cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Pena Literasi
ISSN : -     EISSN : 26148226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena literasi merupakan jurnal nasional yang berbasis penelitian di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN BUKU BERBASIS ENSIKLOPEDIA UNTUK MATA KULIAH BUDAYA INDONESIA PROGRAM DARMASISWA Hermanto Hermanto; Sudaryanto Sudaryanto; Cindy Febriana
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.20-28

Abstract

Minat mahasiswa asing untuk belajar bahasa Indonesia sampai saat ini terus berkembang, hal ini menjadi peluang dan tantangan bagi pengelola lembaga pendidikan. Hal tersebut tentu berdampak pada kebutuhan materi ajar. Penelitian ini mencoba untuk mengembangkan materi ajar berbasis ensiklopedia tentang info fakta unik Indonesia dan budaya Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengambangan buku ensiklopedia bagi mahasiswa asing program darmasiswa di Universitas Ahmad Dahlan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick dan Carry. Tahapan ADDIE tersebut adalah; Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, validasi produk oleh ahli,dan uji coba oleh terhadap mahasiswa program darmasiswa. Namun pada tahun pertama penelitian ini fokus pada tahapan pengembangan buku ensiklopedia. Data hasil wawancara dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Data hasil validasi produk dan hasil penilaian uji coba akan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis buku ensiklopedia yang berisi data fakta unik Indonesia dan budaya Indonesia tepat untuk dikembangkan, karena belum ada buku yang secara khusus menginformasikan info unik dan budaya Indonesia untuk mahasiswa asing. Rancangan buku 99 fakta unik Indonesia dan budaya Indonesia diperoleh dari berbagai sumber reverensi yang relevan. Selanjutnya adalah pengembangan produk buku dengan judul 99 Fakta Unik dan Budaya Indonesia bekerja sama dengan penerbit K-Media. Harapan selanjutnya adalah buku tersebut mampu menjadi buku reverensi yang berkualitas bagi pemelajar asing pada umumnya dan mahasiswa darmasiswa pada khususnya
MENGUAK SASTRA DALAM SEJARAH ISLAM Khaerunnisa Khaerunnisa; Dini Septiana
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.29-35

Abstract

Sejak dahulu sastra menjadi pendamping sejarah perjalanan Indonesia. Sastra menjadi salah satu wadah untuk mengisahkan setiap tragedi yang terjadi dalam perkembangan Indonesia. Begitu pula dalam sejarah perkembangan Islam yang sering sekali dikisahkan dalam syair-syair. Kata sastra sangat akrab dalam kehidupan masyarakat. Sastra dapat memainkan perannya sebagai media yang menjadi sumber informasi untuk menyampaikan tentang nilai-nilai pendidikan moral dan membudayakan sebauh kisah kegenerasi selanjutnya. Oleh karena itu dalam pembahasan ini akan menguak sastra dan ajaran Islam serta menguak ajaran Islam dan sastra pada saat ini terkhusus di Indonesia. Karya sastra yang kental dengan budaya sering sekali diasumsikan tidak bisa dikaitkan denga agama, dalam pembahasan ini menguak sejarah Islam yang akrab dengan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan data yang berasal dari studi pustaka, hasil akan disajikan dengan cara mendeskripsikan hasil yang telah didapat. Sastra sejak dulu sudah digandrungi sebagai alat penyampaian pesan dengan cara memainkan kata-kata sehingga indah dibaca dan didengar. Hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa sastra sesungguhnya telah ada pada zaman penyebaran Islam yaitu sebelum Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu yang dapat dibuktikan dari ayat dan kisahat sahabat pada masa itu. Hasil penelitian ini mengungkap sastra sebelum ajaran Islam dan unsur sastra yang terdapat pada kitab suci Alquran. Bangsa Arab pada masa penyebaran Islam memang telah mengenal sastra namun sering disebut pintar bermain kata. Pada masa itu jika seseorang pandai bermain kata indah maka mereka akan menjadi seseorang yang dihargai dan dianggap berintelektual, oleh karena itu manusia pada masa itu setelah Alquran diturunkan banyak yang mengagumi kata demi kata yang terdapat di dalamnya. Dalam penelitian ini terkuak bahwa benar Alquran mengandung nilai-nilai sastra yang terkandung di dalamnya.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN Lutfi Lutfi
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.36-41

Abstract

ABSTRAKMengetahuai antara penggunaan media pembelajaran dan penggunaan kosakata terhadap menulis cerpen. Sempel pada penelitian ini melibatkan 60 siswa. Dibagi menjadi dua kelas, satu kelompok kelas eksperimen dan dua kelompok kelas kontrol. Terdapat dua jenis intrumen yang digunakan dalam peneitian ini yakni satu intrumen teks penguasaan kosakata. Kedua intrumen tersebut dilakukan kalibrasi intrumen untuk mengetahui kualitas (validitas dan reabilitas) intrumen.  Hasil penelitian menunjukan pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran pemutaran filem dokumenter terhadap penulisan cerpen
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MATA KULIAH BAHASA INDONESIA BERBASIS ANDROID Agus Milu Susetyo
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.1-9

Abstract

Penelitian ini di awali dari fenomena adanya smartphone Android di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Sebagian besar mereka hanya menggunakan kecanggihan ponsel untuk kebutuhan komunikasi, bersosial media, dan hiburan. Padahal bisa digunakan untuk media pembelajaran. dimana media pembelajaran atau perkuliahan salah satu kebutuhan yang tidak terlepaskan dari proses pembelajaran. disisi lain, media pembelajaran atau kuliah dikelas membutuhkan suatu inovasi. Kebanyakan pendidik (dosen) menggunakan buku, ppt, internet, dan media proyeksi lainnya. Adaptasi media kuliah mutlak diperlukan agar suasana di kelas tidak monoton.Perangkat lunak berupa Adobe Flash CS6 sudah semakin canggih. Perangkat ini bisa menghasilkan animasi flash yang dapat di konvert ke dalam sistem Android (hp yang banyak dimilik mahasiswa). Dengan kemampuan inilah peneliti ingin mengembangkan media pembelajaran pada mata kuliah bahasa Indonesia yang diterapkan ke dalam smartphone milik mahasiswa. Dengan keinginan ini nantinya smartphone mahasiswa bisa menjadi media pembelajaran yang inovatif khususnya untuk mata kuliah bahasa Indonesia.Dengan metode pengembangan dan uji coba kepada mahasiswa, ahli materi dan ahli media mendapatkan hasil bahwa produk yang dikembangkan peneliti layak digunakan untuk mata kuliah Bahasa Indonesia. meskipun demikian ada kelemahan produk ini. (a) aplikasi Android ini belum tersedia di Googel Playstore sehingga dosenlah yang mendistribusikan kepada mahasiwa. (b) Cara pengerjaan tugas atau latihan masih terpisah dari produk. (c) pengguna harus menggunakan aplikasi pendukung lainnya berupa Adobe Air.Kata kunci: Pengembangan, Bahasa, Media, Android, Pembelajaran
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 2 TAHUN 8 BULAN DALAM TATARAN SINTAKSIS Mutiara Citra Abdullah
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.42-49

Abstract

Penilitan ini dilakukan untuk mendeskripsikan hasil analisis pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun 8 bulan sesuai dengan tahapan pemerolehan bahasa secara sintaksis dan menentukan bentuk-bentuk kalimatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang dihasilkan anak yang ditranskrikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak dapat membuat ujaran dalam bentuk satu kata, dua kata, rangkaian kata yang kemudian dibentuk ke dalam kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif serta terdapat pengaruh lingkungan terhadap pemerolehan bahasa yang diterima oleh anak.
KETERLIBATAN PENULIS MELALUI ASPEK KEBAHASAAN PADA BUKU TEKS PELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 Ahmad Fadly
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.10-19

Abstract

Buku teks pelajaran (buku TP) berpengaruh pada pengetahuan, pemahaman, dan cara pandang peserta didik. Buku teks pelajaran Sejarah menentukan pemahaman peserta didik mengenai identitas bangsa di masa lalu sehingga dapat menjadi dasar tindakannya di masa depan. Keterlibatan penulis buku TP Sejarah tercermin melalui aspek kebahasaannya. Keterlibatan itu menunjukkan sikap penulis terhadap pengetahuan yang disajikannya melalui buku tersebut. Dengan menganalisis tiga buku TP Sejarah Kelas 10, Kelas 11, dan Kelas 12 menggunakan subsistem keterlibatan (engagement), terungkap bahwa heteroglossia hadir dalam buku TP Sejarah Kelas 10, 11, dan 12, tetapi memiliki karakteristik tersendiri. Pada buku TP Sejarah Kelas 10, penulis menggunakan heteroglossia dengan mengutip informasi faktual-objektif untuk mendukung argumennya, sedangkan pada buku TP Sejarah Kelas 11 penulis menggunakan heteroglossia dengan mengutip pendapat yang bersifat subjektif untuk mendukung argumennya. Sementara itu, pada buku TP Sejarah Kelas 12 penulis menggunakan heteroglossia untuk membentuk wacana pada buku tersebut. Pronomina kita secara intensif digunakan dan tidak digunakan pronomina kami atau saya pada ketiga buku tersebut. Artinya, penulis berstrategi untuk mengurangi tanggung jawabnya terhadap teks yang ditulisnya. Temuan lain ialah bahwa tamengan (hedges) lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan boosters dan penggunaan pronomina inklusif kita hadir dengan frekuensi tinggi pada ketiga buku tersebut. Ini berarti bahwa dalam menjelaskan sejarah, penulis cenderung mengevaluasinya dengan meningkatkan derajat kualitas (uptoning).Kata kunci: keterlibatan; sistem appraisal; analisis wacana; buku teks pelajaran
SKEMA AKTAN DAN STRUKTUR FUNGSIONAL A.J. GREIMAS DALAM CERITA ASAL MULO JAMBI TULO DAN JAMBI KECIK Sovia Wulandari; Dimas Sanjaya; Ririn Dwi Anggraini; Khairunnisa Khairunnisa
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.50-61

Abstract

Penelitian ini menganalisis skema aktan dan struktur fungsional dari teori A.J. Greimas dalam cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Penelitian ini mendeskripsikan skema aktan dan struktur fungsional cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif. Fokus analisis adalah unsur naratologis pembangun dari cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Data penelitian diambil langsung ke lapangan pada tanggal 30 November 2019, di RT 10 Kelurahan Jambi Kecik, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muarojambi. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada penelitian 1) Penelitian ke lapangan dengan metode simak dan rekam, 2) mentranskripsikan data, 3) menerjemahkan data ke bahasa Indonesia yang baik dan benar, 4) menvalidasi data, 5) menyajikan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya skema aktan, yaitu, subjek, objek, pengirim, penerima, pembantu, dan penentang. Ditemukan pula struktur fungsional, yaitu, situasi awal, transformasi (tahap uji kecakapan, tahap utama, dan tahap kegemilangan), dan situasi akhir.

Page 1 of 1 | Total Record : 7