cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020" : 24 Documents clear
KATEGORI FATIS DAN KONTEKS PENGGUNAANNYA DALAM BAHASA MINANGKABAU DIKENAGARIAN KAMBANG KABUPATEN PESISIR SELATAN (Phatic Categories dan Context of use in MinangKabau Language Kenagarian Kambang Kabupaten Pesisir Selatan) Dina Fitria Handayani
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.3155

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi serta konteks penggunaan fatis yang terdapat dalam bahasa Minangkabau dalam komunikasi sehari-hari di Kenagarian Kambang Kabupaten Pesisir Selatan. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif karena penelitian ini berusaha memberikan gambaran objektif tentang bentuk dan pemakaian ungkapan fatis yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kenagarian Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik pengamatan perekaman, pecatatan dan wawancara. Berdasarkan data yang penulis kumpulkan terdapat, tiga bentuk fatis, yaitu bentuk partikel dan kata, frasa, dan klausa. Konteks penggunaan fatis pada masyarakat tersebut mencakup penutur, mitra tutur, bahasa yang digunakan, topik tuturan, dan situasi tutur saat tuturan itu berlangsung. Fungsi umum ungkapan fatis adalah meyakinkan, mengukuhkan, menegaskan, mempertahankan pembicaraan.Kata Kunci: Kategori Fatis, Konteks Penggunaan, dan Bahasa Minangkabau Abstract. This study aims to describe the form, function, and context of the use of phatic contained in the Minangkabau language in daily communication in KenagarianKambang, Pesisir Selatan Regency. Type of this research is a qualitative research with descriptive method because this study seeks to provide an objective picture of the form and use of phatic expressions contained in the Minangkabau language in KenagarianKambangLengayangSubdistrict, Pesisir Selatan Regency. The techniques used to collect data are observation, recording and interview techniques. There are three forms of phatic, namely the form of particles and words, phrases, and clauses. The context of using phatic in the community includes speakers, speech partners, the language used, the topic of speech, and the situation of the speech when the speech is taking place. The general function of the expression of a phatic is to convince, confirm, confirm, maintain the conversation.Keywords: Phatic Categories, Context of use, and Minangkabau Language.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP AL-AZHAR MEDAN Wita Dwi Payana
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.4611

Abstract

               This study aims to determine the effect of using film media on the ability to write descriptive text of class VII SMP Al-Azhar Medan. The population of this study amounted to 103 students of SMP Al-Azhar Medan. Samples were taken randomly, namely the experimental class of 32 students. The method used in this study is an experimental one-group pre-test post-test design method. The instrument used to collect data is an essay test. Hypothesis testing is done by using the "t" test.               From the data obtained, it shows that the students' ability to write descriptive texts before using film media is included in the sufficient category with the average score (mean) obtained by students is 65.87, while the students ability to write descriptive texts after using film media is included in the good category with the average value (mean) obtained by students is 75.90. Furthermore, hypothesis testing shows tcount (3.47) ttable (2.04) at a significant level = 0.05. Thus Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is an influence of film media on the ability to write descriptive texts for seventh grade students of SMP Al-Azhar Medan.            This shows that the results of learning to write descriptive text after using film media are better than learning outcomes before using film media, and the learning process after using film media has a positive effect on the ability to write descriptive text.
ANALISIS KESALAHAN PENULISAN PADA KARANGAN EKSPOSISI SISWA KELAS X TBSM 2 SMK AL-FURQON BANTARKAWUNG Annisa Fitriani; Mrs Astri; Cintya Nurika Irma
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2415

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penulisan kata pada karangan eksposisi siswa kelas X TBSM 2 SMK Al-Furqon Bantarkawung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data yang diperoleh adalah data tertulis bersumber dari karangan teks eksposisi siswa kelas X TBSM 2 SMK Al-Furqon Bantarkawung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik observasi dan teknik catat. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa kesalahan penulisan karangan teks eksposisi siswa kelas X TBSM 2 SMK Al-Furqon Bantarkawung. Hasil penelitian ini berupa 5 teks karangan eksposisi. Selanjutnya, kesalahan penulisan kata ulang, kesalahan penulisan kata depan, kesalahan penulisan singkatan. Kesalahan tersebut dilakukan siswa karena kurangnya pengetahuan mengenai tata bahasa yang baik dan benar. Sehingga dalam penulisannya masih menggunakan penulisan singkatan.Kata Kunci: teks eksposisi, kesalahan penulisan.Abstract. This study aims to describe the error of word writing in the exposition of class X TBSM 2 students of SMK Al-Furqon Bantarkawung. This research is a qualitative research. The type of data obtained is written data sourced from exposition text class X TBSM 2 SMK Al-Furqon Bantarkawung. Data collection is done by using the method of observation with observation and note taking techniques. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation, and conclusions drawing. Based on the results of the study found several errors in the writing of exposition text class X TBSM 2 of SMK Al-Furqon Bantarkawung. The results of this study in the form of 5 exposition essay texts. Furthermore, mistakes for rewriting, errors writing for prepositions, writing errors abbreviations. The mistake was made by students because of lack of knowledge about correct grammar. Therefore in writing it still uses the abbreviation writing. Keywords: exposition text, writing error
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR OLEH SISWA KELAS XI MAN I MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020 Sri Listiana Izard
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI Mia I di MAN I Medan dengan model problem based learning tahun Pembelajaran 2019/2020.. Penelitian ini dilaksanakan din aekolah MAN I Medan. Subjek penelitianini adalah seluruh siswa kelas XI Mia I di MAN I Medan tahun Pmbelajaran 2019-2020 yang berjumlah 35 orang terdiri dari 1 kelas. Objek penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI Mia I di MAN I Medan dengan model problem based learning tahun Pembelajaran 2019/2020. Metode penelitian ini mengacu pada bentuk desain bercorak Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Penelitian PTK dilaksanakan dengan prosedur ; tahap perencanaan,,tahap observasi,,tahap pelaksanaan, dan ,tahap refleksi. Adapun besar peningkatan aktifitas menulis teks prosedu siswa adalah sebesar 2.33% dan peningkatan nilai secara klasikal dari hasil tes hasil belajar I ke  tes hasil belajar II adalah sebesar 27,33 % atau terjadi peningkatan nilai rata – rata hasil belajar sebesar 5,59.Kata Kunci : Problem Based Learning, Kemampuan Menulis Teks Prosedur
PENGGUNAAN BLENDED LEARNING PADA PEMBELAJARAN ERA INDUSTRI 4.0 Yuniarti Maya
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2416

Abstract

Abstrak. Era revolusi industri 4.0. yang dikenal dengan istilah era digital melalui teknik penulisan dan penyimpanan data, dimana data yang biasa disimpan secara fisik dan manual bermigrasi ke data digital. Data diprogram dengan Bahasa pemrograman komputer sehingga efektif, efisien dan manageable. Dampak dari digitalisasi terhadap perubahan prilaku sosial pada bidang pekerjaan sangat berpengaruh, maka bisa disebut era disruptif. Era ini menunjukan bahwa ada banyak “kekacauan” dan anti mainstream dari semua sistem kehidupan yang dianggap mapan masa lalu. Perubahan dari beragai variasi pekerjaan yang muncul di era disruptif, maka era ini disebut revolusi industri 4.0. Era dimana revolusi industri saat perang dunia satu dan dua telah berakhir dan berujung pada penjajahan. Dengan tulisan ini guru sebagai ujung tombak pendidikan dapat mendidik peserta didik agar mengelaborasi bagaimana dunia pendidikan menangkap ide gila revolusi industri yang tak bisa ditolak ini, sekaligus mencarikan solusinya. Dalam hal yang lebih spesifik, tulisan ini akan menunjukan bagaimana pembelajaran “Blended Learning” yang direkomendasikan oleh seluruh dunia agar bisa dioperasionalisasikan dalam konteks sekolah dasar sampai tingkat pendidikan tertinggi di Indonesia.Kata Kunci : Blended Learning, Pembelajaran, Era Industry                       4.0, Pendidikan TinggiAbstract: The era of the industrial revolution 4.0. known as the digital era through data writing and storage techniques, where data that is normally stored physically and manually migrates to digital data. Data is programmed with a computer programming language so that it is effective, efficient and manageable. The impact of digitalization on changes in social behavior in the field of work is very influential, so it can be called the disruptive era. This era shows that there is a lot of "chaos" and anti-mainstream of all living systems that are considered well-established in the past. Changes from a variety of jobs that emerged in the disruptive era, then this era is called the industrial revolution 4.0. The era in which the industrial revolution during world wars one and two had ended and ended in colonialism. With this writing the teacher as the spearhead of education can educate students to elaborate on how the education world catches this crazy idea of an irresistible industrial revolution, as well as finding a solution. In more specific terms, this paper will show how "Blended Learning" learning is recommended by the whole world to be operationalized in the context of elementary schools to the highest level of education in Indonesia.Keywords: Blended Learning, Learning, Industry 4.0 Era,                   Higher Education
THE EFFECT OF JIGSAW TECHNIQUE TO THE ENGLISH STUDENTS’ READING IN READING ABILITY AT SECOND SEMESTER OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY OF UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN PEMATANGSIANTAR Asima Rohana Sinaga
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2440

Abstract

Abstrak: Pembelajaran kooperatif bukanlah fenomena baru dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran kooperatif memiliki banyak jenis teknik; salah satu tekniknya adalah jigsaw. Teknik jigsaw adalah model pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas materi pelajaran dan dapat mengajarkan topik tersebut kepada anggota kelompok lain, dengan kegiatan diskusi yang dapat membantu siswa untuk aktif di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik Jigsaw pada pemahaman membaca pada semester kedua dari Sekolah Pelatihan Guru di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Peneliti menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif yang dirancang dengan menerapkan desain Quasi-Eksperimental. Dalam melakukan desain ini, subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perawatan ini hanya diperkenalkan pada subjek eksperimen. Kelompok eksperimen diperlakukan dengan menggunakan teknik Jigsaw sedangkan kelompok kontrol diperlakukan tanpa teknik Jigsaw. Subjek penelitian ini adalah kemampuan membaca siswa Bahasa Inggris pada semester kedua Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Peneliti menggunakan ponsel sebagai instrumen yang merekam video kegiatan dosen dan siswa selama proses belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5%, nilai t-observ t-table yaitu (5,55 1,669). Dapat dikatakan bahwa t-mengamati lebih tinggi dari t-tabel. Jadi, hipotesis nol ditolak sementara hipotesis alternatif diterima. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik mengajar Jigsaw secara signifikan mempengaruhi kemampuan siswa dalam membaca pemahaman teks recount di Semester Kedua Pelatihan Guru dan Pendidikan Universitas HKBP Nommensen PematangsiantarKata kunci: Efek, Teknik Jigsaw, Kemampuan Membaca Abstract : Cooperative learning is not a new phenomenon in teaching learning process. Cooperative learning has many kinds of technique; one of the technique is jigsaw. Jigsaw technique is a cooperative learning model that consists of several members in one group that responsible for the lesson materials and be able to teach the topic to other member of group, by discussion activities which can help the students to be active in the class. The objective of this research is to find out the effect of Jigsaw technique on reading comprehension at second semester of Teacher Training College in Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. The researcher used descriptive quantitative research designed by applying Quasi-Experimental design. In conducting this design, the subjects of the research were divided into two groups: experimental group and control group. The treatment is introduced only to the experimental subject. The experimental group is treated by using Jigsaw technique while the control group is treated without Jigsaw technique. The subject of this research was The English students’ reading in reading ability at second semester of Teacher Training and Education Faculty of Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. The researcher used mobile phone as instrument which recorded video Lecturer and students activity during teaching and learning process in the class. The result of the research showed that in significance degree of 5%, the value of t-observe t-table that was (5.55 1.669). It could be said that t-observe was higher than t-table. So, the null hypothesis is rejected while the alternative hypothesis is accepted. In other words it can be concluded that the application of Jigsaw teaching technique significantly affects the students’ ability in reading comprehension of recount text at  Second Semester of Teacher Training  and Education Faculty  of Universitas HKBP Nommensen PematangsiantarKeywords : Effect, Jigsaw Technique, Reading Ability
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE CLUSTERING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI SISWA DITINJAU DARI PENGUASAAN KOSAKATA (EKSPERIMEN PADA SISW KELAS X SMK SWASTA DI KOTA DEPOK) Adi Permana; Bambang Sumadyo
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2417

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah efektifitas penggunaan metode clustering terhadap kemampuan menulis narasi ditinjau dari penguasaan kosakata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol sebagai pembanding. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMK Al Ihsan Sawangan Depok sebanyak 60 siswa yang dibagi menjadi 4 kelas penelitian. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: 1) Terdapat efektifitas metode pembelajaran terhadap kemampuan menulis narasi. Hal ini ditandai dengan nilai sig untuk metode pembelajaran 0.004 0.05; 2) Terdapat efektifitas penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis narasi. Hal ini ditandai dengan nilai sig untuk penguasaan kosakata 0.008 0.05; 3) Terdapat efektifitas metode pembelajaran dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis narasi. Hal ini diandai dengan nilai sig untuk metode pembelajaran dan penguasaan kosakata 0.015 0.05 dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh interaktif metode pembelajaran dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis narasi.Kata Kunci : metode clustering, penguasaan kosakata, menulis narasi, pengaruh.Abstract. The purpose of this study is to find out how effective the use of clustering methods is to the ability to write narratives in terms of vocabulary mastery. This research is an experimental quantitative study using one experimental class and one control class as a comparison. The research subjects were 60 class X Al Ihsan Sawangan Depok students, divided into 4 research classes. Based on the results of the study concluded: 1) There is an effectiveness of learning methods on the ability to write narration. This is indicated by the sig value for the learning method 0.004 0.05; 2) There is an effective mastery of vocabulary on the ability to write narration. This is indicated by the sig value for vocabulary mastery 0.008 0.05; 3) There is an effectiveness of learning methods and vocabulary mastery of narrative writing skills. This is marked by the sig value for the learning method and vocabulary mastery 0.015 0.05. Therefore, it can be concluded that there is an interactive effect of the learning method and vocabulary mastery on narrative writing ability.Keywords: clustering method, vocabulary mastery, narrative writing, influence.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 40 KABUPATEN BURU Mr. Musyawir; Murdiatii Letsion
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2418

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan siswa kelas VII SMP Negeri 9 Buru dalam menulis Teks Prosedur dengan menggunakan metode resitasi. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana siswa kelas VII SMP Negeri 9 Buru dalam menulis Teks Prosedur dengan menggunakan metode resitasi.  Penelitian ini berbentuk deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan secara objektif hasil yang diperoleh siswa dalam  tes kemampuan menulis teks prosedur menggunakan metode resitasi. Proses pemorelehan data yang dilakukan secara langsung pada objek yakni siswa kelas VII SMP Negeri 9 Buru sebagai tempat penelitian, maka penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam jenis penelitian lapangan. Kemampuan menulis teks prosedur menggunakan metode resitasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 9 Buru adalah berhasil dengan baik. Hal ini berdasar pada hasil analisis data yaitu subjek penelitian yang memperoleh nilai 65 keatas sebanyak 31 orang siswa atau 91,18% dan subjek penelitian yang memperoleh nilai di bawah 65 sebanyak 3 0rang siswa atau 8,82%. Dengan demikian kemampuan menulis teks prosedur menggunakan metode resitasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 9 Buru secara klasikal sudah berhasil dengan baik karena subjek penelitian secara klasikal telah mencapai nilai di atas 85% yaitu 91,18%, dengan skor tertinggi 90 dan skor terndah 60.Kata kunci : Menulis Teks Prosedur, Metode Resitasi Abstract. This study aims to describe the VII graders of SMP Negeri 9 Buru in writing Procedure Text using recitation methods. This type of research used is quantitative descriptive. This study aims to describe how the seventh grade students of SMP Negeri 9 Buru write a Procedure Text using the recitation method. This research is in the form of quantitative descriptive, that is to describe objectively the results obtained by students in tests of the ability to write procedure texts using recitation methods. The data processing process is carried out directly on the object, namely VII grade students of SMP Negeri 9 Buru as a place of research, so this research can be categorized into types of field research. The ability to write procedural texts using the recitation method in grade VII students of SMP Negeri 9 Buru was successful. This is based on the results of data analysis namely the research subjects who scored 65 or above as many as 31 students or 91.18% and research subjects who scored below 65 were 3 students or 8.82%. Thus the ability to write procedure texts using the recitation method in class VII students of SMP Negeri 9 Buru classically has been successful because the research subjects classically have reached values above 85%, namely 91.18%, with the highest score of 90 and the lowest score of 60.Keywords: Writing Procedure Text, Recitation Method
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG BEBAS MELALUI METODE FIELD TRIP Mr. Warsiman
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2422

Abstract

Abstrak. Keterampilan mengarang bebas bagi seorang siswa merupakan bentuk prestasi akademik yang membanggakan, sebab tidak semua orang memiliki kemampuan tersebut. Meskipun seseorang memiliki keterampilan bahasa lisan yang baik, tetapi belum tentu mereka memiliki keterampilan bahasa tulis yang baik pula. Oleh karena itu, ketrampilan mengarang bebas seharusnya sudah ditanamkan sejak dini kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengarang bebas melalui metode Field Trip. Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu sebulan. Metode yang digunakan adalah PTK (penelitian tindakan kelas). Data penelitian ini dianalisis secara kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Penerapan metode Field Trip dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengarang bebas. Hal ini dilihat dari peningkatan persentase pembelajaran dalam setiap siklus; (1) Pada siklus I aspek respon siswa terhadap metode pembelajaran kriteria baik, minat siswa mengikuti pembelajaran kriteria cukup, keterlibatan siswa dalam pembelajaran kriteria cukup, kemampuan siswa membuat kerangka dan mengembangkannya kriteria cukup; (2) Pada siklus II aspek respon siswa terhadap metode pembelajaran kriteria baik, minat siswa mengikuti pembelajaran kriteria baik, siswa ketika observasi kriteria baik sekali, kemampuan siswa membuat kerangka dan mengembangkannya kriteria cukup; dan (3) Hasil belajar siswa meningkat. Pada pretes ketuntasan belajar dari 35,8%, pada siklus I meningkat menjadi 52,5%, pada siklus II meningkat menjadi 77,3%. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode Filed Trip kemampuan siswa dalam mengarang bebas meningkat. Kata Kunci: Metode Filed Trip, Mengarang Bebas, PTK. Abstract. Free authored skills for a student are a proud form of academic achievement, because not everyone has that ability. Although someone has good oral language skills, but not necessarily they have good writing language skills anyway. Therefore, free-authored skills should have been implanted early to students. This research aims to improve students ' skills in making free writing through Field Trip methods. This research is conducted within a month. The method used was PTK (Research action Class). This research Data is analyzed quantitatively. The results derived from this study are: Application of Field Trip method can improve students ' ability in free-fabricated. It is seen from an increased percentage of learning in each cycle; (1) on the I cycle of the students ' responses to the method of learning criteria well, the students ' interest in following learning criteria is sufficient, student involvement in the learning criteria is sufficient, the ability of students to create frameworks and develop sufficient criteria; (2) in the II cycle of the students ' responses to the method of learning criteria well, the students ' interests follow the learning of good criteria, students when observing criteria well, the ability of the students to create frameworks and develop sufficient criteria; and (3) The student learning results are increased. In Pretes the learning learned from 35.8%, in the I cycle increased to 52.5%, in cycle II increased to 77.3%. From these results, it can be concluded that through the method of Filed Trip the ability of students in making freely increased.Keywords: Method Filed Trip, Free Fabricated, CAR.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN KEMAMPUAN MENULIS DONGENG MELALUI STRATEGI REPRODUKSI Zherry Putria Yanti
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2669

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti, (2)  kemampuan menulis dongeng melalui strategi reproduksi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti, (3) hubungan kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis dongeng melalui trategi reproduksi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskirptif. Populasi dan sampel peneitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. Cara pengambilan sampel yaitu dengan teknik propotional random sampling dengan jumlah sampel 35 orang. Data penelitian ini berupa hasil tes objektif berbentuk pilihan ganda untuk tes pemahaman. Data menulis dongeng siswa diperoleh dengan melakukan tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti secara umum tergolong lebih dari cukup karena M-nya berada pada tingkat penguasaan 66—75% dengan rata-rata 67,65. Kedua, kemampuan menulis dongeng melalui strategi reproduksi siswa secara umum  tergolong cukup karena M-nya berada pada tingkat penguasaan  56—65% dengan rata-rata 65,25. Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis dongeng melalui strategi reproduksi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai r hitung lebih besar dari r tabel (6,72 2,042).Kata Kunci: membaca pemahaman, menulis karangan narasi, strategi reproduksiAbstract. The purpose of this study is to describe (1) the ability to read comprehension of grade VII students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti, (2) the ability to write stories through the reproduction strategy of VII grade students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti, (3) the relationship between reading comprehension ability and the ability to write fairy tales through reproductive strategies Grade VII students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. This type of research is quantitative research using descriptive methods. The population and sample of this research are VII grade students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. The method of taking samples is using the propotional random sampling technique with a sample size of 35 people. This research data is in the form of objective test results in the form of multiple choice for understanding tests. The students' writing fairy tale data were obtained by conducting a performance test. Based on the results of the study, the following matters were concluded. First, the ability to read comprehension of grade VII students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti in general is classified as more than sufficient because the M is at a mastery level of 66-75% with an average of 67.65. Secondly, the ability to write fairy tales through students' reproductive strategies is generally quite sufficient because the M is at a mastery level of 56-65% with an average of 65.25. Third, there is a significant relationship between the ability to read comprehension and the ability to write fairy tales through the reproduction strategy of VII grade students of SMP Negeri 2 Linggo Sari Baganti. Hypothesis testing results indicate that the calculated r value is greater than r table (6.72 2.042).Keywords: reading comprehension, writing narrative essay, reproductive strategy

Page 1 of 3 | Total Record : 24