cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat" : 6 Documents clear
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PACU PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PENGUSAHA MANISAN DI KOTA MALANG DAN KOTA BATU Kusnanto, Amir; Hariadi, Sugeng
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.238

Abstract

Manisan merupakan makanan ringan masyarakat Indonesia dengan harganya relatifterjangkau. Beraneka macam manisan yang beredar di pasaran baik yang berasal dariprodusen besar maupun dari pengusaha kecil. Bahan baku manisan bermacam-macam, tapipengusah mitra berinovasi dengan membuat manisan jelly berbahan baku wortel, menirandan manisan berbahan baku kencur serta jahe.Pengusaha mitra - 1 (Ibu Kety Kania, ST) membuat inovasi manisan jelly dari bahan bakuwortel dan mengembangkan produk lain berbahan baku meniran. Bahan baku wortel banyakdi kota Batu yang merupakan sentra sayuran, dan meniran yang umumnya sebagai bahanbahu jamu untuk meningkatkan stamina yang banyak tumbuh liar di persawahan.Pengusaha mitra-2 (Ibu Siti Aminah, S. Si., S.Pd) membuat manisan dari bahan baku kencurdan jahe. Bahan baku ini mudah diperoleh di Kota Malang dengan harga yang relatif murah.Tujuan dari program PKM adalah untuk membantu masyarakat khususya pengusaha mitraagar mampu meningkatkan kapasitas produksi dan omzet penjualannya serta mampumembuat pencatatan keuangan.Permasalahan pengusaha mikro pada umumnya tidak mampu meningkatkan produksinyakarena keterbatasan modal, yang berdampak tidak mampu menambah atau menggantifasilitas produksinya yang lebih modern. Keterbatasan pemasaran dan tidak melakukanpembukuan keuangan dengan baik. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yangmemberikan hibah peralatan penunjang produksi dan pembenahan manajemen dapatdipastikan akan meningkatkan hasil produksi.Solusi yang ditawarkan program PKM untuk meningkatkan kapasitas produksi mitra-1 yaitumemberikan juicer, sterilitator, mixer, sealer, kopor gas, timbangan digital. SedangkanPengusaha mitra-2 fasilitas produksi yang diberikan berupa mesin perajang untuk mengirisbahan baku, kompor gas, oven besar untuk mengeringkan produk.Dalam rangka membenahi manajemen dan pemasaran produk, Tim memberikan pelatihandan pendampingan akuntansi dan teknologi informasi dengan membuatkan blog profileusaha. Diharapkan pengusaha mitra mampu membuat pencatatan keuangan(cash flow)danmemasarkan hasil produk melalui internet marketing.Pengusaha mitra-1 dan pengusaha mitra-2 dengan bantuan peralatan baru dari program PKMmentargetkan produksi akan meningkat 50% sampai dengan 100%. Optimis target initercapai disebabkan juice, sterilitator, mesin perajang, oven besar dan fasilitas produksi lebihmodern, pengusaha akan mampu melayani permintaan konsumen yang lebih banyak.
PELATIHAN PEMBELAJARAN DENGAN STRTAEGI CRITICAL THINKING QUESTION Syafi'i, Imam; Muljono, Hery
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.237

Abstract

Pelatihan manajamen pembelajaran dengan critical thinking queston dimaksudkanuntuk meningkatkan kemampuan para guru SD Muhammadiyah 3 Depok, JawaBarat agar mampu malaksananakan praktik pembelajaran yang dapat membangunkemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang dilakukan dalam pelatihan inidibagi empat tahap, yaitu pengondisian, eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.pemodelan tahap. Dalam kegiatan pelatihan ini para guru diberikan pemahamansecara teoretis tentang critical thinking queston, diberikan model pembelajaranyang menerapkan critical thinking queston, dan kemuadian secara bergantianmempraktikkan pembelajaran teknik critical thinking queston. Setelah megikutipelatihan terdapat banyak perubahan positif dalam praktik pembelajaran yangdilakukan oleh para guru di SD Muhammadiyah 3 Depok, Jawa Barat.Pembelajaran tidak lagi berpusat kepada guru, melainkan berpusat kepada siswayang lebih banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukanpertannyaan serta berpikir kritis ketika dihadapkan pada suatu fenomena.Pertanyaan-pertanyaan evaluasi yang dikembangkan guru pun lebih bervariasi,tidak hanya mengukur aspek kognitif tingkat rendah saja, tetapi juga mengukurberbagai ranah kognitif yang lebih tinggi lagi serta berbagai aspek kompetensiyang lebih komprehensif.
PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Komalasari, Mahilda Dea; Wibowo, Ari; Anggraeni, Deri
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.236

Abstract

Nama kegiatan ini adalah pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran disekolah dasar. Pendampingan gerakan literasi sekolah memang penting dilaksanakan untukmeningkatkan angka minat baca siswa melalui kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah).Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan pelaksanaan gerakanliterasi sekolah dalam pembelajaran. Sasaran pengabdian adalah guru SDN Donotirto.Pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran ini akan dilakukan sebanyak 4kali. Pendampingan pada pertemuan pertama dilakukan penyuluhan tentang gerakan literasisekolah yang efektif dengan alokasi waktu 2-3 sks, dan pendampingan ke-2 sampai ke-4dilakukan monitoring pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran di SDNDonotirto dengan alokasi waktu 3-4 sks. Hasil yang dicapai yaitu pembiasaan 15 menitmembaca sebelum jam pelajaran; menata perpustakaan; menciptakan lingkungan yang kayateks dengan memasang slogan dan poster; dan menata kelas yang kaya teks dan nyamanuntuk siswa belajar.
IBM BAKTI SOSIAL (PEMERIKSAAN KESEHATAN, PENGOBATAN DAN PENYULUHAN ) DI DESA MRANGEN KEC PURWOASRI KAB KEDIRI Nur Rahayu, Kun Ika; Haryuni, Sri; Ruffaida, Fatma Sayekti
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.241

Abstract

Paradigma sehat merupakan suatu konsep dalam penyelenggaraan pembangunankesehatan yang dalam pelaksanaannya menerapkan pengertian atau prinsip-prinsippokok kesehatan. Memiliki kemampuan menjangkau pelayanan yang bermutu secara adildan merata serta berada dalam derajat kesehatan yang optimal di seluruh wilayahIndonesia dan salah satu upaya untuk menuju ke arah peningkatan dalam kesehatanmasyarakat tersebut dalam tujuan dari perawatan kesehatan masyarakat.Perawatan kesehatan masyarakat disintesa dari perawatan kesehatan masyarakatdan perawatan yang diterapkan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan populasidimana prakteknya tersebut bersifat umum dan komprehensif yang ditujukan padaindividu, keluarga, kelompok dan masyarakat yang memiliki kontribusi bagi kesehatan,pendidikan kesehatan dan manajemen serta koordinasi dan kontinuitas pelayananholistik. Dimana diketahui bahwa masalah masalah kesehatan masyarakat dapat bermuladari perilaku individu, keluarga, kelompok dan masyarakat diantaranya berkaitan denganmasalah kesehatan lingkungan, kesehatan ibu anak, kesehatan remaja serta kesehatanlanjut usia (lansia), bahkan yang paling memprihatinkan adalah masalah pemanfaatanfasilitas pelayanan kesehatan yang masih sangat rendah seperti pemeriksaan kesehatan,kehamilan, imunisasi, posyandu dan lain sebagainya.Pelayanan di bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan yangpaling banyak dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk Desa Mrangen Kec Purwoasri KabKediri, dimana sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani.Tingkat ekonomi masyarakat sebagian besar masih berada di tingkat menengah kebawahdengan fasilitas pelayanan masyarakat yang sangat terbatas.Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadappermasalahan yang dijabarkan diatas, maka Program Studi Pendidikan Ners FakultasIlmu Kesehatan Universitas Kadiri berencana mengadakan kegiatan bakti sosial berupapemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan gratis, senam dan penyuluhan kesehatan diDesa Mrangen Kec Purwoasri Kab Kediri pada hari Minggu, Tanggal 21 Juli 2018.
PERANAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA PETIK JERUK SELOREJO-KABUPATEN MALANG Bagyo, Yupono; Kustanto, Amir; Hariadi, Sugeng; Ratnasari, Siwi Dyah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.239

Abstract

Mayoritas penduduk Desa Selorejo adalah sebagai petani tanaman jeruk. Tanaman jeruk di Desa Selorejomendominasi 80% dari luas tanah yang ada di Desa Selorejo yang mencapai luas 332,276 ha. Salah satutujuan Program IbDM yaitu Menjadikan desa Selorejo menjadi Desa Wisata Petik Jeruk KabupatenMalang melalui pemanfaatan potensi lokal yaitu tanaman jeruk. Sebagai andalan berkembangnyaekonomi masyarakat, tanaman jeruk diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat DesaSelorejo dan masyarakat Malang pada umumnya. Sayangnya hal ini belum didukung dengan kesiapanyang matang baik dari sektor sarana prasarana maupun sumber daya manusianya. Program PPDM tahunpertama berusaha untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa Selorejo melalui program-programkegiatan.Metode pelaksanaan Program PPDM tahun-1 yaitu a) Pelatihan pelayanan prima, pelatihan marketing,pelatihan pembukuan sederhana kepada kelompok: GAPOKTAN, PKK, Karang Taruna/Pengelola wisata;b) Pembuatan Master Plan Lokasi Wisata Jeruk; c) Membuat Kios Jeruk dan Produk Unggulan Desa; d)Pembuatan Website desa wisata; e) Pembuatan saluran air di gubug Petik Jeruk; dan g) Pembuatan kiosuntuk UKM.Hasil kegiatan program PPDM tahun ke-1 yaitu a) Meningkatnya Kesadaran warga terhadap LayananPrima, peningkatan jiwa Kewirausahaan dan pemahaman tentang Akuntansi sederhana bagiGAPOKTAN, PKK, Pengelola wisata/Karang Taruna; b) Terbentuknya Gazebo untuk tempat pemasaranProduk Unggulan Desa; d) Terbentuknya Master plan; e) Adanya Website; f) Adanya saluran air di gubugPetik Jeruk; dan g) Adanya gubug Petik Jeruk.Seiring dengan berkembangnya Desa Selorejo menjadi Desa Wisata petik jeruk, masih dibutuhkanpengembangan terus menerus dalam peningkatan sarana dan prasarana pendukung. Untuk itu diperlukanprogram keberlanjutan dari PPDM tahun ke dua dan ketiga untuk menunjang keberhasilan Desa Wisata.Pada tahun kedua Program Kegiatan PPDM yaitu mensuport program Desa Wisata Jeruk Selorejo yangmembentuk BUMDES, dan membangun kantor wisata sekaligus kantor BUMDES. Selain itu, akandibangun rumah singgah(home stay), tempat spot selfie, pelatihan manajemen hotel sederhana danpelatihan bahasa Inggris.Pemerintah Desa Selorejo berkomitmen mengembangkan ekonomi masyarakat melalui potensi yang adadi desa.Pada tahun ketiga Program Kegiatan PPDM akan menjadikan Desa Selorejo Sebagai Desa Agro Wisata.
PIE JAMBU KRISTAL UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK PETANI JAMBU DI BUMIAJI KOTA BATU Zuchroh, Imama; Setiawan, Setiawan; Ratnasari, Siwi Dyah; Bagyo, Yupono
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.240

Abstract

Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Petani Jambu kristal di DesaBumiaji. Desa Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Merupakan Desa yang memiliki potensi besarsebagai agro wisata. Sebagai Agro Wisata, UMKM di Desa Bumiaji berupaya menjadikan wisatapetik jambu sebagai edu wisata selain pemasaran melalui supermarket dan online. Hasil jambuyang dipanen oleh petani jambu tidak semuanya bisa diterima oleh pasar terutama Supermarketyang memiliki standar-standar kualitas tertentu. Jambu Kristal yang direject oleh supermarketmenjadi masalah tersendiri bagi petani jambu karena jambu yang sudah dipanen akan berakibatlayu dan busuk.Metode pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan, magangUKM ke SMK Batu serta pendampingan. Pelatihan dan pendampingan terhadap UKM prioritasdi bidang keuangan, pemasaran dan produksi.Luaran yang dihasilkan dari PKM ini adalah adanya diversifikasi produk jambu kristal menjadipie jambu kristal. Peningkatan kemampuan mitra di bidang produksi dan keuangan telahmenyebabkan peningkatan pendapatan bagi mitra serta mengurangi resiko kerugian akibat jambubusuk.

Page 1 of 1 | Total Record : 6