cover
Contact Name
Leni Rumiyanti
Contact Email
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2303016X     EISSN : 25491156     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung sebagai sarana untuk mempublikasikan hasil penelitian, artikel review dari peneliti-peneliti di bidang fisika teori dan aplikasinya. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika" : 19 Documents clear
Pengaruh Unsur Pemadu Mo dan Proses Fabrikasi Terhadap Kekerasan Plat Zirlo-Mo Yuant Tiandho; Posman Manurung; Futichah Futichah
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.482

Abstract

Paduan zirlo-Mo merupakan kandidat material kelongsong bahan bakar nuklir generasi baru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan Mo dan proses fabrikasi yang dilakukan terhadap kekerasan plat zirlo-Mo. Zirlo-Mo yang dibuat memiliki komposisi Zr-1%Sn-1%Nb-0,1%Fe dengan variasi Mo sebesar 0,3%; 0,4%; dan 0,5%. Fabrikasi yang dilakukan meliputi peleburan, β-quenching, pengerolan panas, anil 760°C, pengerolan dingin 1,5 mm, anil 650°C, pengerolan dingin 1 mm, serta anil 500°C. Melalui uji kekerasan dengan microhardness Vickers tester diketahui bahwa penambahan unsur pemadu Mo dapat meningkatkan kekerasan paduan zirlo-Mo. Proses fabrikasi memiliki pengaruh yang besar terhadap kekerasan zirlo-Mo. Peningkatan kekerasan dapat dicapai dengan melakukan proses β-quenching dan pengerolan. Sedangkan proses anil bersifat menurunkan kekerasan paduan. Kekerasan tertinggi dicapai pada proses rol panas untuk sampel ZM-0,5 dengan nilai kekerasan 3,6 GPa sedangkan kekerasan terendah dicapai pada ZM-0 pasca peleburan dengan nilai kekerasan 1,6 GPa. Kata Kunci: zircaloy, zirlo-Mo, β-quenching, pengerolan, anil, dan kekerasan.
Fabrikasi dan Karakterisasi Keramik Kalsium Silikat Menggunakan Bahan Komersial Kalsium Oksida dan Silika dengan Reaksi Padatan pada Suhu 1000 °C Sherly Nuria P. Sari; Dwi Asmi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.478

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan fabrikasi dan karakterisasi keramik kalsium silikat menggunakan bahan dasar komersial kalsium oksida (CaO) dan silika (SiO2) dengan teknik reaksi padatan pada suhu 1000 °C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gugus fungsional, mikrostruktur, struktur kristal kalsium silikat yang disintering pada suhu tersebut. Karakterisasi keramik kalsium silikat dilakukan dengan menggunakan FTIR, SEM dan XRD. Hasil FTIR menunjukkan bahwa pada suhu sintering 1000 °C terdapat ikatan Ca–O dan ikatan Si–O–Si sebagai pembentuk keramik kalsium silikat. Hasil SEM menunjukkan bahwa butiran-butiran yang dihasilkan pada mikrostruktur keramik kalsium silikat yang disintering pada suhu 1000 °C belum seragam dan kurang homogen, serta hasil XRD menunjukan bahwa fasa yang mendominasi yaitu oleh fasa wollastonite-2m dengan puncak intensitas tertinggi pada sudut 2θ = 29,98°. Kata Kunci: Kalsium silikat, kalsium oksida, silika, sintering.
Sintesis Keramik Kalsium Silikat Menggunakan Kalsium Karbonat (CaCO3) dan Silikon Dioksida (SiO2) dengan Teknik Reaksi Padatan pada Suhu Sintering 1200 °C Budiman Budiman Hakim; Dwi Asmi Asmi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.1208

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi keramik kalsium silikat menggunakan bahan komersial kalsium karbonat (CaCO3) dan silikon dioksida (SiO2) dengan teknik reaksi padatan. Preparasi keramik kalsium silikat menghasilkan sampel berbentuk pellet, kemudian disintering pada suhu 1200 °C. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan pembentukan gugus fungsi C=O, Si-O-Si, Si-O dan Mg-O pada bilangan gelombang 1647,38 cm-1,847,36 cm-1, 800,30 cm-1, 646,33 cm-1. Gugus C=O dari karbon dioksida muncul dalam spektrum FTIR dalam sampel keramik kalsium. Kemunculan gugus C=O kemungkinan disebabkan oleh terjadinya interaksi antara sampel kalsium silikat dengan karbon oksida saat proses preparasi sampel berlangsung yang berakibat pada terbentuknya ikatan yang kokoh antara sampel dengan karbon oksida. Hasil karakterisasi mikrostruktur menggunakan SEM, menunjukkan mineral penyusun dan pori-pori sudah menyatu serta distribusi mineral sudah homogeni. Serta memperlihatkan butiran yang menyatu sehingga terlihat seperti bertumpuk membentuk gumpalan (beraglomerisasi). Hasil karakterisasi XRD, keramik kalsium silikat mengandung mineral akermanite (Ca2MgSi2O7), diopside (CaMg(SiO3)2), cristobalite (SiO2).
Sintesis Keramik Kalsium Silikat Menggunakan Kalsium Karbonat (CaCO3) dan Silikon Dioksida (SiO2) dengan Teknik Reaksi Padatan pada Suhu Sintering 1200 °C Budiman Budiman; Asmi Dwi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.466

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi keramik kalsium silikat menggunakan bahan komersial kalsium karbonat (CaCO3) dan silikon dioksida (SiO2) dengan teknik reaksi padatan. Preparasi keramik kalsium silikat menghasilkan sampel berbentuk pellet, kemudian disintering pada suhu 1200 °C. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan pembentukan gugus fungsi C=O, Si-O-Si, Si-O dan Mg-O pada bilangan gelombang 1647,38 cm-1,847,36 cm-1, 800,30 cm-1, 646,33 cm-1. Gugus C=O dari karbon dioksida muncul dalam spektrum FTIR dalam sampel keramik kalsium. Kemunculan gugus C=O kemungkinan disebabkan oleh terjadinya interaksi antara sampel kalsium silikat dengan karbon oksida saat proses preparasi sampel berlangsung yang berakibat pada terbentuknya ikatan yang kokoh antara sampel dengan karbon oksida. Hasil karakterisasi mikrostruktur menggunakan SEM, menunjukkan mineral penyusun dan pori-pori sudah menyatu serta distribusi mineral sudah homogeni. Serta memperlihatkan butiran yang menyatu sehingga terlihat seperti bertumpuk membentuk gumpalan (beraglomerisasi). Hasil karakterisasi XRD, keramik kalsium silikat mengandung mineral akermanite (Ca2MgSi2O7), diopside (CaMg(SiO3)2), cristobalite (SiO2). Kata Kunci: kalsium karbonat, kalsium silikat, keramik, FTIR, SEM, XRD.
Aplikasi Multi Kontrol Secara Real Time Berbasis Mikrokontroler ATMega32 pada Alat VJ3000 di Stasiun Pemancar LPP RRI Bandar Lampung Ali Jaya; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.479

Abstract

Telah dibuat Aplikasi Multi Kontrol Secara Real Time Berbasis Mikrokontroler Atmega32 Pada Alat VJ3000 di Stasiun Pemancar LPP RRI Bandar Lampung. Aplikasi ini dirancang agar VJ3000 dapat di aktifkan secara otomatis sehingga beroprasi sesuai dengan jadwal siaran. Dari hasil perancangan dan pengujian keseluruhan alat ini diperoleh yaitu (1) untuk melakukan penyetingan ON dan OFF dapat digunakan keypad matrik; (2) VJ3000 akan ON atau OFF jika jadwal yang telah tersimpan pada EEPROM sama dengan waktu pada RTC; (3) output dari aplikasi ini akan mengaktifkan panel power VJ3000; (4) LM35DZ digunakan utuk membaca kondisi suhu ruangan VJ3000 dan menonaktifkan VJ3000 ketika terjadi kenaikan suhu yang berlebih. Dari hasil pengujian ini disarankan adanya pengembangan lagi, yaitu menggunakan EEPROM ekternal agar dapat menyimpan data lebih banyak lagi, Sistem kontrol ini bisa di tambah dengan kontrol Phase VJ3000 sehingga VJ3000 lebih aman dari kerusakan yang diakibatkan kekurangan daya listrik Kata Kunci: Kontrol, Kontrol Otomatis, Mikrokontroler ATMega32, RTC
Pemanfaatan Hukum Snellius sebagai Dasar Alat Ukur Indeks Bias Dan Viskositas Larutan Garam Berbasis Mikrokontroler AVR ATMega8535 Donni Kis Apriyanto; Gurum Ahmad Pauzi; Warsito Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.467

Abstract

Telah direalisasikan sebuah alat pengukur indeks bias larutan yang sekaligus menampilkan nilai viskositasnya dengan menerapkan hukum Snellius dengan tampilan LCD. Alat tersebut terdiri dari sensor LDR, potensiometer multiturn, motor stepper, mikrokontroler ATMega 8535 dan LCD 16x2. Proses kerja alat yaitu sensor LDR bergerak horizontal mencari berkas cahaya paling terang dari sinar laser yang telah dibiaskan oleh cairan. Pergerakan LDR secara horizontal ini dibantu oleh motor stepper bipolar dan belt. Ketika sensor LDR terkena cahaya laser, maka sensor LDR akan berhenti bergerak dan mikrokontroler akan membaca keluaran dari potensiometer multiturn yang sebelumnya ikut berputar seiring dengan pergerakan LDR. Keluaran dari potensiometer multiturn ini akan dikonversikan sebagai bentuk perubahan jarak LDR dan akan dihitung oleh program sebagai nilai indeks bias cairan dan viskositas cairan. Nilai viskositas yang didapatkan merupakan hasil perhitungan numerik program dimana terlebih dahulu dicari hubungan antara perubahan nilai indeks bias terhadap viskositas yang didapat dari hasil eksperimen. Persamaan empiris antara nilai indeks bias dan nilai viskositas pada larutan garam yaitu . Alat ini baik digunakan untuk menampilkan nilai visksositas larutan garam sedangkan nilai indeks bias dapat digunakan untuk semua cairan yang mampu dilewati cahaya tampak. Rentang pengukuran dari alat yang dibuat untuk nilai indeks bias larutan garam yaitu 0,66 sampai 5,69 dan nilai viskositasnya antara 0,003718 P sampai 0,010723 P. Kata Kunci: Indeks Bias, Viskositas, Larutan Garam, Mikrokontroler.
Alat Pengontrol Emisi Gas Amonia (NH3) di Peternakan Ayam Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535 Menggunakan Sensor Gas MQ-137 Reka Heriawan; Sri Wahyu Suciyati; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.480

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sebuah alat pengontrol emisi gas amonia (NH3) di peternakan ayam berbasis mikrokontroler ATMega 8535 menggunakan sensor gas MQ 137. Alat ini memiliki dua sistem kerja yaitu alat ukur kadar amonia dan alat kendali untuk mengurangi emisi gas amonia dalam kandang. Alat ukur kadar amonia dikalibrasi menggunakan alat spektrometer. Data dari sensor diolah oleh mikrokontroler dan hasilnya ditampilkan oleh LCD M1632. Proses pengambilan, pengolahan, komunikasi data, dan kendali diatur oleh program pada mikrokontroler ATMega 8535 dengan bahasa pemrograman BASCOM. Pengukuran dilakukan pada sampel yang berupa campuran antara cairan amonia dengan akuades dengan jumlah 100 ml yang diuapkan. Pengukuran dilakukan dalam selang waktu 5 menit. Sampel yang digunakan dengan perbandiangan konsentrasi amonia 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml, 30 ml, 35 ml, 40 ml, 45 ml, dan 50 ml. Hasil pengukuran kadar amonia konsentrasi 5 ml sampai 50 ml adalah 4 ppm, 4,5 ppm, 5,2 ppm, 6,5 ppm, 6,7 ppm, 6,9 ppm, 7,9 ppm, 8,5 ppm, 8,9 ppm, dan 10,2 ppm. Pengendalian kadar amonia dalam kandang berupa berputarnya kipas/blower untuk mengurangi emisi gas amonia jika kadar gas amonia dalam kandang melebihi 5 ppm dan kipas/blower akan berhenti berputar jika kadar gas amonia dalam kandang di bawah 5 ppm. Kata Kunci: Amonia, sensor gas MQ 137, mikrokontroler ATMega 8535, bahasa BASCOM
Fabrikasi dan Karakterisasi Keramik Kalsium Silikat dari Komposisi Cangkang Telur dan Silika Komersial dengan Reaksi Padatan pada Suhu 1300 oC Istiyati Istiyati; Dwi Asmi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.474

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi dan karakterisasi keramik kalsium silikat berbahan dasar cangkang telur dan silika komersial dengan teknik reaksi padatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kalsium silikat yang disintering pada suhu 1300 oC. Sampel dengan Scanning Microscopy Electron (SEM), X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasa kalsium silikat terbentuk pada suhu 1300 oC yang dapat ditunjukkan dengan XRD. Analisis mikrostruktur menggunakan SEM menunjukkan bahwa butiran-butiran dalam sampel semakin menyatu, pori-pori semakin berkurang dan terdapat micro cracking. Analisis FTIR menunjukkan terbentuknya ikatan Ca-O, C=O dan Si-O-Si yang terdapat pada sampel kalsium silikat yang disintering pada suhu 1300 oC. Kata Kunci: Kalsium silikat, cangkang telur, reaksi padatan, sintering.
Pengaruh Suhu Sintering terhadap Karakteristik Struktur dan Mikrostruktur Komposit MgO-SiO2 Berbasis Silika Sekam Padi Eristian Damiyanti; Simon Sembiring; Wasinton Simanjuntak
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.468

Abstract

Pembuatan komposit MgO-SiO2 ini berasal dari sekam padi dan magnesium nitrat heksahidrat sebagai bahan dasar dengan menggunakan metode sol-gel. Komposisi komposit dengan perbandingan massa tetap magnesium oksida dan silika adalah 3:2. Pembuatan komposit dimulai dari mencampur bahan baku menggunakan magnetic stirrer selama 1 jam untuk menghasilkan gel, diikuti dengan pengeringan gel pada suhu 110 oC selama 24 jam. Sampel digerus dengan mortar dan pastel untuk menghasilkan serbuk MgO-SiO2. Serbuk dicetak menjadi pelet silinder dan kemudian disintering dengan suhu 1000 oC. Selanjutnya, sampel dikarakterisasi dengan XRD dan SEM untuk mengetahui karakteristik struktur kristal dan mikrostruktur. Sebagai pembanding, terdapat sampel yang tidak disintering dengan perlakuan karakterisasi yang sama. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa pada sampel tanpa sintering mengindikasikan terbentuknya fasa enstatite, silikon dioksida dan periclase. Sementara itu, sampel yang disintering menunjukkan bahwa terdapat kehadiran forsterite, kristobalit dan periclase, dimana fasa yang dominan adalah forsterite. Hasil analisis SEM pada sampel tanpa sintering memperlihatkan butiran berbentuk segi empat dengan ukuran yang berbeda. Sedangkan, pada sampel yang disintering menunjukkan butiran-butiran kecil yang disertai pori-pori yang banyak. Kata Kunci: Sekam padi, magnesium oksida, sol-gel, komposit.
Komposisi Kimia, Struktur Mikro, Holding Time dan Sifat Ketangguhan Baja Karbon Medium pada Suhu 780 0C Fitri Fitri; Ediman Ginting; Pulung Karo Karo
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.481

Abstract

Telah dilakukan proses laku panas (heat treatment) dengan menggunakan bahan baja pegas daun. Tahapan awal preparasi sampel sebagai berikut: baja pegas daun dilakukan pemanasan awal pada suhu 600 0C selama 30 menit, selanjutnya dilakukan pemanasan sehingga suhu austenisasi pada suhu 780 0C dengan waktu tahan masing-masing 20 dan 40 menit setelah itu di quenching dengan menggunakan air. Adapun uji yang dilakukan adalah uji ketangguhan dengan metode charpy, uji komposisi kimia dan struktur mikro. Dari hasil uji komposisi kimia menunjukkan bahwa baja pegas daun tergolong ke dalam baja karbon medium (C = 0,58%). Pada uji ketangguhan (impact) hasil austenisasi diperoleh nilai ketangguhan tertinggi (paling liat) pada suhu 780 0C dengan waktu tahan 40 menit sebesar 0,07 J/mm2 hal ini disebabkan atom-atom karbon pada austenit yang berasal dari perlit masih belum banyak yang berdifusi ke fasa austenit yang berasal dari ferit. Untuk struktur mikro hasil yang paling baik juga diperoleh pada suhu 780 0C dengan waktu tahan 20 menit menunjukkan ukuran dan struktur butir yang halus dan hampir seluruhnya menjadi martensit. Kata Kunci: Baja karbon medium, heat treatment, metode charpy, impact.

Page 1 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika More Issue