cover
Contact Name
Alvi Nur Yudistira
Contact Email
maz.wie@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jppik.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan
ISSN : 19786514     EISSN : 26848651     DOI : -
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan kelautan menerima artikel yang memuat hasil penelitian dalam bidang perikanan dalam arti luas. Topik yang dapat dipublikasikan melalui jurnal ini antara lain : penyuluhan perikanan; pemberdayaan masyarakat perikanan; konservasi dan sumberdaya perikanan; sosial dan ekonomi perikanan; budidaya perikanan; pengolahan ikan; pemanfaatan sumberdaya perikanan; penangkapan ikan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Profil Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah Mauliddyane Zidhane; Tatty Yuniarti; Nayu Nurmalia
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.185

Abstract

Kecamatan Pemalang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pemalang sebagai sentra aktivitas perikanan. Potensi perikanan dapat dikembangkan dengan meningkatkan SDM sebagai motor penggerak bagi sektor perikanan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakteristik, potensi perikanan, sistem produksi perikanan, sistem usaha perikanan dan sistem penyuluhan perikanan serta permasalahan perikanan di Kecamatan Pemalang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1-30 Oktober 2019. Penentuan jumlah responden menggunakan rumus Slovin, pengambilan sampel secara Purposive Sampling dari populasi kelompok yang terdata pada Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Analisis permasalahan perikanan menggunakan metode tree analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Pemalang memiliki potensi perikanan meliputi SDA berupa sungai, dan kolam. SDM perikanan sebanyak 172 orang tergabung dalam 15 kelompok perikanan, yaitu penangkapan (86 orang), budidaya (22 orang) dan pengolahan (64 orang). Komoditas tangkapan adalah udang dan cumi-cumi. Poklahsar mengolah olahan keripik kulit ikan, kerupuk ikan, pempek, pindang dan ikan asin. Komoditas budidaya adalah ikan bandeng. Nilai R/C usaha bidang perikanan rata-rata di atas 1. Hasil analisis masalah penangkapan: kurangnya pengendalian mutu hasil tangkapan. Permasalahan budidaya: produktivitas rendah karena belum mampu memberikan pakan sesuai kebutuhan ikan. Bidang pengolahan harga jual rendah dan belum menerapkan sanitasi dan higenitas. Rekomendasi penelitian yaitu perlunya: penanganan hasil tangkapan agar tidak terjadi kemunduran mutu ikan, penggunaan pakan alternatif untuk menghemat biaya produksi, perhitungan pemberian pakan, pembuatan produk inovasi olahan ikan dan demonstrasi cara sanitasi higenis. Kelembagaan penyuluhan perikanan dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, dengan satu orang tenaga penyuluh perikanan di Kecamatan Pemalang.
Uji Fitokimia Secara Kualitatif Pada Buah dan Ekstrak Air Buah Mangrove Husnul Khatimah Ramli; Tatty Yuniarti; Noor Pitto Sari Nio Lita; Yuliati Hotmauli Sipahutar
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.198

Abstract

Mangrove diketahui mempunyai komponen fitokimia yang mempunyai kemampuan bioaktif. Uji kualitatif komponen fitokimia diperlukan untuk screening awal eksplorasi komponen bioaktif tanaman. Air adalah pelarut komponen fitokimia yang relatif aman dan tidak polutif. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan komponen fitokimia yang terdapat pada buah mangrove sebelum dan sesudah diekstraksi menggunakan pelarut air. Jenis buah mangrove yang digunakan adalah Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, dan Avicennia marina. Pembuatan ekstrak buah mangrove dilakukan dengan menggunakan pelarut akuades, dengan proses pecacahan, pembilasan dengan asam sitrat 0,5%, perendaman akuades, pengeringan, sonikasi, dan penyaringan filtrat. Hasil uji fitokimia (kualitatif) menunjukkan kandungan fitokimia yang terdapat pada ekstrak buah Rhizophora mucronata adalah saponin dan steroid, sedangkan kandungan yang terdapat pada ekstrak buah Rizophora apiculata dan Avicennia marina adalah tanin, saponin, dan steroid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelarut akuades dan pembilasan dengan asam sitrat 0,5% dapat melarutkan komponen fitokimia tanin, saponin dan steroid dalam buah mangrove.
Hubungan SPL dan Salinitas Terhadap Hasil Tangkapan Cakalang pada KM. Samudra Jaya di Laut Maluku Priyo Adi Pamungkas; Afriana Kusdinar; Sugianto Halim
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.199

Abstract

Upaya memprediksi daerah penangkapan ikan  cakalang dilakukan melalui pendekatan fisik parameter oseanografi. Penelitian bertujuan menentukan hubungan suhu permukaan laut (SPL) dan salinitas terhadap jumlah dan ukuran panjang, menganalisa komposisi jumlah dan ukuran layak tangkap dan tidak layak tangkap ikan cakalang, mengetahui sebaran suhu permukaan laut dan salinitas di Laut Maluku. Penelitian ini dilakukan dengan metode experimental fishing melalui pengambilan data secara in-situ, dan analisa data citra satelit Suhu Permukaan Laut (SPL) dan Salinitas yang diperoleh dengan mendownload dari laman http://oceancolor.gsfc.nasa.gov dan http://peta.maritim.BMKG.id/statistic. SPL di Laut Maluku pada bulan Desember 2018 berkisar 29-30°C dengan suhu dominan 30°C, kisaran SPL Januari 2019 28-30°C dengan suhu dominan 29°C, bulan Februari 2019 berkisar 29-30°C dengan suhu dominan 29°C dan untuk bulan Maret berkisar 28-31°C dengan suhu dominan 28°C. Kemudian, salinitas bulan Desember 2018-Januari 2019 berkisar 33,5-34°/∞, bulan Februari-Maret berkisar 33,5-35°/∞.Ikan  cakalang sering tertangkap pada kisaran suhu 28-30°C dan salinitas 30-33°/∞. Ikan  cakalang berukuran besar lebih lebih dominan tertangkap pada suhu 28-28,9°C memiliki ukuran 36,4 cm dan salinitas 32 dengan ukuran 37,6 cm. Suhu dan salinitas tidak berpengaruh terhadap jumlah dan ukuran panjang ikan cakalang dari hasil tangkapan di Laut Maluku. Dengan masing-masing memiliki nilai r=0,024, r=0,030 untuk suhu terhadap jumlah dan ukuran panjang ikan dan untuk nilai r= 0,030, r= 0,028 untuk salinitas terhadap jumlah dan ukuran panjang ikan.
Evaluasi Konservasi Mangrove Berdasarkan Tingkat Partisipasi Masyarakat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta Laras Ega Pratiwi; Djoko Suprapto; Wiwiet Teguh Taufani
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.159

Abstract

Pulau Pramuka dijadikan salah satu zona pemukiman taman nasional. Perkembangan pembangunan menyebabkan berkembangnya aktivitas ekonomi, jasa dan pertumbuhan pendudukan yang berdampak pada menyempitnya tutupan lahan ruang terbuka hijau, termasuk kawasan mangrove sehingga dilakukan beberapa upaya konservasi mangrove. Kawasan konservasi ini kemudian dikembangkan menjadi wisata tracking mangrove dengan landasan RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi upaya konservasi mangrove berdasarkan tingkat partisipasi masyarakat di Pulau Pramuka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengolahan data menggunakan SPSS dengan uji regresi korelasi untuk mengetahui hubungan antara upaya konservasi dan partisipasi. Teknik pengumpulan data observasi dan wawancara dengan bantuan kuesioner menggunakan teknik accidental sampling kepada 91 masyarakat, 30 pengunjung dan 9 pengelola. Upaya konservasi yang dilakukan dengan patokan RPJMD Jakarta tahun 2017-2022 perlu dilakukan pembenahan dan peningkatan dibeberapa bagian. Upaya yang dilakukan perlu diimbangi dengan partisipasi karena saling berhubungan. Terdapat hubungan yang lemah antara upaya dan partisipasi oleh masyarakat dengan r : 0.451 dengan kontribusi hubungan sebesar 18,7% , sedangkan hubungan yang sangat kuat oleh pengunjung dengan r : 0.874 dengan kontribusi hubungan sebesar 90,5%. Faktor utama yang mempengaruhi partisipasi adalah pengetahuan dan kurangnya pelibatan masyarakat dalam program konservasi, seperti perencanaan dan evaluasi. Tingginya kontribusi pengunjung dalam upaya konservasi dikarenakan program konservasi yang dilaksanakan memiliki target pasar yaitu pengunjung, sehingga partisipasi pengunjung lebih besar dibandingkan partisipasi masyarakat.
Strategi Pelestarian Keanekaragaman Ikan Endemik dan Lokal di Perairan Umum Kalimantan Selatan Fahrur Razi; Muh Patekkai
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.184

Abstract

Salah satu alternatif untuk mempertahankan keanekaragaman ikan endemik dan lokal asli Kalimantan Selatan adalah melalui konservasi jenis pada tingkat pembudidaya ikan, dengan cara domestikasi dan budidaya. Tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan karakteristik, spesies ikan endemik dan lokal asli, dan usaha konservasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa karakteristik habitat ikan endemik dan lokal Kalimantan di perairan darat secara umum dibagi menjadi dua yaitu kolam air tenang dan air deras. Perairan umum di Kalimantan Selatan kaya akan jenis ikan, lebih dari 394 jenis ikan, kebanyakan dari ikan-ikan tersebut termasuk dalam Ostariophysi dan Labyrinthici Perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan ditemukan 101 jenis ikan, terdiri dari 23 famili. Upaya-upaya untuk melestarikan ikan endemik dan lokal dapat tercapai melalui pemacuan stok, distribusi ikan di perairan umum, peningkatan stok perikanan, dan pengembangan budidaya perikanan.
Identifikasi Potensi Wilayah Perikanan di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Saputra, Dwi Anggi; Nuraini, Yenni; Yuniarti, Tatty
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.187

Abstract

Salah satu metode untuk mengetahui identifikasi potensi wilayah perikanan di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu adalah mempelajari dan mengidentifikasi potensi wilayah perikanan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi potensi wilayah perikanan berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, sistem produksi perikanan, dan kegiatan penyuluhan perikanan. Metode penelitian melalui wawancara dengan masyarakat dan menggunakan kuesioner. Data primer didapat dari pengamatan langsung terhadap nelayan, data sekunder diproses melalui penelitian dari berbagai sumber. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober sampai 30 Oktober 2019. Hasil penelitian yaitu luas wilayah Kecamatan Air Rami ±99,20 km² serta jumlah RTP sebanyak 120 RTP dibidang penangkapan. Kondisi wilayah Kecamatan Air Rami adalah salah satu Kecamatan yang memiliki potensi cukup baik dalam bidang perikanan di Kabupaten Mukomuko. Sistem produksi penangkapan ikan di Kecamatan Air Rami menggunakan jenis alat tangkap left net, fish net, pancing/tonda, dan pukat tradisional. Kegiatan penyuluhan perikanan berjalan berdasarkan aspirasi dari masyarakat, peran penyuluh sangat penting bagi masyarakat guna meningkatkan kelompok perikanan. Wilayah tersebut berpotensi karena kondisi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai untuk kegiatan perikanan.
Kaji Terap Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan Komersil Terhadap Efisiensi Produksi Ikan Patin (Pangasius sp) di Kabupaten Jembrana Sedana, I Made; Sumadana, I Ketut
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik pada pakan komersial terhadap efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), rasio konversi pakan (FCR), rasio efisiensi protein (PER), dan hasil produksi akhir ikan patin di Kabupaten Jembrana. Ikan uji yang digunakan adalah ikan patin (Pengasius sp.) dengan ukuran 3 – 5 cm.  Penelitian dilaksanakan di kolam milik Balai Benih Ikan Tegak Gede UPTD Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana. Metodologi penilitian adalah metode kaji lapang dengan membandingkan dua perlakuan yang berbeda dengan tiga ulangan selama satu periode pemebesaran ikan patin. Metode analisis data menggunakan analisa deskriftif analitik.  Data yang diamati meliputi EPP, FCR, PER, dan hasil produksi akhir ikan patin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik pada pakan komersil berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap EPP, RGR, FCR, PER, dan Hasil Produksi Ikan Akhir. Hasil penelitian juga menujukan korelasi yang sempuran dan positif antara EPP dengan Hasil Produksi sehingga meningkatkan efisiensi produksi ikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7