cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Pena Literasi
ISSN : -     EISSN : 26148226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena literasi merupakan jurnal nasional yang berbasis penelitian di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi" : 11 Documents clear
INTERFERENSI FONOLOGIS BAHASA SOMALI KE DALAM BAHASA INDONESIA DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMELAJARAN BIPA Ahmad Fadly
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.1-8

Abstract

Pemelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing berperan menginternasionalkan bahasa Indonesia. Pemelajar perlu menguasai seluruh keterampilan berbahasa. Keterampilan berbicara tidak hanya menuntut penguasaan kosakata, tetapi juga kemampuan dalam pelafalan atau artikulasi. Sistem fonologi bahasa ibu tidak jarang berpengaruh pada pelafalan bunyi-bunyi bahasa Indonesia. Pemelajar asal Somalia terkendala dalam melafalkan beberapa bunyi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini diawali dengan observasi terhadap pemelajaran BIPA di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Selanjutnya, peneliti mengidentifikasi dan menganalisis realisasi bunyi oleh pemelajar asal Somalia. penelitian ini menghasilkan interferensi fonologis beberapa bunyi konsonan, seperti bunyi hambat alveolar[t] menjadi afrikatif palatal [c], bunyi sengau alveolar [n] menjadi bunyi sengau bilabial [m].
KONFLIK PSIKIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LUTTE KARYA GITLICIOUS KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Pheni Cahya Kartika; Yuli Maulidiyah; Muhammad Ridlwan
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.45-55

Abstract

Tujuan Penelitian ini  untuk mendeskripsikan: (1) bentuk konflik psikologis yang dialami tokoh utama, (2) usaha tokoh utama dalam menyelesaian konflik psikologis yang dialaminya  dalam novel Lutte karya Gitlicious. Teori yang digunakan adalah teori psikoanalisis sigmund freud. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. Dalam penelitian ini yaitu berupa kata, frasa dan kalimat. Sumber data yang digunakan yaitu novel yang berjudul Lutte karya Gitlicious. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu (1) teknik (2) pustaka baca, dan (3) teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk konflik psikologis yang dialami oleh tokoh utama dalam novel  Lutte karya Gitlicious yaitu berupa kecemasan, kebimbangan, pertentangan, dan harapan tidak sesuai dengan kenyataan. (2) usaha penyelesaian konflik psikologis oleh tokoh utama dalam novel Lutte karya Gitlicious yaitu dengan cara sublimasi, proyeksi, represi, rasionaisasi
PSIKOLOGI TOKOH DALAM NOVEL KUTEMUKAN ENGKAU DI SETIAP TAHAJUDKU KARYA DESI PUSPITASARI (KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD) Ryan Hidayat; Suyitno Suyitno
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.64-72

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui psikologi sastra novel kutemukan engkau di setiap tahajudku. Psikoanalisis Sigmund Freud mencakup aspek-aspek perwatakan (kepribadian) tokoh-tokoh dalam novel, kepribadian id, ego, dan superego. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, tokoh Agus memiliki id 19 paragraf, ego 23 paragraf, dan superego 13 paragraf. Sementara tokoh Airin memiliki id 7, ego 5 paragraf, dan superego 3 paragraf.
GANGGUAN BERBAHASA PADA PASIEN GANGGUAN JIWA PENYANDANG PTSD: STUDI KASUS PADA PASIEN RSJ KOTA KENDARI Muhamad Farhan; Inggrid Amanda Muharramah; Dona Aji Karunia Putra
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.37-44

Abstract

Penelitian ini membahas tentang gangguan berbahasa yang dialami oleh pasien penyandang PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) di Rumah Sakit Jiwa Kendari. Peneliti mengamati subjek penelitian seorang lansia berusia 60 tahun-an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gangguan berbahasa yang dialami oleh pasien sehingga dapat mengerti aktivitas berbahasanya sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang memaparkan hasil penelitian dalam bentuk penjabaran dari data-data yang dianalisis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik simak libat cakap dan catat, yaitu peneliti melakukan penyadapan dengan cara berpartisipasi sambil menyimak dalam pembicaraan. Hasil dari penelitian ini adalah pasien mengalami 3 gangguan berbahasa, yakni penggantian fonem, penghilangan fonem, dan penghilangan silabel atau pemendekan kata.
PANJANG RATA-RATA TUTURAN PADA ANAK USIA 2 TAHUN 3 BULAN BERDASARKAN TEORI BROWN: ASPEK FONOLOGI Alma Lutfiyana
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.9-17

Abstract

Tuturan yang diucapkan oleh anak mengandung arti dalam setiap kata atau kalimatnya. Sehingga dapat diukur dengan panjang rata-rata tuturan atau disebut dengan MLU (Mean Length Of Utterance). Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan atau pemerolehan bahasa anak berdasarkan pengukuran MLU. Subjek dalam penelitian ini diperoleh melalui tuturan seorang anak yang berusia 2 tahun 3 bulan yang bernama Asheqa Zaren Az Zaida. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan alat perekam dan melakukan pencatatan. Pada penelitian ini menggunakan aspek fonologi. Hasil analisis membuktikan, bahwa subjek peneliti yang bernama Asheqa Zaren Az Zaida telah mampu bertutur kata dari kalimat satu kata sampai pada kalimat sembilan kata. Jenis kata yang telah dikenal subjek penelitian adalah nomina (N), verba (V), adjektiva (Adj), adverbia (Adv), dan numeralia (Num). Bila dilihat dari pola kalimatnya, Asheqa telah mampu bertutur kata dengan pola kalimat seperti FN + FAdj, Fadj + FN, Fadv + FV, FV + Fadj, dan FV + FN. Berdasarkan aspek fonologi menunjukkan bahwa Asheqa belum sempurna mengucapkan huruf /r/ baik huruf /r/ yang di awal, tengah, dan akhir.  
NILAI RELIGI PADA NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBUR RAHMAN EL SHIRAZY SEBAGAI PEMBELAJARAN SASTRA Sasmala Dewi; Hesti Hesti; Salamah Salamah
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.73-84

Abstract

Penelitian dilakukan terhadap siswa SMK Muhammadiyah 2 Bandar Lampung kelas XII semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah mengulas kandungan nilai religi yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy dan menguji kelayakan novel tersebut sebagai materi pembelajaran sastra di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Adapun jumlah responden sebanyak 28 peserta didik kelas XII SMK Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, dan 2 orang guru bidang studi Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan data temuan nilai religi dalam novel Bidadari Bermata Bening terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu; nilai aqidah, akhlak, dan syariah. Berikutnya hasil analisis angket penilaian guru terhadap implementasi nilai religi pada novel Bidadari Bermata Bening sebagai materi pembelajaran sastra di SMK, menunjukkan hasil yang sangat baik bahwa 94% guru menjawab sangat setuju jika nilai religi yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening pantas dijadikan materi pembelajaran sastra di SMK. Sedangkan hasil analisis angket evaluasi ranah afektif siswa terhadap kesastraan, menunjukkan hasil yang baik, yaitu berada pada rentang angka 70%, sehingga dapat dikatakan minat siswa terhadap pembelajaran sastra di sekolah cukup baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS (TTA) 1998 TERHADAP KEMAMPUAN BERTELEPON DENGAN KALIMAT YANG EFEKTIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 44 PALEMBANG Lasmi Hartati; Aruna Asista
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.26-36

Abstract

Model TTA 1998 merupakan model pembelajaran yang bertujuan agar masing-masing anggota kelompok diskusi kesempatan untuk memberikan kontribusi dan pandangan serta pandangan dari anggota lain. Masalah dalam penelitian ini yaitu adakah pengaruh model pembelajaran TTA 1998 terhadap kemampuan bertelepon dengan kalimat yang efektif siswa kelas VII Negeri 44 Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token Arends (TTA) 1998 terhadap kemampuan bertelepon dengan kalimat yang efektif siswa kelas VII SMP Negeri 44 Palembang tahun 2016. Prosedur penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel bebas: Model pembelajaran TTA (X), dan variabel pengaturan: Kemampuan bertelepon dengan kalimat efektif (Y). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 44 Palembang yang berkumpul 276 siswa dan jumlah sampel 68 siswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran TTA berjumalah 34 siswa dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional 34 siswa . Teknis analisis data yang digunakan adalah data normalitas, homogenitas, pengujian hipotesis, dan uji t. Hasil pengujian t hitung = 7,67 > ttabel = 1,67, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran TTA terhadap kemampuan bertelepon dengan kalimat yang efektif siswa kelas VII SMP Negeri 44 Palembang, terbukti kebenarannya dan dapat diterima.
DAMPAK PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMA CAHAYA QURAN BOGOR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Khaerunnisa Khaerunnisa; Rina Nuryani; Wildan Awaludin; Abu Bakar Fadillah
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.56-63

Abstract

Pandemi covid-19 melanda Indonesia bahkan ke penjuru dunia. Pandemi ini mempengaruhi dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh SMA Cahaya Quran juga warga belajar dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada era pandemic covid-19. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Dalam pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Responden yang menjadi objek penelitian ini ada lima orang yaitu kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua peserta didik, dan tokoh masyarakat SMA Cahaya Quran. Hasil penelitian menampilkan data berupa kurang setujunya pembelajaran secara jarak jauh, mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua peserta didik, serta tokoh masyarakat. Kekuatan signal serta kurangnya menangkap materi menjadi faktor utama kurangnya semangat belajar peserta didik. Orang tua yang belum memahami materi anaknya pun menjadi hambatan untuk membantu mengajari anaknya dalam belajar. Pantauan guru yang kurang, serta fasilitas dari segi aplikasi yang belum maksimal pun turut andil dalam hambatan pembelajaran jarak jauh.
KRISIS PENCARIAN JATI DIRI PEREMPUAN MODERN MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG (TINJAUAN SEMIOTIK KEBUDAYAAN YURI LOTMAN) Tri Astuti; Dadi Waras Suhardjono; Murtini Murtini
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.100-110

Abstract

Sebuah karya sastra tercipta, baik secara langsung atau tidak langsung merupakan kebebasan sikap budaya pengarang terhadap realitas yang dialaminya. Dalam proses penciptaan karya sastra tersebut lebih banyak disebabkan oleh kontinuitas kehidupan yang tidak pernah habis antara nilai sosial dengan nilai ideal dalam diri pengarang. Jati diri perempuan dalam novel Mencari Perempuan Yang Hilang Karya Dr. Imad Zaki yang dialihbahasakan oleh Dr. Zuriyati, M.Pd. dianalisis secara pembacaan mimetik dan pembacaan hermeneutik dengan teori semiotika Yuri Lotman untuk menangkap ikonisitas dan maknanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode content analysis. Masalah penelitian adalah (1) bagaimanakah penggambaran ikonisitas krisis pencarian jati diri perempuan modern dalam novel MPYH karya Dr. Imad Zaki? (2) Bagaimanakah pemaknaan dengan pembacaan mimetik dan  pembacaan hermeneutik pencarian jati diri perempuan modern dalam novel MPYH? Hasil penelitian ini adalah (1) Retorika ikonis krisis  pencarian jati diri perempuan modern dalam  novel Mencari Perempuan yang Hilang karya Dr. Imad Zaki ditandai dengan tiga hal, yaitu sekularisme, materialisme, dan individualisme. (2) Pemaknaan dengan pembacaan mimetik dan  pembacaan hermeneutik pencarian jati diri perempuan modern dalam novel MPYH adalah tipikal perempuan tradisional dan modern dihadirkan dan dioposisikan dalam novel ini  sehingga mampu melukiskan krisis pencarian jati diri perempuan  dalam masyarakat modern dengan memberikan  “rekomendasi” jati diri perempuan modern kebudayaan Arab kepada pembaca. Kesimpulan penelitian adalah novel ini merupakan sebuah bentuk pemikiran sekaligus perenungan yang mampu membuat pembaca berkontemplasi tentang harapan penulis dan pencarian jati diri  perempuan modern dalam budaya  masyarakat Arab.Kata Kunci: jati diri perempuan, novel, semiotika kebudayaan
PERBANDINGAN KARAKTER TOKOH UTAMA SI KABAYAN JADI DUKUN KARYA MOH. AMBRI DENGAN SI KABAYAN KARYA UTUY TATANG SONTANI Siti Robi'ah Adawiyah; Dian Hartati
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.85-99

Abstract

Si Kabayan merupakan tokoh populer dalam cerita rakyat Sunda. Banyak sekali versi cerita mengenai Si Kabayan. Seperti novel Si Kabayan Jadi Dukun karya Moh. Ambri dengan naskah drama Si Kabayan karya Utuy Tatang Sontani, kedua teks tersebut mengangkat kisah Si Kabayan yang berpura-pura menjadi dukun, namun memiliki karakter dan alur cerita yang berbeda. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan karakter tokoh utama dalam novel Si Kabayan Jadi Dukun karya Moh. Ambri dengan naskah drama Si Kabayan karya Utuy Tatang Sontani. Menggunakan penelitian kualitatif metode deskriptif analisis, yaitu menemukan fakta-fakta yang terdapat dalam teks kemudian mendeskripsikan analisis tersebut menjadi sebuah artikel. Subjek penelitian adalah novel Si Kabayan Jadi Dukun karya Moh. Ambri dan naskah drama Si Kabayan karya Utuy Tatang Sontani sebagai sumber utama, dan buku-buku penelitian sastra sebagai sumber pendukung. Sedangkan objek penelitian adalah perbandingan karakter tokoh utama dalam novel Si Kabayan Jadi Dukun karya Moh. Ambri dengan naskah drama Si Kabayan karya Utuy Tatang Sontani. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah struktur intrinsik dan perbandingan karakter tokoh utama dari novel Si Kabayan Jadi Dukun karya Moh. Ambri dengan naskah drama Si Kabayan karya Utuy Tatang Sontani. Dapat disimpulkan bahwa tokoh utama dalam novel karya Moh. Ambri dengan naskah drama karya Utuy memiliki persamaan dan perbedaan karakter meski sama-sama menggunakan tokoh Si Kabayan. Persamaan karakter tokoh Kabayan adalah pemalas, licik, suka berbohong, rakus, dan angkuh. Sedangkan perbedaan karakter terdapat pada tokoh Kabayan dalam novel, yaitu kasar dan lawak. Persamaan tokoh utama perempuan adalah penurut dan mudah tersulut emosi, sedangkan perbedaan terdapat pada tokoh Saikem dalam novel, yaitu licik. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11