cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN NARKOBA DI GARUT Fanaqi, Chotijah; Pratiwi, Resty Mustika
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemetaan sosial dipandang sebagai salah satu pendekatan dalam penanganan penyalahgunaan narkoba. Pemetaan sosial tentunya harus dilakukan secara partisipatif dan memberdayakan masyarakat. Untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba, BNN Garut membentuk Satgas Anti Narkoba yang terdiri dari Kelompok Petani Kopi. Selain itu BNN Garut juga melakukan sosialisasi bahaya Narkoba kepada stakeholders di lingkungan Desa Cikandang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara untuk pengumpulan data agar mendapatkan data yang objektif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori partisipasi masyarakatbahwa ada tiga alasan utama bagi pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan telah tercapai, yaitu; pertama, partisipasi masyarakat bisa menjadi “telinga” untuk mendapatkan informasi tentang kondisi, permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Kedua, tercapainya efektifitas dan efesiensi program atau proyek pembangunan dengan mudah, sebab dengan kontribusi dan partisipasi masyarakat bisa mengurangi beban biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pembangunan. Ketiga, secara etik-moral, partisipasi menjadi bagian dari hak demokrasi bagi masyarakat, sehingga pemerintah dapat meredam potensi resistensi dan efek sosial yang ditimbulkan dari proses pembangunan. Melalui program pembinaan dan pembentukan Satgas Anti Narkoba di daerah perkebunan Desa Cikandang Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut, tercapai tiga alasan utama pentingnya partisipasi masyarakat, yaitu: Pertama, partisipasi masyarakat dalam Satgas Anti Narkoba bisa menjadi informan bagi BNN Kab. Garut. Kedua, Melalui partisipasi masyarakat setempat, program pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah desa Cikandang bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Ketiga, pelibatan para petani kopi serta tokoh masyarakat dapat meredam penolakan yang muncul dari sebagian kecil masyarakat. Adapun rekomendasi dari penelitian ini adalah pentingnya keberlanjutan program, perlunya dukungan dana yang lebih besar bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peternakan, serta perlunya pembinaan khusus kelompok muda yang masih rentan terhadap tindak penyalahgunaan narkoba. Kata Kunci: Partisipasi; Masyarakat; Penyalahgunaan; Narkoba Abstract Social mapping is seen as one approach in handling drug abuse. Social mapping must be done in a participatory manner and empower the community. To prevent drug abuse, BNN of Garut formed a Satgas of Anti-Narcotics consisting of Coffee Farmers Group. In addition, BNN of Garut also conducted a socialization of the narcotics dangers to stakeholders in the Cikandang Village. This research method uses a qualitative approach using observation and interview techniques to collect data in order to obtain objective data. The theory used in this study is the theory of community participation that there are three main reasons for the importance of community participation in the development process has been achieved, namely; First, community participation can be an "ear" to get information about the conditions, problems and needs of the community. Second, the achievement of the effectiveness and efficiency of programs or development projects easily, because with the contribution and participation of the community can reduce the burden of costs incurred for the development implementation. Third, ethically-moral, participation becomes part of democratic rights for the community, so that the government can reduce the potential for resistance and the social effects that arise from the development process. Through the formation of Satgas of the Anti-Narcotics in the plantation area of Cikandang Village, Cikajang District, Garut Regency, three main reasons for the importance of community participation were achieved: First, community participation in the Satgas Anti-Narcotics could be an informant for BNN of Garut. Second, Through the participation of the local community, the drug abuse prevention program in the Cikandang village area can run effectively and efficiently. Third, the involvement of coffee farmers and community leaders can reduce the resistance that arises from a small part of the community. The recommendations of this study are; the importance of program sustainability, the need for greater financial support for community economic empowerment through livestock, and the need for special guidance for young groups who are still vulnerable to acts of drug abuse. Keywords: Society; Participation; Drug abuse
PENGARUH KOMUNIKASI PIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA BANK JABAR BANTEN CABANG SUBANG Nurhadi, Zikri Fachrul; Anggraeni, Ine
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh turunnya motivasi kerja dan semangat kerja disebabkan oleh banyak hal, seperti gaji yang terlalu rendah, lingkungan kerja yang buruk dan suasana kerja yang kurang menyenangkan serta adanya ketidakpuasan dalam menuntaskan tugas. Ketidakpuasan yang menjadi permasalahan disini bukan hanya dalam hal materi seperti upah yang layak dan bonus atau insentif, namun juga dalam hal non materi seperti penghargaan diri atas kerja, harga diri karyawan, kebutuhan untuk aktualisasi diri dengan menggunakan kecakapan, kemampuan, keterampilan dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja yang sangat memuaskan, dan masih banyak lainnya. Selain itu faktor turunnya motivasi kerja karyawan juga dapat dilihat dari penyampaian informasi dari pimpinan kepada karyawan. Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap disiplin kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang; (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap inisiatif kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang; (3) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap pengawasan kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap disiplin kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang dalam kategori sedang yaitu sebesar 0.458 atau 45.8%, (2) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap inisiatif kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang dalam kategori sedang yaitu sebesar 0.531 atau 53.1%, (3) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap pengawasan kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang termasuk ke dalam kategori rendah yaitu sebesar 0.234 atau 23.4%, (3) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap motivasi kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang adalah termasuk ke dalam kategori rendah yaitu sebesar 0.273 atau 27.3%. Kata Kunci: Komunikasi; Pimpinan; Motivasi; Kerja Abstract This research is motivated by a decline in work motivation and morale caused by many things, such as too low salaries, poor working environment and unpleasant working atmosphere and dissatisfaction in completing tasks. Dissatisfaction is a problem here not only in material matters such as decent wages and bonuses or incentives, but also in non-material matters such as self-respect for work, employee self-esteem, the need for self-actualization by using skills, abilities, skills and optimal potential for achieving very satisfying work performance, and many others. In addition, the factor that decreases employee motivation can also be seen from the delivery of information from the leadership to employees. The purpose of this study is (1) to find out how much influence the leadership communication has on employee work discipline at Bank Jabar Banten Subang Branch; (2) To find out how much influence the leadership communication has on employee work initiatives at Bank Jabar Banten Subang Branch; (3) To find out how much influence the leadership communication has on employee work supervision at Bank Jabar Banten Subang Branch. The research method used is a quantitative approach. The results showed that (1) The influence of leadership communication on employee work discipline at Bank Jabar Banten Subang Branch in the moderate category was equal to 0.458 or 45.8%, (2) Effect of leadership communication on employee work initiatives at Bank Jabar Banten Subang Branch in the medium category namely amounting to 0.531 or 53.1%, (3) The influence of leadership communication on the supervision of employee work at Bank Jabar Banten Subang Branch is included in the low category that is equal to 0.234 or 23.4%, (3) The influence of leadership communication on employee motivation at Bank Jabar Banten Subang Branch is included in the low category of 0.273 or 27.3%. Keywords: Communication; Leadership; Motivation; Work
STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN KEPULAUAN TALAUD-SULAWESI UTARA Tulis, Christian; Wijaya, Lina Sinatra
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan salah satu Kabupaten perbatasan di Indonesia bagian utara khususnya di Provinsi Sulawesi Utara. Sebagai daerah kepulauan, Talaud memiliki berbagai tujuan wisata yang sangat potensial menjadi leading sector dalam menggerakkan seluruh sektor lainnya dan menjadi daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Utara bahkan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi marketing Public Relations (MPR) yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Talaud dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tahun 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumen dan bahan statistik, serta observasi. Narasumber utama adalah Kepala Dinas dan Kepala Bagian Pariwisata dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event merupakan program utama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan tahun 2016/2017, kendala utama publication adalah sumber daya manusia dan ketersediaan jaringan internet, sedangkan news, Public Service Activity dan identity media perlu dimaksimalkan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam implementasi strategi MPR sebagai strategi promosi. Kata Kunci: Strategi; Marketing Public Relations; Wisatawan; Talaud Abstract Talaud islands regency is one of the border districts in northern Indonesia, especially in North Sulawesi Province. As an archipelago, Talaud has a variety of potential tourist destinations which can become the leading sector in driving the other sectors which support the turism in North Sulawesi and even in Indonesia. The purpose of the research is to know the marketing public relations (MPR) strategy held by the Tourism and Culture Department of Talaud Islands Regency in increasing the number of tourists in 2016/2017. This is a descriptive qualitative research that uses interview, documents & statistic, and observation for gathering the data. The target of this research is the head of the Tourism and Culture Department of Talaud Islands Regency and the head of the tourism and marketing division. The result of the research shows that holding events is the main program in increasing the tourist in 2016/2017. The obstacles for having publication were lack of human resources and internet connection availability, while news, public service activity and identity media needs to be maximized by planning, implementing and evaluating the implementation of MPR strategy as promotion strategy. Keyword: Strategy; Marketing Public Relations; Traveler; Talaud
LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KONSEP CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING PADA PRODUK SOPHIE PARIS Widianti, Dina; Nugraha, Dodi Angga
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat loyalitas melalui konsep CRM, menganalisis hubungan karakteristik responden dan menganalisis pengaruh konsep CRM terhadap loyalitas. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori pertukaran sosial yang menyatakan bahwa dorongan utama dalam hubungan interpersonal adalah kepuasan dari kepentingan pribadi-pribadi yang terlibat. Pertukaran interpersonal dianggap mirip dengan pertukaran ekonomis dimana orang merasa puas ketika mereka menerima kembalian yang sesuai untuk pengeluaran mereka. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah responden 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapat responden pada pernyataan loyalitas nilai rataan skor sebesar 4,11 (loyal) dengan rataan skor attraction sebesar 4,34 (loyal), retention sebesar 4,07 (loyal), enchancement sebesar 4,13 (loyal). hasil uji regresi linier sederhana digunakan untuk melihat pengaruh signifikan CRM (X) terhadap loyalitas (Y), maka F hitung = 18,664 dengan nilai Sig, = 0,000, dapat diambil kesimpulan bahwa metode attraction (daya tarik) mempengaruhi loyalitas 50,4 %, retention sebesar 10,5 % dan enchancement sebesar 9%. Tabulasi CRM (attraction, retention, enchancement) dengan loyalitas: Pertama, Repeat buyer: 5 responden (tidak setuju) 7 responden (kurang setuju) 59 responden (setuju) dan 24 responden (sangat setuju) pada daya tarik, penjagaan dan peningkatan hubungan dalam melakukan pembelian ulang. Kedua, Purchasses accross produck and service line: 11 responden (kurang setuju) 55 responden (setuju) 29 responden (sangat setuju) pada daya tarik, penjagaan dan peningkatan hubungan dalam melakukan pembelian antar lini produk atau jasa. Kata Kunci: Loyalitas Pelanggan; Customer Relationship Marketing; Shopie Paris Abstract This study aims to determine the level of loyalty through the CRM concept, analyze the relationship of the characteristics of respondents and analyze the effect of the CRM concept on loyalty. The theory used in this study is social exchange theory which states that the main impetus in interpersonal relations is satisfaction from the interests of the individuals involved. Interpersonal exchanges are considered to be similar to economic exchanges where people are satisfied when they receive changes that are appropriate for their expenses. The research method used is a quantitative approach, with 95 respondents. The results showed that the opinions of respondents on the loyalty statement average score of 4.11 (loyal) with an average attraction score of 4.34 (loyal), retention of 4.07 (loyal), enchancement of 4.13 (loyal). the results of simple linear regression test are used to see the significant effect of CRM (X) on loyalty (Y), then F count = 18,664 with the value Sig, = 0,000, it can be concluded that the attraction method affects loyalty 50.4%, retention by 10.5% and enchancement by 9%. Tabulation of CRM (attraction, retention, enhancement) with loyalty: First, Repeat buyer: 5 respondents (disagree) 7 respondents (disagree) 59 respondents (agree) and 24 respondents (strongly agree) on attractiveness, guarding and improving relationships in make a repeat purchase. Second, Purchasses accross produck and service line: 11 respondents (disagree) 55 respondents (agree) 29 respondents (strongly agree) on attractiveness, guarding and improving relationships in making purchases between product lines or services. Keywords: Customer Loyalty; Customer Relationship Marketing; Shopie Paris
STRATEGI KOMUNIKASI PENGUSAHA ROTAN DALAM RANGKA MEMBANGKITKAN INDUSTRI ROTAN DI DAERAH TRANGSAN Candra, Gabriel Rizka; Darmastuti, Rini
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang penduduknya hampir sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha Rotan. Pada tahun 1990-an, industri rotan di daerah Trangsan ini mengalami perkembangan yang luar biasa. Hal ini bisa dipahami karena industri rotan merupakan komoditas terbesar di tanah air pada masa itu. Pada saat ini industri rotan di desa ini mengalami penuruman yang luar biasa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji strategi komunikasi untuk membangkitkan kembali industri rotan di desa Trangsan kabupaten Sukoharjo dalam menciptakan pemahaman mengenai beraneka ragam kerajinan rotan. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Bapak Mujiman selaku kepala desa Trangsan dan ketua cluster, bapak Parno selaku pengrajin rotan, bapak Heru selaku pengusaha rotan serta bapak Gatot wadoyo selaku pekerja industri rotan dan pembuat kerajinan tameng; dan observasi. Teknik wawancara yang dilakukan adalah dengan menyusun tujuan penelitian, menyusun berapa banyak narasumber yang akan diwawancara, melakukan wawancara dengan narasumber, dan yang terakhir adalah mengambil kesimpulan hasil wawancara yang sudah dicatat dan direkam. Strategi komunikasi untuk industri rotan di desa Trangsan, hasil dari penelitian ini adalah pertama, strategi komunikasi melalui grebeg penjalin. Kedua, desa wisata rotan Trangsan. Ketiga, pelatihan-pelatihan pembuatan kerajinan rotan. Keempat, media yang menjadi perantara publikasi untuk mempermudah perkenalan industri rotan dan pemasaran produk rotan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi; Pengusaha Rotan; Masyarakat local; Desa Trangsan Abstract Trangsan Village in Sukoharjo Regency is one of the areas where most of the population as rattan entrepreneurs. In the 1990s, the rattan industry in the Trangsan area experienced tremendous development. This is naturally happened, because the rattan industry is the largest commodity in the country at that time. Now rattan industry in this village decreasing a lot. Based on these conditions, this study aims to examine the communication strategy to revive the rattan industry in the village of Trangsan, Sukoharjo district in creating an understanding of a variety of rattan handicrafts. This paper based on the results of research using a descriptive qualitative approach. The method of collected the data was done through in-depth interviews with Mr. Mujiman as the head of the Trangsan village and the head of the cluster, Mr. Parno as a rattan craftsman, Mr. Heru as a rattan businessman and Mr. Gatot wardoyo as a rattan industry worker and a shield craft maker; and observation. The technique of the interview using compiling the objectives of the study, combine the speakers will be interviewed, matching the statements of interviews with the resources, and finally make the conclusions from the interviews that have been recorded. Communication strategy for the rattan industry in Trangsan village, the results of this research are; first, the communication strategy through grebeg penjalin. Second, Trangsan rattan tourism village. Third, training how to crafting rattan. Fourth, be a media of publications to share the introduction of the rattan industry and the marketing of rattan products. Keywords: Communication strategy; Rattan Entrepreneurs; Local Communities; Trangsan Village
DIGITAL DAN PENGANTAR SINEMATOGRAFI: BUKU AJAR YANG BERCERITA Saputra, Hendra; Anwar, Citra Rosalyn
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi yang bergerak cepat, memaksa setiap dimensi kehidupan untuk bergerak cepat pula, termasuk dalam bidang pendidikan. Kebutuhan bahan ajar sebagai bagian dari proses belajar-mengajar, yang selama ini masih mengandalkan pada buku teks (cetak) tidak lagi menarik perhatian mahasiswa, begitupun internet meskipun ada jurnal online ataupun website, artikel-artikel yang belum terverifikasi kebenarannya masih menjadi pilihan bagi mahasiswa. Kondisi tersebut menuntut kreativitas bagi pendidik terutama di perguruan tinggi. Sinematografi adalah salah satu matakuliah dengan peminat yang tinggi, namun memiliki keterbatasan dalam pertemuan di kelas karena berbasis proyek. Kemampuan buku digital berbasis flipbook ini menjadi pilihan yang dianggap tepat karena tidak hanya menawarkan teks, tapi juga gambar dan video, tanpa membutuhkan internet. Artikel ini menggambarkan proses penerimaan mahasiswa terhadap buku digital berbasis Flipbook yang dikembangkan sebagai bahan ajar untuk Mata kuliah Sinematografi pada Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Artikel ini adalah penelitian dengan deskriptif kualitatif, sumber data utama diperoleh melalui wawancara mendalam pada beberapa Mahasiswa berdasarkan Teknik Purposive sampling, kuesioner serta pengamatan langsung di kelas Sinematografi selama proses belajar mengajar berlangsung, baik secara tatap muka maupun pertemuan kelas yang berlangsung di group Obrolan Whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan antusiasme mahasiswa dalam menggunakan buku digital berbasis flipbook sebagai bahan ajar untuk mata kuliah Sinematografi. Hal ini merupakan hal yang baru di Program Studi Teknologi Pendidikan, mahasiswa menganggap buku digital berbasis flipbook ini menawarkan lebih banyak kemudahan dibandingkan buku teks biasa, seperti lebih mudah dibawa-bawa, ada video tutorial, lembaran yang berwarna-warni, gambar bisa di zoom dan tidak membutuhkan akses internet serta biaya. Kata Kunci: Buku Digital; Mahasiswa; Media Pembelajaran; Flipbook; Sinematografi Abstract The technology that moving so fast, forces every dimension of life to move quickly too, including in education process. The need for teaching materials as part of the teaching-learning process, which so far still refers to textbooks no longer attracts the attention of students. Even though there are online journals or websites, unverified articles are still the choice for students, because that showing fast in Search Engine. These conditions require creativity for educators, especially in universities. Cinematography is one of the subjects with high interest of students to learn, but it has limitations face to face class because it is project-based. The ability of this flipbook-based digital book is considered the right choice because it not only offers text, but also images and videos, without internet connection. This article describes the process of student admission to a Flipbook-based digital book that was developed as a teaching material for Cinematography Courses at Education Technology Study Program, Faculty of Education,University negeri Makassar. This article is a qualitative descriptive study, the main data source was obtained through in-depth interviews with several students based on Purposive sampling techniques, questionnaires and direct observation in Cinematography class during the teaching and learning process, both face to face and class meetings taking place in the Whatsapp Chat group.The results of the study showed the enthusiasm of students in using flipbook-based digital books as teaching materials for Cinematography courses. This is a new thing in the Educational Technology Study Program, students consider this flipbook-based digital book offers more convenience than ordinary textbooks, such as being easier to carry, there are tutorial videos, colorful sheets, images can be zoom and free. Keywords: Digital books; Students; Learning media; Flipbook;, Cinematography
BRAND PLACEMENT PADA PROGRAM SIARAN TELEVISI NASIONAL Octavianti, Meria
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Brand placement menjadi alat promosi yang banyak digunakan oleh pemilik merek sebagai usaha untuk menancapkan merek produk mereka di ingatan target marketnya. Sebagai suatu teknik promosi dengan cara menempatkan sebuah merek di dalam film atau program televisi tanpa disebut secara formal, brand placement mampu memfamiliarkan merek tersebut ke dalam ingatan audiens tanpa ada gangguan. Berdasarkan hal tersebut maka tulisan ini berupaya untuk mengungkap mengenai berbagai bentuk brand placement yang ada dalam program televisi D’Academy 2 yang merupakan sebuah program televisi yang memiliki rating yang tinggi dan memiliki durasi tayang yang tinggi pula. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan penelitian yang diajukan. Wawancara mendalam, observasi dan studi kepustakaan dilakukan untuk mendapatkan data dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh jenis bentuk brand placement yang ditawarkan oleh pihak Indosiar selaku pemilik program D’Academy 2 kepada para pemilik merek. Kesepuluh bentuk tersebut adalah (1) work up, (2) digital frame, (3) squeeze frame, (4) running text, (5) super impose logo, (6) monitor televisi, (7) backdrop, (8) adlips, (9) video tape, dan (10) papan bejo. Papan bejo adalah jenis brand placement yang khusus diberikan untuk penempatan merek Bejo Bintang 7. Setiap program televisi menawarkan jenis brand placement yang berbeda berdasar pada ruang dan waktu yang dimiliki oleh program tersebut. Selain itu, jenis program acara juga menjadi faktor pembeda pada jenis brand placement. Keywords: brand placement; d’academy 2; Promosi; Branding; Komunikasi Pemasaran Abstract Brand placement is a widely used promotional tool to bear a product’s brand in consumers’ mind. As a promotion technique, it subtly places a brand in a movie or television program, and thereby it can smoothly familiarize people with the brand. Thus, this paper sought to reveal the forms of brand placement in D’Academy 2, a high-rating television program with a very long air time. Qualitative method with case study approach was employed to find answers for the research questions. In-depth interview, observation and literary study were conducted to collect data. The result showed that there were ten forms of brand placement offered by Indosiar the owner of the program: (1) work up, (2) digital frame, (3) squeeze frame, (4) running text, (5) superimpose logo, (6) television monitor, (7) backdrop, (8) ad-libs, (9) video tape, and (10) Bejo Board. Bejo Board is a special brand placement for Bejo Bintang 7. It can be concluded that each television program offers different brand placements, based on airtime and advertising spot. In addition, the type of the program is a distinguishing factor. Keywords: Brand Placement; D’academy 2; Promotion; Branding; Marketing communication
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA AJAR DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR Mujianto, Haryadi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media ajar. Hal ini disinyalir dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pemanfaatan Youtube sebagai media ajar dalam belajar Public Speaking, menganalisis bagaimana minat dan motivasi mahasiswa dalam belajar Public Speaking dan menganalisis seberapa besar pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa dalam belajar Public Speaking. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan menelaah kausalitas antar variabel yang menjelaskan suatu fenomena tertentu. Metode deskriptif bertujuan untuk melakukan pengujian gambaran yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti dan menarik kesimpulan berdasarkan penelitan yang dilakukan. Sedangkan metode penelitian verfikatif bertujuan untuk melakukan perkiraan (estimate) dan pengujian hipotesis (testing hypotesis). Dalam melakukan pengujian hipotesis penulis menggunakan uji t. Sedangkan alat statistik berupa regresi, korelasi, dan determinasi dilakukan melalui program SPSS for Windows 20, dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pemanfaatan Youtube sebagai media ajar berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa. Youtube juga memiliki peranan positif yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa pada alpha 5%. Kata Kunci: Minat Belajar; Motivasi Belajar; Youtube Abstract YouTube is the most popular social media network today. In learning, YouTube can be utilized as one of the teaching media. This is allegedly can increase student interest and motivation. The formulation of the problem in this research is to analyze how the perception of students to the use of YouTube as a teaching medium in learning Public Speaking, analyzing how the interest and motivation of students in learning Public speaking and analyzing how big the use of YouTube as media teaching role in improving interest and motivation learn students learn Public Speaking. This research uses explanatory research methods with descriptive and verification approach. Explanatory research is a study that aims to examine the causality between variables that explain a phenomenon. Descriptive method aims to perform testing a fairly clear picture of the object under study and draw conclusions for research conducted. While the method of verification research aims to perform estimation (estimate) and hypothesis testing (testing hypothesis). In testing, hypothesis writers use t test. While the statistical tools of regression, correlation, and determination done through the program SPSS for Windows 20, by first doing the classical assumption test that includes the test of normality, autocorrelation, multikolinearitas, and heteroskedastisitas. The results showed that the use of YouTube as a medium of teaching poses a significant positive effect on the increase of student learning interest. YouTube also has a much positive role to increase student's motivation to learn at alpha 5%. Keywords: Student's Motivation; Student Learning Interest; Youtube
COMMUNICATION & SUPPORT GROUP THERAPY” DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI RESILIENSI REMAJA DARI KELUARGA SINGLE PARENTS Ummu Salamah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v1i1.110

Abstract

This research aimed to measured the efficacy of support communication and support group therapy empowering resiliency potentials among adolescent coming from single parents families. This study used case stufy method and the subject of this research were 15 students of SMAN Ciamis. The data was collected using interview and self report and then analyzed using qualitative descriptive analysis. The result reveals that the communication support group therapy has proven successfully enhancing self-concept off all participants. Keywords: Communication, Support Group Therapy and Single Parents
PERAN MAJALAH ASIAN LOOK DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI PEMBACA AKAN INDUSTRI HIBURAN KOREA Novie Susanti Suseno
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v1i1.537

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran majalah Asian Look (media massa) dalam memenuhi kebutuhan informasi pembaca akan industri hiburan Korea. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Accidental Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang responden. Berdasarkan hasil analisis data korelasi Rang-Spearman (analisis inferensial), diperoleh nilai rs (korelasi) sebesar 0,130. Hal ini, menunjukkan bahwa peran media massa berupa majalah Asian Look untuk memenuhi kebutuhan informasi pembaca akan industri hiburan Korea mempunyai tingkat hubungan dalam interval yang sangat rendah, namun searah. Hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh angka sebesar 17% yang berarti peran majalah Asian Look memberikan pengaruh yang relative rendah dalam memenuhi kebutuhan informasi pembaca akan industri hiburan Korea. Hasil uji hipotesis Ho ditolak dan Hi diterima. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat peran yang cukup besar antara majalah Asian Look dalam memenuhi kebutuhan informasi pembaca akan industri hiburan Korea. Kata Kunci : Majalah, Informasi, Industri

Page 1 of 13 | Total Record : 128


Filter by Year

2015 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue