cover
Contact Name
Vivi Irzalinda
Contact Email
jpa.fkip.unila@gmail.com
Phone
+6285716597464
Journal Mail Official
jpa.fkip.unila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PG-PAUD Universitas Lampung Gedung B Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp. (0721) 704624, Fax (0721) 704624.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27754367     EISSN : 25809504     DOI : 10.23960/jpa
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, positive parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 195 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Sentra Bahan Alam Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Ratna Nila Puspitasari
Jurnal PG-PAUD Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see the effect of the material center learning model on the cognitive development of group B. The fact he shows that 9 of 11 children have not been able to classify objects , memgurutkan objects , said the lambing , using lambing numbers in counting , and matching the number .This research uses quantitative research with a pre-experimental approach. The data analysis technique used to determine the test data of this research is to use quantitative data analysis using the t-test difference test for one sample pre-test and post-test. The subject of this study number 11 children. Testing the hypothesis using the Wilcoxon test for non-parametric statistics. The results of this study indicate that the value obtained by Ttable with a level of 5% obtained a value of 10. In accordance with the proposed hypothesis and based on the data obtained, Tcount is less than Ttable (310) so that in this study the working hypothesis (Ha) is accepted which states that the central learning model has a significant effect on the cognitive development of group B children.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran sentra bahan alam terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa 9 dari 11 anak belum mampu mengklasifikasikan benda, mengurutkan benda, menyebutkan lambing bilangan, menggunakan lambing bilangan dalam menghitung, dan mencocokan bilangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui uji data penelitian ini adalah menggunakan analisis data kuantitatif menggunakan uji beda t-test untuk one sample pre-test and post-test. Subjek penelitian ini sejumlah 11 anak. Pengujian hipotesisnya menggunakan test (uji) Wilcoxon untuk statistika non-parametrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh T Tabel dengan taraf 5% didapat nilai sebesar 10. Sesuai dengan hipotesis yang diajukan dan berdasarkan dengan data yang didapatkan maka T Hitung kurang dari T Tabel (3 10) sehingga pada penelitian ini hipotesis kerja (Ha) diterima yang menyatakan bahwa model pembelajaran sentra berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B. Kata Kunci: Sentra Bahan Alam, Perkembangan Kognitif, Anak Usia Dini DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v8n1.24204
Pengaruh Kegiatan Bermain Origami Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Dina Puspitasari; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the fine motor ability of children aged 5-6 years not in accordance with the stage of development. This study aims to determine the effect of origami play activities on children's fine motor skills. The research method used was an experimental method with one group pretest-posttest design. The sample in this study were children aged 5-6 years, totaling 45 children. Data collection techniques used were observation and documentation, while the data analysis used was the Wilcoxon signed rank test. The results showed that children's fine motor skills increased by 23.00% after using origami play activities for three consecutive days. It shows that there is an influence of the use of origami play activities on fine motor skills of children aged 5-6 years. Thus the teacher is expected to use origami play activities as a medium to stimulate the fine motor skills of early childhood. Keywords: early childhood, fine motor skills, origami playing activities Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun belum sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 45 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat sebesar 23,00% setelah menggunakan kegiatan bermain origami selama tiga hari berturut-turtut. Hal itu menunjukan bahwa ada pengaruh dari penggunaan kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Dengan demikian guru diharapkan menggunakan kegiatan bermain origami sebagai media untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini.Kata kunci: anak usia dini, motorik halus, kegiatan bermain origami
STUDI ANALISIS PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK DI KECAMATAN METRO TIMUR Tia Utari; Ari Sofia; Riswandi Riswandi
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the early childhood teacher pedagogical competences. The sample of this study was qualitative descriptive research. The sample of this study was 25 teachers from 5 early childhood school in East Metro District. Sampling technique used was purposive sampling. The data were collected by questionnairess, interviews, and documentations. Questionnaires and interviews were conducted with the guidelines of the instrument. Based on the result, it can be concluded that some of early childhood teacher at East Metro District didnt have a deep understanding in evaluation learning design.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kompetensi pedagogik guru PAUD di Kecamatan Metro Timur.Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.Sampel sebanyak 25 guru dari 5 sekolah PAUD di kecamatan Metro Timur. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Kuisioner dan wawancara dilakukan dengan pedoman kisi-kisi instrumen. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa sebagian guru PAUD di Kecamatan Metro Timur belum paham terhadap peserta didik, belum paham terhadap perancangan pembelajaran, belum paham terhadap pelaksanaan yang mendidik dan diologis, dan evaluasi pembelajaran.Kata kunci: pemahaman, kompetensi pedagogik, guru PAUD
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK Pinka Olivia; Ari Sofia; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the social development of the children, especially the social interaction of children aged 5-6 years old has not been optimally developed. This study aims to determine the differences in the development of social interactions of the children before and after being given a learning treatment Make a Match. The method used in this study is a quantitative method with a Pre-Experimental Design design by using one experimental group. The sample used in this study was children aged 5-6 years old which are 23 children. Data collection techniques used in this study were observation and documentation. Data analysis was used to determine the differences of using the Wilcoxon test. The results of hypothesis testing showed that there are differences in children's social development after the application of Make a Match learning with the value of Sig= 0.000. Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan sosial anak khususnya interaksi sosial anak usia 5-6 tahun belum optimal perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan interaksi sosial anak sebelum dan setelah diberi perlakuan pembelajaran Make a Match. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan satu kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji wilcoxon. Hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan terdapat perbedaan perkembangan sosial anak setelah penerapan pembelajaran Make a Match dengan nilai Sig 0.000. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran Make a Match, perkembangan interaksi sosial.
Bermain Pembangunan Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Tri Susanti; Ari Sofia; Diah Utaminingsih
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Problem in this study was low children creativity. This study aimed to determine the improvement of chldren creativity through playing development. The population were 42 children. Sample were 23 children with purposive sampling technique. The method was used experimental with one-goup pretest-posttest design. Data were colected by observation and analize by using wilcoxon test which obtained value of Zhitung 4,216 campared with Ztable value was 0,000. It can be concluded that Ha accepted and Ho rejected The result showed that creativity was increased by 5,31% through constructive play.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatan kreativitas anak usia melalui bermain pembangunan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 anak. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dan sampel penelitian berjumlah 23 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksperimen semu dengan one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon yang diperoleh nilai Zhitung -4,216 Ztable 0,000, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas sebesar 5,31% melalui bermain pembangunan.Kata kunci : anak usia dini, bermain pembangunan, kreativitas.
Permainan Modifikasi Lari Estafet Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Nurul Irma Wardani; ari sofia; nia fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see gross motor development before and after using running relay modification game and the effect of running relay modification on gross motor development. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a sample of 30 children, and observation and documentation data collection technique. Data analysis techniques used piered sample t-test and simple linear regression. The result of this study show the difference in gross motor development between before and after using running relay modification and the effect of running relay modification and the influence of the running relay modification game on gross motor development. This mean running relay modification game can help stimulate gross motoric development of children aged 4-5 years.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan perkembangan motorik kasar sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest posttest design,dengan sampel sebanyak 30 anak, serta teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan piered sample t-test dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan perkembangan motorik kasar antara sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Artinya, permainan modifikasi lari estafet bisa menstimulus perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun.Kata Kunci : anak usia 4-5 tahun. modifikasi lari estafet, permainan, perkembangan motorik kasar.
PEMAHAMAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK ANAK USIA DINI Atika Sari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focused the comprehension of early childhood teachers in thematic learning in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah. The purpose of this study was to describe the understanding of early childhood teachers in thematic learning. This study was conducted in five kindergarten in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah consisting of TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus and TK Madina Azzahro. This study used data analysis techniques a mix of quantitative-qualitative. These results indicated that teachers' comprehension of the thematic learning which includes the concept, planning, implementation and evaluation of thematic learning is still low. Data showed that teachers have not applied the thematic learning in school looks at the lesson plans are made not in accordance with the learning activities carried out by the teacher.Penelitian ini berfokus pada pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan di lima Taman Kanak-Kanak di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah yang terdiri dari TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus, dan TK Madinah Azzahro. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data campuran kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman guru mengenai pembelajaran tematik yang meliputi konsep, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari pembelajaran tematik masih rendah. Data menunjukan bahwa guru belum menerapkan pembelajaran tematik di sekolah terlihat pada rencana pembelajaran yang dibuat tidak sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru.Kata Kunci : guru PAUD, pemahaman guru, pembelajaran tematik.
Pengenalan Lambang Bilangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Engklek Nur Bella Rizki; M. Thoha Sampurna Jaya; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem was low level of children development in knowing the symbol of numbers. This research aimed to find out the influences of engklek game toward children symbol of number development in group B Tunas Melati II kindergarten at Sub Natar South Lampung Regency. Research methods was pre-experimental with one group pretest-posttest. Sample research were 20 children with probability sampling technique. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using simple linear regression. The results showed that engklek games has an influences toward children symbol of number development. Masalah Penelitian adalah rendahnya perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas permainan engklek terhadap perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B di TK Tunas Melati II Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian ini bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 anak dengan pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh aktivitas permainan terhadap perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B.Kata Kunci: anak usia dini, lambang bilangan, permainan engklek.
Aktivitas Bermain Teka-teki Meningkatkan Kemampuan Mengenal Keaksaraan Anak Usia Dini Sevy Ristalia; Sasmiati Sasmiati; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of the research was children low level literacy skils development. This research aimed to know the influence of puzzelz games toward children literacy skills development Group B in Mardisiwi kindergarten Mataram Baru east Lampung. The research methods were Pre-experimental with One Group Pretest-Posttest designed. Samples technique was simple random sampling with 30 students. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using simple linear regression. The results showed that there were an influences of puzzlez games toward children literacy skils development. Puzzlez games contributed 72,4% to the children literacy skils development.Masalah penelitian ini adalah anak belum bisa mengenal keaksaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain teka-teki terhadap kemampuan mengenal keaksaraan anak kelompok B di TK Mardisiwi Mataram Baru Lampung Timur. Metode penelitian bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara bermain teka-teki terhadap kemampuan mengenal keaksaraan pada anak. Bermain teka-teki memberikan kontribusi sebanyak 72,4% terhadap kemampuan mengenal kekasaraan anak.Kata Kunci : teka-teki, keaksaraan, anak usia dini
Pemahaman Guru Tentang Media Pembelajaran Anak Usia Dini Lia Octa Silviani; Riswanti Rini; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is that teachers have not utilized media of educational games in the early childhood learning activity. The aims of this research  was described teachers' understanding of early childhood learning media in Sukarame district, Bandar Lampung City. The research type was descriptive. The sampling technique used is cluster sampling with a total sample of 52 teachers. Data collection techniques used tests and documents. The results of the research data were analyzed quantitative descriptively. The results of this research indicate that most of the teachers have not understanding about early childhood learning media, covering four aspects that are assessed, namely the characteristics of educational learning tools, types of educational learning tools, objectives of educational learning tools and benefits of educational learning tools. Masalah dalam penelitian ini adalah guru belum memanfaatkan media dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru tentang media pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui tes dan dokumen. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar guru belum memahami media pembelajaran anak usia dini,  meliputi  empat aspek yang dinilai yaitu ciri-ciri alat permainan edukatif, jenis-jenis alat permainan edukatif, tujuan alat permainan edukatif dan manfaat alat permainan edukatif.Kata kunci : pemahaman guru, media pembelajaran, alat permainan edukatif

Page 1 of 20 | Total Record : 195