cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)" : 34 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GUGURITAN MELALUI METODE DEMONSTRASI DI KELAS VIII-A SMP NEGERI 5 SUBANG UNEH MARYATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.694 KB)

Abstract

Penelitian dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang mengacu kepada menurut model Kemis and Taggart, berupa rangkaian kegiatan berkesinambungan, perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ditetapkan siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Subang sebanyak 27 siswa, terdiri dari 25 perempuan dan 2 laki-laki. Teknik pengumpulan data digunakan lembar tes, lembar observasi dan angket. didesain ke dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Dan instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah angket dan penilaian tes hasil belajar. Hasil pengamatan dan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut : (1) pada siklus I Jumlah siswa yang tuntas ada 12 siswa (44,44 %). Dengan nilai rata-rata siswa yaitu 68,88. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 73,33, dengan ketuntasan siswa sebesar 66,67 %. Pada siklus III diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 80,92, dengan ketuntasan siswa sebesar 88,9 %. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi guguritan di kelas VIII-A SMP Negeri 5 Subang. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini, perlu dikemukakan beberapa saran sebagai berikut : (a) dalam upaya meningkatkan hasil belajar pada materi lainnya, penerapan strategi pembelajaran kterampilan dengan metode demonstrasi perlu dilanjutkan, disosialisasikan, namun penerapannya harus disesuaikan dengan topik pelajaran tertentu, artinya tidak semua topik pembelajaran harus diterapkan dengan menggunakan penerapan metode demonstrasi, (b) pemahaman yang dimiliki oleh siswa sangat bervariasi, begitu pula tingkat motivasi dan keinginan belajar yang dimilikinya. Kondisi ini hendaknya diketahui oleh guru secara cermat dan cepat.
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IX-A SMP NEGERI 3 SUBANG Maryani Maryani
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.594 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi statistika melalui pembelajaran problem solving di kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-A sejumlah 31, terdiri dari 16 peserta didik perempuan dan 15 peserta didik laki-laki. Penelitian dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan (PTK), terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi angket, lembar observasi dan lembar tes. Data yang diperoleh bersifat kuantitatif dan kualitatif disesuaikan dengan instrument yang digunakan. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh data bahwa: (1) Berdasarkan analisis terhadap hasil evaluasi yang diberikan kepada peserta didik pada akhir siklus I, akhir siklus II, dan akhir siklus III, bahwa pembelajaran problem solving dapat membantu meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi statistika. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan hasil bahwa aktivitas guru lebih efektif dan kreativitasnya lebih meningkat selama melakukan pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran problem solving, (dan rerdasarkan hasil angket terhadap peserta didik menunjukkan bahwa pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kemampuan pemahaman peserta didik terhadap materi statistika. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi statistika di kelas IX-A SMP Negeri 3 Subang.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM KOORDINATNDENGAN MENGGUNAKAN MEDIA IT ESIN KURAESIN
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.836 KB)

Abstract

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa di SMP Negeri 5 Subang sampai saat ini, mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit, bahkan peserta didik memandang bahwa matematika adalah sesuatu yang menakutkan, atau sebagai mata pelajaran yang sulit untuk diterima, dan membuat kepala pusing, oleh sebab itu dalam penyampaiannya diperlukan model yang tepat dan dapat diterima oleh peserta didik. Berdasarkan pemikiran di atas perlu segera ada langkah-langkah kongkrit guru mencari soslusi dengan menerapkan berbagai media pembelajaran sesuai kebutuhan. Karena dalam pembelajaran IT, masalah yang diberikan oleh guru dipersiapkan sedemikian rupa dengan memanfaatkan indera penglihatan dan pendengaran sehingga akan menimbulkan dampak informasi yang lebih lengkap terhadap peserta didik tentang materi yang dipelajari. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-A SMPN 5 Subang sebanyak 31, terdiri dari 29 peserta didik perempuan dan 2 peserta didik laki-laki. Penelitian bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 2 siklus (tiap siklus terdiri dari dua pertemuan), masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : bahwa penggunaan media terbukti secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem koordinat di kelas 8 A SMP Negeri 5 Subang
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA METERI HIDUP RUKUN DALAM PERBEDAAN DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) DAN METODE SIMULASI ADE SUHAYATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.532 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn tentang hidup rukun dalam perbedaan melalui Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique) siswa kelas I SD Negeri Lamaransari semester I. Adapun metode yang digunakan adalah metode simulasi yang akan diterapkan dalam dua siklus dan setiap siklus ada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Jurnal penelitian ini diharapkan akan bermanfaat bagi sekolah yaitu meningkatkan hasil belajar PKn, dan bagi siswa adalah meningkatkan hasil belajar tentang hidup hidup rukun dalam perbedaan dengan menggunakan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique), bagi guru menjadi masukan bahwa dalam mengajarkan PKn harus menggunakan metode yang sesuai. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan prestasi yaitu pada kondisi awal sebelum pelaksanaan tindakan menunjukan hasil 42,86% pada siklus I = 64,23% dan siklus II = 92,86%. Simpulan yang diperoleh setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas adalah penggunaan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique) dapat meningkatkan hasil pembelajaran PKn khususnya pada materi hidup rukun dalam perbedaan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS III SD JATIEMEKAR EIUS SUBAEKAH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.079 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah menggunakan kolaborasi model Snowball Throwing untuk meningkatkan hasil belajar IPS tentang materi mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan pada siswa Kelas III SD Negeri Jatimekar, mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa Kelas III SD Negeri Jatimekar dalam pembelajaran IPS tentang materi mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan setelah digunakan kolaborasi model Snowball Throwing, mendeskripsikan penggunaan kolaborasi model Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas III SD Negeri Jatimekar dalam pembelajaran IPS tentang materi mengenal penggunaan uang sesuai dengan kebutuhan. Metode pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan II S. Hasilnya dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas III dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan keaktifan siswa selama proses pembelajaran dan juga respon positif dari observer mengenai model pembelajaran Snowball Throwing. Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut terbukti dalam peningkatan nilai dari pre-test dan post-test baik dalam siklus I dan siklus II.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGUKURAN BERAT DENGAN MEDIA TIMBANGAN SUHAEBAH SUHAEBAH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.733 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa guru tidak menggunakan media pada saat menjelaskan materi pengukuran berat tetapi guru hanya menerangkan dan guru hanya menggunakan kapur tulis dan papan tulis sebagai medianya untuk menerangkan pengukuran berat, Sehingga banyak nilai siswa yang kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Jurnal penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas I SDN Purnawarman Kecamatan Compreng Kabupaten Subang menggunakan media timbangan. Jenis Jurnal penelitian yang digunakan adalah Jurnal penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDN Purnawarman Kecamatan Compreng. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Data hasil observasi aktivitas guru dan siswa dianalisis dalam bentuk persentase. Data tes hasil belajar siswa dianalisis berdasarkan persentase ketuntasan belajar kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase aktivitas guru dan siswa pada siklus I dan siklus II. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari 62,98% pada siklus I menjadi 87,01% pada siklus II. Sedangkan aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 64,37% pada siklus I menjadi 83,75% pada siklus II. Hasil belajar yang diperoleh siswa kelas I SDN Purnawarman Kecamatan Compreng mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan dari 75,00% pada siklus I menjadi 93,75% pada siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa menggunakan media timbangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Karena hasil pembelajaran untuk aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar sudah mencapai rata rata ± 88,17%, maka dapat disimpulkan bahwa menggunakan media timbangan dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pengukuran berat.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KEKHASAN BANGSA INDONESIA DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA STIK BERJALAN WASIH WARNINGSIH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.703 KB)

Abstract

Tujuan Jurnal penelitian ini adalah (1) Meningkatkan aktivitas siswa, (2) Meningkatkan aktivitas guru, (3) Meningkatkan prestasi belajar siswa melalui model pembelajaran Cooperative Learning dengan media stik berjalan . Jurnal Penelitian ini adalah Jurnal penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Sukaseneng Kecamatan Compreng dengan jumlah siswa 20 anak. Instrumen pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes, dokumentasi. Data selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil Jurnal penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Learning dengan media stik berjalan berhasil meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas III SD Negeri Sukaseneng Kecamatan Compreng pada materi Kekhasan Bangsa Indonesia. Dalam setiap siklus aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan yaitu: siklus I dengan rata-rata nilai 2,71 atau 67,7% dan siklus II 3,2 atau 80,5%. Hasil belajar siswa pada pre tes dan pos tes mengalami peningkatan siklus I rata-rata nilai pre tes 55, pos tes 64 sedangkan siklus II pre tes 65, pos tes 88. Persentase ketuntasan belajar yaitu siklus I 54% dan siklus II 89%. Berdasarkan hasil Jurnal penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada materi Kekhasan Bangsa Indonesia menggunakan Cooperative Learning dengan media stik berjalan pada siswa kelas III SD Negeri Sukaseneng Kecamatan Compreng dapat meningkatkan aktivitas siswa. Disarankan supaya guru dapat menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning dengan media stik berjalan pada materi pelajaran lain yang sesuai.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI MENGUBAH PECAHAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas V SD Negeri Dayeuhkolot I) DEDEH KURNIASARI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.393 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Mengubah pecahan ke bentuk persen dan desimal serta sebaliknya melalui penerapan Model model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) pada siswa kelas V SD Negeri Dayeuhkolot II Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Subyek penelitian terdiri dari 15 orang siswa yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sertiap siklus terdiri dari 3 pertemuan , pada 2 pertemuan awal pembelajaran tentang pembahaasan materi pelajaran, sedangkan pertemuan ke 3 dilaksanakan tes formatif. Rata- rata hasil tes formatif siklus 1 adalah 68,67 dan rata- rata hasil tes formatif siklus 2 adalah 79,67. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 11,00 (16,02%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model Pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Dayeuhkolot II Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang semester genap tahun pelajaran 2016/2017 pada materi Mengubah pecahan ke bentuk persen dan desimal serta sebaliknya
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SMP NEGERI 5 SUBANG Us Us Ridwan Kusmayadi
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.168 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan sekolah (PTS). Penelitian tindakan dilakukan diharapkan dapat meningkatkan sikap guru terhadap tugas pembelajaran, dan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Adapun desain yang digunakan adalah desain yang dikemukakan oleh Kemmis dan Taggart, yaitu serangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi (Mulyasa, 2007). Penelitian akan dilakukan sebanyak tiga siklus. Siklus pertama terdiri dari dua pertemuan dan siklus kedua dan ketiga terdiri dari dua pertemuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, lembar observasi, angket dan lembaran tes evaluasi. Penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus. Subjek penelitian yang dijadikan sumber untuk memperoleh data adalah guru-guru yang bertugas mengajar di SMP Negeri 5 Subang tahun pelajaran 2016-2017, berjumlah 45 orang terdiri dari 12 guru laki-laki dan 23 guru perempuan. Instrumen penelitian merupakan alat yang dapat membantu peneliti melakukan kajian, yaitu pengumpulan data dari hasil penelitiannya. dapat disimpulkan bahwa supervisi klinis terbukti secara signifikan dapat meningkatkan kompetensi guru di SMPN 5 Subang. Berdasarkan kesimpulan di atas, perlu dikemukakan beberapa saran sebagai berikut (a) Guru dalam rangka meningkatkan kompetensinya, hendaknya berusaha terus untuk mengembangkan keingin tahuan (kuriositas) tentang berbagai komponen kerja sebagai tenaga profesional dan jenis tanggungjawab profesi yang harus dikuasasinya sebagai bagian dari tugas kependidikan, Guru-guru agar dapat lebih kooperatif di dalam menerima berbagai informasi yang berkaitan dengan tugas dan kewajibannya, dan hasil penelitian ini sebagai salah satu yang bisa menambah wawasan dalam mengembangkan supervisi klinis, khususnya model supervisi terhadap guru-guru, (b) Kepala sekolah, hendaknya terus mencoba berbagai terobosoan inovatif yang berkaitan dengan pengembangan keprofesian guru melalui berbagai cara atau fasilitas yang tersedia dengan terencana dan berkelanjutan di sekolah
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BUDIDAYA TANAMAN OBAT PADA PELAJARAN PRAKARYA DI KELAS VII-E SMP NEGERI 3 SUBANG TAHUN PELAJARAN 2015-2016 Nelis Sunarsih
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.976 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan kemampuan mengapresiasi pada peserta didik kelas VII-E SMPN 3 Subang pada pembelajaran dengan menggunakan media komik, (2) mengetahui respon peserta didik kelas VII-E SMPN 3 Subang terhadap pembelajaran dengan menggunakan komik sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan mengapresiasi, (3) mengetahui aktivitas guru melakukan pembelajaran dengan menggunakan komik sebaga media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas VII-E SMPN 3 Subang dalam mengapresiasi cerita fantasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-E sejumlah 35, terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 18 peserta didik laki-laki. Penelitian bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 2 siklus (tiap siklus terdiri dari dua pertemuan), masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Data yang terkumpul bersifat kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: Pada akhir pelaksanaan siklus I, hanya 23 orang (65,71 %) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik adalah 80, dan nilai terendah adalah 50, dengan nilai rata-rata sebesar 65,25. Pada akhir pelaksanan siklus II, sebanyak 28 orang (80,00 %) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 85, dan nilai terendah adalah 55, dengan nilai rata-rata sebesar 74,25. Hasil angket menunjukkan bahwa penggunaan komik sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Hasil observasi bahwa aktivitas guru maupun aktivitas peserta didik selama pembelajaran menunjukkan interaksi edukatif yang menyenangkan, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif.

Page 1 of 4 | Total Record : 34