cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
zuddin.unimed@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zuddin.unimed@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a national, multidisciplinary, peer-reviewed, open access journal that promotes the publication of scientific articles in all fields of basic education. As a multidisciplinary journal, the Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018" : 13 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Siti Hajar; Yenni Fitra Surya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.169

Abstract

Masalah dalam  penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA sebesar 58,3% atau 14 siswa dari 24 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model Kooperatif Two Stay Two Stray. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan dalam setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Alat pengumpul data penelitian adalah lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I rata-rata komponen aktivitas siswa secara klasikal sebesar 8,8 dengan persentase siswa aktif 73% (kategori cukup), siklus II komponen aktivitas klasikal meningkat sebesar 1,7 sehingga menjadi 10,5 dengan persentase siswa aktif meningkat sebesar 14,5% sehingga menjadi 87,5% (kategori aktif). Adapun rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 75,3 (kriteria baik) dan meningkat sebesar 10,5 sehingga siklus II menjadi 85,8  (kriteria baik). Dengan demikian, pembelajaran IPA dengan menerapkan model Kooperatif Two Stay Two Stray dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. 
PENERAPAN METODE INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Lia Herawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.164

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman membaca Bahasa Indonesia pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 176 Pekanbaru. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan metode integratif. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia aspek pemahaman bacaan dengan penerapan metode integratif pada Siswa Empat Tahun Sekolah Dasar Negeri Pekanbaru dan untuk menggambarkan peningkatan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode integratif pada Siswa Empat Tahun Sekolah Dasar Negeri 176 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai 25 Juli / 11 Mei 2018. Untuk mata pelajaran dalam penelitian ini adalah empat siswa kelas dari 176 sekolah siswa Pekanbaru 2017-2018 jumlah siswa 38 orang, terdiri dari 22 laki-laki dan 16 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Setelah melakukan penelitian perhatikan peningkatan hasil belajar siswa dari tindakan sebelumnya, siklus pertama dan siklus kedua. Pada siswa penguasaan pre-action hanya mencapai 44,74% atau 17 siswa yang tuntas, siswa yang lulus siklus I meningkat menjadi 23 orang atau kelengkapan hanya mencapai 60,53%. Pada siklus II ternyata ketuntasan siswa pada 33 siswa atau persentase 86,84%. Dengan demikian yaitu penerapan metode integratif untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Indonesia dengan penerapan metode integratif pada Siswa Empat Tahun Sekolah Dasar Negeri Pekanbaru.  
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Satriana Sitio
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.165

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar sains pada siswa kelas lima sekolah dasar negeri 004 Hangtuah Kabupaten Kampar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan strategi kuis tipe active learning strategy. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran tipe active quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siklus air material sains dan kejadian alam pada siswa kelas lima SD Negeri 004 Hangtuah Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 07 Mei s / d 12 Mei 2018. Untuk mata pelajaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas lima sekolah dasar negeri 004 Hangtuah kabupaten Kampar tahun ajaran sekolah 2017/2018 jumlah siswa 25 orang, terdiri dari 11 pria dan 14 wanita. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Setelah melakukan penelitian perhatikan peningkatan hasil belajar siswa dari tindakan sebelumnya, siklus pertama dan siklus kedua. Pada siswa penguasaan pre-action hanya mencapai 40,00% atau 10 siswa yang tuntas, siswa yang lulus siklus pertama meningkat menjadi 17 orang atau kelengkapan hanya mencapai 68,00%. Pada siklus II ternyata kelengkapan siswa pada 22 siswa atau persentase 88,00%. Dengan demikian yaitu penerapan strategi pembelajaran tipe active quiz team untuk meningkatkan hasil belajar sains materi air siklus dan kejadian alam pada siswa kelas lima sekolah dasar negeri 004 Hangtuah Kabupaten Kampar.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 005 GUNUNG MALELO Rahmi Andriani Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Poblem Based Learning (PBL) dan siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan konvesional pada pembelajaran IPA di kelas V SDN 005 Gunung Malelo Kec. Koto Kampar Hulu tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan menggunakan metode post-test only design with nonequivalent group, dan populasi siswa kelas V SDN 005 Gunung Malelo Kec. Koto Kampar Hulu dan sampelnya yaitu kelas VA adalah kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas VB adalah kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvesional).Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik tes. Data di analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata.Untuk data hasil tes diperoleh hasil thitung = 2,04 > ttabel = 1,68. Dalam hal ini H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas kontrol sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh yang diberikan bersifat positif.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TIME ACHVIEMENT DIVISION (STAD) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 68 PEKANBARU Camelia Mutiara R
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.153

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masih rendahanya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri 68 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas IV SDN 68 Pekanbaru. Pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan model belajar yang memupuk pembentukan kelompok kerja dengan lingkungan positif, meniadakan pembentukan individu dan isolasi lingkungan akademik. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classrom action research), yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan tiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan dengan jumlah subjek sebanyak 20 orang yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran koperatif tipe STAD terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 068 Pekanbaru, hal ini dapat dilihat dari capaian belajar siswa pada pra tindakan yaitu 50% atau 10 orang yang tuntas, pada siklus I ketutasannya adalah sebesar 70% atau 14 orang yang tuntas, dan pada siklus II persentase ketuntasannya adalah sebesar 90% atau 18 orang yang tuntas. Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti mengajukan beberapa saran sebagai berikut 1) dalam penerapan model pembelajaran ini hendaknya disosialisasikan terlebih dahulu sehingga dalam pelaksanaannya siswa sudah terbiasa dan dapat dengan cepat beradaptasi dan 2) guru hendaknya melakukan pengawasan dan bimbingan yang lebih konferensip dan bersifat menyeluruh.
HUBUNGAN ANTARA MINAT MEMBACA DENGAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA SEKOLAH DASAR Devi Novrizta
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.168

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat membaca siswa, bagaimana keterampilan menulis karangan narasi siswa, serta untuk mengetahui bagaimana hubungan antara minat membaca dengan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SD Negeri Bangkinang Kota. Dalam peneliitian ini terdapat 22 responden yang dijadikan sampel penelitian sedangkan siswa untuk uji coba terdapat 20 responden. Teknik pengambilan sampelnya yaitu sampel jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengggunakan angket minat baca dan tes keterampilan menulis narasi. Uji Validitas menggunakan rumus Product  terdapat 24 atau seluruh  pernyataannya valit karena r tabelnya lebih besar dari 0,30 sedangkan pernyataan yang tidak valit tidak ada, Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan juga analisis statistik. Hasil deskripsi data penelitian bahawa minat membaca siswa dapat dikatakan berkategori baik dengan Persentase 50,00 dan keterampilan menulis narasi siswa juga berada pada kategori baik dengan Persentase 45,45. Hasil analisis statistik dengan menggunakan rumus korelasi product moment maka dapat diketahui tigkat hubungan antara minat membaca dan keterampilan menulis karangan narasi diperoleh nilai r hitung sebesar 0,638. Sedangkan r tabel dengan N=22 pada taraf signifikansi 5%, yaitu sebesar 0,423. Dari hasil demikian terdapatlah nilai r hitung > r tabel, menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat membaca dengan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V di SD Negeri 012 Langgini Bangkinang Kota Tahun Ajaran 2018/2019.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN ORAL ACTIVITIES IPA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Naifal Yaulit
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.154

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kegiatan sains lisan pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perencanaan, tindakan, dan peningkatan kemampuan kegiatan oral materi sains berubah dalam penampilan bumi dan benda langit dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru. . Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 17 Juli / 26 Juli 2018. Untuk mata pelajaran dalam penelitian ini adalah empat siswa kelas 37 Pekanbaru tahun ajaran 2018-2019 jumlah siswa 38 orang, yang terdiri dari 18 pria dan 20 wanita. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pada kemampuan pre-action aktivitas lisan materi sains alat indra manusia pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru masih mencapai persentase 55,26% atau tergolong tidak baik. . Pada siklus pertama, meningkat menjadi 66,67% atau tergolong cukup. Pada siklus II, kemampuan aktivitas lisan materi sains alat indra manusia pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru tergolong baik dengan persentase 85,53%. Dengan demikian itu adalah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together untuk meningkatkan kemampuan kegiatan lisan sains pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru.  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kegiatan sains lisan pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perencanaan, tindakan, dan peningkatan kemampuan kegiatan oral materi sains berubah dalam penampilan bumi dan benda langit dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru. . Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 17 Juli / 26 Juli 2018. Untuk mata pelajaran dalam penelitian ini adalah empat siswa kelas 37 Pekanbaru tahun ajaran 2018-2019 jumlah siswa 38 orang, yang terdiri dari 18 pria dan 20 wanita. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pada kemampuan pre-action aktivitas lisan materi sains alat indra manusia pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru masih mencapai persentase 55,26% atau tergolong tidak baik. . Pada siklus pertama, meningkat menjadi 66,67% atau tergolong cukup. Pada siklus II, kemampuan aktivitas lisan materi sains alat indra manusia pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru tergolong baik dengan persentase 85,53%. Dengan demikian itu adalah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together untuk meningkatkan kemampuan kegiatan lisan sains pada siswa kelas empat sekolah dasar negeri 37 Pekanbaru. Kata kunci: Kemampuan Oral Activities , Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head       Together, dan Alat Indra Manusia.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR AND SHARE SISWA SEKOLAH DASAR Rismi Juniarsih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model kooperatif tipe think pair and share pada pembelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 005 Gunung Malelo. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan evaluasi, refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan (observasi) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa materi peninggalan sejarah kerajaan Hindu, Budha, dan Islam kelas V SDN 005 Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar Hulu pada siklus I pertemuan 1 siswa yang tuntas ada 4 orang siswa dengan persentase 18%. Selanjutnya pada siklus I pertemuan 2 siswa yang tuntas ada 8 orang siswa dengan persentase 36%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 siswa yang tuntas ada 12 orang siswa dengan persentase 54%. Terakhir pada siklus II pertemuan 2 siswa yang tuntas ada 17 orang siswa dengan persentase 77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe  Think Pair and Share dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi peninggalan sejarah kerajaan Hindu, Budha, dan Islam kelas V SDN 005 Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar Hulu.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMAHAMAN TERHADAP PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 009 GANTING KECAMATAN SALO Nurul Suciana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.167

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan bahwa dalam proses pembelajaran di sekolah tepatnya pada jam pembelajaran sedang berlangsung terlihat adanya beberapa orang siswa sedang mencabut rumput di halaman sekolah. Siswa tersebut sedang menjalani hukuman karena tidak mengerjakan PR yang diberikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pemahaman terhadap peserta didik di SD Negeri 009 Ganting Kecamatan Salo. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas I sampai dengan guru wali kelas VI di SD Negeri 009 Ganting Kecamatan Salo yang berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada aspek pemahaman terhadap peserta didik guru wali kelas III dan IV yang lebih mampu memahami peserta didiknya, terlihat dari pemahaman tingkat kecerdasan peserta didik, memahami kreativitas peserta didik, memahami kondisi fisik dalam mengatur posisi tempar duduk, memahami bakat serta minat peserta didik. Sementara pada aspek pelaksanaan pembelajaran guru wali kelas IV dan V selalu mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru wali kelas di SD Negeri 009 Ganting Kecamatan Salo dalam aspek pemahaman terhadap peserta didik dan dalam aspek pelaksanaan pembelajaran belum tergolong baik. Dilihat dari dua aspek guru wali kelas yang mampu memahami kompetensi pedagogik dengan baik cuma guru wali kelas IV.
AN ERROR ANALYSIS OF STUDENTS’ RECOUNT TEXT ON SIMPLE PAST TENSE AT THE EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 4 GUNUNGSITOLI UTARA Afore Tahir Harefa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 1 No. 1 (2018): Volume 1 Nomor 1 Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v1i1.640

Abstract

The researcher conducted qualitative research used descriptive qualitative method. The researcher concluded that the types of error that were made by the students of the second year of SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara in their English writing from the highest frequency and percentage to the lowest are: error of misformation 257 (67%), omission 60 (16%), misordering 49 (13%) and addition 20 (5%). Meanwhile, the source of students error from the highest frequency and percentage to the lowest are interlingual 44 (44%), intralingual 43 (43%), context of learning 8 (8%) and communication strategy 5 (5%). In other words, most of the students were still influenced by their Indonesian language thinking. Besides, errors occurred because the students generalized the rule and applied it incompletely. Then, the errors occurred because of the the teacher explanation and the errors also occurred because of the students’ learning techniques. Based on the result, the usage of simple past tense in writing recount text is difficult for the students. Then, the researcher also suggests the other researchers to do the research in the future because analysis research gives the evidence and support the next action.

Page 1 of 2 | Total Record : 13