cover
Contact Name
Yesi Franita
Contact Email
yesi.franita@untidar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijome@untidar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics Education
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26543907     EISSN : 2654346X     DOI : -
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Mathematics Educations is a scientific journal published by Mathematics Education Study Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Tidar. IJOME publishes the research issues on mathematics and mathematics education, could be experiments, research and development, or class action research. This journal is published twice a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Model Predator-Prey dengan Dua Predator dan Satu Prey Terinfeksi Irham Taufiq; Denik Agustito
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.887

Abstract

Di dalam penelitian ini, telah dibahas model matematika yang menunjukkan interaksi antara satu prey rentan dan prey terinfeksi dengan dua predator. Interaksi antara predator dan prey menggunakan fungsi respon Holling tipe II. Pertumbuhan predator dan prey menggunakan fungsi logistik. Dari model tersebut diperoleh delapan titik ekuilibrium. Kestabilan lokal masing-masing titik ekuilibrium dianalisis dengan metode linierisasi. Kemudian simulasi numerik menunjukan interaksi antara dua predator, prey rentan dan prey terinfeksi. 
Deskripsi Kemampuan Representasi Matematis dalam Pembelajaran Geometri Wanda Nugroho Yanuarto
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis mahasiswa semester 1 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto melalui pembelajaran GAB (Geometri Analitik Bidang) yang termodifikasi dengan teori Dienes dan Van Hiele. Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan untuk mengungkapkan gagasan atau ide-ide matematika dalam upaya untuk mencari suatu solusi dari masalah yang sedang dihadapi. Oleh karena itu, dengan merepresentasikan idenya mahasiswa akan mengalami kemudahan dalam menyelesaikan suatu permasalahan matematika. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran yang termodifikasi dengan teori belajar Dienes dan teori belajar Van Hiele. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 1 kelas A yang berjumlah 35 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto, sedangkan objek penelitian adalah seluruh proses dan hasil pembelajaran matematika dengan penerapan pembelajaran yang termodifikasi Dienes dan Van Hiele untuk mengetahui deskripsi kemampuan representasi matematis mahasiswa di kelas tersebut. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan representasi matematis, pedoman wawancara, dan tes kemampuan representasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran pada mata kuliah Geometri Analitik Bidang yang telah dimodifikasi dengan teori belajar Dienes dan Van Hiele dapat membantu perkembangan kemampuan representasi matematis mahasiswa. Pengembangan pembelajaran dilakukan sesuai dengan kebutuhan pada mahasiswa.
Perbandingan Pembelajaran Strategi Konflik Kognitif Bersetting Pemecahan Masalah dengan Pembelajaran Ekspositori terhadap Hasil Belajar Dhanar Dwi Hary Jatmiko
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.912

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan subjek penelitian siswa kelas X SMK Negeri 3 Jember. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara strategi konflik kognitif bersetting pemecahan masalah dengan pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan kelompok kontrol non ekuivalen dengan melibatkan satu kelas (29 siswa) kelompok eksperimen dan  satu kelas (29  siswa)  kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil belajar siswa kemudian dianalisa dengan uji chi-kuadrat untuk uji data normal, uji-F varian terbesar dibanding varian terkecil untuk uji homogenitas, uji-t untuk uji hipotesis yang parametrik, dan uji-U untuk uji hipotesis non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada siswa kelompok kontrol secara signifikan.
Persamaan Parametrik Jejak Spirograf Persegi dengan Geogebra Prihadi Kurniawan
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.924

Abstract

Spirograf adalah mainan yang dapat digunakan untuk menggambar pola yang indah dengan memutar lingkaran kecil dengan gerigi di bagian luarnya, yang disebut roda, di dalam lingkaran yang lebih besar dengan gerigi di bagian dalamnya, yang disebut cincin. Spirograf yang orisinil terdiri dari roda dan cincin dalam berbagai ukuran. Setelah roda berputar di dalam cincin, akan dihasilkan suatu kurva matematika berpola yang luar biasa. Setiap kali roda atau cincin diubah, itu akan menghasilkan kurva yang berbeda. Kurva-kurva tersebut dapat ditentukan oleh persamaan parametrik yang spesifik. Artikel ini membahas tentang persamaan parametrik spirograf ketika lingkaran cincin diubah menjadi cincin persegi. Geogebra digunakan untuk menggambarkan kurva spirografnya. Ide pembentukan persamaan parametrik spirograf ini membantu siswa untuk memahami topik tentang persamaan parametrik dalam mata kuliah kalkulus dan untuk menunjukkan bagaimana geogebra bekerja.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Masalah Berorientasi pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Prestasi Belajar Matematika Jeaniver Yuliane Kharisma; Aslim Asman
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis masalah yang berorientasi pada kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika, yang valid, praktis, dan efektif, pada materi lingkaran VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang dikembangkan diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi: tahap analisis, tahap perencanaan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan tes prestasi belajar matematika. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa yang dikembangkan berada dalam kategori sangat baik dan baik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Hasil uji coba berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika mencapai hasil masing-masing 72% dan 75% serta menunjukkan bahwa buku panduan guru dan buku siswa berada dalam kategori baik. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa bahan ajar matematika berbasis masalah yang dikembangkan memiliki kualitas yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis dan prestasi belajar matematika siswa.
Model Desain Pembelajaran Matematika Muhamad Galang Isnawan; Arief Budi Wicaksono
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.935

Abstract

Model desain pembelajaran (MDP) dalam pembelajaran matematika adalah rancangan pembelajaran matematika yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik demi tercapainya tujuan pembelajaran. Rancangan tersebut meliputi rancangan tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. MDP terdiri atas beberapa komponen, yaitu peserta didik, tujuan pembelajaran, analisis pembelajaran, strategi pembelajaran, bahan ajar, dan penilaian belajar. MDP, khususnya dalam pembelajaran matematika memiliki beberapa fungsi, yaitu menjadikan peserta didik sebagai fokus dalam  pembelajaran matematika; menciptakan pembelajaran matematika yang efektif, efisien, dan menarik; mendukung koordinasi antara desainer dan mereka yang menginstruksikan; memfasilitasi diseminasi;  dan memfasilitasi kesesuaian antara tujuan, aktivitas, dan penilaian dalam pembelajaran matematika. Adapun jenis MDP matematika meliputi: MDP berorientasi kelas (Model ASSURE), MDP berorientasi sistem (Model ADDIE), MDP berorientasi produk (Model Hannafin & Peck), MDP prosedural (Model Dick & Carey), dan MDP melingkar (Model Kemp).
Pembelajaran Matematika pada Siswa Remaja dengan Kebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Fadhilah Rahmawati
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.936

Abstract

Beberapa tahun sebelum memasuki abad 21, banyak negara di dunia mengakui perlunya keadilan dalam pendidikan siswa berkebutuhan khusus. Kemampuan akademis yang berbeda-beda adalah masalah utama yang harus dipecahkan dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran matematika siswa berkebutuhan khusus pada usia remaja di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan strategi studi lapangan (field research). Prosedur pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melibatkan guru matematika, guru pendamping khusus (GPK), wakil kepala sekolah bidang inklusi, dan siswa berkebutuhan khusus yang berusia remaja sebagai subjek penelitian. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar analisis dokumen. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah pembelajaran siswa berkebutuhan di sekolah inklusi dilakukan dengan pendampingan dari GPK dengan koordinasi dengan guru matematika dan pengawasan dari wakil kepala sekolah bagian inklusi.Perencanaan pembelajaran dilakukan secara penuh oleh GPK, proses pembelajaran didampingi oleh GPK dan guru matematika, dan evaluasi dilakukan oleh GPK dan diawasi oleh wakil kepala sekolah bagian inklusi.
Integrasi Sejarah Matematika untuk Meningkatkan Atensi Siswa Deshinta Puspa Ayu Dwi Argaswari
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1 (2018): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v1i1.950

Abstract

Siswa kelas VIII di MTsN 20 Jakarta memiliki masalah dalam atensi untuk belajar matematika. Hasil pengamatan menunjukkan kurangnya atensi siswa yang ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru dan tidak terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Meskipun nilai atensi siswa adalah 2,77 dari 4, namun siswa menyatakan tidak tertarik dengan pembelajaran. Hal ini ditunjukkan pada hasil wawancara, siswa menyatakan merasa bosan dalam belajar matematika dan kurang tertarik pada pokok pembahasan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu strategi yang mungkin dilakukan adalah pengintegrasian sejarah matematika. Hal ini didukung dengan topik mata pelajaran yang sedang dipelajari adalah Pythagoras. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur atensi siswa dikembangkan dari instrumen Attention John Keller. Setelah dilakukan analisis, hasil menunjukkan bahwa rerata atensi siswa naik sebesar 11%. Nilai atensi siswa setelah diberikan desain pembelajaran menggunakan sejarah adalah 3,12 dari 4. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan atensi siswa yang meningkat.
Considering Students’ Prior Knowledge in Culture-based Contextual Learning Media Application: How Effective It is to Support Students’ Mathematics Learning Outcome Zainnur Wijayanto; Rahayu Retnaningsih
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v2i1.1207

Abstract

The present study aims to describe the effectiveness of culture-based contextual mathematics learning media by considering students’ prior knowledge. This is a quasi-experimental study that employed pretest-postest non-equivalent group design. Eight graders of a Junior High School (JHS) in Yogyakarta were involved as experimental and control groups.  The data were obtained through a test to find out the students' mathematics learning achievements, while the data analysis technique used is the analysis of two-way variance with unequal cells. The results indicate that by considering the students’ previous knowledge, the culture-based contextual mathematics learning media is more effective than the conventional ones.
Hill Cipher Cryptosystem over Complex Numbers Maxrizal Maxrizal
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1 (2019): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v2i1.1217

Abstract

The Hill Cipher cryptosystem is a symmetry key cryptosystem. This cryptosystem uses the concept of integer over modulo p. This cryptosystem uses a matrix K as a secret key. We must choose the key matrix K which has an inverse in modulo p. This secret key matrix will be used by the sender and recipient of the message to encrypt and descript the message. For this reason, this paper will discuss the generalization of Hill Cipher using matrices over complex numbers. Calculation of determinants and inverses of the matrix K will adopt a system of determinant and inverse calculations on Hill Cipher. The results show that the proposed cryptosystem scrambles the plaintext.

Page 1 of 4 | Total Record : 39