlu dilakukan penelitian yang menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya kunjungan ANC. Penelitian ini merupakan penelitian potong-silang dengan subjek 200 ibu yang bersalin pada bulan September 2012 sampai dengan Februari 2013 yang diambil secara multistage sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-kuadrat dan regresi-logistik ganda. Hasil penelitian diperoleh 94 ibu (47%) yang melakukan kunjungan ANC <4 kali. Variabel yang terbukti berpengaruh terhadap rendahnya kunjungan ANC adalah pengetahuan (p=0,015), kepercayaan terhadap dukun beranak (p<0,001), dan jarak ke tempat pelayanan kesehatan (p=0,023). Faktor yang paling berpengaruh adalah tingginya kepercayaan terhadap dukun beranak (RP=2,783 IK=1,530-5,062). Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang pentingnya ANC, kepercayaan yang tinggi terhadap dukun beranak, dan jarak ke tempat pelayanan kesehatan >2 km. Kepercayaan yang tinggi terhadap dukun beranak merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap rendahnya kunjungan ANC.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

0000