cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)" : 16 Documents clear
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENULIS CERITA FANTASI MELALUI PENERAPAN METODE ESTAFET WRITING DI KELAS VII B SMP NEGERI 2 DAWUAN Nani Nani
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1234

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerita fantasi melalui penerapan metode estafet writing di kelas VII B SMP Negeri 2 Dawuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 3 kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan siswa dalam menulis cerita fantasi dapat dilakukan dengan menerapkan metode estafet writing. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Dimana hasil dari tes menulis cerita fantasi pada siklus I mencapai rata-rata 70,47 dengan tingkat persentase kelulusan 46,88% dan pada siklus II hasil tes menulis cerita fantasi meningkat menjadi 85,78 dengan tingkat persentase kelulusan 90,63%.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENYUSUN REPORT TEXT MELALUI PENERAPAN MEDIA GAMBAR DI KELAS IX C SMP NEGERI 1 CIJAMBE Sri Apriani Riztina
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun Report Text melalui penerapan media gambar di Kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini dilaksanakan melalui pembelajaran yang menerapkan media gambar yang terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Pada setiap siklusnya, 2 pertemuan awal adalah pembelajaran dan 1 pertemuan terakhir adalah tes formatif. Hasil tes formatif pada siklus I adalah 71,17 dengan siswa yang tuntas 46,67% dan pada siklus II adalah 83 dengan siswa yang tuntas 86,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan media gambar dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun Report Text kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERANGKAT KERAS INTERNET MELALUI PENERAPAN MEDIA BENDA ASLI DI KELAS IX A SMP NEGERI 2 JALANCAGAK Dindin Mauludin
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Perangkat Keras Internet melalui penerapan media benda asli di kelas IX A SMP Negeri 2 Jalancagak. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil dengan subyek seluruh siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Jalancagak yang berjumlah 28 orang dengan waktu penelitian selama 6 bulan. Penelitian ini menggunakan desain PTK yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap siklus I dan tahap siklus II dengan target nilai rata-rata kelas atau ketuntasan minimal, yaitu 75. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian kondisi awal, siklus I, dan siklus II diketahui adanya peningkatan prestasi belajar yang diperoleh siswa pada materi Perangkat Keras Internet. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 71,25 dengan tingkat kelulusan sebesar 53,57%. Peningkatan prestasi belajar siswa terjadi pada siklus II, yaitu nilai rata-rata kelas naik menjadi 83,93 dengan tingkat kelulusan sebesar 92,86. Bedasarkan data yang diperoleh dari siklus I dan siklus II, terlihat adanya peningkatan prestasi belajar siswa, dengan demikian menunjukan bahwa media benda asli dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Perangkat Keras Internet.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TARUNA PADA MATERI INVERS MATRIKS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS XI TPM B SMK NEGERI 2 SUBANG Oro Sumara
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar taruna pada materi Invers Matriks melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning di Kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang. Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Stephen Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pada setiap siklusnya, 2 pertemuan awal adalah pembelajaran dan 1 pertemuan terakhir adalah tes evaluasi dengan target nilai rata-rata kelas atau ketuntasan minimal, yaitu 73. Subjek penelitian ini adalah taruna kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang yang berjumlah 33 taruna. Nilai rata-rata kelas tes evaluasi pada siklus I adalah 71,06 dengan 16 taruna yang tuntas KKM (48,48%) dan nilai rata-rata tes evaluasi pada siklus II adalah 84,70 dengan 30 taruna yang tuntas KKM (93,94%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 13,64 (19,19%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar taruna pada materi Invers Matriks di kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI KONFLIK DAN INTEGRASI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN MEDIA GAMBAR DI KELAS VIII E SMP NEGERI 2 JALANCAGAK Dede Ariandi
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial melalui penerapan media gambar pada siswa Kelas VIII E SMP Negeri 2 Jalancagak. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan tiga kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Jalancagak yang berjumlah 26 siswa. Berdassarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media gambar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial pada siswa kelas VIII E. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus I ke siklus II. Sebelum menerapkan media gambar nilai rata-rata kelas pada materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial adalah 63,70 dengan siswa yang tuntas 8 siswa (30,77%), namun setelah penerapan media gambar nilai rata-rata kelas menjadi 71,73 dengan siswa yang tuntas adalah 14 siswa (53,85%) pada siklus I dan pada siklus II rata-rata kelas menjadi 84,62 dengan siswa yang tuntas adalah 24 siswa (92,31%).
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN IPA RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Atik Haryati
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1249

Abstract

Pembelajaran IPA di SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPA belum dilaksanakan secara optimal, karena guru masih menerapkan metode yang mengarah pada hapalan serta jarang menggunakan alat bantu pengajaran. Metode demonstrasi sering dilupakan sehingga siswa kurang terlibat dalam menemukan konsep – konsep, teori - teori, hukum- hukum, dan prinsif- prinsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA topik rangkaian listrik sederhana dengan menerapkan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (Action Classroom Research) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar dengan jumlah 30 orang, instrumen penelitian yang di gunakan yaitu tes, lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pada setiap siklus dikembangkan berdasarkan langkah- langkah pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dengan mempertimbangkan hasil refleksi . Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode demonstrasi mendorong aktivitas guru dan siswa menjadi lebih aktif. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya setelah diterapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana. Perolehan nilai rata - rata tes setiap siklus sebagai berikut : Siklus I pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 68,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 50%, pada siklus I pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 71,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 65%, pada siklus II pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 80,25 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 70 %, pada siklus II pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 85,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta siswa lebih aktif dalam proses kegiatan pembelajaran.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIK TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS BERBAKAT Ely Roslijati
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1250

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi pada siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi Siswa, (2) Bagaimana sikap siswa kelas VII-B di SMP Negeri 1 Banjar terhadap belajar matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi siswa, (2) Mengetahui sikap siswa kelas VII-B di SMP Negeri 1 Banjar terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual. adapun hasil dari penelitian iniadalah, dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Banjar. Berdasarkan hasil data kualitatif, kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi pada tes awal (34,28%), tes siklus I (46,17%), tes siklus II (55,32%), tes siklus III (61,02%), dan tes sub sumatif (81,81%).
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI KONDUKTOR DAN ISOLATOR PANAS MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN Emi Emi
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1251

Abstract

Latar belakang Penelitian Tindakan Kelas ini adalah masih rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar terutama pada pembelajaran IPA tentang materi Konduktor dan Isolator Panas. Pada meteri ini nilai rata-rata ulangan harian hanya sebesar 52,77 selain itu dari 29 siswa kelas VI hanya 6 orang yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sisanya masih di bawah KKM. KKM yang ditentukan untuk pelajaran IPA Semester I adalah 75. Pencapaian hasil belajar yang kurang maksimal ini salah satunya disebabkan karena kurang tepatnya guru dalam menerapkan metode pembelajaran. Dengan demikian tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan hasil belajar Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 setelah diterapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA tentang materi Konduktor dan Isolator Panas. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa RPP, lembar evaluasi, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan LKS. Subyek penelitian adalah Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar yang berjumlah 29 siswa. Perencanaan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penyusunan RPP, mempersiapkan alat tes, dan mempersiapkan LKS. Pelaksanaan metode eksperimen meliputi perumusan masalah, membuat hipotesa, pelaksanaan eksperimen, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan 1 nilai rata-rata tes evaluasi sebesar 67,93, siklus I pertemuan 2 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 73,10, siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 79,31, dan siklus II pertemuan 2 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 85,86. Salah satu kendala yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen adalah keterbatasan alat eksperimen sedangkan kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah “Penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan gairah belajar siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat”
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI TUGAS (TASK) PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR LIMBAH SAMPAH DALAM PEMBELAJARAN IPS Engkos Koswara
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1252

Abstract

PTK ini mengambil judul “Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Tugas (Task) Pembuatan Media Pembelajaran Berbahan Dasar Limbah Sampah dalam Pembelajaran IPS (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VII B SMP Negeri 1 Cimaragas)”. Permasalahan seputar limbah sampah menjadi hal yang begitu sulit untuk diselesaikan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, menggunakan kertas dan plastik yang berlebihan menjadi hal yang biasa, salah satunya terjadi di lingkungan sekolah. Padahal limbah sampah yang ada disekitar lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan menjadi suatu prakarya maupun media pembelajaran yang menarik. Penggunaan performance assessment dapat menjadi alternatif sebagai penilaian yang digunakan untuk menilai kemampuan para siswa yang tidak dapat diukur dengan “paper and pencil”. Tugas (task) pembuatan media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah dalam pembelajaran IPS akan memacu siswa untuk terus meningkatkan kreativitasnya dan sekaligus mampu memberi stimulus kepada siswa agar memiliki pemahaman ekologi yang mendalam tentang tatanan kehidupan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) model Ebbut. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Cimaragas sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII B. Pada siklus 1 siswa menunjukan kreativitas dengan memperoleh kategori “cukup” dalam merencanakan, menghasilkan, dan mempertanggungjawabkan prakarya berupa media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah. Pada siklus 2, siswa mengalami perkembangan kreativitas yang sangat baik, dengan pencapaian kategori “baik” dan mampu menyelesaikan tugas (task) dengan baik. Kemudian pada siklus 3 atau siklus terakhir, siswa telah mencapai perkembangan kreativitas yang maksimal, dimana siswa dapat memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai menjadi suatu hal yang inovatif dan kreatif, dengan memperoleh kategori “baik”. Sehingga penelitian ini telah mencapai hasil yang maksimal dalam hal meningkatkan kreativitas siswa melalui tugas (task) pembuatan media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah dalam pembelajaran IPS. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Merencanakan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa 2) Menerapkan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa. 3) Merefleksikan kendala-kendala dalam menerapkan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP ENERGI BUNYI PADA MATA PELAJARAN IPA Haeruman Haeruman
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v5i1.1253

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengalaman penulis yang menemukan kesulitan dalam pembelajaran (IPA). Subjek yang dikenai tindakan adalah kelas IV yang berjumlah 37 orang peserta didik. Peneliti beranggapan bahwa peserta didik dibiasakan melakukan pembelajaran dengan cara yang monoton, yaitu merangkum isi buku pelajaran kemudian menjawab pertanyaan dari buku tersebut tanpa diperiksa seksama bersama wali kelas, sehingga penguasaan konsep dan nilai yang didapatkan oleh siswa rendah. Melihat keadaan yang demikian, penulis merasa bahwa dibutuhkannya metode yang lebih menarik dari penyajian guru terhadap pembelajaran IPA. Oleh sebab itu dilakukan perbaikan proses pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan memeroleh gambaran melalui penerapan metode demonstrasi. Model yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian yang telah dilaksanakan dilakukan sebanyak 2 siklus 4 pertemuan. Instrumen pengumpulan data berupa tes dan lembar observasi. Data yang diperoleh pada siklus I pertemuan 1 hasil tes akhir peserta didik memeroleh nilai rata-rata 60,81 dengan persentase keberhasilan 51,35%, pada siklus I pertemuan 2 nilai rata-rata 65,94 dengan persentase keberhasilan 72,97%, pada siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata 75,11 dengan persentase keberhasilan 83,78% dan pada siklus II pertemuan 2 nilai rata-rata 82,62 dengan persentase keberhasilan 91,89%. Dengan metode demonstrasi, peserta didik dapat lebih memahami bahan pelajaran dengan benda konkret, mengembangkan rasa ingin tahu, dapat melakukan pekerjaan berdasarkan proses yang sistematis, dapat mengetahui hubungan yang struktural atau urutan objek, meningkatkan pemahaman konsep, dapat pula melakukan perbandingan dari beberapa objek serta menanamkan keimanan dan akhlak yang positif kepada peserta didik.

Page 1 of 2 | Total Record : 16