cover
Contact Name
Vivi Irzalinda
Contact Email
jpa.fkip.unila@gmail.com
Phone
+6285716597464
Journal Mail Official
jpa.fkip.unila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PG-PAUD Universitas Lampung Gedung B Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp. (0721) 704624, Fax (0721) 704624.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27754367     EISSN : 25809504     DOI : 10.23960/jpa
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, positive parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak" : 10 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA LATIHAN SENAM IRAMA DENGAN KEMAMPUAN GERAKAN TERKOORDINASI ANAK USIA DINI Anisa Ayu Lestari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this study was children low ability to perform coordinated movements aged 5-6 years old in Melati Puspa Tanjung Senang kindergarten Bandar lampung. This study aimed to examine the relationship between rhythmic gymnastics exercises toward children coordinated movement ability. The research used correlations study. Data were analyzed by using test table and statistical test method with Spearman Rank test. Data were collected by using observation and documentation. The results showed that there was a positive relationship between rhythmic gymnastics exercises with children coordinated movement ability aged 5-6 years in Melati Puspa kingdergarten Tanjung Senang Bandar Lampung 2015.Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi anak usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan terkoordinasi Anak. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan teknik analisis data menggunakan uji analisis tabel dan uji statistik dengan rumus korelasi Tata Jenjang (Spearman Rank). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar lampung Tahun 2015.Kata Kunci: gerakan terkoordinasi, latihan senam irama, anak usia dini.
HUBUNGAN KEGIATAN BERMAIN PERAN MAKRO DENGAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN Diyah Yusnita; Sasmiati sasmiati; Baharuddin risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was children speaking skills aged 5-6 years old that were undeveloped at TK Al-Azhar 1 Bandar Lampung academic year 2014/2015. The research objective was to determine the correlation between macro role play activities with children speaking skills aged 5-6 years old. This research was non experimental quantitative research, with the correlation data analysis. Data were collected by observation and documentation. The data were analyzed by using cross table technique and Spearman Rank Correlation. The result showed that there was strong correlation between macro role play activities with children speaking skills by 0,86 %. Therefore, it is recommended to involve more macro role play activities to develop children speaking skills aged 5-6 years old.Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah keterampilan berbicara yang belum berkembang secara optimal pada anak usia 5-6 Tahun di TK Al-Azhar 1 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan bermain peran makro dengan keterampilan berbicara pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang bersifat non eksperimental dengan analisis data korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel silang dan analisis Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara kegiatan bermain peran makro dengan keterampilan berbicara sebesar 0,86 persen. Oleh sebab itu, perlu lebih ditingkatkan kegiatan bermain peran makro untuk mengembangkan keterampilan berbicara pada anak usia dini.Kata Kunci:keterampilan berbicara, kegiatan bermain peran makro, anak usia dini.
HUBUNGAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN ALAM DENGAN KEMAMPUAN BEREKSPLORASI PADA ANAK USIA DINI Dian Kustiani; Sasmiati Sasmiati; Baharuddin Risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was children exploration ability aged 5 to 6 years old that has not optimally developed at TK Amarta Tani HKTI Bandar Lampung. The research objective was to determine the correlation between natural based learning activities with children exploration ability aged 5-6 years old. This research was non experimental quantitative research, with the correlation data analysis. Data were collected by interview, observation and documentation. The data were analyzed by using cross table technique and Spearman Rank Correlation. The result showed that there was strong correlation between natural based learning activities and children exploration ability by 0.67%. Therefor, it is recommended to involve more natural based active learning to develope children exploration ability aged 5-6 years old.Masalah yang diangkat pada penelitiaan ini adalah kemampuan berekplorasi yang belum berkembang secara optimal pada anak usia 5-6 Tahun di TK Amarta Tani HKTI Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam dengan kemampuan berekplorasi pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang bersifat non eksperimental dengan analisis data korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel silang dan analisis Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam dengan kemampuan bereksplorasi pada anak usia dini sebesar 0,67 persen. Oleh sebab itu perlu lebih ditingkatkan aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan untuk mengembangkan kemampuan bereksplorasi anak usia dini.Kata kunci : kemampuan bereksplorasi, aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam, anak usia dini.
PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Suci Ningsih Wulandari; Ari Sofia; Riswandi Riswandi
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research was the low numeracy skills of children in class A aged 4-5 years old in Beringin Raya kindegarden Bandar Lampung. This research aimed to determine the use of traditional games toward early numeracy skill that includes the ability to count and rank objects, summing and subtraction operated. The method used pre-eksperimental with one group pretest-posttest design. The sample used saturated sampling with 12 children aged 5 years old. Data were collected by observation and assessment. The instrument used observation sheet. Data was analyzed by using wilcoxon test. The results showed that the acquisition value of Z count is higher than Z table, so it can be concluded that the use of traditional games affect childs early numeracy skill.Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan berhitung anak kelas A dengan rentang usia 4-5 tahun di TK Beringin Raya Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan permainan tradisional dapat mengembangkan kemampuan berhitung permulaan anak yang meliputi kemampuan membilang dan mengurutkan benda, kemampauan melakukan operasi penjumlahan sederhana dan melakukan operasi pengurangan sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental desain dengan menggunakan desain one group pretest-posttest. Penulisan ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 12 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi atau pedoman observasi dalam bentuk lembar ceklis. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan nilai Z hitung lebih besar dari Z tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan tradisional berpengaruh terhadap kemampuan berhitung permulaan anak.Kata kunci: permainan tradisional congklak, kemampuan berhitung, anak usia dini.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DENGAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP UKURAN Elvira Yunita; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research based on children ability in knowing the size concept that undeveloved at group B2 Melati Puspa Kindergarten Tanjung Senang Bandar Lampung. This study aimed to investigate the relationship between activity using educational game toward children ability in knowing the size concept . This study used correlational method. The subject of this study was children in group B2 aged 5-6 years old. Sampling technique used was purposive random sampling. Data were collected by using observation, documentation and test performance. Data were analyzed Correlation Spearman Rank. The result showed that there was a significant relationship between educational game tools toward children ability in knowing size concept.Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum berkembangnya kemampuan mengenal konsep ukuran pada anak usia dini di kelas B2 TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas penggunaan alat permainan edukatif (APE) dengan kemampuan mengenal konsep ukuran pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Sampel penelitian ini adalah anak TK kelas B2 usia 5-6 tahun. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi dan test kinerja. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas penggunaan Alat permainan edukatif (APE) dengan kemampuan mengenal konsep ukuran pada anak usia dini di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar Lampung.Kata kunci: aktivitas, alat permainan edukatif, konsep ukuran, anak usia dini.
IMPLEMENTASI KEGIATAN BERMAIN PEMBANGUNAN DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI TK NEGERI PEMBINA Bodro Arum Kusworo; Sasmiati Sasmiati; Baharuddin Risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research background of this study was the children creativity age 4-5 years old that were undeveloped in group A1 Negeri Pembina kindergarten Simbarwaringin. The purpose of this research was to determine the correlation between construction game implementation for children age 4-5 years old toward creativity development. The research used correlation study. The sample were all of student in group A1 Negeri Pembina kindergarten Simbarwaringin. The samples used saturated sampling. Data were collected by using observation and documentation. The data were analyzed by using spearman rank test. The results showed that there was a positive relationship between construction game for children age 4-5 years old toward creativity development with coefficient correlation (r) at 0,67.Penelitian ini berlatar belakang dari belum berkembangnya kreativitas anak usia 4-5 tahun pada kelompok TK A1 Negeri Pembina Simbarwaringin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara implementasi kegiatan bermain pembangunan dalam pengembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Sampel penelitian ini adalah semua siswa kelompok A1 TK Negeri Pembina Simbarwaringin, mengingat semua anggota populasi dijadikan sampel maka pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian di analisis dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara implementasi kegiatan bermain pembangunan dalam pengembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun dengan koefisien korelasi r sebesar 0,67.Kata kunci: kreativitas, kegiatan bermain pembangunan, anak usia dini
PENGGUNAAN MEDIA BALOK HURUF PADA KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK Siti Laras Andiyani; Ari Sofia; Riswandi M.Pd
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of the this study was the low ability of children in knowing the letters. The purpose of this research was to recognize the increasing of children ability in knowing letters through the use of beams letters media. The study was qualitative research. The research subjects were 16 children, aged 5-6 years old in Beringin Raya kindergarden Bandar Lampung. Data were collected by observations and personal documents. Data were analyzed by using descriptive analysis. The research showed there is an increasing of children knowing letters ability through beams letters media.Penelitian ini berlatar belakang dari kemampuan mengenal huruf anak yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan melalui penggunaan media balok huruf dalam kemampuan mengenal huruf, sehingga mampu mengembangkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan pada kelompok B2 usia 5-6 tahun dengan subjek sebanyak 16 anak di TK Beringin Raya Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan personal documents. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil pada penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan terhadap kemampuan mengenal huruf anak melalui media balok huruf.Kata Kunci: mengenal huruf, media balok huruf, anak usia dini.
HUBUNGAN KEGIATAN MERONCE DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK Heni Putri Pratiwi; Riswanti Rini; Asih Budi Kurniawati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study is was the low fine motor development of children aged 5-6 year. The purpuso of the study was to determine the relationship between the lacing activities meronce with children fine motor development of children. The method was using correlation. The study population in this study was all students of B2 class in At-Taqwa kindergarten Central Lampung. The technique sampling was using study population because all population was used as sampled. The independent variabel (X) was lacing activities, while the dependent variabel (Y) was fine motoric skills. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using Spearman Rank test analysis. The results showed that there was a corelation between lacing activities and fine motor, with the correlation coefficient (R) of 0,626.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kegiatan meronce dengan perkembangan motorik halus anak. Metode yang digunakan yaitu metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini semua siswa yang berada dikelompok B2 di TK At-Taqwa Lampung Tengah. Teknik pengambilan sampel menggunakan populasi study karena semua populasi dijadikan sebagai sampel. Variabel bebas (X) kegiatan meronce, sedangkan variabel terikat (Y) adalah motorik halus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan meronce dengan motorik halus dengan koefisien korelasi r sebesar 0,626.Kata kunci: meronce, motorik halus, anak usia dini
PEMAHAMAN GURU PAUD TENTANG APE DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Cindy Giti; Sasmiati Sasmiati; Baharuddin Risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in responsed to the fact that there were a lot of preschool teachers who have not applied the educational learning tools or Alat Permainan Edukatif (APE) in learning process. The research objective was to describe the understanding of preschool teachers about the educational learning tools for preschool in West Tanjung Karang subdistrict. This research was descriptive research method. The study population were 110 preschool teachers. The sampling technique used was propotional random sampling with 36 of preschool teacher. The data were collected through conducting a test and interview. The data was analyzed by using quantitative descriptive analysis. The result showed that not all of preschool teachers have deep understanding about the educational learning tools. Generally, teachers have only basic knowledge about APE in several aspects like types, benefits, materials, process, and how to use it. Whereas, the concept and evaluation of APE have not been developed.Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya guru yang belum menggunakan APE dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru PAUD tentang alat permainan edukatif dalam proses pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Tanjungkarang Barat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini berjumlah 110 guru, dengan sampel 36 guru. Sementara teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional ramdom sampling. Teknik penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa belum semua guru memahami tentang APE dalam proses pembelajaran. Pada umumnya guru hanya memahami ciri-ciri APE, jenis APE, manfaat APE, jenis bahan pembuat APE, kriteria pembuatan APE,dan kegunaan APE dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada konsep APE dan evaluasi penggunaan APE belum dipahami. Kata Kunci: pemahaman guru, alat permainan edukatif , APE, proses pembelajaran, anak usia dini
PENGARUH AKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN POHON ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN Latifah, Rizki Putri; Surahman, Maman; Rini, Riswanti
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was children low ability to recognize the concept of numbers in Al-Azhar play group 16 Bandar Lampung. The study was to examine the improvement of children's ability to recognize the concept of numbers. The sampling technique used saturated sampling. The data were collected by observation and documentation. The research instrument used observation sheet or observation guidelines. The data were analyzed by using cross table analysis and simple linear regression analysis. The results showed the effect playing activity with tree figures games media toward children ability in recognize the number. This can be prooved by the increase of ability in recognized, mentioned, showed, and composed number 1-10.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak di kelompok A TK Al-Azhar 16 Bandar lampung.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi.Instrument penelitian menggunakan lembar observasi atau pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tabel silang dan analisis uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara aktivitas bermain menggunakan media permainan pohon angka terhadap peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan, dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 dengan anak mampu menyebutkan, menunjukan, dan menyusun lambang bilangan 1-10.Kata Kunci: aktivitas bermain, media pohon angka, konsep bilangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10