cover
Contact Name
Leni Rumiyanti
Contact Email
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2303016X     EISSN : 25491156     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung sebagai sarana untuk mempublikasikan hasil penelitian, artikel review dari peneliti-peneliti di bidang fisika teori dan aplikasinya. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika" : 13 Documents clear
Pengaruh Proses Pemanasan Dengan Variasi Media Pendingin Terhadap Nilai Kekerasan Dan Struktur Mikro Pada Baja Karbon Sedang Dina Restia Ningrum; Ediman Ginting Suka; S Suprihatin
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1255

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan variasi media pendingin terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro pada baja pegas daun. Baja pegas daun dilakukan proses heat treatment pada temperatur 780oC selama 20 menit. Setelah baja langsung didinginkan secara cepat (quenching)dengan media pendinginan yang berbeda yaitu udara, air, air garam, dan oli. Sampel hasil proses heat treatmentdilakukan uji komposisi kimia, uji kekerasan, dan uji struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian komposisi kimia, baja pegas daun termasuk baja karbon sedang (0,57567% C), setelah proses heat treatmenttidak mengalami perubahan komposisi. Ujikekerasan nilai rata-rata tertinggi pada sampel yang menggunakan quenching air garam 61.25 HRC, nilai terendah pada sampel quenching udara 22.94 HRC, untuk quenching air sebesar 59.45 HRC dan untuk quenching oli58.54 HRC. Hasil struktur mikro pada sampel quenching udara menghasilkan butir-butir ferit dan perlit kasar sedangkan pada sampel quenching air, air garam, dan oli menghasilkan butir-butir martensit dan austenite sisa halus.
Desain dan Realisasi Alat Deteksi Kecerahan Minyak Goreng Kelapa Sawit Menggunakan Sensor Optocoupler Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Yuyun Yulianti; W Warsito; Akhmad Dzakwan
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1261

Abstract

Telah dirancang dan direalisasikan alat deteksi kecerahan minyak goreng kelapa sawit menggunakan sensor optocoupler dengan menampilkan hasilnya pada komputer. Perangkat keras dari alat ini terdiri dari sensor LDR, mikrokontroler ATMega8535, K-125 dan komputer atau notebook. Sedangkan untuk perangkat lunak digunakan bahasa Bascom dan Visual basic 6.0. Sumber cahaya yang digunakan adalah LED merah, hijau dan biru. Proses kerja alat ini adalah cahaya LED yang berada di sisi kiri tabung ditangkap oleh LDR yang berada di seberang LED. Kemudian keluaran dari LDR dibaca mirokontroler dan kemudian ditampilkan dalam bentuk persentasi kecerahan oleh komputer. Nilai kecerahan dari LED merah, hijau dan biru digunakan untuk menentukan satu nilai yang mewakili dari kecerahan minyak kelapa sawit dengan menggunakan grayscale. Warna kuning pada setiap minyak goreng memiliki perbedaan, untuk itulah digunakan grayscale ini untuk menetralisir warna minyak. Jadi warna minyak dianggap memiliki warna yang sama untuk semua minyak goreng kelapa sawit. Menggunakan nilai grayscale, dapat ditentukan kualitas minyak goreng yaitu nilai sampel A 59,307, sampel B 44,699 dan sampel C 43,735. Melalui nilai grayscale, sampel A adalah minyak goreng dengan kualitas terbaik dibandingkan sampel B dan sampel C.
Realisasi Alat Ukur Indeks Bias Minyak Goreng Kelapa Sawit Menggunakan Sensor Optik Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 Arum Masitoh; W Warsito; Akhmad Dzakwan
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1256

Abstract

Telah direalisasikan sebuah alat pengukur indeks bias minyak goreng dengan menerapkan hukum Snellius dengan tampilan pada komputer. Alat tersebut terdiri dari sensor LDR, mikrokontroler ATMega 8535 dan komputer. Proses kerja alat yaitu cahaya laser akan menembus sampel dan sensor LDR akan menerima berkas cahaya paling terang dari sinar laser yang telah dibiaskan oleh cairan. Ketika sensor LDR terkena cahaya, maka sensor LDR akan memproses tegangan dan mikrokontroler akan membaca keluaran yang dihasilkan oleh sensor LDR tersebut dan kemudian langsung ditampilkan pada komputer. Keluaran dari LDR ini akan dikonversikan menggunakan program sebagai nilai indeks bias cairan. Hasil dari perubahan nilai indeks bias terhadap setiap sampel berbeda-beda dimana pada setiap sampel memiliki perubahan nilai indeks bias yang berbeda pula. Oleh karena itu, alat ini baik digunakan untuk menampilkan nilai indeks bias untuk semua jenis minyak goreng yang mampu dilewati cahaya tampak (transparan).
Preparasi Serbuk Nanokristal Fe3O4 dari Pasir Besi Menggunakan Planetary Ball Mill (PBM) Zulkarnain Jalil; Adi Rahwanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1251

Abstract

Upaya pemanfaatan mineral magnetite (Fe3O4) yang terdapat di dalam pasir besi sebagai upaya mengembangkan usaha dari sektor non-migas, khususnya pertambangan umum perlu mendapat perhatian khusus. Kandungan oksida besi yang tinggi sangat dibutuhkan untuk berbagai aplikasi dan dunia industri. Dalam paper ini dilaporkan hasil kajian awal tentang karakteristik pasir besi nano-magnetite di kawasan pantai Krueng Raya, Aceh Besar, Propinsi Aceh. Pasir besi berukuran nano telah berhasil dipreparasi dengan teknik mechanical alloying menggunakan ball mill tipe planetary selama 20 jam. Hasil analisa kualitatif dengan difraksi sinar-X diketahui bahwa fasa Fe3O4 merupakan fasa mayoritas dengan jumlah kandungan mencapai 82,93% diikuti fasa minor masing-masing TiO2 (7,26%), SiO2 (3,55%), dan Al2O3 (2,03%). Sementara hasil kalkulasi ukuran kristal dengan metode Scherrer masing-masing pada bidang kristal (311) diperoleh ukuran kristal 76.8 nm, lalu bidang kristal (202) adalah 119,9 nm dan bidang (404) sebesar 17,4 nm.
Penggunaan Metode Geolistrik Untuk Pemodelan Distribusi Intrusi Air Laut di Daerah Pesisir Kota Bandar Lampung Syafri Adi; Ahmad Zaenudin; Dyah Indriana Kusumastuti; S Suharno
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1262

Abstract

Telah dilakukan penelitian pencemaran lingkungan yang disebabkan intrusi air laut dipesisir kota Bandar Lampung, Kecamatan Teluk Betung Selatan. Daerah yang dijadikan lokasi penelitian merupakan daerah perkantoran, kawasan pemukiman dan pasar induk. Penelitian dilakukan dengan dua metode yaitu metode geolistrik tahanan jenis dan metode uji salinitas. Penerapan metode geolistrik bertujuan menafsirkan perlapisan bawah permukaan terkait keberadaan lapisan air tanah dan intrusi air laut. Metode geolistrik menerapkan metode 1D sejumlah tiga titik VES dengan AB/2 = 150 m; sedangkan metode 2D sejumlah 10 lintasan tersebar di beberapa tempat. Metode uji salinitas dilakukan dengan mengambil sampel air sumur penduduk disekitar daerah pengukuran geolistrik. Berdasarkan pengujian salinitas pada sampel air yang berasal dari sumur pada radius 140 – 500 m dari garis pantai, memiliki salinitas antara 0.04 - 0.32 ppt. Sedangkan hasil pencitraan geolistrik, air tanah hanya terdapat pada kedalaman kurang dari 20 m. Terjadinya intrusi pada air tanah, menyebabkan nilai hambatan jenis pada lapisan ini berkisar 19 – 25 ohm meter. Sebaran nilai resistivitas batuan dan salinitas pada daerah penelitian menunjukkan bahwa akuifer wilayah ini telah mengalami pencemaran air laut.
Pembuatan dan Karakterisasi Komposit Batako Ringan dengan Campuran Sekam Padi Sebagai Bahan Pengisi untuk Kontruksi Bangunan Redam Suara Aris Pratama; Pulung Karo Karo; Simon Sembiring
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1257

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sekam padi terhadap kuat tekan dan penyerapan redam suara pada batako sekam padi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode padatan. Sampel sebanyak 21 batako berbentuk silinder dengan diameter 5cm dan tinggi 4cm. Variasi Semen 10%, 20% dan 30% dengan persentase volume. Bahan pengisinya berupa pasir 80-10% dan sekam 10-80% dengan jumlah total 100%. Karakterisasi yang dilakukan berupa uji fisis yaitu densitas, porositas dan uji mekanis yaitu uji kuat tekan, uji redam. Hasil uji karakterisasi densitassebesar 1.13-1.77 gr/cm3. Densitas yang paling besar adalah sampel S30SP10 yaitu 1.77 gr/cm3. Nilai porositas antara 6.39-46.55%. Uji kuat tekan antara 0.43-12.84Mpa. Kuat tekan yang paling besar adalah sampel S30SP10 karena kandungan semen yang besar sehingga memperkuat beton ringan tersebut. Uji redam suara tertinggi pada sampel S30SP60 dengan penyerapan sebesar 0.44. Selanjutnya uji konduktivitas termal dilakukan pada sampel S10SP80, S30SP40, S30SP50 dengan data hasil yaitu 0.81, 0.89, 1.09 W/moK.
Pengaruh Suhu Kalsinasi Terhadap Karakteristik Komposit MgO-SiO2 Berbasis Silika Sekam Padi Vinindia Kusuma; Simon Sembiring; Kamisah D Pandiangan
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1252

Abstract

Komposit MgO-SiO2 disintesis dari larutan MgNO3 dan silika sekam padi. Pada penelitian ini digunakan metode sol-gel pada proses pencampuran MgNO3 dengan sol silika sekam padi dengan komposisi magnesium oksida dan silika 1:1, 1:2 dan 1:3 serta suhu kalsinasi 700oC, 800oC, 900oC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi dan suhu kalsinasi terhadap uji aktivitas, struktur dan mikrostruktur komposit MgO-SiO2. Berdasarkan hasil uji aktivitas yang meliputi konversi sampel dengan perbandingan 1:1 dan suhu kalsinasi 800oC memiliki nilai tertinggi yaitu 90,7% dan viskositas terendah yaitu 11,7672 mm2/s disebabkan karena perubahan fasa dari MgO dan SiO2 dari amorf menjadi kristal. Berdasarkan hasil SEM pada suhu kalsinasi 700oC komposit MgO-SiO2 permukaan masih rata belum terlihat kristal. Sedangkan pada suhu kalsinasi 800oC kristla MgO sudah terbentuk dan menutupi permukaan silika ketika suhu kalsinasi 900oC silika tidak semua permukaan silika tertutupi MgO dan terdapat retakan. Hasil EDS memperlihatkan senyawa oksigen, potasium, sulfur, karbon, silikon dan magnesium.
Pengaruh Batu Apung Sebagai Bahan Abrasif Terhadap Karakteristik Komposit Rianita Nurhasanah; Pulung Karo Karo; S Suprihatin
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1263

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan komposit berbasis batu apung, pasir sungai, dan resin epoksi. Dari hasil pengukurandiperoleh hasil terbaik pada komposisi 30 gram batu apung, 70 gram pasir sungai, dan 25 gram resin epoksi(30:70) dengan densitas 1,989 g/cm3, porositas 2,243%, dan kuat tekan 23,892 MPa.Hal ini menunjukkan penambahan batu apung sangat berpengaruh terhadap nilai densitas,porositas, dan kuat tekan dari material yang dihasilkan. Semakin meningkat penambahan batu apung, maka nilai densitas cenderung menurun, sedangkan nilai porositasnya semakin meningkat.
Pembentukan Fase Bahan Superkonduktor Bi-2223 dengan Doping Pb (BPSCCO-2223) pada Kadar Ca = 2,10 dengan Variasi Suhu Sintering S Suprihatin; Ediman Ginting Suka; Febri Reviana
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1258

Abstract

Sintesis superkonduktor BSCCO-2223 dengan doping Pb (BPSCCO-2223) pada kadar Ca = 2,10 telah dilakukan dengan metode padatan. Sintesis dilakukan selama 10 jam pada suhu kalsinasi 800oC dan selama 20 jam pada suhu sintering yang bervariasi yaitu 840oC, 845oC, 850oC, dan 855oC. Variasi dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu sintering terhadap pembentukan fase bahan superkonduktor yang dilihat berdasarkan fraksi volume, impuritas, dan derajat orientasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu sintering dapat meningkatkan fraksi volume dan menurunkan impuritas. Fraksi volume BPSCCO-2223 yang relatif tinggi adalah 86,80% pada suhu sintering 855oC. Sedangkan fraksi volume terendah adalah 76,88% pada suhu sintering 840oC. Derajat orientasi tertinggi adalah 47,87% pada suhu 850oC. Sedangkan derajat orientasi terendah adalah 37,28% pada suhu 845oC. Berdasarkan hasil SEM diinformasikan bahwa semua sampel telah menunjukkan lapisan-lapisan yang tersusun searah (terorientasi) dengan ruang kosong antara lempengan (void) relatif kecil.
Identifikasi Gas Biogenik pada Rekaman Seismik Pantul Dangkal Saluran Tunggal di Daerah Perairan Balikpapan Kalimantan Timur OctariaSurajaya, Tiara; Sarkowi, Muh
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i1.1253

Abstract

Penelitian mengenai keberadaan gas biogenik di daerah Perairan Balikpapan Kalimantan Timur bertujuan untuk mencari energi alternatif sebagai pengganti migas. Terjadinya gas biogenik yaitu dari unsur organik marin terutama fitoplangton dan unsur organik darat berupa material darat berupa material tanaman dari dataran tinggi kemudian diendapkan di laut sejalan dengan proses naik turunnya muka laut pada masa glasial. Hasil interpretasi seismik pantul dangkal saluran tunggal di daerah penelitian mengindikasikan, bahwa gas biogenik terdapat pada beberapa lintasan terutama Lintasan L-3 berarah Timur-Barat. Pada daerah penelitian Lintasan L-3 berarah Timur-Barat terdapat 3 – 4 lapisan bawah laut dengan kedalaman berkisar 1,3 meter sampai 10 meter. Dan memiliki kedalaman daerah gas biogenik 8,2 meter.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika More Issue